
"Selama ini kami pendam masalah yang di derita putri ku, hari ini aku kasih tau kamu kalau yang mandul itu anak kebanggaan dan kesayangan mu itu." Kata Mama Savara menekan.
"Bohong... Abbas subur, buktinya dia mempunyai anak." Mami Siska tidak percaya.
"Oh! kamu tidak percaya lihat ini semua bukti yang di tutupi Alsava. Kebetulan tadi salah bawa berkas, lihatlah baik-baik. Kalau kamu tetap tidak percaya bisa periksa sendiri. Aku heran kenapa Alsava dulu begitu bodoh menikahi Abbas dan menutupi aibnya Abbas." Mama Savara melempar kasar amplop kearah Mami Siska.
"Ini tidak mungkin... anak ku subur... Satria cucu ku..." Histeris Mami Siska setelah membaca isi amplop. Mami Siska duduk di lantai, ia berteriak seperti orang gila.
"Yah! Gilanya kambuh lagi, mi." Bisik Mama Savara ke Oma Anne.
"Mungkin... Hahahaha... Tapi kok ada yang kurang ya." Oma Anne tertawa senang dan tiba-tiba memegang dagunya.
"Dan satu lagi yang harus kamu tau... Satria bukan darah daging Abbas... Ck, aku jijik menyebutkan nama wanita ja**ng... Wanita yang kau bilang baik, cantik dan masih golongan darah biru apalah itu adalah wanita ja**ng yang haus dengan belain beberapa pria berduit. Cobalah lihat." Oma Anne ikut jongkok dan bersejajar dengan Mami Siska, lalu memberikan ponsel yang berisikan video Eliana sedang melakukan hubungan intim dengan berbagai pria.
Mata Mami Siska memerah dan airmatanya terus mengalir.
"Dasar wanita ja**ng berani-beraninya dia mempermainkan ku." Mam Siska marah dan membanting ponsel Oma Anne.
"Eh! Hp orang di banting-banting, ngga apa-apa lah aku bisa beli lagi. Yang penting kamu sudah tau kebenaran dan tau siapa yang salah." Oma Anne berdiri dan menghampiri Mama Savara.
"Sav, kita tunggu di sana aja. Kaki ku udah pegal kelamaan berdiri tadi." Kata Oma Anne menarik Mama Savara ke bangku tunggu.
"Iya, Mi. Biarkan Siska seperti itu." Ucap Mama Savara, lalu membantu Oma Anne berjalan.
Mami Siska bangun dari duduknya dan langsung pergi dengan penuh amarah. Ibu Salamah dan Ibu Ria menggelengkan kepala melihat tingkah Mami Siska.
Tak lama kemudian, dokter yang menangani Umi Aisyah sudah keluar. Oma Anne, Mama Savara, Ibu Salamah dan Ibu Ria mendekati Dokter.
__ADS_1
"Dok, gimana keadaan putri ku?." Oma Anne cemas.
"Nyonya tidak usah khawatir, lukanya sudah saya obati. Maaf apa tadi Nyonya Aisyah di cengkrem binatang atau manusia?Kalau binatang nanti kita suntikan, biar tidak ada virus." Ucap Dokter Sandi.
"Iya, binatang berwujud manusia." Oma Anne jawab asal.
"Hah!!! Maksud Nyonya besar apa?." Dokter Sandi bingung.
"Itu Dok, wanita yang entah dari mana asalnya. Tiba-tiba menyerang Putri ku, hingga terluka. Aku ingin Putri ku cepat sembuh dan pastikan tidak ada virus atau penyakit lain akibat cengkreman binatang berwujud manusia." Tambah Oma Anne.
"Mommy, jangan ngomong seperti itu. Amit-amit ingat Alsava sedang mengandung." Mama Savara menegur Oma Anne.
"Astaghfirullah... Amit-amit bajang bayi... Jangan sampai cicit ku seperti itu." Oma Anne berdidk ngeri.
"Hahaha... Mommy-mommy... Oia, dok. Bolehkan kita menjenguk Aisyah." Mama Savara merasa geli melihat tingkah Oma Anne.
"Baik, dok. Kami akan mengikutinya nanti."
"Kalau begitu saya mohon diri dulu, Assalamualaikum." Dokter Sandi pergi
"Alhamdulillah... Ibu Aisyah tidak kenapa-napa." Ibu Salamah merasa lega.
"Iya, Bu." Kata Ibu Ria.
Umi Aisyah terbaring lemah di bangkar, wajahnya pucat. Tapi masih cantik.
"Maaf permisi kami mau membawa Nyonya Aisyah keruang VIP." Kata Suster.
__ADS_1
"Ah! Iya." Oma dan Mama Savara memberi jalan, lalu mereka mengikuti Umi Aisyah dan Suster.
"Mom, apa kita harus kasih tau Nufail dan Alsava?Tapi aku takut nanti Nufail lepas kendali, Mom. Tau kan kalau Nufail sudah marah gimana?." Mama Savara merasa takut kalau Nufail marah.
"Hmm... Kamu tenang aja, Alsava pasti bisa menangani. Kamu sekarang hubungi Nufail." Oma Anne mengelus tangan Mama Savara.
"Baik, Mom... Bismillahirohmanirohim..." Mama Savara menarik napas.
.
.
.
.
.
.
.
Apa yang akan di lakukan Nufail nanti mengetahui, kalau Umi Aisyah cedera gara-gara ulah Mami Siska?."
Tunggu kelanjutannya...
Jangan lupa Like, Vote dan komentarnya ya...
__ADS_1
See you... 😘😘😘😘😘