Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Fakta


__ADS_3

"Tidurlah sayang. sudah larut. bayi-bayi kita pasti mengantuk juga kan" Matthew memilih mengalihkan pembicaraan dengan menyelip kata bayi di dalamnya.


"justru dengan kau bersikap seperti ini membuatku makin curiga hubby" tatapan yang tadinya tenang kini menjadi tajam. Angel tidak ingin ada rahasia apapun yang menjadi bom waktu di masa depan.


"Tidurlah, esok pagi aku akan menjelaskan semuanya. bukan hanya ke kamu tapi mama juga"


akhirnya Matthew membuat sebuah keputusan yang entah nanti akan seperti apa ujungnya. tapi keputusan ini memang harus dia lakukan. mau dijelaskan sekarang ataupun nanti kalau ujungnya semua terbongkar bukankah sama saja.


"janji?"


"Iya sayang, janji. yuk bobo"


nyatanya malam itu, baik Matthew maupun angel tidak ada yang tidur nyenyak. mereka sibuk dengan pikiran masing-masing. hingga malam kian larut.


setelah memastikan angel benar-benar tertidur, Matthew dengan pelan turun dari kasur. mengambil ponselnya dan segera ke balkon kamar.


Saat ini dia sedang menghubungi Leo. sementara seberang sana, leo mengumpat karena Matthew mengganggu dirinya yang baru saja mulai terlelap setelah tadi melakukan ritual suami istri dengan enzy hingga pinggangnya sedikit encok.


"ckk, dasar pengganggu " tapi tangannya tetap mengambil ponsel yang sedari tadi bergetar kuat. untungnya enzy tidak terganggu. sepertinya wanita itu terlelap akibat sangat lemas setelah dikerjai suaminya tadi dengan kenikmatan diatas ranjang.


Leo mengecup sayang kening enzy sebelum turun dari tempat tidur. dia menuju balkon. kemudian menerima sambungan telepon Matthew yang sempat mati karena lama tidak di jawab.


"ckkk, kau ini mengganggu tidur nyenyak ku, matt" gerutu Leo begitu menjawab panggilan.


"Bisa-bisanya kau masih tidur nyenyak di saat seperti ini" balas Matthew ikut menggerutu


"memangnya kenapa. ini kan sudah larut. aku capek matt, tadi beronde-ronde main sama istriku" entah bermaksud mengeluh atau pamer, yang pasti mendengar ucapan Leo, Matthew jadi mendengus kesal


"bukan urusanku" ketusnya.


"ckk, kau ini kenapa? cepat katakan. aku sudah sangat mengantuk" tanya leo makin kesal dan tidak sabar


sambil mendengus, Matthew menceritakan tentang pertanyaan Angel tadi hingga keputusannya untuk menjelaskan segalanya esok. jadi dia menyuruh Leo dan ayahnya serta enzy untuk datang ke rumah esok pagi. begitupun dengan kedua orang tuanya. dia akan mengirim pesan pada dad marcel nanti setelah selesai berbicara dengan leo.


mendengar penjelasan Matthew, leo tidak langsung menanggapi. dia justru diam dan berpikir. apakah itu keputusan yang tepat.


"hei, leo kau dengar tidak, kau tidak tidur kan" kesal Matthew karena Leo tidak kunjung menjawab.


"sabarlah matt, aku sedang berpikir. apakah ini keputusan yang baik?"


"sebaiknya memang begini. aku tidak ingin berbohong lebih lama dengan istriku. nanti dia kepikiran. apalagi sekarang sedang mengandung. mau di ungkap sekarang atau nanti, to sama saja. semua akan terbongkar"


"huffftt, baiklah aku ikut keputusan mu saja" final leo akhirnya menyetujui keputusan Matthew.


setelah panggilan berakhir keduanya kembali ke ranjang dan memeluk erat istri mereka. ada perasan tidak tenang dan cemas dalam dada ke duanya. memikirkan hari esok yang entah akan seperti apa.


beberapa jam berlalu dan pagi kembali datang.

__ADS_1


saat ini suasana di ruang tamu tampak hening. di sana sudah ada mama vita, angel, Matthew, dan kedua orang tuanya, enzy dan Leo, serta ayah Damian.


beberapa diantara mereka ada yang bingung kenapa pagi-pagi begini di suruh berkumpul. perasaan tegang pun tidak bisa mereka hindari.


