Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Sahabat adalah Saudara


__ADS_3

pagi ini, Angel bangun dalam keadaan lebih fresh. meski nyeri dibagian perut akibat masa period nya masih sangat terasa. namun dia tetap beraktivitas seperti biasanya. Kini dia sudah nampak segar. hari ini adalah weekend. artinya masih ada dua hari yang bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan suami tampannya. sejak semalam Matthew bagai suami siaga yang selalu melayaninya. walau sebenarnya angel tidak membutuhkan itu tapi begitulah Matthew saking sayangnya tidak ingin membuat angel lebih kelelahan lagi. seperti pagi ini, suami tampannya itu menyiapkan air bahkan memandikannya, maksudnya berendam berdua sembari Matthew menggosok punggungnya. rencananya pagi ini keluarga besar Dirgantara akan berkunjung ke kediaman keluarga Jhonson atau rumah dari keluarga Melvin.


setelah bersiap, mobil yang ditumpangi sekeluarga itu melaju dengan kecepatan sedang ke tempat tujuan. buah tangan yang sudah mereka beli sebelumnya di Positano pun mereka bawa untuk keluarga besar melvin dan juga baby yang baru lahir. meskipun mereka sudah sedikit merasa mungkin suasana di sana akan berbeda nantinya, mengingat ada kebohongan besar yang buat Diana terhadap keluarga besar Jhonson.


tidak sampai sejam, mobil mereka sudah terparkir di garasi rumah keluarga melvin. nampak di sana, mereka juga melihat ada beberapa mobil lain salah satunya milik Martin. Matthew tahu, akhir-akhir ini sahabatnya itu sering mencari kesibukan untuk menghindari pikirannya tentang vivi. maka sebagai sahabat sekaligus saudara, Matthew menyuruh Leo untuk tetap stay di perusahaan serta terus mengkorek informasi tentang keberadaan Vivi yang hingga kini sulit mereka lacak keberadaannya. di sisi lain, Leo juga berinisiatif membantu melvin untuk membongkar kehamilan Diana yang menurutnya tidak masuk akal. Melvin memang tidak meminta mencari tahu. karena pria itu sibuk mabuk-mabukan. merasa sudah dibohongi selama ini. hingga saat ini, dia belum mengakui anak yang dilahirkan Diana adalah putranya. bahkan secara fisik saja tidak ada yang mirip dengannya. bayi itu memiliki mata Hazel seperti orang luar negeri. keluarga besar Jhonson semua bernetra coklat sementara si Diana bola matanya hitam. belum lagi, kehamilan Diana yang usianya 2 bulan lebih cepat dati perhitungan awal.


Mom Helena dan dad marcel sudah mengetahui duduk perkara malahan tersebut. hari ini mereka sekedar menemani Angel dan Matthew ke sana. selain itu mereka juga tetap akan melihat bayi mungil tampan yang baru lahir itu. walau bagaimana manapun bayi itu tidak bersalah. keluarga Jhonson dan keluarga Dirgantara berbesar hati menerima bayi itu sebagai anggota keluarga baru. Sayang dan cinta mereka curahkan semenjak bayi itu lahir. walau hingga kini Diana masih tidak mau jujur tentang kehamilannya. Melvin pun memilih menghindar dan tidak mau melihat Diana serta bayinya. pria itu seminggu terakhir begitu terpuruk. dia sering keluar masuk Club malam melampiaskan perasaan kesal, kecewa dan amarahnya. hingga dua hari kemarin sempat di rawat di rumah sakit akibat overdosis minuman kadar alkohol tinggi.


"selamat pagi" sapa Angel begitu memasuki pintu utama rumah besar berlantai 3 tersebut. cukup besar walau yidak sebesar rumah keluarga Dirgantara, namun terlihat sama mewahnya.


"selamat pagi juga. mari silakan masuk" yang menjawab sapaan itu adalah Daddy Jhonson diikuti sang istri yaitu Yohana di belakangnya.


mereka semua masuk dan duduk di ruang tamu. tidak lama setelahnya, Martin keluar dari sebuah kamar sambil menggendong seorang bayi. dia bagai ayah yang mengganti peran melvin yang memilih menyendiri dan tidak mau mengurus bayi itu. Diana pun sama. anehnya, entah kenapa wanita itu jadi emosi melihat bayinya sendiri.


