Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan

Aku, Kepahitan Dan Kebahagiaan
Positano


__ADS_3

Positano adalah sebuah kota berwarna yang ada di campania Italia. kota ini dikenal dengan pemukiman penuh warna dan terletak persis di pinggir tebing. yang menjadi salah satu khas daya tarik wisata positano. di tempat ini, Ada berbagai objek yang akan dikunjungi oleh Matthew dan Angel selama honeymoon di Positano seperti Amalfi Coast yaitu pemandangan indah lautan dan bukit juga perumahan yang tersusun indah antara positano dan kota Sorrento. kemudian ada Spiaggia Grande yang merupakan pantai ikonik yang tidak hanya menampilkan perumahan tersusun rapi dan indah di bukit. pantai ini juga bisa nikmati dengan aktivitas lainnya yaitu sunbathing, dan juga boat tour. selanjutnya pasangan ini juga akan mengunjungi Nocelle sebuah desa kuno di positano.Desa ini dikenal dengan suasana yang tenang karena jauh dari keramaian. lengkap dengan pemandangan indah, dan lereng bukit yang unik. terakhir mereka akan mengunjungi bangunan bersejarah Santa Maria Assunta, serta beberapa objek wisata lainnya di sana.


Setelah menikmati sarapan pagi di kamar hotel. Matthew rencananya hari ini akan membawa sang istri menyusuri jalanan di Positano untuk menikmati suasana keindahan positano yang terkenal akan pemandangan perumahan yang tersusun apik dipinggir bukit dengan nuansa warna warni.


"Sayang sudah siap" tanya Matthew begitu selesai memakai sepatu.


"sudahhh!" Jawab Angel penuh semangat. kemudian mereka segera menuju lantai dasar hotel. di sana mereka sudah ditunggu oleh seorang tour guide yang akan menemani dan menjelaskan kepada mereka tentang objek yang akan mereka telusuri sepanjang hari ini.


Sepanjang hari ini, Angel merasa begitu bahagia. hingga berbagai moment di beberapa tempat mereka abadikan dalam beberapa foto.


Sore menjelang barulah mereka balik ke Hotel. namun sebelum itu, Matthew sudah meminta pihak hotel menyiapkan dinner romantis untuk mereka berdua.


"Sayang, segeralah mandi. dan nanti pakai gaun yang ada dalam paperbag itu. di sana juga sudah ada high-heels " tutur Matthew seraya menunjuk pada paperbag yang berada di sebuah sofa.


Angel hanya menggangguk dan tersenyum. dia juga sebenarnya sedikit gugup. Tadi sesampainya di kamar, pemandangan ruangan itu berubah seratus persen. kini telah di sulap menjadi kamar khas pengantin baru yang honeymoon. kamar tidur dilengkapi bunga mawar berbentuk hati juga bertabur di sekitar kasur.


Angel masuk dalam kamar mandi, di sana dia juga terpesona dengan air dalam bathtup lengkap dengan bunga-bungaan khusus dipersiapkan untuknya berendam. akhirnya dia segera berendam untuk merilekskan badannya yang pegal karena seharian telah diajak berkeliling.


hampir 30 menit berlalu, Angel mengahampiri ritualnya di kamar mandi dan keluar dengan wangi bunga-bungaan yang melekat dibadannya juga terhirup hingga hidup Matthew yang saat ini sedang duduk di sofa.


pria tampan itu berdiri dan mengahampiri sang istri yang kini sedikit malu karena ditatap intens oleh mata elang Matthew.


"kamu wangi sayang" ujar Matthew begitu tiba di depan Angel kemudian mengecup sekilas bahu polos Angel. tentu saja Angel sampai meremang.


"segeralah bersiap. aku akan akan mandi"

__ADS_1


Angel hanya mampu menjawab dengan mengangguk saking gugupnya.


Angel segera membuka paperbag yang sebelumnya diberitahu Matthew. di sana dia menemukan sebuah gaun marron sepanjang mata kaki dengan belahan sebatas paha dan bentuk atas sabrina. Angel menyukai gaun itu, ditambah satu pasang high-heels berwarna coklat tentu akan menambah kesan luar biasa pada penampilannya nanti.


tidak menunggu lama, Angel segera bersiap. dia masuk dalam sebuah ruang khusus di sebelah walk in closet yang memang digunakan untuknya bersiap. awalnya dia mengering rambutnya yang masih setengah kering. selanjutnya Angel memoles wajah dengan makeup natural. setelahnya, Angel segera memakai gaun tadi. kemudian dia juga melengkapi hiasan di bagian atasnya dengan menambah anting berlian panjang. terakhir dia menggunakan high-heels. kini penampilannya terlihat begitu sempurna. dia bahkan sampai tidak mampu mengenali dirinya sendiri. Bukannya kepedean, tapi Angel sendiri pun mengakui saat ini dirinya sangat cantik.


sementara di luar sana, Matthew sudah selesai dengan penampilannya yang juga begitu tampan dan memukau. dia kini sedang duduk tak sabar menanti sang istri keluar dari ruangannya bersiap.


hampir sejam berlalu kini Angel keluar dari ruangan itu.


hal pertama yang dia lihat saat sampai di luar adalah, sang suami yang juga kini memandangnya lekat. Angel tersipu bahkan kini pipinya memerah.


