Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Mereka Sudah Tahu


__ADS_3

Saat ini Matthew dan Angel sedang menuju parkiran sekolah. Sejak dari Rooftop Matthew tidak melepas genggaman tanganya dengan Angel. Meski sebenarnya gadis itu sejak tadi terus mencoba menarik jemarinya dari belitan tangan halus Matthew.


"Kak, lepasin ya?" Mohon Angel dengan tatapan memelas.


"Kenapa, hem?"


"Takut ada yang lihat"


"Jangan pedulikan mereka. Sekarang kau adalah kekasihku"


"tadi kakak sudah berjanji tidak akan publish hubungan kita di depan umum, please ya kak" Kali ini Angel kelihatan seperti memohon. Dia takut ada yang melihat mereka hingga menjadi gosip di sekolah.


"baiklah sayang" Jawab Matthew dengan tidak rela. Panggilan manis Matthew selalu menggetarkan hati Angel. Dia bahkan selalu tersipu.


"Kita pulang bareng ya. aku akan hantar sampai di rumah. Mama tahu kok aku yang hantar " ajakan dan penjelasan Matthew justru membuat Angel bingung.


"hahh, mama tahu?" Maksudnya gimana kak" Tanya Angel yang semakin kebingungan.


"Sebenarnya, sebelum kamu jujur hari ini dan akhirnya kita pacaran, Aku sudah meminta izin dengan mama kamu dulu sayang, di sana juga ada Bestie dan Noval". mendengar perkataan Matthew, Angel hanya dapat mengaga tak percaya. Bagaimana bisa.


Sesampainya di parkiran, Mobil Noval masih ada.


Tak berselang lama Bestie bersama Noval keluar dengan langkah terburu-buru. Bukannya bertanya, Bestie langsung memindai tubuh Angel dari kepala hingga ujung kaki, sementara Noval menatap Matthew dengan tajam.


"Kamu baik-baik saja kan? Nggak ada yang kurang? nggak ada yang hilang? pertanyaan beruntun Bestie menimbulkan kerutan berlipat di dahi Angel.


"aku baik-baik saja kok. Kenapa cemas begitu?" Jawab Angel dengan tersenyum.


"Syukurlah, aku kira ada yang diambil dia dari kamu. Seperti ciuman mungkin" ucap bestie seraya menunjuk Matthew yang hanya memasang wajah datar. Namun ucapan Bestie yang asal justru membuat wajah Angel bersemu. Apakah mereka tahu bahwa dia dan Matthew baru saja meresmikan hubungan asmara mereka. Tapi, Tunggu bukankah ini yang dia ingin tanyakan dari dari tadi.


"Kau dan Noval bersikap seolah-olah tidak tahu apapun. Sepertinya bukan kalian yang membutuhkan penjelasan tapi aku.


"Tanya saja sama kekasih mu ini" timpal Noval seraya menatap Matthew dengan tidak suka. Entah kenapa Noval merasa Kurang setuju kalau Angel sampai berpacaran dengan pria di hadapannya yang sudah di kenal sebagai Playboy penjelajah wanita.


Tatapan tegas Angel beralih ke Matthew seolah bertanya dan menyuruh, Ayo jelaskan, jangan lama-lama mikirnya.


Akhirnya Matthew menceritakan bagaimana dia dengan gentle meminta Angel secara langsung kepada Mama vita untuk dijadikan kekasihnya. Kedua sahabat Angel yang kebetulan ada di sana bahkan kaget bukan main.


Flashback on

__ADS_1


Hari Rabu sore, tepatnya tiga hari yang lalu saat Matthew mendatangi Warung makan Mama vita pada waktu hari menjelang sore dan saat itu mama vita tengah berberes dan bersiap untuk pulang. Jarak antara rumah dan warung tersebut tidak terlalu jauh hanya sekitar 50 meter. Di sana nampak ada Noval dan Bestie yang baru saja kembali dari rumah Angel untuk belajar bersama. Mereka singga di warung karena akan mengambil soto daging untuk di bawah pulang. Setelah memarkirkan mobilnya, Matthew masuk seraya memberi salam kepada orang-orang di sana.


"Sore tan" sapa Matthew seraya mencium punggung tangan Mama vita.


"Hai Bes, Val" sapanya juga pada kedua sahabat Angel.


