Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Pernikahan


__ADS_3

Tidak terasa kandungan Angel memasuki usia tiga bulan. walau masih di tahap akhir trisemester pertama, tapi perutnya sudah sangat terlihat buncit. memang wajar, karena dia mengandung bayi kembar. setelah seminggu lalu melakukan periksaan kandungan ke Jhonson hospital Grup, akhirnya memang dapat dipastikan Angel hamil bayi kembar. tentu kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Dirgantara dan mama vita. mereka sudah tidak sabar menyambut kelahiran dua bayi mungil tersebut. mereka tidak pernah mempermasalahkan apapun jenis kelamin kedua bayi itu. yang penting ibu dan bayi selalu sehat.


kalau ada yang ingin tahu keadaan jovanka, wanita itu sedang kacau berurusan dengan polisi. sebenarnya dia pernah mencoba kabur keluar negeri, tapi ketahuan dan tertangkap di bandara oleh polisi. beberapa waktu terakhir dia harus bolak-balik diperiksa. dia dan komplotan bisnis prostitusi artis sampai sekarang masih tidak mengakui perbuatan mereka bahkan mencoba menghilangkan barang bukti. Ayahnya juga terkena imbalan kasusnya, karena semenjak dia diperiksa, perusahaan ayahnya ikut terseret kasus bisnis penyelundupan barang haram seperti narkoba. sementara wartawan sewaan jovanka sudah mendekam dipenjara. status jovankan sebenarnya sudah jadi tersangka pencemaran nama baik atas laporan Matthew. sekarang dia resmi ditahan tapi juga sedang menjalani pemeriksaan sebagai orang yang terlibat dalam prostitusi.


Matthew tidak main-main dalam melindungi keluarganya baik secara fisik dan mental. Angel yang mengetahui laporan Matthew atas tindakan jovanka justru ikut mendukung. bahkan dia menampar wajah jovanka saat melihat langsung wanita itu di kantor polisi setelah ditangkap di bandara. Hal itu terjadi karena Jovankan memaki dirinya, Dan merendahkan Ibunya. bahkan mengatakan Angel sebagai anak haram karena tidak punya ayah. mendengar itu Angel menjadi geram. dia segera menampar wanita itu dengan sangat keras. Jovanka hendak membalas tapi lebih dulu di tahan Matthew.


entah karena hormon kehamilan, Angel menjadi sangat tangguh bagai wonder woman. Matthew, leo dan pengacara mereka sampai terkesima. bagaimana seorang angel dengan galaknya mengajari Jovanka yang tidak punya urat malu. Mereka hanya takut Angel terdorong dan terjatuh. setelah puas melampiaskan uneg-unegnya, barulah mereka pulang. meninggalkan Jovanka dengan segala kekesalan dan kejengkelan seorang diri.


pagi ini, Matthew dan Angel tengah bersiap-siap menuju gereja tempat pemberkatan Leo dan Enzy. setelah menunggu dan melakukan persiapan hampir tiga minggu akhirnya hari bahagia itu datang juga. semenjak satu hari kemarin, mereka menginap di rumah mama vita hingga acara selesai. Walau tidak ikut membantu banyak dalam persiapan. tapi kumpul keluarga menjelang pernikahan memang sudah menjadi tradisi dalam keluarga Angel.


Angel dan Matthew menggunakan pakaian dengan warna yang sama yaitu putih. Matthew melengkapi penampilan dengan celana bahan, kemeja putih lengan panjang, jangan lupa juga jam tangan mahal yang kini melingkar indah di pergelangan tangannya. tubuh tegap atletis Matthew bahkan masih terlihat jelas. auranya semakin keren saja. sementara angel hanya menggunakan gaun putih semata kaki dengan flat shoes berwarna hitam. sejak hamil, Matthew memang tidak mengizinkan istrinya memakai high-heels dalam bentuk apapun. demi keamanan Angel dan buah hati mereka.


