
Sidang pertama Sumiatun alias Karen Chou di gelar.
Jimmy mempersiapkan beberapa pengacara hebat untuk mendampingi adik tirinya di pengadilan.
Jika bisa ia berharap Karen bisa lepas dari jerat hukum, namun jika itu tak memungkinkan, ia berharap agar Karen menerima hukuman yang ringan.
Jimmy tak mau adiknya tersiksa di balik jeruji besi.
Ia akan merasa sangat bersalah pada mendiang mama tirinya yaitu Sumiatun.
Nama yang dipakai Karen untuk menyusup masuk ke dalam keluarga Baskoro.
Jimmy tahu adiknya keras kepala, ia sampai membuang egonya hanya demi masuk kedalam keluarga Baskoro dan melihat pujaan hatinya.
Jimmy tak bisa membayangkan berapa banyak penderitaan yang di alami adiknya karena bekerja sebagai asisten rumah tangga sekaligus pengasuh anak Baskoro.
Jika saja waktu bisa di putar kembali, Jimmy lebih baik bertengkar dengan Karen, namun rasa sayangnya membuat ia justru menjerumuskan Karen.
Jik saja ia tak membahas masalah Ratih di dekat Karen, dan membuat Karen melihat sosok yang merebut Ratih dari tangannya, sudah pasti Karen tak akan penasaran dan jatuh cinta pada Baskoro.
Seandainya, seandainya ....
Sayang nya hidup tidak akan berputar kebelakang seperti halnya jarum jam yang terus berdetak maju tanpa pernah berjalan mundur.
Begitu pula manusi tak bisa kembali ke masa lalu, hanya dalam film fiksi saja itu semua bisa.
Jimmy mengerahkan anak buahnya untuk menghabis bukti kejahatan Karen, namun karena masalah perusahaanya, ia jadi menarik sebagian pengacara untuk bersiap menghadapi tuntutan hukum.
Jimmy merasa kepalanya pusing tujuh turunan.
Belum kelar masalah adiknya, kini ia sendiri di runding masalah.
Jimmy yakin jika kejadian ini terkait dengan sidang Karen, seseorang membuatnya tak bisa membantu Karen sekaligus menghancurkannya.
Makin ia pikirkan makin ia tak mengerti, pihak mana yang pernah ia singgung.
Pakah itu rival politiknya??? keluarga Baskoro??? atau musuhnya di masa lalu, namun sejauh yang ia ketahui mereka tak memiliki kemampuan itu.
Jika benar yang dikatakan oleh Juan bahwa sebuah organisasi bawah tanah yang melakukanya, lalu dendam dan motif apa yang mereka miliki?
Karen yang didampingi team pengacara dari kakaknya optimis dia bisa bebas, karena sejauh yang ia tahu, Jimmy tak akan pernah rela melihat adik kesayangannya menderita.
Karen terus membantah semua bukti yang mengarah padanya. dan pengacara dari pihaknya menyangkal semua. Rupanya beberapa bukti sudah berhasil dilenyapkan oleh Jimmy membuat Karen optimis.
Sementara Davina yang hadir dalam sidang tersebut mengepalkan jari tangannya.
__ADS_1
Bukti yang ia peroleh beberapa di hancurkan oleh Jimmy
Davina terlalu meremehkan ular berbisa itu.
Davina melupakan fakta penting bahwa seorang seperti Jimmy memilki seribu satu cara untuk lepas dari masalah, ia seperti belut yang sulit di tangkap, licin.
Sidang pertama di tutup dengan ketidakpuasan dari pihak Baskoro. Karen berada di posisi menguntungkan, kemungkinan kalau ini berlanjut, Karen hanya akan di hukum sekurang-kurangnya lima tahun saja, karena bukti semuanya terbantahkan.
Davina keluar dari ruang sidang sebelum keluarganya menyadari kehadirannya, ia segera melajukan kendaraanya menuju perusahaanya.
Wajahnya terlihat muram, ia sangat marah dan kecewa.
Jika orang bersalah bisa lepas karena kekuatan uang, maka kedepannya tak akan ada lagi keadilan
Sementara kondisi Baskoro makin memprihatinkan.
