
malam kini berganti pagi. hari ini adalah hari bahagia bagi pasangan Bestie dan noval. hiruk pikuk di rumah mempelai wanita lebih tepatnya di ruang rias pengantin sejak subuh mulai ramai dengan aktivitas persiapan mempelai perempuan dan para bridesmaid. mereka di dandani oleh MUA yang terkenal di kota tersebut.
"beb, woww. luar biasa. kamu sangat cantik" Angel begitu terpesona melihat hasil karya MUA mendandani temannya hingga jadi secantik ratu. meskipun dasarnya memang sudah cantik. tetap saja sentuhan make up dan gaun pengantin yang digunakan bestie menjadikan gadis itu sebagai pengantin paling cantik hari ini.
"terima kasih beb. kamu juga cantik" balas bestie memuji Angel.
" kamu gugup?" tanya Angel yang melihat sahabatnya terus meremas jari-jari tangannya
"Iya beb. nggak sabar, bahagia tapi juga gugup" Jujur Bestie.
"nhi minum dulu " Angel menyerahkan sebotol air mineral kepada Bestie.
"thank you beb" Saking gugupnya, Bestie bahkan meneguk air tersebut dengan tangan bergetar. Angel yang melihatnya mengelus lembut punggung sang sahabat.
"sabar dan tenang beb. noval pasti klepek-klepek deh lihat kamu yang kayak gini" goda Angel mencoba menghilangkan kegugupan bestie.
"apaan sih beb, yang ada aku yang gugup"
"karena noval yang tampan dan hari ini akan resmi menjadi suami kamu?"
"ishh beb, kamu ih, Makin gugup nhi"
"nggak sabar ketemu noval di altar?"
"bebbbbb" rengek Bestie yang disambut gelak tawa semua orang di sana. Angel terus menggodanya, meski dia tahu Sahabatnya itu hanya mencoba menghilangkan kegugupannya.
sementara di tempat lain, Lebih tepatnya di kamar Noval, pria itu sama gugupnya dengan Bestie. dia sudah siap dari tadi dengan jas putih dan dasi kupu-kupu menyempurnakan penampilannya di hari bahagianya. dia terus menghembus napas panjang dan berkali-kali mengulang melafalkan sumpah pernikahannya.
"boy" panggil sang papa yang masuk ke kamar noval putranya
"pa" lirih Noval gugup
"putra papa sangat gagah dan tampan" lelaki tua itu nampak berkaca-kaca. hari ini putranya akan resmi menjadi suami.
"Kalau papa setampann ini aku juga pasti akan ikut tampan pa" ucap noval bermaksud bercanda namun keduanya malah terkekeh sambil menangis. suasana yang haru itu disaksikan juga oleh wanita kesayangan noval yaitu sang mama. maka sebelum berangkat menuju gereja ketiganya saling berpelukan haru dan hangat.
__ADS_1
"jadilah suami yang baik, tanggung jawab dan bijaksana" nasehat papa
"dan jangan pernah mengasari istri mu nanti" sambung mama
"Iya ma, pa. terima kasih untuk segalanya. Aku menyayangi kalian berdua" mereka kembali berpelukan sebelum akhirnya berangkat menuju gereja katedral tempat pemberkatan dilakukan.
Hari ini juga, Matthew nampak tampan dan gagah dengan balutan kemeja Putih dan celana bahan warna hitam, ada yang berbeda dari penampilannya hari ini, dia tidak menggunakan pakaian Couple yang dia dan Morena pesan sehari sebelumnya di butik. hal ini juga yang membuat morena kesal dan marah. sementara kedua orang tuanya hanya bisa menggeleng kepala melihat kelakuan Matthew.
"jadi berangkat atau tidak? kalau tidak, saya berangkat sendiri" tanya Matthew santai karena Morena yang sedari tadi terus memaksanya mengganti baju dengan warna yang sama seperti yang dikenakan gadis itu.