"Nak Matthew, tumben ke warung, ada apa? mau pesan makan ya?" Tanya mama Vita sedikit heran karena ini pertama kalinya Matthew berkunjung ke warung makannya.


"Tidak kok tan, saya mau berbicara sama tante. Kalau tante ada waktu, Saya mau minta izin untuk sesuatu "


"Apakah begitu penting nak?" tanya mama vita karena merasa sedikit aneh ketika melihat tampang serius Matthew.


"Sangat penting bagiku, tapi tidak tahu kalau menurut pertimbangan tante, makanya saya mau berbicara sama tante dulu" Jawab Matthew dengan serius.


"ini perbicaraan rahasia atau santai nak? ada Noval dan Bestie di sini"


"mereka ikut mendengar juga tidak apa-apa tan"


"jadi baiklah. ayo kita duduk di kursi depan saja ya" tawar Mama Vita seraya memimpin langkah ke arah meja pelanggan dengan posisi duduk dengan sofa meningkat di meja.


"Apakah bisa mulai dijelaskan nak?" Tanya Mama vita lagi


"Sejak kapan? ucap mama vita syok.


"Apa selama ini kamu hanya memanfaatkan kebersamaanmu dengan Angel" Mama vita bertanya dengan tenang walau hatinya bertanya-tanya juga dia kaget. sangat wajar jika seorang ibu langsung waspada saat ada pria yang mengaku menyukai bahkan mencintai putrinya.


"Tolong jangan salah paham tan. Saya tulus membantu Angel selama ini. Ya, saya juga tidak mau berbohong, selama kebersamaan kami, saya juga menunjukan lewat tindakan saya tentang perasaan saya. Mungkin tante bingung, secepat itu saya mengatakan cinta pada putri tante.. sebenarnya kami sudah pernah bertemu beberapa kali setahun yang lalu" Matthew kemudian menceritakan awal pertemuan dengan Angel.


"Sampai akhirnya kami dipertemukan kembali di sekolah yang sama, saya sudah berusaha menjadikan Angel hanya sebagai teman, tapi di setiap kebersamaan kami, Perasaan saya malah semakin besar, sepertinya saya kalah dengan perasaan saya tan. Sekarang ini, saya berucap jujur sama tante, karena saya tidak hanya ingin egois dengan hanya mementingkan perasaan saya, tapi saya juga perlu izin dari tante. Jangan Khawatir tan, saya tidak akan merusak putri tante. Matthew dengan segala perasaan gugup, ragu dan juga harapan mengungkapkan segala isi hatinya. Bukankah dia sangat gentle, dengan berani dan gagah hanya untuk memacari putri orang saja berani meminta izin ke orang tua sang gadis, bagaimana kalau menikah. Ahhh... Matthew kau sangat manis dan gagah.


"Nak, saya hanya memiliki Angel sekarang, tolong jangan sakiti hati dan perasaannya. Kalau boleh jujur, saya senang saat melihat Angel kembali pulih bahkan jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Tante berterima kasih atas keterlibatan kamu juga. Dan sekarang tante berterima kasih, kamu masih punya rasa hormat dan etika untuk meminta izin secara langsung tentang keinginan kamu. Tapi nak, banyak sekali yang tante khawatir. Dia masih terlalu kecil untuk berpacaran. Tapi di sisi lain, semua keputusan akan tante berikan kepada Angel. Karena yang tante lihat selama ini, dia begitu bahagia saat bertemu kamu. Tolong jangan memaksa ya nak. Jangan rusaki putri tante. Tolong jangan menghilangkan kepercayaan tante untuk kamu" Mama vita mengungkapkan segala rasa yang mengganggu pikirannya namun di sisi lain dia tidak akan egois, anaknya berhak menikmati masa mudanya, dan dia kan memantau segala proses itu, termasuk nanti apabila putrinya memutuskan untuk berpacaran.


Noval dan Bestie tidak mampu memberi respon apapun, karena semua keraguan dan kegundaan mereka telah diwakilkan oleh mama vita.


"Terima kasih tan, saya tidak berjanji. Tapi saya akan berusaha untuk menjaga Angel bukan hanya sebagai teman pria tetapi juga sebagai kakak dan sahabatnya.


