
Tidak terasa usia kandungan Angel memasuki bulan ke 7. kandungan yang besar membuat Angel kesulitan bergerak. walau selalu melakukan senam kehamilan. namun ukuran perut yang besar kadang membuatnya tidak bisa melakukan beberapa aktivitas seperti menunduk, melangkah cepat, turun tangga dan berdiri lama.
dalam beberapa bulan terakhir banyak hal yang terjadi, seperti dua bulan lalu, sahabatnya bestie berhasil melahirkan seorang putra yang tampan. kakaknya enzy, mendapat kabar bahagia, dimana wanita itu kembali hamil. sekarang kandungannya masih sangat mudah, 4 minggu.
namun ada juga kejadian lain yang membuat emosi dan kekesalan seringkali tidak terbendung. seperti beberapa bulan lalu, saat mereka mengenang 19 tahun kematian papa Michael, isabella dengan tidak tahu malu datang untuk meminta status enzy diberikan padanya sebagai orang tua kandung. bahkan tuan robby sampai ingin menyogok mama vita dengan uang miliyaran rupiah. setelah pria itu sudah berhasil menceraikan istrinya, nyonya desi, dia merasa bebas untuk membujuk mama vita mengembalikan enzy padanya dan isabella.
tentu saja mama vita menolak. baginya enzy bukan barang yang bisa ditukar dengan uang. enzy adalah putrinya. walau berkali-kali di sosok. mama vita tetap pada pendiriannya. apalagi ada Leo yang sekarang mampu melindungi putrinya. enzy sendiri bahkan menolak dengan tegas kehadiran kedua orang tuanya apa lagi niat mereka memberi status jelas padanya.
sekarang enzy tidak membutuhkan semua itu, dia sudah bahagia dengan segala jalan yang terjadi padanya selama ini. walau begitu dia tidak akan pernah mengingkari siapa orang tua kandungnya.
di sisi lain, revan sampai sekarang menolak keinginan isabella untuk bercerai. dia sungguh cinta mati dengan wanita itu. walau di sakiti berkali-kali dia tetap mempertahankan hubungan tidak sehat itu, ada laura yang harus dia beri keluarga utuh.
ada yang masih mengingat Margaret? wanita itu sekarang sedang mengandung. dia hamil anak dari pria yang menghabiskan malam bersamanya saat ulang tahun Perusahaan tuan Garry. awalnya dia stres dan marah saat mengetahui dirinya hamil. namun rupanya kehamilan itu dia manfaat kan untuk memorot pria tua, kaya dan gendut tersebut. sekarang dia tidak bekerja lagi melainkan berfoya-foya menikmati kekayaan pria yang mengahamili dirinya.
dia rela menjadi budak **** pria itu asal uangnya banyak. namun tidak mengurung niatnya untuk memiliki Matthew. sementara desi. beberapa kali mencoba melakukan percobaan pembunuhan terhadap Angel juga enzy namun gagal. wanita tua itu makin stress dan dendam setelah diceraikan suaminya. tanpa memberikan sepeserpun uang atau harta. suaminya hanya menghitung sang putri jovanka kedalaman pembagian ahli waris, dari harta yang tersisa.
karena perusahaan sudah resmi menjadi milik enzy dari hasil penjualan dadakannya. setelah mengetahui siapa pemilik baru dari perusahaan itu, di situlah dia menyesal dan semakin membenci mama vita beserta keturunannya. apalagi mengetahui enzy adalah anak kandung dari mantan suami bersama selingkuhannya di masa lalu.
"benar-benar sial" gerutunya.
"segera bawa jovanka kembali. pastikan penampilan barunya tidak dikenali banyak orang " perintah desi pada seseorang yang dia sewa untuk menjaga putrinya saat di Singapura.
karena beberapa bulan terakhir dia mendapat kabar, bahwa beberapa anak buah Matthew mengawasi jovanka di sana.
sementara di rumah, Angel tengah duduk santai bersama mom helena dan mama vita. kedua calon nenek ini semakin sering menghabiskan waktu bersama Angel semenjak kandungannya berusia 6 bulan. ada perasaan was-was melihat perut bumil itu membengkak.
"silakan dinikmati nyonya " ucap seorang art saat menyajikan cemilan dan teh.