Angel dan Matthew yang melihat Martin datang dengan menggendong bayi, merasa terpukau.


"kau sungguh terlihat seperti seorang ayah" ujar Matthew begitu Martin duduk di depannya.


"tentu saja, saat bayi kami lahir nanti, maksudnya bayi ku dan vivi lahir, tentu aku juga akan melakukan hal seperti ini. jadi aku perlu belajar sekarang" tutur Martin bangga namun tetap ada nada sedih dan rindu dari suara dan raut pria itu.


"kita pasti akan menemukannya " sebagai sahabat Matthew menyemangati Martin. Angel pun melakukan hal yang sama walau hanya dengan sebuah senyuman dan anggukan pasti.


beda halnya dengan dad marcel, pria tua namun masih saja tampan itu yang sebentar lagi menjadi kakek, malah mencibir Martin. Hanya bermaksud membuat Martin tidak terus-menerus meratapi nasib namun juga harus ada pergerakan mencari.


"makanya, kalau suka bilang suka. cinta bilang cinta, jangan cuma ditidurin. hamil ya tanggung jawab dong. sekarang giliran ditinggal cengeng seperti anak kecil. kalian anak jaman sekarang mau enaknya saja. cari sana! supaya tidak nangis dan kedingin sendiri mulu tiap malam"


tutur dad marcel lancar jaya bagai ayah yang menasihati putranya. walau dengan cara yang sedikit unik yaitu mencibir.


tuturan itu justru dibalas cibiran mom Helena. sepertinya dia perlu mengingatkan suaminya akan kelakuannya yang juga hampir sama di masa lalu.

__ADS_1


"kayak kamu tidak pernah saja ya sayang. Kamu tidak ingat ya, siapa yang dulu ngaku-ngaku tidak suka sama aku sampai dibilang gadis jelek. aku hamil kamu tidak mau mengakui. Ujung-ujungnya malah cari aku nangis kayak bocah. peluk nggak mau lepas. ngakunya kangen, cinta, sayang juga dan tidak mau jauh dari gadis yang jelek ini"


ledek mom Helena yang membuat dad marcel cemberut dan pura-pura merajuk.


"Sayang, kamu kok tega. itu kan rahasia kita" ujar dad marcel mendrama


"Sepertinya kamu lupa, cel. dulu aku sampai kamu suruh menaiki tembok rumah Helena demi bisa memastikan Helena ada di rumah atau tidak. bukan cuma sekali tapi sering kali. kamu yang diomeli calon mertua aku yang dikorbankan. tdak ada usahanya sama sekali, nyuruh orang saja tahunya. hufttt"


kali ini kelakuan dad marcel malah dibongkar oleh sahabatnya si Jhonson ayah dari Melvin.


"Si*al kau Jhonson " protes dad marcel karena kartu asnya dibongkar sang sahabat. dia tidak marah. dia malah bernostalgia akan kenangan perjuangan cinta dimasa lalunya.


"nahhh, kan sudah tidak menjadi rahasia lagi. dari dulu semua sudah tahu" enteng mom Helena. bibir dad marcel monyong sebagai bentuk protesnya.


mereka yang ada di situ pun kompak tertawa dan ikut meledak dad marcel. suasana menjadi lebih riuh dan ramai. hingga bayi dalam gendongan Martin terbangun dan menangis sangat kencang. mereka sampai dibuat kewalahan menenangkannya.


melihat itu, tergerak oleh kata hati dan perasaan sayang, Angel mendekat dan menawarkan diri mengendong bayi tampan tersebut.


pemandangan itu membuat perasaan Matthew menghangat hingga keinginan untuk memiliki anak tidak terbendung.


"wah sepertinya ini pertanda baik" ujar mom helena antusias


"betul kak. sepertinya kau akan menyusul memiliki cucu" respon Yohana tak kalah antusias.


"tenang saja mom, baby nya on the Way proses jadi. kita selalu membuatnya tidak kenal waktu, iya kan sayang?" enteng Matthew membuat Angel tersipu.


setelah memindahkan Baby itu ke kamarnya dan memastikannya tidur pulas. kini, ketiga wanita beda generasi itu menghampiri Diana di kamarnya. wanita itu semenjak melahirkan banyak diam. apalagi setelah mendengar ucapan melvin akan menceraikannya.


sementara para pria, dad marcel dan daddy Jhonson memilih bermain catur ditepi kolam renang. di sisi lain, Martin dan Matthew menghampiri melvin di kamar lain yang terletak di paviliun belakang rumah.