Mama vita hanya menjawab dengan senyuman ringan. walau hatinya masih gundah namun dia tidak ingin mengekang sang putri, setelah ini dia akan banyak memberi nasehat kepada putrinya yang sekarang perlahan menuju usia dewasa tentang bagaimana menjalin hubungan asmara yang sehat.


Flashback off.

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan dari Matthew dan diangguki oleh Noval dan Bestie. Angel menghela napas, dia sedikit ragu bagaimana menjelaskannya ke mama Vita. Walaupun Matthew sudah meminta izin langsung, tetap saja itu adalah bagian Matthew, bagian dirinya belum dia sampaikan.


"Ingat ya, jangan sampai saya lihat dan dengar kamu nyakitin perasaan Angel. Habis kamu ditangan saya" Noval memperingati Matthew dengan tegas dan juga tajam.


"nggak usaha percaya diri dulu kalau kamu yakin banget bisa membuat Angel bahagia. Kita butuh bukti bukan omongan doang" Bestie juga ikutan memberi Peringatan pada Matthew, namun tatapannya yang tajam justru kelihatan lucu di mata Noval. Hampir saja Lelaki itu terkekeh di sana. Angel terharu melihat kepedulian para sahabatnya. Sementara Matthew juga merasa bahagia, Kelasihnya dikelilingi oleh orang-orang baik.


"Yuk pulang" Ajak Matthew


"ew, wait dong. Dari tadi nhi yang kita bahas harus jagain sih Angel, memangnya kalian pacaran sekarang?" memang betul mereka Bahkan lebih dulu memberi wejangan tanpa tahu apakah orang yang dibahas sudah benar-benar berpacaran.


"Angel, kok kamu cuma diam. Cieeee.. kamu tersipu, ehem benar nhi kalian pacaran?" tanya Bestie dengan nada menggoda Angel.


"Iiiyy..yaa bes" Jawab Angel gugup dan salah tingkah. Matthew gemas melihatnya.


"Lagian kamu, tanya gitu. Apa nggak lihat dari tadi mereka pegangan tangan" timpal Noval seolah meledek Matthew yang bahkan tidak mau melepas genggamannya. Matthew hanya cuek saja. sementara Angel berusaha menarik tangannya namun semakin erat digenggam Matthew.


"Yuk pulang. Angel, kita nggak singgah ya. esok baru main ke rumah kamu lagi. Salam buat tante" Akhirnya Bestie pamit dan menarik tangan noval untuk segera pergi dari sana. Sementara Noval masih melotot tajam ke arah Matthew seolah memberi peringatan. 'awas saja kalau kamu apa apain sahabat ku.' Bestie menyeret paksa noval supaya masuk dalam mobil.


"Yuk sayang, kita juga pulang. Sudah ditungguin tante" Ajak Matthew seraya membuka pintu mobil depan untuk Angel. Tangan Matthew melindungi kepala Angel agar tidak terbentur pintu mobil. Selama perjalanan, mereka mengobrol ringan.


"lapar sayang" tanya Matthew


"Iya kak"


"Sabar ya, sebentar lagi sampai" Jawab Matthew dengan tangan sebelah mengelus kepala Angel dengan sayang.


"Kakak mau makan di warung mama?"


"Tentu saja, Kakak harus mencoba masakan tante, rasanya seenak apa sampai digilai orang banyak"


"nanti kakak akan tahu sendiri. Mama memang pintar masak" ucap Angel bangga.


"Kamu juga bisa masak?"


"hanya untuk masakan rumahan saja kak, kalau yang lain masih butuh belajar lagi dari mama"


"Kalau gitu, boleh dong kapan-kapan kamu masak buat aku?"


"Eh, iya kak" Memasak untuk pasangan, bukankah itu sangat manis, Angel malah gugup karena belum pernah diminta memasak untuk seorang pria.

__ADS_1


Tidak sampai 15 menit, mereka akhirnya sampai di depan warung, Rupanya di sana masih ramai. Matthew dan Angel masuk, dan meyalami mama vita yang sedang duduk di meja kasir. Dia tersenyum teduh dan penuh arti seolah paham muda mudi di depannya ini sedang menikmati masa awal pacaran. Nampak wajah Matthew yang bahagia sementara Angel malu-malu kucing. Mama vita menjadi gemas.


__ADS_2