
Hallo reader tersayang. Tetap dukung cerita ini dengan memberikan like dan komentar ya. Semoga Kisah ini juga menjadi favorit kalian.
selamat membaca 💕
Hari demi hari berlalu. Angel dan Exel kini berteman Baik. Noval dan Bestie yang awalnya tidak terlalu menanggapi Exel kini menyambutnya dalam pertemanan mereka. Hingga seminggu lagi menuju Ujian Nasional, mereka semakin mempersiapkan diri dengan banyak beristirahat, menenangkan pikiran, menambah asupan nutrisi. Tidak lupa Mereka sesekali membuka buku pelajaran untuk membaca kembali materi belajar yang sudah berlalu.
Hari yang dinantikan telah tiba. Siswa kelas XII SMA Jaya melaksanakan Ujian Nasional selama empat hari. tiga hari setelah ujian selesai, Angel kembali mengikuti ujian yang lain yaitu seleksi masuk perguruan tinggi negeri dengan jalur beasiswa. Meski ragu Angel tetap berusaha untuk melakukan yang terbaik. Hasil seleksi tersebut akan keluar seminggu setelahnya.
Malamnya saat sedang asik mengobrol dengan mama vita, Noval datang ke rumah Angel. tidak biasanya Noval datang tanpa memberi tahu apalagi sudah menjelang tengah malam begini.
Mama vita meninggalkan keduanya di ruang tamu karena Noval ingin berbicara serius dengan Angel.
"Angel, dua hari lagi aku ke Singapura. Mau lanjut studi di sana" Ujar noval memberi tahu Angel yang membuat gadis itu terkejut
"Kenapa mendadak sekali dan kenapa tidak tunggu kabar ketulusan saja?" tanya Angel yang masih merasa kaget.
"sebenarnya ini bukan dadakan. sejak setahun lalu Ayah sudah merencanakan ini. tapi aku bilang mau bertahan untuk menyelesaikan pendidikan SMA di sini saja."
"berapa lama kau akan pergi"
"huuufffttt.. aku juga tidak tahu. Ayah sedang mengembangkan bisnis di sana Katanya mau buat hotel khas Indonesia"
"apakah Bestie tahu?"
"ini yang membuat aku ke sini malam ini. Dia tidak tahu apapun mengenai ini"
"Kenapa tidak beritahu dia?"
Noval terlihat berpikir sebelum menjawab. Dia tersenyum ringan dan mendesah panjang.
"aku tidak ingin dia sedih dan juga menangis" ujar noval lirih
"kamu tidak ingin dia menangis atau kamu yang tidak mau dan tidak sanggup jauh dari dia. jangan kalian dua pikir selama ini aku tidak tahu kalian saling menyukai kan" timpal Angel dengan senyuman.
"sepertinya sekarang kau juga bisa jadi cenayang yang bahkan tahu isi pikiran dan perasaan orang ya" Sindir Noval yang maksudnya bercanda.
Angel terkekeh mendengarnya
"Tolong kasih ini ke Bestie. aku akan berangkat lusa tanpa pamitan sama dia. Dan malam ini aku sekalian pamit sama kamu."
Jelas Noval dengan memberikan satu buah kotak kado berukuran sedang.
__ADS_1
Angel menerima kotak itu, namun pandangannya masih tertuju pada Noval.
"kalian berdua harus bisa jaga diri baik-baik dan aku titip Bestie ya, Ngel. Tolong kasih tahu dia, kalau aku sangat mencintai dan menyayangi dia" Jelas Noval dengan suara bergetar. Pria tampan itu terlihat menahan sedih dan air mata yang mau tumpah.
"Noval.... huhuhu.. aku rasanya mau nangis" rengek Angel yang merasa seperti tidak rela dengan keputusan sahabatnya.
"kemari"
ujar noval dan menyambut Angel dalam pelukannya. Setelah berpelukan cukup lama mereka saling berpandangan dan berakhir dengan tertawa terbahak-bahak setelah menyadari tingkah keduanya yang mendadak kekanakan. moment ini seperti tidak pernah ada dalam bayangan mereka sebelumnya.
"Aku pamit pulang, Salam buat tante ya. Dan tolong titip itu buat Bestie"
"hati-hati. Salam buat om dan Tante. Jangan betah-betah di Singapura. sebelum Bestie dinikahi orang lain, segeralah pulang"
Ujar Angel saat mengantar Noval kedepan.
"aku akan menghajar laki-laki itu kalau berani menyukai wanitaku" ujar Noval dengan tegas.
"cieeee,,,, sekarang ngaku-ngaku wanitaku. Kemarin perang-perangan kayak Tom & Jerry" sindir Angel yang hanya dibalas cengiran oleh Noval.
Setelah Noval pulang. Angel menuju kamarnya. Dia meletakkan kotak tadi di dalam totebag yang sering dia gunakan. Rencananya satu hari setelah Noval berangkat akan dia berikan kotak tersebut pada Bestie.
Sesampainya di rumah Bestie, seperti biasa sahabatnya itu selalu menyambutnya dengan antusias. Kalau Noval menyebutnya Gadis bar-bar.