"Matt, ganti dong baju kamu. kan kemarin sudah beli yang Couple" pinta Morena kesal
"bukan saya yang mau dan minta. itu kan mau kamu" Jawab Matthew enteng. pria itu dengan langkah lebar segera berjalan menuju mobilnya. Leo juga sudah berada di sana dan menunggu di kursi kemudi. dengan perasaan dongkol Morena menghentak kakinya ke lantai dan mengikuti Matthew. mereka pun berangkat menuju gereja.
waktu menunjukkan pukul delapan kurang seperempat. itu artinya lima belas menit lagi upacara pernikahan akan dilakukan. Sementara saat ini Noval sudah berdiri dengan gagah di altar. Dia sejak tadi sudah tidak sabar menunggu sang mempelai wanita masuk dan segera mengucap sumpah pernikahan bersama. Dia sunggu tidak sabar menanti kedatangan gadis pujaannya itu.
sementara di luar lebih tepatnya di pintu masuk gereja, sang pengantin perempuan didampingi sang daddy dan para bridesmaid tengah berbaris bersiap masuk ke dalam gereja. keluarga, teman sahabat serta beberapa rekan bisnis juga turut hadir memenuhi bangku gereja. Melvin bersama istrinya Diana, Martin dan Matthew juga Leo duduk di deretan bangku depan di belakang barisan keluarga pengantin. Morena sejak tadi semakin dongkol karena dia tidak duduk satu baris dan di bangku panjang yang sama dengan Matthew. dia hanya bisa duduk di belakang pria itu, karena bangku di barisan Matthew sudah penuh. Morena sempat memaksa Leo untuk pindah dan ganti posisi dengannya namun pria itu hanya menatapnya datar membuat Morena semakin kesal saja.
tepat pukul delapan pagi, upacara pernikahan dimulai iringan pengantin dan para bridesmaid segera memasuki gereja dengan langkah pelan dan anggun. Pusat perhatian saat ini tentu saja bestie yang menjelma menjadi pengantin bak ratu.
"Tolong jaga putriku. jangan sakiti dia. Aku sangat menyayanginya dengan segenap jiwa ragaku. setelah ini kebahagiaan hidupnya akan menjadi tanggung jawab kamu" ucapan pria itu membuat Bestie kembali menitikkan air mata haru.
"pasti dad. Aku akan menjaga dan mencintainya sepenuhnya hati" Jawab noval tulus serta menerima tangan Bestie untuk dia genggam dan berdiri di sampingnya.
mendengar jawaban Noval pria hampir setengah abad tersebut mengangguk dan tersenyum hangat layaknya seorang mertua merestui putrinya untuk dipinang Noval. kemudian dia bergabung bersama istri dan keluarganya di deretan bangku paling depan yang memang diperuntukkan bagi keluarga pengantin.
"sayangku, kamu sangat cantik. aku pengen gigit " bisa-bisanya noval di moment haru dan bahagia tersebut dia masih sempat bicara mesum dan menggoda bestie yang membuat gadis itu bersemu.
"kamu juga tampan" balas bestie malu-malu. yang dibalas cubitan gemas oleh noval pada pipi pria itu. Tindakan Matthew membuat seisi gereja terkekeh. Noval nampak seperti pria pada umumnya sangat tidak sabar menunggu upacara pernikahan segera dilakukan.
akhirnya acara pernikahan itu berlangsung juga. tidak jauh dari Tempat Angel duduk. sedari tadi mata Matthew tidak fokus pada acara pernikahan tetapi malah terus menatap Angel yang sangat cantik dan mempesona dalam balutan gaun bridesmaid berwarna putih yang entah kenapa sangat senada dengan kemeja yang dia gunakan sekarang.
bibirnya bahkan berkali-kali bergumam "sayang" saat melihat Angel berjalan masuk dalam gereja mengiringi pengantin. Jantung Matthew rasanya berkali-kali lipat berdetak tidak karuan. Dia jatuh untuk kesekian kalinya dalam pesona seorang Angel.
hingga tiba pada moment dimana Noval dan bestie berciuman setelah mengucapkan sumpah pernikahan, seisi gereja menjadi riuh dan bertepuk tangan bahagia tidak terkecuali Angel yang turut bahagia dan tertawa ringan melihat bagaimana rakusnya noval mencium bestie seperti tidak tahu tempat saking bahagianya.
