Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Hari Pertama Liburan


__ADS_3

Angel masih sesegukan dalam dekapan hangat Matthew. Saat Matthew ingin merenggang sedikit pelukan mereka, takut Angel merasa sesak, justru gadis itu tidak mau pelukan mereka terlepas, walau sedikit. Matthew terkekeh sekaligus bahagia. Angel-nya tidak ingin berjauhan darinya.


"kenapa, hm? masih kangen" tanya Matthew lembut


"hemmm" Angel menjawab dengan berdehem


"kangen bangat?"


"hemm" sekali lagi Angel menjawab dengan deheman namun diikuti anggukan kepala. merasakan hal yang sama, kecupan bertubi-tubi kembali Matthew berikan pada seluruh bagian wajah dan puncak kepala Angel.


cup


cup


cup


cup


cup


cup


"aku juga sangat merindukan kamu sayang. kau tahu, delapan tahun kemarin rasanya sangat menyiksa"


Matthew semakin mengeratkan pelukannya. hingga sejam berlalu. Matthew melihat Angel menguap.


"mengantuk sayang" tanya Matthew dan membelai pipi gadisnya itu


"Iya kak" Jawab Angel disertai sedikit isak.


"sekarang gosok gigi dulu, setelah itu balik ke sini dan bawa selimut"


meski bingung dengan maksud perkataan Matthew tapi Angel tetap melakukannya. dia kembali ke kamar, menggosok gigi, membasuh muka. setelahnya memakai cream malam perawatan kulit wajahnya. setelah semuanya selesai dia mengambil selimut dan kembali ke ruang tadi. ternyata disana juga sudah ada Matthew lengkap dengan selimut dan sebuah bantal panjang. wajahnya tampak lebih segar. Sepertinya dia juga melakukan ritual yang sama seperti Angel sebelum tidur. bedanya dia tidak melakukan perawatan apapun pada wajahnya selain membasuh muka.


"sini" Matthew menepuk sisi karpet di sebelahnya. Angel menurut. setelahnya Matthew menarik gadis itu ke dalam pelukan dan baring dalam satu bantal yang dia bawa dari kamar.


"kita akan tidur di sini" Angel sepertinya belum menyadari maksud Matthew mengajaknya kembali ke ruangan perapian.


"Iya sayang. kenapa? kamu tidak nyaman?" tanya Matthew takut Angel tidak suka tidur di tempat seperti itu.


"aku suka. kalau di sini bersama kakak" Jawab Angel malu-malu.


"Syukurlah. sekarang tidur. selamat malam sayang"

__ADS_1


cup


cup


Matthew menjangkau kening dan bibir Angel sebagai kecupan sebelum tidur malam.


"selamat malam juga kak"


"cup"


Angel, entah dapat keberanian dari mana, mengecup pipi Matthew kemudian dengan segera menenggelamkan wajahnya di dada bidang Matthew. tentu saja dia malu. sementara Matthew, saat ini, mati-matian dia menahan hasratnya. Entah kenapa, Aroma Angel menjadi candu dan berdekatan dalam jarak seperti ini sangat membangun sisi liarnya sebagai seorang pria. Sungguh sangat menyiksa. bahkan dia merasakan kepalanya cenat-cenut sekarang. Sepertinya dia harus bisa menahan diri sampai waktunya tiba dia bebas menjamah tubuh Angel.


Setelah berbincang selama hampir setengah jam, Angel yang lebih dulu memejamkan mata kemudian di susul Matthew. mereka tidur dalam suasana hati yang bahagia dan perasaan hangat. sepanjang malam Matthew tidak pernah melepaskan dekapannya.


Pagi datang. Matthew dan Angel telah segar kembali setelah mandi. kini keduanya sudah berada di meja makan untuk sarapan berdua.


sekali lagi, Angel memergoki Merlin curi-curi pandang pada Matthew. bertutur kata lembut saat bertanya pada Matthew dan terkesan mengabaikan dirinya. gadis itu, bahkan dengan sengaja menyentuh lengan Matthew saat menghidangkan beberapa menu tambahan. Perasaan tidak suka nampak jelas di wajah Angel. mood untuk sarapan pun tiba-tiba menghilang.


"kenapa sayang, kamu tidak suka makanannya?" tanya Matthew menyadari perubahan raut Angel.


Masih dapat Angel lihat ekspresi tidak suka Merlin saat Matthew perhatian padanya.


"eehh, tidak kok. makanannya enak kak" elak Angel mencoba menetralkan raut dan perasaannya.


"Kalau mau yang lain, biar bibi Han siapkan" tawar Matthew karena dia juga melihat Angel hanya mengaduk-aduk makanannya.


akhirnya keduanya melanjutkan sarapan. setelah selesai, mereka bersiap-siap untuk melikmati hari liburan pertama. Rencana Matthew, hari ini, dia akan mengajak Angel untuk menyusuri jalan sepanjang bibir pantai dengan menaiki sebuah motor.


"kita akan naik motor?"


tanya Angel saat melihat Matthew mengeluarkan sebuah motor vespa bergaya klasik dari ruang parkiran kendaraan.


