Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Baikan


__ADS_3

Angel tetap bersikap tenang di hadapan sang mama saat tiba di rumah. walau mama vita menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Wajah putrinya sembab. Dia juga pulang di hantar ibu mertuanya. di mana sang menantu pikir mama vita.


hingga dua hari berselang dari kejadian itu. Angel masih mengabaikan sang suami. bahkan Angel tidak mau tidur sambil duduk peluk. dia menaruh guling pembatas di tengah-tengah kasur.


pagi ini, Angel seperti biasa melayani suaminya, baik di kamar maupun di meja makan. di tengah sarapan, mama vita teringat sesuatu.


"oh iya, sebelum mama lupa lagi. nak, esok kita akan menginap di rumah ya. kamu ingatkan esok mengenang 19 tahun meninggalnya papa kamu? kita juga akan ziarah ke kubur esok"


"Iya ma, aku ingat" timpal Angel


"kak, esok kita menginap ya" lanjut Angel meminta Izin suaminya. walau masih ada kemarahan di dada.


"tentu sayang" respon Matthew sambil mengelus lembut puncak kepala istrinya. ada rasa bersalah yang terus membayanginya


"baiklah. mama sudah selesai. kalau begitu mama berangkat duluan. nanti berangkatlah bareng suami kamu. kalau ada masalah, mama harap kalian berdua tidak saling mendiami, nanti masalahnya tidak akan ada jalan keluar. bersikaplah bijak. sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua. mama berangkat "


setelah memberi wejangan singkat, mama vita segera berlalu. sebenarnya dia tahu ada sesuatu yang disembunyikan oleh menantu dan putrinya.


di meja makan, Matthew beringsut mendekati sang istri. benar apa kata mertuanya. jadi dia harus lebih berusaha lagi mendapat maaf sang istri.


"Sweetheart" panggilnya


"hemm" dehem Angel tanpa punya niat melihat suaminya


"sampai kapan kita begini" rengek Matthew.


"ayolah sayang. aku minta maaf"


"segampang itu ya, kalau saja perasaan ku juga mudah di bolak balik seperti kata maaf. mungkin tidak butuh waktu untuk memaafkan kecerobohan kamu. tapi nyatanya hatiku sampai saat ini sakit. lalu aku harus bagaimana, pura-pura memaafkan, begitu!" Angel kehilangan mood untuk makan. dia memilih untuk naik lagi ke kamar.


melihat itu, Matthew semakin merasa bersalah dan menyusul sang istri.


di kamar, dia melihat Angel sedang berdiri di balkon. nampak pundak wanita itu bergerak naik turun dan bergetar. sudah pasti dia menangis.


Matthew merasakan dadanya sesak. dia tidak pernah membayangkan akan ada kejadian seperti ini yang bermula dari kecerobohannya.


segera dia lingkarkan tangan di pinggang Angel. memeluk wanita kesayangannya dari belakang. air matanya juga ikut tumpah sekarang


"maaf sayang. walau entah kapan maaf itu kau berikan. tapi aku akan terus mengatakan ini. maaf, aku salah, aku ceroboh " ungkapnya tulus.


tidak tahan, Angel berbalik dan membalas pelukan itu. dia pun sebenarnya rindu. perasaan kecewa dan kesal membuatnya mengedepankan ego memaafkan. hal ini memang wajar. perasaan istri mana yang tidak sakit mendengar suaminya di cium wanita lain. tapi kemarahan berlarut tidak akan menyelesaikan masalah.


pagi ini mereka kembali berdamai. Matthew berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama. bahkan dia akan kembali menjadi Matthew yang dulu. tidak berperasaan kecuali pada orang-orang tersayang.

__ADS_1


Akhirnya Matthew ke perusahan dalam perasaan yang tenang dan bahagia. dalam perjalanan dia berbagi cerita dengan leo, tentang sang istri yang sudah memaafkannya. sementara leo sendiri tidak berani menceritakan apapun pada enzy. takut malah ujungnya seperti Matthew.


mereka sampai setelah menempuh hampir 30 menit perjalanan. namun baru saja sampai di parkiran, Wanita yang menjadi biang dari semua ide licik beberapa malam lalu muncul dengan tampilan menggoda kaum adam. namun tidak berlaku untuknya dan Leo. wanita itu langsung menghadang jalan sang pimpinan perusahaan tanpa rasa takut.


"Matthew aku mau bicara!" ujar Margaret kesal melihat Matthew melewatinya begitu saja


tidak peduli, dia tetap melanjutkan langkah bersama leo.


"kalau kau tidak berhenti, video mesum kita beberapa malam lalu akan aku sebarkan" ancamnya dan berhasil. Matthew berhenti. namun dari mulutnya terdengar kekehan yang teramat menyeramkan.


dia berbalik dan langsung menganggap remeh wanita penggoda di hadapannya.


"kau bukan level saya. wanita sekelas kau memang pantas untuk pria tua, jelek, gendut kemarin. sangat cocok. Kalau ingin pembuktian. video mesum kalian sepanjang malam akan saya sebarkan ke jagat maya"


balas Matthew mengejek sekaligus penuh ancaman. Leo pun dengan santai memutar kan video mesum Margaret dengan pria tua tersebut.