"tunggu, saya baru melihat kamu di sini. apakah kamu art baru?" tanya mom helena karena baru melihat wanita muda di depannya
"Iya nyonya. saya baru bekerja seminggu" respon wanita tersebut dengan ramah.
"oh. kembalilah bekerja "
art tersebut berlalu dengan wajah datar. namun dia sempat sekilas memperhatikan ketiga orang tadi dengan tatapan yang entah.
"sejak kapan Matthew setuju ada art muda di rumah?" tanya mom helena heran. karena setahunya dari dulu Matthew tidak menyukai para art yang masih muda, selain kurang sopan juga sering genit menggoda tuan mereka. hal ini pernah kejadian saat dia masih sekolah SMP dulu. makanya di rumah besar mom helena dan dad marcel tidak ada pembantu usia muda karena sudah dipecat Matthew saat masih sekolah.
"sebenarnya, hubby tidak suka mom. hanya saja kemarin aku yang memaksa. kasihan dia dari kampung mencari pekerjaan ke kota. katanya dia sedang kumpul biaya pengobatan untuk ayahnya" jelas angel.
"mom tidak menyukainya sayang. kamu lihat tadi, walau sudah memakai pakaian art, tapi sepertinya dia sengaja membuatnya press body sampai ketat begitu di badannya. kamu harus mendisiplin kan dia" lanjut mom helena menasihati.
"aku sudah menegurnya kemarin. dia sepertinya keras kepala. padahal aku juga sudah kasih pakaian art baru yang lebih longgar" timpal mama vita seraya menyerut teh hangat
"hal kecil seperti ini yang kadang menimbulkan kesalahpahaman dalam rumah tangga. kamu harus tegas nak" nasehat mom helena lagi.
"Iya mom. aku akan menegur dia nanti"
sebenarnya Angel pun beberapa hari terakhir merasa risih dengan pakaian art baru tersebut. tapi dia belum menegurnya. selagi belum berbuat sesuatu di luar dugaan. begitulah kira-kira pikiran angel.
__ADS_1
hampir tiga jam mereka berbincang. akhirnya mom helena pamit ke butik. sementara mama vita akan ke restoran cabang. semenjak hamil, Leo melarang enzy bekerja. dia tidak ingin sang istri lelah. lebih baik di rumah bersama ayah damian. enzy masih bisa memantau laporan resto dari sana.
karena merasa bosan, Angel memutuskan untuk ikut bersama mama vita. apalagi lokasi restoran cabang dekat dari perusahaan Matthew. dia akan mengajak pria itu lunch bersama nanti.
makanya sebelum berangkat dia menyampaikan niat itu melalui pesan pada aplikasi berlogo telepon hijau.
'hubby, aku ikut mama ke resto cabang. nanti kita makan siang bersama di sana ya?"
tidak berselang lama Matthew membalas pesan itu
'*oke Sweetheart. i miss you. sampai ketemu nanti'
'miss you too, sampai nanti hubby* '
mama vita dan Angel berangkat dengan mobil disupiri leon.
dari samping rumah seseorang mengintip dan langsung mengetik sesuatu di ponselnya yang entah apa.
"ehemmmm, apa yang kau lakukan di sini?! bukankah sudah diperingatkan jangan bermain ponsel saat bekerja! tegur kepala pelayan pada orang tersebut.
orang itu mencoba bersikap tenang dan menjawab dengan lembut
"maaf ibu ketua, saya sedang berkomunikasi dengan pihak rumah sakit tentang keadaan ayah saya" jelasnya sambil menunjukkan bukti obrolan dengan pihak rumah sakit. padahal orang itu adalah art baru di sana.
kepala pelayan tadi hanya melihat sekilas
"kembali bekerja. dan simpan ponsel kamu sebelum saya sita!"
melihat kepala pelayan berlalu dia menarik napas lega.
tidak lama ponselnya bergetar, dengan mengawasi sekitar dia menjawab panggilan masuk.
"Iya betul. sekitar lima menit lalu"
"restoran cabang, bersama putrinya "
"baik"
hanya terdengar jawabannya sendiri yang entah berbicara dengan siapa. yang pasti dia sedang memberi laporan kepada seseorang.
tepat jam 12 siang, Matthew tiba di restoran. di meja dekat jendela semua hidangan telah tersaji dan senyum manis sang istri menyambut kedatangannya. sang mertua pun ada di sana. pertama dia menyalami mama vita. kemudian menghampiri sang istri. memberinya ciuman cinta seraya menyapa bayi-bayi mereka.
