Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Matthew ya Matthew


__ADS_3

acara resepsi pernikahan Noval dan bestie selesai tepat jam 12 malam. Namun beberapa tamu dan kolega serta keluarga masih melanjutkan acara dengan mengobrol dan menyajikan wine kadar rendah alkohol. Angel sendiri pamit sebelum jam 11 malam. karena esok dia masih akan mengawas untuk pelaksanaan Ujian Akhir Semester atau UAS. Matthew yang sedari tadi terus menggenggam tangan Angel tidak rela melepas wanita itu pulang. dia ingin sekali terus menghabiskan waktu dengan gadisnya itu. namun dia perlu bersabar untuk beberapa waktu lagi. mengingat Angel yang kini sangat sensitif kalau dia bersikap semaunya. takut wanita itu kembali merasa tidak nyaman.


"sampai rumah, hubungi aku, hmm" Tutur Matthew lembut seraya terus memperbaiki beberapa anak rambut Angel yang terbawa angin. dia menyetujui angelnoulang namun lihatlah genggaman tangan pria itu malah semakin erat karena tidak rela.


"aku mengantuk dan akan langsung tidur " tolak Angel.


"cukup pesan singkat saja sayang, please. biar aku tenang kamu sudah sampai di rumah atau belum" pintah Matthew memohon. walau sebenarnya dia masih menempatkan satu ajudannya untuk mengawasi kemana Angel pergi setelah kejadian yang menimpa gadis itu terakhir kali kemarin. dia ingin memastikan keamanan gadisnya selama dua puluh empat jam.


"baiklahhhh" pasrah Angel. karena kalau tidak begini. dia sangat yakin Matthew selalu saja punya cara untuk membuatnya mengalah.


Matthew ya Matthew, katanya tidak mau memaksa dan sesuka hati justru tetap punya caranya sendiri untuk membuat Angel menyerah.


kemudian Angel pamitan dengan para sahabatnya, yaitu kedua pengantin, exel serta temannya si Cristy. dia juga sempat menyapa sekaligus pamit dengan kedua orang tua Matthew. tidak ada yang berubah kedua pasangan parubaya itu tetap menyambutnya hangat. beda lagi dengan morena yang sedari tadi memasang wajah sangat marah padanya. Leo, matin, Melvin dan istrinya Diana sempat menyapa Angel. nampak Perut Diana sudah mulai membuncit.


akhirnya Angel pun pulang bersama mama vita. setibanya di rumah, keduanya langsung berpamitan menuju kamar masing-masing. Angel sendiri langsung mandi, setelahnya dia mempersiapkan segala keperluan yang dia butuhkan untuk kerja esok hari.


saat hendak tidur, Angel yang sekedar ingin mengecek ponsel justru terkejut dan betapa kagetnya dia melihat adanya ratusan panggilan tidak terjawab dari Matthew serta pesan masuk yang sudah tidak terhitung jumlahnya. Angel sampai menepuk jidat mengingat kesalahannya lupa mengabari pria itu. hingga beginilah jadinya sekarang. dia bingung menjawab pesannya satu persatu.


'Sayang sudah sampai?'


'sayang sudah sampai, belum?'


'sayaannnnnggg'


'kamu sengaja ya tidak balas'


'sayang, aku tidak akan berhenti telepon kamu sampai kamu mengabari aku'


'sayang, sudah ratusan telepon tapi kamu belum angkat jangan buat aku khawatir '


'sayang please'🥲


kurang lebih ini beberapa isi pesan singkat dari puluhan pesan lainnya yang Matthew kirim. pria itu benar-benar membuat Angel pusing sekaligus terharu melihat betapa Matthew masih sangat mempedulikannya. apakah dia masih perlu ragu pada pria itu, jawaban hanya ada dalam pikiran Angel.

__ADS_1


akhirnya dengan segera dia membalas pesan pria itu sebelum nanti akan ada banyak lagi pesan yang masuk.