"see, kau sangat menikmati pria ini. karena itu menanda kan kalian memang selevel. wanita penggoda cocok menjadi penghangat ranjang pria tua penjelajah wanita"


timpal leo sambil menunjukkan video rekaman adegan mesum Margaret. tentu saja wanita itu langsung malu. mukanya merah padam. dia tidak menyangka video mesum yang di rekaman pria tua kemarin sampai juga ditangan Matthew.


tadinya dia ingin memastikan saja dugaannya. bahwa sebelum pria tua itu meniduri dirinya, Matthew yang lebih dulu. ternyata dugaannya salah.


"kalau sampai dalam waktu 5 detik kau tidak menghilang dari pandangan saya. video ini akan menjadi trending topik di semua media"


du...


belum juga genap dua detik Matthew berhitung, Margaret sudah lari tunggang langgang ketakutan. tentu saja dia tidak mau menjadi buah bibir dan cibiran masyarakat nanti.


Leo dan Matthew menggeleng kepala antara heran dan kesal melihat ada wanita sinting seperti Margaret. bukannya sibuk mengurus pekerjaan sebagai asisten tuan garry malah pagi-pagi datang cari masalah.


keduanya pun langsung naik ke lantai atas karena sudah banyak tumpukan pekerjaan yang harus mereka selesaikan.


waktu menjelang siang, Angel datang mengunjungi Matthew sambil membawa bekal makan siang.


beruntungnya sang suami memang tengah istirahat saat itu.


"hubby " sapa Angel begitu berhasil mendorong pintu.


"Sayang, kau ke sini? kenapa tidak bilang?"


"sengaja biar kamu terkejut. aku bawa bekal " ujarnya lengkap dengan senyum cerah.


Matthew menarik hidungnya gemas. Dia mengamati penampilan sang istri. siang ini, entah kenapa terlihat begitu seksi, walau biasanya juga seperti itu. apakah ini efek dari kehamilan yang membuat beberapa bagian favoritnya membengkak. dada dan bokong Angel menjadi incaran mata genitnya. kalau diingat lagi dua malam ini, mereka tidak bergelut.

__ADS_1


Matthew menelan salivanya. keseksian Angel membuat tongkat sakti miliknya meronta ingin segera dipuaskan.


"Sayang. kamu berpakaian seperti ini, ingin menggoda ku, hmm?" lirih Matthew mulai melancarkan aksinya.


Angel melihat kembali penampilannya, tidak ada yang salah. bahkan pakaiannya tidak ketat. panjangnya pun hingga di bawa lutut. dia heran mendengar suaminya.


"tidak ada yang salah dengan pakaian ku hubby " respon angel sambil mulai menata makanan di atas meja.


tapi bukan Matthew namanya kalau berhenti begitu saja sebelum mendapatkan keinginannya. dia pun mendekat dan memeluk mesra Angel dari belakang.


"sayang, aku merasa, semakin hari kamu makin cantik dan seksi" dia berbisik mesra di telinga Angel


"ihh, hubby. jangan mesum. kita mau makan" Angel menahan tangan Matthew yang mulai meremas bongkahan padatnya.


"Sayang aku pengen" rengek Matthew to the point karena sudah tidak bisa menahan hasratnya.


"pengen apa" tanya Angel pura-pura tidak tahu


"jenguk bayi-bayi kita. dua hari aku tidak memasuki mu. dia terus memberontak cari sarangnya" tanpa sungkan Matthew membawa tangan angel ke tongkat saktinya yang kini menegang sempurna.


Angel tersipu dan matanya melebar menyadari gairah besar sang suami


"tapi, makanannya"


"itu bisa dimakan nanti. sekarang aku ingin makan kamu dulu. aku sudah tidak tahan sayang" tanpa menunggu lagi, matthew mengangkat Angel menuju kamar pribadinya. di sana dia menyentuh, meremas, menggigit dan mengisap apapun yang menjadi kesenangannya.


hingga ******* mesra lolos dari bibir mungil nan seksi sang istri. mereka terus meneguk kenikmatan itu tanpa peduli seseorang di luar sana terbelalak kaget mendengar suara laknat mereka.


Leo yang tadinya ingin menyerahkan berkas pada Matthew justru tidak menemukan keberadaan pria itu selain beberapa makan yang sudah dingin di meja.


sementara dari kamar, dia mendengar suara ******* pasangan suami istri yang tidak menyadari pintu kamar mereka tidak terkunci rapat.


"benar-benar, Matthew sialan " kesalnya berjalan keluar namun berpapasan dengan dean.


"ada apa pak? tuan Matthew ada kan?" Dean melihat kekesalan di wajah sepupunya


"lihat saja sendiri sana!" ketus leo membuat dean keheranan


tidak mempedulikan sepupunya yang kesal, dean justru masuk begitu saja.


tapi tidak berselang lama dia keluar lagi dengan muka merah antara malu dan kesal.


"tuan Matthew benar-benar garang. istrinya pasti encok nanti. huhhhh. aku kebelet kawin kan jadinya. siallll!"

__ADS_1


__ADS_2