"nak Matthew sebenarnya ada apa?" Tanya mama vita mewakili kebingungan enzy. tadi saat bangun dan masih lemas karena muntah pagi-pagi, Leo menyampaikan bahwa Matthew meminta untuk ke rumah.


"ma, sebenarnya ada yang ingin aku dan Leo jelaskan pagi ini. sebelumnya mungkin aku terlalu lancang mencampuri urusan ini. tapi aku tidak ingin istri ku nanti malah terus kepikiran dan kalau tidak jelaskan sekarang mungkin akan menjadi sesuatu yang lebih menyakitkan perasaan semua orang di masa depan" jelas Matthew tapi semakin membuat mama vita bingung begitu pula enzy.


"sebenarnya..."


"biar dad yang jelaskan"


dad marcel mencegah Matthew dan menawarkan diri untuk menceritakan segalanya.


"sebenarnya ini tentang orang tua kandung kamu, nak enzy dan fakta meninggalnya besan saya, alm. Michael, suami kamu, vita"


tentu kedua orang yang disebutkan namanya tadi menjadi tegang. Angel pun sama. tapi matthew segera menggenggam tangannya erat. enzy yang mendadak tegang di sadari leo. pria itu memeluknya dari samping.


"Sebenarnya orang tua kamu adalah teman dekat kita dulu. saya, Jhonson dan ayah mertua kamu damian. Kedua orang tua kamu bernama Robby dan Isabella. mereka berpacaran, padahal saat itu ibu kamu sudah memiliki kekasih yang bernama revan. hubungan itu membuatnya hamil tapi orang tua ibu kamu, tidak menyetujui karena berpikir ayah kamu bukan pria yang pantas dipercaya. saat kamu lahir, robby dan isabella memutuskan untuk menitipkan kamu ke panti asuhan"


dad marcel menghentikan sejenak penjelasannya karena melihat enzy yang sekarang menangis sesegukan dalam pelukan leo. perasaannya hancur dan sakit. semua orang merasa kasihan pada wanita Malang itu. mama vita mendekat dan mengelus punggung enzy. seraya berbisik.


"ada mama, ada angel adik kamu. kamu adalah putri mama"


Dad Marcel kembali melanjutkan penjelasannya.


dad Marcel menghela bapas panjang. dia belum melanjutkan ceritanya, memperhatikan semua ekspresi orang di sana yang nampak tegang dengan pikiran masing-masing.


"huffftt... korban yang ditabrak Robby dan isabella malam itu adalah.... Michael, suami kamu Vita, papa kamu nak angel"


degg


degg


degg


bagai dihantam batu besar, Angel dan mama vita lemas seketika mendapati kenyataan itu.


lelehan air mata Angel, dan mama vita menganak sungai. perasaan mereka hancur. mereka ingat saat dulu memperjuangkan keadilan dan mencari kebenaran atas kematian papa Michael. justru polisi mengatakan kecelakaan itu terjadi atas kelalaian korban dan merupakan kecelakaan tunggal.


"hiksss.. papa" tangis angel pecah. Matthew memeluk istrinya erat dengan mengecup puncak kepalanya berkali-kali. mom Helena juga segera mendekat dan mengusap kepala menantu kesayangannya itu.


mama vita nampak terisak pelan, dan menekan dadanya menahan sesak yang seakan menggerogoti seisi jiwanya. dia menggenggam tangan putrinya yang sekarang menangis kencang.


lalu bagaimana dengan enzy


tentu saja perasaannya hancur.. sehancur-hancurnya. hingga dia bengong dengan pandangan tidak berdaya. Leo menjadi sangat cemas.

__ADS_1


enzy menyalahkan dirinya sendiri. dia merasa sangat tidak tahu diri dan tidak tahu malu. orang tua kandung yang tidak menginginkan kehadiran dirinya justru menjadi pelaku penabrak dari seorang wanita dan gadis kecil yang sudah merawat dan memberikannya cinta kasih selama ini. dua orang wanita yang sudah sangat berjasa dalam hidupnya.


tapi kenyataan pahit menampar perasaannya sekarang. dia malu dan merasa sangat bersalah atas nama kedua orang tuanya.


duk...


enzy dengan masih berlinang air mata mendadak berlutut di depan mama vita dan angel yang berada di sampingnya.