"beb, langsung ke kamar ku saja, yuk" Ajak Bestie dan menarik tangan Angel menuju kamarnya
"Sejam yang lalu aku selesai ikut seleksi masuk Universitas BW, beb" ujar Bestie memberi tahu. Mereka memang kuliah di kampus yang berbeda namun masih dalam satu kota. Rencananya Bestie akan mengambil jurusan komunikasi.
"ahhh.. Syukurlah."
Angel sebenarnya lebih bersyukur bahwa seleksi masuk ke kampus incaran Bestie selesai saat dia mau memberi tahu keberangkatan Noval. Bisa dipastikan betapa sedih dan kecewanya gadis itu kalau tahu kebenaran sebelum pelaksanaan seleksi. Bisa saja dia tidak akan fokus saat mengerjakan soal-soal.
Sejam Asik mengobrol akhirnya Angel memberi tahu tentang keberangkatan Noval.
respon awal dari Bestie adalah tertawa dan berpikir Angel sedang ngeprank dirinya. Namun melihat keseriusan Angel dan dibuktikan dengan kotak pemberian Noval, Tangis Bestie tidak terbendung lagi. Gadis itu menangis sesegukan dan menyembunyikan mukanya di bawa bantal. Angel mengelus punggung sahabatnya.
"Kita sedang sama-sama berjuang menuju mimpi kita. doakan saja, semoga Noval cepat kembali dan bisa berkumpul bersama kita lagi" Ujar Angel menghibur Bestie
"hiks hiks hikss hiksss."
"Noval jahat, jahat banget. Dia tidak sayang sama aku. Dia tidak peduli perasaan ku"
__ADS_1
"hiksss..hikss.. aku benci Noval, ben..ci ..be.n..ci" Tutur Bestie dengan sesegukan. Sejam lebih Angel menunggu hingga Bestie tenang.
"Kenapa kamu tidak memberi tahu aku kemarin Sebelum dia berangkat. Kamu juga bersekongkol sama noval kan, hiks hikss hiksss.. kalian tega sama aku" Ujar Bestie dan membuat Angel merasa bersalah.
"Maaf Bes, sebenarnya aku sangat mau memberi tahu kamu tapi ini atas permintaan Noval. Kamu sebaiknya buka kotak ini nanti. Mungkin saja ada sesuatu yang penting dari noval" tutur Angel dan hanya diangguki oleh Bestie. nampak mata gadis itu membengkak karena menangis.
setelah Bestie tenang, akhirnya Angel pamit pulang. sebenarnya dia mengajak bestie untuk bermalam saja di rumahnya, namun gadis itu menolak. katanya lagi galau, takut mama vita tanya macam-macam.
Angel tidak langsung pulang ke rumah tapi menuju restoran. Ini adalah weekend. biasanya setiap malam akhir pekan Resto selalu ramai. konsep dan bangun resto sekarang banyak berubah. Sekarang tersedia ruang khusus bagi pelanggan yang mau reservasi dan lantai dua khusus untuk pelanggan VIP. Saat ini pun Mama vita tengah sibuk dengan pembukaan cabang resto di pusat kota yang berjarak satu jam perjalanan dari rumah mereka.
Di resto, Angel ikut sibuk melayani pelanggan. biasanya malam minggu seperti ini, kebanyakan yang datang adalah keluarga, pasangan kekasih, sekelompok anak kuliah, anak remaja dan masih ada lagi. Resto akan tutup pada jam 10 malam dan hari minggu menjadi hari libur bagi karyawan. Dengan kata lain, resto akan tutup.
"Woiii" Seru seseorang yang membuat Angel terlonjak kaget.
"Exellll" seru Angel saat menyadari orang tersebut adalah si exel.
"hahahaha.. sorry.. sorry ya cantik. Lagian serius amat. sampai tidak sadar pria tampan ini datang"
Bestie masih saja melotot garang pada Exel. Namun terlihat lucu di mata pria itu.
"duhhh, gemasnya" ujar Exel dan mencubit pipi Angel yang membuat gadis itu semakin menatapnya garang.
"ehh...cantik. Jangan marah ya. entar cantiknya diambil mba kunti lho" canda Exel yang semakin merasa lucu dengan ekspresi kesal gadis pujaannya.
"Mau ngapain kamu ke sini?" tanya Angel ketus
"mau ngapelin pacarku dong" Jawab Exel
"ya sudah sana. Ngapain masih di sini entar dicari pacar kamu"
"tapi pacarku ada di sini"
"dimana? yang mana? tanya Angel kepo
"di depanku, yang lagi galak sama aku" Jawab exel serius.
"hahhhh" beo Angel
"ishhh sana-sana, aku nggak ada receh mau bayar gombalan kamu" ketus Angel setelah menyadari Exel sedang menggoda dirinya.
Exel terkekeh melihat gadis di depannya. Pria itu nampak begitu serius ingin dekat dengan Angel. Tidak heran hampir tiap malam minggu selalu datang ke resto dengan berbagai alasan yang sebenarnya terdengar konyol bagi Angel
__ADS_1