"Sayang. kau sungguh sangat cantik" jujur Matthew dengan wajah terpesona.


"kakak juga sangat keren malam ini. tampan" respon Angel malu-malu.


"yukk" Matthew mengajak Angel dengan menarik tangan gadis itu untuk segera keluar menuju tempat tujuan dinner romantis mereka.


Angel tidak banyak bertanya meski penasaran dia hanya mengikuti langkah pelan sang suami. mereka menaiki sebuah lift dan tujuan mereka adalah lantai paling atas hotel.


setibanya di sana, Angel kembali dibuat terpesona. sebuah kejutan dinner romantis telah dipersiapkan Matthew. meja berukuran sedang dilengkapi berbagai menu dengan berbagai hiasan cantik. di sekitar itu juga sudah ada seorang pemain piano dan seorang pemain biola yang sudah bersiap dengan alat musik mereka masing-masing.


"mau berdansa denganku malam ini tuan putri?" ajak Matthew disertai gaya khas seorang pangeran yang mengajak putri untuk berdansa.


tentu dengan perasaan teramat bahagia angel menerima ajakan suaminya yang malam hari ini super romantis. mereka berdansa diiringi musik dari piano dan biola. selama berdansa mata mereka saling menatap penuh cinta. sesekali mereka saling mengecup.

__ADS_1


setelah berdansa kini mereka melanjutkannya dengan acara dinner romantis mereka.


Di sana dengan telaten Matthew memotong daging kecil-kecil untuk bisa dinikmati oleh Angel. makan malam itu diisi juga dengan adegan saling menyuapi diselingi obrolan ringan khas keduanya.


Tiga puluh menit berlalu makanan selesai, juga puding makanan pencuci mulut sudah mereka nikmati. terakhir Matthew menuangkan wine dengan kadar alkohol rendah masing-masing ke dalam gelasnya dan Angel. wine itu masih bisa Angel nikmati karena secara khusus direquest Matthew kepada pihak hotel untuk menyiapkan yang kadar paling rendah alkohol.


selesai menikmati dinner romantis. keduanya kini kembali ke kamar. waktu menunjukkan pukul setengah sepuluh.


Angel segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. sepertinya dia sudah tahu malam ini memang akan menjadi malam spesial untuk dirinya dan sang suami. karena itu dia sebisa mungkin harus bisa memberikan yang terbaik dan mencoba untuk menghilangkan perasaan gugup. benar saja, di sana Angel bahkan sudah menemukan sebuah lingre merah maroon sudah menggantung di walk in closet. tanpa bertanya lagi, dia segera mengambilnya dan membawanya ke kamar mandi. di sana dia membersihkan diri dan menggunakan gaun kurang bahan itu. Bestie sang sahabat menyebutnya sebagai gaun laknat. karena sampai membuatnya malu bukan main saat melakukan malam pertama bersama noval.


untungnya lingre itu masih mempunyai jubah penutup. sehingga saat dia keluar dari kamar mandi jubah itu tidak mengespos secara langsung lekuk tubuhnya meskipun masih terkesan sangat seksi.


sambil menunggu Matthew yang masih membersihkan diri di kamar mandi. Angel berdiri di dekat jendela dekat balkon. dia bisa melihat secara jelas betapa indahnya suasana positano didalam hari.


hingga sebuah tangan melingkar indah dipinggangnya diserta sebuah kecupan basa di leher membuatnya kaget sekaligus meremang.


"sayangg" panggil Matthew lirih. suara pria itu seperti tengah menahan sesuatu.


"Iya hubby" Jawab Angel begitu berbalik. kini kedua netral mereka saling menatap syarat akan perasaan masing-masing.


"aku menginginkan kamu malam ini. sepenuhnya menjadi milikku sayang" minta Matthew serak dan kini matanya berkabut gairah.


tanpa menolak Angel tersenyum dan mengangguk tulus. dia melingkarkan kedua tangannya di leher Matthew berjanjit sebentar dan berbisik mesra di telinga sang suami.


"aku milik mu hubby. hanya milik milikmu."

__ADS_1


mendengar itu, tentu Matthew tidak sanggup lagi menahannya lebih lama. dia segera menyatukan bibirnya dengan bibir sang istri. berpangutan mesra yang semakin lama semakin menggebu.


__ADS_2