Angel juga kaget padahal ruangan parkiran itu tidak hanya terdapat satu motor, melainkan beberapa motor dari yang ukurannya kecil hingga motor gede. belum lagi beberapa mobil. namun yang Angel tangkap semuanya jenis kendaraan klasik. Dia sekarang tahu, kekasihnya ternyata suka mengoleksi barang-barang lama.


"Iya sayang. aku rasa akan lebih menyenangkan menaiki ini untuk jalan-jalan kita hari ini. bagaimana, kamu suka? kalau tidak kita ganti dengan yang kamu pilih saja"


"tidak usah kak. hanya saja aku lupa kapan terakhir kalinya naik motor" Jawab Angel dengan nyengir kuda.


"jangan khawatir cukup peluk aku dengan erat. maka kamu akan aman" tutur Matthew khas dengan gombalannya.


"ihhh, itu mau dan modus kakak"


Matthew tertawa pelan. karena memang benar yang dikatakan Angel. dia ingin modus pada gadis itu. dia kemudian memasang helm di kepala Angel dan mengajak gadis itu segera naik.

__ADS_1


"yuk naik"


Angel mengangguk dan segera duduk di atas motor. tanpa diminta, padahal gadis itu sudah berinisiatif memeluk pinggang Matthew. senyum pria itu pun terbit dengan lebarnya. Alan sang kepala pengawal dan beberapa rekannya yang tidak jauh dari situ, bersiul-siul menggoda boss mereka. Mendengar itu, Angel refleks melepaskan pelukannya namun di tahan Matthew.


"sudah. tidak usah didengar. mereka hanya ingin menggoda kita"


ragu-ragu Angel menurut dan kembali memeluk pinggang Matthew.


"sudah siap sayang?" tanya Matthew dan setengah menengok ke belakang.


"siap" Jawab Angel semangat.


"let's go" teriak Matthew tak kalah semangat


Hari ini mereka akan habiskan dengan menikmati indahnya pantai. Angel sendiri sangat antusias. karena ini pertama kalinya dia melakukan liburan versi Matthew dan dia sangat bahagia.


mereka berhenti di beberapa tempat saat dirasa lokasinya sangat bagus untuk mengambil gambar. Saat ini Matthew dengan suka cita menawarkan diri menjadi fotografer bagi kekasihnya. dia mengambil beberapa gambar Angel dalam gaya yang berbeda. namun ada satu foto tanpa sepengetahuan angel diambil saat gadis itu tersenyum lepas sambil menghadap laut. sangat cantik dan manis. Dengan segera Matthew menggunakan foto itu sebagai profil akun Pesan singkat online miliknya.


Saat siang, mereka berhenti di sebuah restoran seafood sejauh jarak tempuh dua jam dari Villa. Di sana sudah cukup ramai dengan turis lainnya yang sama-sama menikmati liburan di pantai Kenangan.


menu yang mereka pesan tentu saja semuanya dari hasil olahan laut. apalagi Matthew sangat tahu, Angel adalah penggila seafood. menu seperti, cumi balado


ikan bakar madu, kuah asam pedas ikan kakap, ikan bumbu kuning, tumis kangkung, rebus brokoli, jus lemon dan beberapa potong buah menjadi hidangan yang memenuhi meja mereka saat ini.


"kakak, ini banyak banget"


Angel tiba-tiba merasa kenyang duluan saat melihat banyaknya menu yang dipesan Matthew.


"siapa yang bakal habisin kak?"


"tentu saja kamu. menu yang aku pesan kesukaan kamu semua sayang. jadi habisin ya" goda Matthew yang membuat Angel menganga tidak percaya.


"kakak mau bikin aku sakit perut, ya" ujar Angel dengan cemberut sebal. padahal dia tahu Matthew hanya bercanda padanya.


Matthew terkekeh melihat wajah cemberut Angel.


"makanlah sebanyak yang kamu mau. tidak harus habis. tapi setidaknya kamu bisa makan apapun yang kamu ingin kan. kita liburan bukan hanya untuk menikmati waktu jalan-jalan tapi juga menikmati kuliner di sini, sayang" akhirnya Matthew mengatakan tujuan dia memesan banyak menu.


"baiklah. kalau begitu aku tidak akan ragu lagi. aku akan makan banyak. nanti kalau aku tidak sanggup jalan karena kekenyangan, kakak gendong ya"


"jangan kan hari ini, gendong seumur hidup pun aku siap sayang"


"dasar gombal "

__ADS_1


akhirnya mereka menikmati makan siang mereka dalam suasana yang bahagia. Menjelang sore. Matthew mengajak Angel berhenti di bagian pantai tidak jauh dari Villa. ternyata di sana sangat bagus untuk menyaksikan moment sunset. Matthew pun mengambil beberapa gambar selfie mereka di sana. mulai dari saling memeluk, berpegangan tangan, berciuman dan masih ada lagi.


Satu dari hasil foto tersebut Matthew jadikan sebagai wallpaper ponselnya. Foto saat dia mencium kening Angel. Matthew meminta salah satu pengunjung untuk mengambil gambar tersebut. setelahnya Matthew mengajak Angel pulang. karena ada sesuatu yang harus Matthew persiapkan untuk Angel malam ini. sebuah kejutan.


__ADS_2