Baskoro depresi berat, ia menolak berbicara dengan siapapun
Arjuna awalnya berfikir jika papa nya hanya shock dan kecewa, namun di luar dugaan kondisi Baskoro makin hari makin parah.
mungkin kenyataan yang ia terima sangat mengguncang jiwanya, membuatnya di hantui rasa bersalah, malu dan kecewa .
Awalnya mereka ingin Baskoro hanya di rawat di rumah, namun demi kesembuhan Baskoro akhirnya di rujuk ke rumah sakit jiwa.
Ratna yang awalnya kecewa kini ia merasa kasian pada Baskoro. Ratna juga sedikit menyesal sudah mengatakan Baskoro silent killer saat Ratna mengunjunginya beberapa waktu lalu
Ratna menyalahkan semua nya pada Baskoro dan setelah itu ia pergi tanpa menengok kebelakang.
Setelah kepergian Ratna berangsur-angsur kesehatan Baskoro juga menurun.
Kini Ratna menyesali perkataanya yang menyakitkan.
Sementara Davina memilih menginap di kantor nya yang merangkap sebagai markas utama organisasinya.
Agatha yang meminta izin pada kedua orangtua Davina, walau mereka awalnya keberatan, namun Angelo mengizinkan.
Angelo mengirim Jack dan kedua anak buahnya menjaga cicitnya.
Davina bekerja keras di kantor nya, ia mengerahkan semua anak buahnya untuk menemukan bukti lain keterlibatan Karen.
Saksi yang mereka miliki awalnya ternyata di temukan meninggal bunuh diri, padahal Davina beberapa waktu lalu mengunjunginya dan wanita itu terlihat baik-baik saja.
Beruntung wanita itu pintar, ia yang merasa di buntuti meminta temannya menyimpan barang bukti.
Wanita itu bekerja juga di apotik yang sama di mana Karen membeli obat dan meraciknya sendiri.
__ADS_1
Dan saksi lain menghilang di telan bumi.
Saksi itu adalah Security yang awalnya bersaksi pada kasus Deswita.
Pria tua itu tak terlihat batang hidungnya.
Kuat dugaan pria tua itu sudah meregang nyawa di tangan Jimmy Chou, pria sadis dan licik.
Kali ini Davina tak mau kehilangan kesempatan lagi, ia membawa saksi tersebut ke sebuah tempat yang menjadi markas mereka lainnya.
Tempat itu di jaga ketat oleh orang-orang terpilih.
Davina memutar otak dan akhirnya tersenyum
Ia melupakan saksi lainnya yang tak kalah penting, yaitu Deswita.
Walau statusnya tahanan, Deswita masih bisa menjadi saksi, namun apakah wanita itu mau menjadi saksi??? sementara keluarga mereka lah yang menjebloskan Deswita ke penjara.
"Beib, loe kenapa tumpuk bener sih??? astaga gue kira loe tuh bocil yang pintarnya gak ketolongan.
Loe mau. Deswita jadi saksi??? gampang.
telepon om loe yang ganteng itu dan minta ia berbicara pada mamanya"
Davina tak senang dengan ucapan Agatha, namun usulan Agatha masuk akal.
Hanya seharian yang bisa mengerakkan Deswita.
Jika putranya yang meminta, ibu mana yang mampu menolak??? apalagi Deswita sangat merindukan Sebastian.
"Gue akan pikirkan itu" ucap Davina lirih.
Keesokannya pagi-pagi sekali Davina meminta Agatha mengantarnya pulang, ia tahu dengan pasti bahwa mamanya pasti sulit tidur karen aja berada di luar dan kondisi masih berbahaya.
Beberapa waktu lalu anak buah Davina menemukan bahwa rumah mereka sudah di mata-matai orang-orang Jimmy sejak berita Karen di tangkap.
Mungkin Jimmy menaruh curiga pada keluarga mereka, namun tak menemukan bukti.
Asalkan Angelo tak keluar rumah, Jimmy mungkin tak akan tahu apa-apa.
"Om aku tahu permintaanku terdengar berat, tapi kami butuh bantuan om. Mama om menolak menjadi saksi dan tak mau ada hubungan apapun dengan keluarga kakek Baskoro,..."
"Baik, serahkan pada om.
Mungkin lusa om sampai di tanah air, jangan beritahu siapapun.
__ADS_1
Om sudah mendengar semuanya, tentang masalah kakek Baskoro om juga kecewa, tapi om juga sedih untuknya"