(Anak Genius) YANG TERBUANG

(Anak Genius) YANG TERBUANG
Ternyata....


__ADS_3

"Will, apa maksudmu?" tanya Jovanka penasaran, William mengatakan semua itu dengan lugas dan tanpa ada keraguan sedikitpun, sepertinya William lebih tahu banyak di bandingkan dirinya, sementara Samuel merasa berkeringat dingin, walau hanya dugaannya saja, namun ia merasa tak tenang sebelum tahu kebenarannya


William memang sudah tahu jika Jovanka adalah wanita yang pernah memiliki hubungan satu malam dengan Arjuna sebelum ia menikah, sebuah kesalahpahaman membuat Arjuna telat mengetahui dan mencari tahu jika wanita yang pernah ia tiduri bukan wanita yang di kirim oleh kliennya.


Beruntung Willian sudah mendapatkan info siapa wanita itu, yang secara kebetulan adalah wanita yang sama yang Arjuna nikahi, yaitu Ayudia Larasati.


Takdir yang menjerat Ayudia dan Arjuna secara tak terduga, hingga kejadian malam itu membuahkan tiga orang anak kembar yang baru beberapa waktu lalu William ketahui.


Ada rasa bahagia dan waspada, karena kini bukan hanya Jovanka saja yang harus mereka lindungi, tapi juga ketiga anak nya yang tak bersalah.


Namun informasi itu belum sampai ke tangan Arjuna karena musibah yang menimpa Vera lalu mamanya yang masuk rumah sakit, sehingga sepertinya Arjuna melupakan itu.


William bisa bernafas lega untuk sekarang.


Tapi ia masih menimbang apakah informasi ini harus ia sampaikan pada Papa angkatnya atau tidak,


"Willl, Williaaam, apa kau melamun???" tanya Jovanka tak sabaran


"Eh, maaf, kamu ngomong apa???"


"Ah kau tadi bicara lancar sekali, sekarang seperti orang pikun, sebal" ucap Jovanka bangkit, melangkah menuju anak-anaknya dan Bu Ratna, ikut bergabung dengan mereka


Kini tinggal William dan Samuel, keduanya terlihat canggung.


Samuel lalu bangkit,.ia ingin meninggalkan William, memilih masuk ke kamar mamanya untuk merebahkan tubuhnya


"Tunggu Samuel" ucap William membuat Samuel menoleh menaikan sebelah alisnya


"Aku tahu kamu bukan anak Bu Ratna" ucap William membuat Samuel terkejut, ia langsung berusaha menutupi keterkejutannya


Samuel menatap tajam ke arah William.


"Apa maksudmu?" tanya Samuel tajam


"Kau mau kita bahas disini, atau..."


"Ikuti aku" ucap Samuel lalu mereka melangkah keluar rumah, mereka menuju sebuah ruangan yang terpisah dari rumah, tercium bau lembab karena sepertinya ruangan itu jarang di buka.


Samuel membuka jendela ruangan tersebut dan membiarkan udara malam masuk ke dalam ruangan tersebut


Samuel lalu duduk di sofa rotan yang berada disana , menatap tajam William dengan sorot mata tak bersahabat.


William memikirkan kata-kata yang tepat yang akan ia sampaikan agar Samuel bisa mengatakan kebenarannya, namun sepertinya Samuel buka. orang yang mudah di gertak.


"Katakan apa maksud ucapan mu" ucap Samuel tak bersahabat


"Kau bukan anak Bu Ratna" ucap William mengulangi pernyataannya beberapa waktu lalu

__ADS_1


"Apa maksudmu mengatakan omong kosong itu???"


"Karena Bu Ratna mama angkat ku, aku sudah melihat foto usang Bu Ratna, dan kau bukan bocah di dalam foto itu" ucap William menatap tajam Samuel


"Apa kau sedang menghayal??? apa kau mabok?" cibir Samuel kesal, walau dalam hatinya ia merasa gelisah


"Aku tahu kamu mengerti apa.maksudku, Samuel"


" Jangan mengatakan yang tidak masuk akal.


Tentu saja bu Ratna mamaku" protes Samuel


"Apa kau pikir aku tak bisa mencari kebenaranya??? come on Sam, ini jaman modern dengan teknologi tinggi.


Aku bisa saja memeriksa DNA Bu Ratna" ucap William memojokkan Samuel


"Apa mau mu????? siapa kau sebenarnya????? Siapa yang menyuruhmu?" tanya Samuel beruntun.


wajah datarnya berubah bringas


"Aku hanya ingin mengetahui kebenaran.