"Sayang kamu cantik sekali dan semakin seksi" ujar Matthew menatap pantulan Angel di cermin. tangannya masing-masing memegang pinggang dan mengelus perut Angel. sementara wajahnya sudah mengendus wangi leher sang istri. memberi banyak kecupan di sana. hingga Angel sedikit mendesah.


"tapi aku merasa, aku semakin gendut hubby" sedihnya. entah kenapa mood Angel naik turun saat kehamilan.


"bukan gendut sayang tapi montok. semenjak hamil kamus memang seksi"


Matthew berkata jujur. dalam pandangannya memang istrinya semakin seksi. mungkin karena kehamilannya.


"Kalau urusan menggombal kau memang juaranya hubby. nanti kalau ada lomba menggombal saat acara 17 an aku akan mendaftarkan kamu untuk ikut" ujar Angel cemberut dan tidak mempercayai ucapan suaminya.


"baiklah, daftarkan saja. nanti aku akan ikut khusus menggombal istriku seorang yang semakin seksi" timpal Matthew tersenyum meladeni perkataan angel.


"sudah ah, ayo berangkat. nanti kita terlambat"


Angel tidak lagi meladeni perkataan suaminya, nanti kalau dia membalas yang ada mereka tidak akan jadi berangkat.


"baiklah, sayang ayo berangkat " Matthew meraih tangan istrinya untuk dia genggam. mereka keluar kamar kemudian berangkat menuju gereja


upacara pemberkatan Leo dan Enzy berjalan lancar. terlihat di sana mama vita yang paling sering menitikkan air mata begitu juga si pengantin wanita. kini enzy resmi menikah. mama vita berharap kehidupan pernikahan enzy kelak selalu diliputi kebahagiaan. Rasanya lega, kedua putrinya kini mendapat suami yang dia yakini sangat bertanggung jawab. Andaikan sang suaminya masih ada. pasti juga ikut merasakan kebahagiaan itu.


Pagi berganti malam. Resepsi pernikahan Leo dan Enzy sedang berlangsung. gedung yang dipakai adalah tempat yang sama saat resepsi pernikahan Matthew dan Angel dulu. Matthew sendiri menawarkan secara gratis tempat itu kepada Leo.


Nampak Matthew dan Angel kembali mengenakan pakaian couple. tapi kali ini berwarna maroon sesuai keingin Si bumil yang ingin menggunakan pakaian maroon.


Matthew tidak menolak. asal istrinya bahagia dia akan turuti saja.


keduanya pun naik ke pelaminan mengucapkan selamat pada kedua pengantin.


"selamat ya kak Enzy. Kak Leo aku titip saudariku ini ya. Tolong jaga dan sayangi dia. ucap Angel tulus seraya memeluk enzy.


"terima kasih dek" enzy ikut membalas pelukan itu dengan air mata haru. karena secara tidak langsung selama ini kehadiran mama vita dan Angel sangat berarti baginya. dia bisa merasakan kehangatan keluarga.


"itu sudah pasti, jangan khawatir kakak ipar atau adik ipar? aku harus memanggil kamu apa?" Ujar Leo ikut menimpali


Sekarang Leo menikah enzy yang adalah kakak dari angel, seharusnya di panggil adik ipar. tapi semenjak menikah dengan Matthew, Leo memanggil angel kakak ipar, karena usia Matthew hampir satu tahun lebih tua darinya.

__ADS_1


"terserah kakak Leo saja dehhh" Jawab Angel tersenyum, diapun tidak tahu mau dipanggil apa. Leo hanya mengangguk seolah sudah tahu jawabannya.


Kini tiba giliran Matthew, kepada enzy dia mengucapkan selamat seperti orang pada umumnya. Namun di hadapan Leo, bukannya mengucapkan selamat dia jutru berbisik yang membuat Pengantin pria itu mendengus kesal.