__ADS_1
Saat masih menikmati moment kebahagiaan kedua sahabatnya, Angel yang masih tersenyum lepas dengan refleks menoleh ke sembarang arah hingga tanpa sengaja netranya bersua dengan netral pria yang beberapa hari belakangan mengacak-acak seisi pikiran dan perasaannnya. selama beberapa detik pandangan mereka terkunci. senyum angel sekejap hilang dari wajah manisnya. dengan segera Angel kembali memalingkan wajahnya. Matthew yang melihat itu merasa tidak terima dan kehilangan karena belum puas memandang wajah gadis yang beberapa hari ini teramat dia rindukan serta perasaan bersalah karena mengabaikannya begitu saja.
Hingga saat upacara pernikahan dan sesi foto selesai, kini tiba saatnya, di depan gereja, pada anak tangga paling atas kedua mempelai berdiri dan Bestie bersiap untuk melempar buket bunganya kepada para gadis dan pria lajang yang kini tengah berebut posisi untuk mendapatkan buket tersebut. Angel sendiri tidak bergabung dalam keramaian itu. dia hanya berdiri tidak jauh dari situ. dia sedang mengobrol bersama mama vita dan Exel. ketiganya tengah menikmati obrolan ringan tanpa mengetahui kini bestie melepaskan buket bunga. dengan sekuat tenaga melempar tanpa tahu kemana arah buket tersebut akan jatuh.
Bugh
tiba-tiba tanpa sepengetahuan Angel buket bunga tersebut justru jatuh tepat di atas kepalanya kemudian terus ke tanah dekat kaki gadis itu. tentu saja dia terkejut serta semua yang di sana bertepuk tangan untuknya. berbagai doa dan harapan mulai dia dengar
"segera nyusul mba"
"kita tunggu undangannya ya kak"
"wah, kak Angel dapat kode nhi, segera ya kak. jangan lama-lama lagi"
kira-kira seperti itulah bunyi seruan orang-orang di sana kepada Angel karena berhasil mendapatkan buket bunga pengantin yang dilempari Bestie. Bagi beberapa orang menyakini bahwa barangsiapa yang mendapatkan buket bunga yang dilempari pengantin akan segera juga menuju altar pernikahan.
meski ragu dan kaget, dengan segera Angel mengambil buket tersebut kemudian tersenyum tulus pada semua yang di sana. hingga lagi-lagi pandangannya dan Matthew kembali bersua. Entah kenapa kali ini tatapan itu terasa begitu berbeda. pria itu menatapnya sangat dalam dan lembut hingga mampu membuat Angel bergetar dan gugup.
di tempat Matthew berdiri, Leo dan Martin kompak berbisik kepada pria itu.
"segera dibungkus Matt, sebelum kecolongan lagi" bisik Martin
"kamu yakin, relain dia nikah sama orang lain" bisik Leo dengan nada mengecek sahabatnya itu yang entah karena kesurupan setan apa tiba-tiba menyerah begitu saja tanpa berniat mencari tahu lebih jauh lagi mengenai Status Angel.
"Kalau kamu nggak mau, biar aku saja ya nikahi dia" lanjut Martin berbisik yang langsung mendapat tatapan tajam Matthew.
"aku juga mau" sambung Leo ikut memanas-manasi Matthew
"Kalau sampai kalian berani, ku bunuh sekalian" tegas Matthew dengan perasaan was-was jangan sampai kedua sahabatnya itu benar-benar berniat mendekati Angel lagi.
"Honey, kok aku diabaikan sihh" panggil Morena manja juga kesal karena sedari tadi diabaikan oleh Matthew. dengan manja morena memeluk lengan Matthew
"lepas" ujar Matthew merasa tidak suka atas sikap Morena
"cicak betina mulai berulah" sindir Martin yang langsung di sambut tawa oleh Leo. pria itu entah kenapa selalu merasa lucu saat mendengar Morena yang dijuluki cicak betina. memang pada dasarnya sifat wanita itu menunjukan betapa dia mirip cicak yang suka nempel di sana sini.
__ADS_1