"hallo sayang. cup..cup..cupp. ahh aku merindukanmu Sweetheart "
"Hubbyyyyy" rengek Angel yang masih saja merasa malu adegan romantis itu di lihat sang mama. Matthew malah pasang muka tembok tidak peduli.
"hallo bayi-bayi papa. kalian tidak membuat mama repot kan? papa juga rindu kalian. Cup" kecupan sayang juga Matthew berikan pada perut buncit istrinya.
setelah itu mereka mulai makan siang di selingi obrolan ringan. hampir sejam akhir selesai juga.
__ADS_1
Matthew mengajak Angel pulang. karena semenjak kandungan sang istri berumur 7 bulan. dia lebih memilih hanya bekerja setengah hari di perusahaan. selebihnya akan dia lanjutkan di rumah.
"apakah mama mau pulang bareng kita?" tawar Angel karena merasa tidak ingin meninggal kan sang mama
"pulanglah lebih dulu dengan suami mu. mama masih ada pekerjaan" jelas mama vita
"atau kita tunggu mama saja, bagaimana? bolehkah hubby?" Matthew yang ditanya tentu tidak menolak.
"tidak usah. pulang dan istirahat di rumah. jqngqn sampai lelah. mama paling dua jam di sini. nanti mama bisa pulang sendiri"
dengan berat hati, Angel menyetujui. walau sebenarnya entah kenapa dia merasa tidak mau meninggalkan mama vita.
Hingga waktu menunjukan jam 9 malam, mama vita belum juga balik. Bahkan ponselnya tidak aktif. Leon yang tiba di restoran juga mendapat kabar dari pegawai resto bahwa mama vita sudah pulang semenjak tiga jam yang lalu. dia melaporkan itu pada tuannya.
mengetahui itu, angel menjadi resah dan cemas.
"hubby bagaimana ini. kemana mama. tidak biasanya seperti ini. ponselnya juga tidak aktif" Angel mulai panik
"tenang sayang, coba kita hubungi pelayan resto pusat. barangkali mama ke sana"
Angel mengangguk sambil menunggu sang suami menghubungi nomor telepon restoran. padahal mama vita tidak ke sana, Matthew kembali menghubungi Leo, barangkali mertuanya mengunjungi Enzy, tetap juga tidak ada. terakhir dia menghubungi orang tuanya. namun tetap sama. mama vita tidak kesana.
"hiksss..hikss. hubby. aku khawatir. pantas saja sedari tadi perasaan ku tidak tenang. mama kemana?"
"suttt, tenang sayang. jangan panik, hemm" Saat masih menenangkan angel ada telepon masuk dari Leon.
"apa ada kabar?" bicaranya langsung bertanya
" kami menemukan ponsel nyonya vita di parkiran resto. kondisinya sudah hancur" lapor leon dari seberang.
"tambahkan anggota. sebar ke jalan-jalan sekitar resto. cek cctv. laporkan apabila ada temuan terbaru.
"baik tuan. siap laksanakan perintah"
klik
"gimana hubby, mama sebenarnya dimana?" tanya Angel tidak sabaran dengan panik
"sabar sayang. leon dan pengawal lain sedang mencari. pasti ketemu, hem"
"hiksss... semoga mama baik-baik saja" walau tidak yakin, Angel tetap berusaha percaya.
Matthew memeluk sang istri. mengelus punggungnya untuk memberikan ketenangan. sambil tangannya dengan cepat mengirim pesan pada Leo.
tidak jauh dari posisi Matthew dan Angel perpelukan. seseorang melihat mereka dengan senyuman tipis. kemudian berlalu dari sana sambil menghubungi nomor rahasia di ponselnya.
"istrinya panik, seperti dugaan anda"
"dia menyebarkan banyak pengawal di sekitar restoran"
__ADS_1
orang itu melaporkan secara detail apa yang dia dengar tadi kepada orang di seberang.
di tengah kecemasan pemilik ru.ymah. ternyata ada orang yang merasa bahagia melihatnya. mereka tidak menyadari itu.