"nanti kalau sampai kamar, Kado dariku harus buka paling pertama. isinya akan sangat membantu kamu malam ini. aku jamin kamu akan kuat bermain sampai pagi. langsung minum sekaligus dua. biar saat pompa pinggang kamu tidak pegal "


setelah mengatakan itu, Matthew menatap Leo dengan senyum smirk membuat Leo menatapnya kesal. Bisa-bisanya Matthew menganggapnya lemah. Leo paham maksud pria itu. pasti dia mengerjai Leo dengan memberi kado obat kuat.


"huhhh, kau pikir aku lemah. tanpa obat sialan itu aku bisa membuat istriku puas sampai pagi" dengus Leo.


"aku tidak percaya, pasti kamu cuma bertahan 10 menit" ledek Matthew sengaja memancing kekesalan Leo.


"matt, jangan-jangan kamu yang tidak bisa main lama. pasti belajar dari pengalaman ya, makanya kamu nyaranin aku minum obat laknat itu. benar-benar tidak gentle" kini gantian Leo mengejek bosnya. Dia hanya bercanda tapi Matthew malah tidak terima.


"enak saja, tenagaku ini seperti buldoser. Angel saja sampai kelelahan dan susah berjalan. bahkan aku hampir tiap hari bergelut dengannya" ceritanya berbangga diri. karena tidak terima dibilang lemah Matthew malah jadi curhat.


"aku pun seperti itu. obat yang kamu kasih itu haram untuk aku pakai" balas Leo berbisik seraya memukul dada penuh keyakinan.


"percaya diri sekali. aku yakin kamu pingsan lebih dulu belum memulai"


Matthew kembali berbisik membuat Leo menarik napas panjang. Apakah nanti dia perlu membuat video sebagai bukti betapa kuat dirinya di atas ranjang. jawabannya tentu tidak. mana mau dia membagi gambar tubuh enzy pada orang lain. istrinya itu hanya miliknya seorang.


keduanya terus saja berbisik-bisik membuat Enzy dan Angel Bingung sendiri entah mereka membicarakan apa. bahkan antrean tamu undangan sudah sangat panjang menanti giliran.


"woii, Matthew. sudah selesai belum? ini kita pegal berdiri dari tadi" itu adalah Suara kesal Melvin yang ikut mengantri bersama Keluarga besarnya tanpa Diana. karena dia sudah tidak ingin kemana pun dengan wanita yang sebentar lagi akan jadi mantan istrinya.


tapi sebisa mungkin Matthew kembali memasang wajah wibawa dan menarik lembut tangan Angel turun dari pelamin. mereka menuju om Damian untuk mengucapkan selamat juga padanya karena kini sudah memiliki menantu.


"hubby, tadi kalian membicarakan apa" tanya Angel setelah mendapat kursi dusuk bersama keluarga besarnya dan kedua orang tua Matthew.


"tidak ada sayang. hanya membicarakan pekerjaan" sangkal Matthew, karena pembicaraan tadi adalah tentang urusan para pria.


"hubby, ini hari bahagia kak leo. masa masih membicarakan pekerjaan. kasihan dia. kau harus memberinya waktu berlibur"


"Iya sayang. Leo akan cuti seminggu untuk bulan madu"


"aku juga cuti kan bos?" mereka menoleh karena mendengar suara yang cukup familiar


"Dean?" panggil Angel


"hai bu boss" sapanya balik dengan ramah


"kau minta cuti untuk apa. mau menikah?" ck pacar saja tidak ada" ujar Matthew menggeleng kepala


"hehehehhe.. bercanda bos. kalau gitu saya permisi dulu. silakan menikmati pestanya" ucapnya menyengir dan berlalu dari sana.


"nak, ini ada puding. kamu mau?" tawar mom helena yang duduk persis di samping Matthew.

__ADS_1


"mau mom" Angel nampak antusias.


"ada lagi yang kamu inginkan sayang?" melihat Angel lahap, Matthew berinisiatif bertanya barangkali istrinya mau yang lain.