Pria dalam foto itu adalah kakakku, dan bukan kau.


aku tak mengerti bagaimana kau bisa mengarang cerita bodoh itu dan membuat Bu Ratna percaya" sindir William sinis


"Jika kau masih pria kecil dalam foto itu, apa aku percaya dengan mudah kau operasi plastik karena kecelakaan????


mungkin kecelakaan itu benar, namun tidak dengan fakta lainnya”cibir William tersenyum sinis


"Sepertinya aku membuang waktu berbicara dengan orang gila" Dengus Samuel ingin kembali masuk ke dalam.


"Pria di dalam foto kedua adalah papaku dan mamaku, serta Arjuna kakakku, aku yakin di belakang foto itu ada inisial spesial yang selalu mamaku tinggalkan


Abr, singkatan dari nama orang di dalam foto itu, Arjuna ,Baskoro dan Ratih, aku tak tahu bagaimana mamaku bisa berganti nama menjadi Ratna, tapi aku yakin wanita itu adalah mamaku" ucap William tanpa ada keraguan


"Apa yang kau mau sebenarnya???" tanya Samuel mulai gelisah


"Aku hanya ingin mencari kebenaran, kemana mamaku menghilang selama ini" ucap William bergetar


Samuel menatap mata William, ada sedikit keraguan di sana, ia masih belum mempercayai William.


yang ia tahu, Bu Ratna tidak memiliki anak bernama William


Seolah tahu keraguan Samuel, William menyerahkan Kartu identitasnya


"Aku putra angkat Baskoro dan Ratih.

__ADS_1


bertahun-tahun aku mencari kebenaran tentang kepergian mama, tapi aku hanya memiliki sedikit kecurigaan tanpa bukti.


Jadi selama ini aku mencari secara diam-diam, namun hasilnya nihil" Dengus William putus asa


Samuel menyulut rokoknya dan mulai menghisapnya dalam lalu menghembuskan ya kencang, asap rokok langsung memenuhi ruangan itu


"Aku memang bukan anak Bu Ratna.


seperti yang kau duga, namun ada yang salah.


Bu Ratna bukan mama angkat mu melainkan kembaran Bu Ratih.


Mereka baru saja tahu jika kembar karena sejak kecil mereka di pisahkan.


Bu Ratih yang tahu dalam bahaya memilih meninggalkan rumah untuk menyelamatkan anak dalam kandungannya dengan bantuan papaku yang seorang dokter, sahabat Bu Ratih.


Demi membantu Bu Ratih, Bu Ratna menggantikan Bu Ratih tinggal di rumah Baskoro, semua atas pengaturan papaku yang juga sahabat Baskoro" Samuel menghisap kembali rokoknya. William yang merasa gelisah ikut menyulut rokoknya dan menghembuskan ya pelan, pikirannya terus melayang memikirkan nasib mama angkatnya, ia mendengarkan Samuel tanpa mau memotong ucapan pria itu.


”Papaku tahu jika Bu Ratih di beri racun, sehingga kandungan Bu Ratih lemah.


Racun itu ternyata sudah berada cukup alam dalam tubuh Bu Ratih yang artinya racun itu di berikan secara perlahan.


karena tak bisa pulang kerumah, Bu Ratih meminta Bu Ratna untuk mengambil foto yang berada di kamarnya, namun siapa sangka jika Bu ratna dan papaku justru jadi korban kecelakaan karena mobil yang mereka tumpangi di sabotase.


dan Bu Ratna hilang ingatan, sementra papaku meninggal di tempat kejadian.”


”Seperti sudah tahu nyawa mereka terancam, sebelum meninggal papa mengirimkan semua bukti kejahatan sekretaris Baskoro bernama ..."


"Deswita" ucap William mengepalkan tangannya


"Wanita ular itu justru memutar fakta jika papaku mengincar harta Bu Ratih dan mereka kawin lari, namun akhirnya kecelakaan.


Demi menyelamatkan Bu Ratna, aku menyembunyikan keberadaanya, karena Bu Ratna seorang saksi kunci kejadian itu, lalu mengubah data tentang Bu Ratna dan memasukkan Bu Ratna dalam kartu keluargaku..


Karena ia amnesia, aku mengarang cerita" ucap Samuel


"Lalu bagaimana dengan mamaku????”


"Setelah mendapat kabar saudari kembarnya kecelakaan, Bu Ratih melarikan diri dari rumah sakit, dan sejak itu Bu Ratih tidak bisa ku temukan.


Ia seperti menghilang di telan bumi.


Hingga detik ini aku masih mencari keberadaan Bu Ratih secara hati-hati, namun hasilnya nihil"


William yang awalnya berharap Bu Ratna adalah mama angkatnya sangat kecewa, kebenciannya pada Deswita makin besar, ia harus membalas dendam pada Deswita yang sudah menghancurkan kebahagian keluarganya.


Dan yang membuat William makin sedih adalah, Ratih keluar dari rumah itu dengan kondisi hamil, apakah papanya tahu???, bagaimana nasib adiknya di luaran sana???? hanya Tuhan yang tahu.

__ADS_1


__ADS_2