
"Kamu kok tau kalau aku cream sup, mmm... Tapi kenapa aku merasa pernah mencoba cream sup?." Ucap Alsava sambil menikmati cream sup dengan wajah bingung.
"Jelas tau dong, kalau kamu masih belum ingat. Siapa aku dan keluargaku. Baiklah aku cerita." Kata Nufail tersenyum.
Flashback On
Mama Savara dan Umi Aisyah adalah sahabat seperti saudara, susah senang mereka bersama. Saat itu Mama Savara melahirkan Alsava, Nufail dan keluarganya datang menjenguk.
"Wah! Tante, anaknya cantik sekali. Siapa namanya?." Kata Nufail senang dan usia 5 tahun.
"Alsava Putri Alvendra, sayang. Kamu jangan panggil Tante, panggil aja Mama Savara oke." Mama Savara mengelus rambut Nufail.
"Ingat ini Adik loh, kamu jangan menyentuhnya." Larang Bang Alvan, sama usianya 5 tahun
"Ck, baru jadi adiknya. Nanti kalau udah dewasa aku akan jadikan istriku dan tidak akan aku ijinkan kau menyentuhnya, walau sehelai rambut pun." Nufail tegas.
"Masih kecil aja, udah berani pernikahan. Mau jadi apa kamu." Bang Alvan ketus.
"Udah-udah, kalian ini. Kamu Nufail jangan mikir nikah dulu, itu akan lama." Umi Aisyah meleraikan dua bocah laki-laki yang sama-sama dingin.
"Umi, Nufail mau Baby Alsava jadi istriku. Aku ngga mau kalau dia nanti di rebut orang, ayo. Umi lamarkan dia untuk istriku." Nufail merengek.
"Ck, keras kepala dia." Bang Alvan melipat tangannya di dada.
"Begini sayang. Baby Alsava kan baru lahir dan kamu juga masih kecil, lebih baik kalian bermain bersama dulu. Hingga nanti di saat kalian sudah dewasa, kalian boleh menikah." Mama Savara memberi pengertian.
__ADS_1
"Baiklah, Mah. Aku akan menunggu mu, Alsava sayang. I Love you." Nufail mencium kening Baby Alsava.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun. Tak terasa Alsava sudah usia 3 tahun dan Nufail usia 9 tahun, selama itu Nufail tidak mau satu hari pun pergi meninggalkan Alsava. Ia sangat mencintainya, dulu waktu Alsava belajar berjalan dan jatuh. Nufail panik banget, hingga menelpon seluruh dokter di rumah sakitnya kerumah untuk mengobati Alsava.
Saat ini Alsava udah bisa jalan dan berbicara.
"Babay Fail, Sava mau makan. Tapi masakan bibi di rumah ngga enak, Babang Fail maukan bikinkan aku makanan yang enak." Kata Alsava manja.
"Baiklah, kamu tunggu sini ya. Jangan kemana-mana." Nufail mengelus rambut Alsava.
"Baik, Babay. Tapi aku bolehkan nonton tv." Kata Alsava sambil memakan snack.
"Iya, sayang." Nufail pun pergi menuju dapur, lalu ia melihat isi kulkas dan mengambil bahan-bahan yang di perlukan. Nufail di usia 8 tahun sudah bisa memasak, karena dia mau di saat Alsava lapar, ia bisa masak dan Alsava akan bangga sama dirinya.
Beberapa menit kemudian, Nufail berjalan menghampiri Alsava dan sambil membawakan uda mangkuk dan segelas air putih.
"Terimakasih, Babay. Ini apa Babay?." Alsava menaruh cemilan di meja dan melihat isi mangkuk yang berisi seperti bubur.
"Ini namanya cream sup, cobain enak." Nufail menyodorkan semangkuk cream sup.
"Mmm...Enak... Enak banget, Babang Nufail memang top markotop dech." Alsava memberikan dua jempolnya.
"Iyalah, siapa dulu kokinya." Kata Nufail bangga.
"Iya, Babay. Memang hebat, udah ganteng, pintar dan sempurna pasti banyak cewek yang ngantri mendapatkan Babay Nufail." Kata Alsava memuji Nufail.
__ADS_1
"Tapi Babay cuma cinta dan sayang sama Alsava, mau kan kamu mau jadi istri Babay Fail?." Kata Nufail memegang tangan Alsava.
(Ya ampun... masih kecil aja udah ngerti cinta 🤦♀️🤦♀️🤦♀️)
"Istri?Apa itu istri?apa sejenis makanan atau Babay?." Alsava bingung.
"Aduh! Sava, Istri itu adalah jiwa, kehidupan, dan kebahagiaan bagi seseorang pria atau suami begitu sebaliknya. Aku jadi pusing jelasin sama kamu, yang penting kamu selalu bersama Babay. Begitulah." Nufail juga bingung menjawab pertanyaan Alsava.
"Ooo... Kalau selalu bersama Babay terus aku mau." Kata Alsava polos.
Tapi kenyataannya berbeda, Abi Adam di kabarkan kecelakaan di Negara Arab. Nufail dan Umi Aisyah langsung ke Negara Arab.
Alsava merasa sedih dan terus menangis, melihat Nufail pergi bersama Umi Aisyah.
Flashback Off
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Maaf ya... kalau ceritanya sedikit tidak nyambung, abis Author lagi sibuk ngurus bocil...