"cake kak. aku mau cake coklat"


"baiklah tunggu di sini. aku ambilkan dulu"


Matthew beranjak dari sana, menuju meja konsumsi. namun saat berjalan dia tidak sengaja menabrak orang yang entah muncul dari mana, sehingga membuatnya oleng. Matthew bermaksud menolong, tapi bajunya tertumpah minuman.


"kamu!!!" geram Matthew


"hai, Matthew. sorry tidak sengaja" Jawab orang tersebut dengan suara khas mendayu seksi yang tidak lain adalah Margaret.


sepertinya semenjak keluar dari perusahan Dirgantara, sikap beraninya nampak jelas. Matthew saja dia panggil dengan sebutan nama. seperti orang yang sangat akrab. padahal Matthew sangat tidak ingin melihat apalagi berhubungan dengannya.


rupanya kejadian itu, dilihat sendiri oleh Angel. tanpa banyak bicara dia berjalan menghampiri Matthew dan bersikap mesra serta manja pada Suaminya.


"hubby" panggilnya dengan kedua tangan memeluk lengan Matthew.


"Sayang, aku bisa jelaskan" Matthew takut Angel akan salah paham lagi.


"aku tahu hubby. lihat baju kamu basah. tapi sepertinya tidak apa-apa. bukankah setelah ini kita akan langsung ke kamar dan tanpa memakai apapun di atas tempat tidur" Ucapnya dengan melabuhkan satu kecuban basa di bibir Matthew. dia juga melirik sinis pada wanita tadi. mood ibu hamil satu ini memang kadang membuat jantung Matthew olahraga berat di dalam sana. seperti sehabis lari maraton.


tentu dia kaget dengan perubahan sikap istrinya. tapi dia senang angel tidak salah paham.


"hai, kamu tante Margaret kan, mantan sekertaris dad Marcel?"


Angel mengenali Margaret karena sebelumnya pernah beberapa kali bertemu. penampilan Margaret memang bisa dibilang mirip tante-tante. entah kenapa dia suka sekali dandan menor dengan pakaian minim seperti wanita penghibur. Angel tahu, tadi Margaret yang sengaja menabrak Matthew.


'pelakor lama' benak Angel


sementara itu, si Margaret mendengar dirinya dipanggil tante tentu tidak terima. dia menatap angel dengan aura yang sangat galak. ingin mencakar-cakar wajah manis angel yang membuatnya kesal. umurnya bahkan sama dengan Matthew. apakah dia sudah setua itu.


Matthew sendiri hanya bisa menahan tawa menyadari perubahan sikap sang istri. rasa cemburu membuatnya meluapkan kekesalan. Matthew berpangku tangan melihat apa yang akan dilakukan istrinya pada wanita pengganggu tadi.


dengan perasaan geram, Margaret pergi dari sana. sementara kini, Angel berbalik menatap horor suaminya.


"pokoknya aku tidak mau tahu, Cepat pergi basuh muka dan cuci tangan lebih dari lima kali, baju dan celananya juga diganti. Virus pelakor tadi telah menodai kamu hubby" perintahnya dengan galak.


sekarang mereka malah jadi tontonan orang karena suara angel sedikit keras.


"Kalau begitu kita berdua sekalian pulang saja ya. bukankah tadi kamu bilang mau sama-sama tanpa pakaian di atas ranjang sayang" bisik Matthew menggoda tanpa menghiraukan tatapan orang.


Mata Angel membola tadi dia hanya bicara main-main untuk mengalahkan Margaret. dia ingin menolak tapi matthew kini menariknya meninggalkan gedung pesta.


dengan perasaan senang pria itu membawa Angel pulang kerumah. dia ingin segera buka puasa dengan kembali memasukkan tongkat sakti premiumnya kedalam sarang lembab penuh nikmat milik Angel.

__ADS_1


'memangnya cuma Leo yang mau malam pertama. aku juga mau. malam pertama setelah bermain solo sebulan lebih' batinnya tidak sabar.


__ADS_2