'kak, maaf. barus sempat membalas. aku sudah sampai di rumah dengan selamat. sekarang Mau tidur dulu. selamat malam kak'


setelah Angel membaca ulang deretan huruf yang dia ketik barulah dia mengirimkannya ke Matthew yang masih menunggu kabarnya dengan cemas.


namun baru saja dia meletakkan ponsel di atas nakas dan hendak tidur, Ponselnya justru bergetar dengan keras hingga mampu membuatnya kaget sendiri.


drtttt


drttt


drttt


drttt


"ya Tuhan, aku kaget" Angel sedikit terperanjat saat mendengar getaran ponsenya yang cukup kuat.


"siapa lagi yang telepon malam-malam begini, tidak mungkin dia kan" Angel bermonolog dan tidak yakin tentang siapa yang meneleponnya.


"hall...


"Ya Tuhan sayang, kamu kemana saja? kenapa tidak memberitahu lebih awal kalau sudah sampai di rumah? kamu baik-baik saja? sekarang sedang apa? aku khawatir"


belum juga Angel selesai menyapa, Matthew sudah lebih dulu memberondong Angel dengan pertanyaan saking khawatir nya pada gadis kesayangannya itu.


"Kak, satu-satu dong. aku bingung mau jawab yang mana dulu"


"Jawab saja sayang"


Angel menggeleng kepala lucu walau tidak dilihat Matthew. dia merasa pria itu sedikit berlebihan, karena dia sudah menjawab pria itu dengan pesan singkat beberapa saat lalu.


rupanya Angel tidak memahami rasa khawatir Matthew adalah bagian dari bentuk rasa peduli dan sayang yang begitu besar dari pria itu bagi dirinya.

__ADS_1


"aku sudah di rumah kak, tadi tiba dengan selamat. sekarang mau tidur. maaf tadi aku lupa mengabari kakak begitu sampai rumah karena aku langsung mandi dan membereskan beberapa pekerjaan kecil"


jelas Angel mencoba membuat Matthew mengerti


"lain kali jangan begitu. hubungi aku dulu baru mengurus yang lain, kau dengar sayang?"


"Iya kakkkkk" Jawab Angel pasrah


"baiklah sayang sekarang tidurlah. selamat malam Sweetheart, tidur nyenyak ya. Aku mencintaimu. Muachhh"


untuk beberapa saat Angel membeku mendengar salam perpisahan Matthew. dia selalu saja meremang dan berdegub kencang saat pria itu mengatakan hal manis dan mengungkapkan cinta padanya.


"Sayang?" panggil Matthew setelah beberapa saat tidak mendengar respon Angel.


"iii..yyyaaa kakkk, selamat malam juga"


"klik"


Angel merespon dengan gugup dan langsung mengakhiri panggilan itu sebelum Matthew kembali mengucapkan sesuatu padanya yang nanti malah membuat dia semakin gugup.


sementara di seberang sana, Matthew terkekeh menyadari kegugupan gadisnya. sangat menggemaskan pikir Matthew. sungguh dia ingin sekali menggigit pipi bulat Angel sekarang. pasti akan semakin terlihat manis dengan wajahnya yang bersemu saat malu-malu.


"ahhh sayangku kenapa kau begitu menggemaskan " ucap Matthew seraya menatap foto Angel yang beberapa hari belakangan diambil diam-diam oleh ajudannya.


malam ini, Matthew seperti pria kasmaran yang membuatnya tersenyum tidak jelas seperti orang gila. guling-guling mengelilingi kasur sambil tersenyum dan pada akhirnya dia tidak menyadari tingkah konyolnya menghabiskan waktu hingga jam satu dini hari.


"sialll, kau membuat ku tidak bisa tidur sayang. awas saja nanti ya. akan aku gigit kamu"


gumam Matthew setelah menyadari hayalannya tentang angel membuatnya tidak mampu memejamkan mata. sementara angel kini tengah tidur dengan pulas dan menikmati mimpi indah.


hingga pada pukul dua dini hari pria itu dapat memejamkan mata dengan wajah tersenyum. sepertinya hayalan konyolnya tadi juga masih berlanjut hingga ke mimpinya.


lihatlah sekarang bahkan dia masih sempat-sempatnya bergumam dan tersenyum dalam tidur.

__ADS_1


"ahhh sayang, aku inginnnn"


entah mimpi itu isinya seperti apa, yang pasti hanya Matthew yang menikmatinya.


__ADS_2