__ADS_1


biasanya tempat itu digunakan sesekali kalau ada acara keluarga di rumah. namun kali ini Melvin menghindari Diana dan bayinya. Dia teramat kecewa, apalagi beberapa menit lalu mendapat kiriman pesan dari Leo yang berisi file tentang detail aktivitas Diana sebelum menikah dengannya.


di antaranya Diana yang beberapa kali mengunjungi dokter kandungan dengan seorang pria yang teramat dikenal Melvin. Namanya Gideon, pria yang diakui Diana sebagai rekan dalam dunia model. nampak dalam laporan itu juga beberapa bukti foto gideon sering menginap dan keluar masuk di apartemen Diana. Melvin benar-benar kecolongan. padahal dulu dia beberapa kali menitipkan Diana kepada gideon kalau keduanya ada pekerjaan shooting dan pemotretan di luar kota dan diluar negeri. rupanya kepercayaan itu dijadikan kesempatan oleh pria itu.


"apa yang Leo temukan?" tanya Matthew begitu duduk di samping Mevin yang nampak sangat kacau.


" apalagi. dia berbohong tentang kehamilannya. sebelum akhirnya menikah denganku" Jawab melvin sambil melempar ponselnya yang berisi data dari Leo. Martin yang mendapat ponsel itu segera mengecek.


"Gideon. dia kan pria yang sering bersama Diana dulu. rekan sesama model, penulis naskah sekaligus sutradara. woww perfecto!. kau kalah jauh man"


Martin akui, pekerjaan dari gideon tentu akan menggiurkan para gadis yang terjun kedunia hiburan. untuk mendapatkan peran, kadang jalan pintas pun bisa di gunakan. menggadaikan tubuh dengan bercinta semalam untuk dapat memerankan salah satu karakter tokoh dalam film atau drama. atau juga mendapat tempat untuk menjadi brand ambasador. sama halnya dengan Diana. dia memilih jalan itu. uang dan ketenaran adalah tujuannya.


Martin sebenarnya tidak kaget karena dia pun tahu siapa sebenarnya diana selain pekerjaannya yang seorang model. suka menawarkan diri untuk ditiduri oleh sutradara demi mendapat job dan peran. termasuk bersama gideon. karena pria itu aslinya adalah seorang penulis naskah juga sutradara. dia mantan model cilik. namun saat melihat Diana, dia langsung suka dan malah kembali menggeluti dunia model demi terus menerus bersama wanita itu. berbeda halnya dengan dia yang hanya memanfaatkan gideon dengan bayaran semalam suntuk bergelut bersama.


Matthew mengambil alih ponsel itu dan turut melihat.


"berarti, dia membohongi usia kehamilannya saat mengaku hamil anak kamu" ujar Matthew sembari menatap melvin dan diangguki pria itu.


memang benar, dari awal Diana sudah berbohong. kandungannya berusia hampir empat bulan saat menikah dengan melvin. namun di awal dia justru mengatakan telah mengandung anak dari Melvin dengan usia kandungan dua bulan.


awalnya melvin kaget. karena seingatnya dia tidak pernah berhubungan intim dengan Diana tanpa pengamanan. pasti dia selalu menggunakan benda itu yang dia bawa sendiri.


namun alibi Diana adalah, melvin pernah mabuk dan melakukan hubungan itu dengannya tanpa pengaman.


melvin percaya begitu saja apalagi dia begitu memuja Diana yang cantik dan seksi. entah itu cinta atau obsesi. melvin melihat Diana Benar-benar tipe idamannya. hingga kata pernikahan pun dengan enteng terucap dari bibirnya.


"kita harus membawa gideon ke sini untuk menjelaskan segalanya"


ucapan Matthew di angguki melvin dan Martin.

__ADS_1


sementara di kamar Diana, justru terasa sunyi senyap. wanita itu menolak bicara dengan alasan tidak ingin diganggu.


"bisakah kalian keluar. aku tidak ingin diganggu" ujar Wanita itu penuh penekanan dan dingin.


__ADS_2