"ma, maaf. mungkin permintaan maaf ku tidak akan merubah segalanya. aku adalah seorang yang tidak tahu malu. orang tua yang tidak menginginkan keberadaan ku ternyata orang yang membunuh papa marcel. Angel maaf kan aku yang selama ini tidak tahu malu, telah masuk dan ikut bahagia di tengah perasaan sakit kalian. kalau boleh, katakan saja, apa yang harus aku lakukan untuk menembus perasaan bersalah ini. mohon maaf atas keberadaan ku selama ini dalam kehidupan mama dan Angel"


perasaan bersalah dan malulah yang menggerakkan perbuatan enzy sekarang.


semua orang di sana tentu saja kaget dan merasa sangat kasihan dengan wanita itu. apalagi mama vita yang kini melebar kan matanya melihat enzy justru berlutut di depannya.


"nak, apa yang kau lakukan. ayo berdiri" mama vita juga segera berjongkok dan berusaha membangunkan enzy.


tapi wanita itu menggeleng.


"tidak ma, kesalahan orang tua ku sangat fatal. akupun tidak tahu malu selama ini malah hidup bahagia bersama kalian " jelas enzy sambil sesegukan dan merasa tidak pantas menatap wajah mama vita. Leo yang melihat istrinya merasa hancur jadi ikut merasakan hal yang sama dan kini ikut berlutut di samping istrinya memeluk wanita itu dan berusaha untuk membuatnya berdiri.


mama vita yang masih ikut berlutut di hadapan enzy segera mengelus kepalanya juga mengangkat dagunya agar enzy bisa membalas tatapannya.


"putriku yang malang" lirih mama vita semakin sakit melihat tatapan tidak berdaya dari putrinya.


pertama-tama yang dilakukan mama vita adalah menghapus air mata enzy yang sebenarnya tidak berhenti keluar. lalu mengecup seluruh wajah putrinya dengan perasaan teramat sayang. kemudian menatap dengan tatapan teduh, penuh kasih sayang. kedua tangannya tetap menangkup pipi enzy.


"Sayang, dengar. Memang menyesali dan marah-marah akan kejadian di masa lalu tidak akan mengubah apapun di masa Sekarang atau ke depannya. bukankah mama pernah bilang terlepas dari siapapun orang tua kandung kamu, kamu tetap putri mama, putri sulung mama. dan lagi, satu yang perlu kamu ingat, di dunia ini tidak ada namanya kesalahan orang tua akan ditanggung anaknya. siapa yang berbuat dia juga yang bertanggung jawab. kamu tidak perlu merasa bersalah atas apapun. Kamu pun adalah korban dari keegoisan mereka. Dan lagi, mama pernah bilang kehadiran kamu adalah berkat dan kebahagiaan untuk mama dan adik kamu angel, saat ada yang pergi, tentu ada juga yang hadir. itu terjadi dalam hidup kita. mama selalu mensyukuri semua yang telah terjadi. justru yang mama takutkan adalah kamu tidak pernah merasa bahagia. berhenti menyalahkan diri sendiri. mama dan adik kamu sudah mengikhlaskan semua yang terjadi di masa lalu, bukan kah begitu nak?"


mama vita mengungkapkan dengan jujur semua perasaan di hatinya , dan diakhir dia meminta persetujuan angel yang berada di sampingnya.


putrinya itu hanya sanggup mengangguk dengan linangan air mata dalam pelukan suaminya.


"mama, angel.. hiksss..hiksss.. terima kasih.." tangis haru enzy pecah dan segera memeluk mama vita.


semua orang di sana ikut menitikkan air mata. akhirnya masalah itu selesai juga. tapi di tengah rasa lega yang mereka rasakan mendadak dua lirihan penuh kesakitan lolos dari dua wanita yang berstatus istri muda di sana.


"akhh, hubby perutku sakit" Angel mendadak merasakan perutnya keram. hingga sakitnya menjalar ke pinggang.


Matthew menjadi panik "Sayang, bagain mana yang sakit?" saat Matthew, mom helena dan mama vita mencoba menenangkan angel justru pekikan sakit dari wanita di belakang, mengalihkan perhatian mereka.


"auww, Sayang sakit. perut ku kenapa sakit sekali" enzy juga mengeluhkan sakit pada perutnya. mukanya pucat dan keringat dingin. hingga teriakan nyaring mama vita membuat mereka di sana semakin panik


"darahhhh"


padahal dari sela paha enzy muncul beberapa garis darah yang menetes ke lantai hingga wanita itu pingsan dalam pelukan suaminya.


"sayanggggg"

__ADS_1


__ADS_2