Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa
Kebodohan Abbas


__ADS_3

"Itukan Joe, Asisten sekaligus kaki kanannya Nufail. Ngapain dia berdiri di depan toko perlengkapan baby, apa jangan-jangan di sana Alsava. Aku harus kesana, aku sangat merindukan Alsava." Batin Abbas dia pun menghampiri Joe.


"Waduh! Sih bandot malah kesini, gawat nih. Gue harus tetap tenang." Batin Joe, ia membenarkan jasnya.


Ddrrtt... ******Ddrrtt******...


Ponsel Abbas tiba-tiba berdering.


"Ya, Hallo. Pi... Oke... Aku kesana." Abbas langsung mematikan ponsel dan pergi, yang telp tadi adalah Papi Mario.


"Hufh... Pergi juga dia, tapi kenapa dia langsung buru-buru pergi setelah terima telp. Apa jangan-jangan dia mau berbuat jahat, baik gue akan nyuruh anak buah mata-matai Abbas." Kata Joe, lalu menghubungi anak buahnya.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Abbas menemui Papi Mario di restaurant yang berada di Mall.


"Assalamualaikum, Pi." Abbas mencium tangan Papi Mario.


"Wa'alaikumsalam." Papi Mario datar. Abbas merasakan aura dingin dari Papinya, mereka berada di ruang VIP di restaurant.


"Kamu tau kesalahan kamu." Papi Mario melipatkan kedua tangannya di dada, dan badan bersandar ke sofa.


"Maafkan aku, Pi." Abbas menunduk kepala, ia merasa takut. Karena kalau Papi Mario kalau sudah marah lebih seram dari Mami Siska.


"Maaf kamu bilang, begitu banyak kesalahan dan kebodohan kamu. Apa dengan memaafkan mu bisa mengembalikan seperti semula?."

__ADS_1


"Abbas harus bagaimana, Pi?Dan Papi juga bohong sama Abbas kalau Alsava katanya udah meninggal, tapi nyata masih hidup. Malah saat ini menikah dengan Nufail." Abbas kesal.


"Itulah salah satu kebodohan mu, kamu selalu percaya dengan omongan orang tanpa kamu selidiki dulu. Hingga hancur sekarang, bahkan kamu juga kehilangan berlian yang sangat berharga."


Abbas menunduk kepala dan meratapi kebenaran yang Papi Mario katakan.


"Aarrgghhh... Aku memang bodoh, Pi... Selama ini Eliana membohongi ku, Satria bukan anak ku dan selama ini yang mandul itu aku, Pi. Perusahaan pun bangkrut." Abbas mengusap kasar wajahnya dan Abbas meneteskan airmata.


Papi Mario menatap Abbas, sebenarnya ia tidak tega.


"Itulah karma yang kamu terima, Papi tidak bisa membantu kamu Dan kamu harus bertanggungjawab apa yang sudah kamu lakukan."


"Abbas janji akan buat perusahaan Papi kembali jaya kembali."


"Pi, Maafkan Abbas. Belum bisa menjadi anak yang membuat Papi bangga, Abbas selalu membuat Papi kecewa atas kebodohan aku. Maafkan aku, Pi. Ya Allah, maafkan hamba mu, aku mohon bantulah Hamba untuk menyelesaikan masalah ini. Hamba tak kuat menanggung sendirian." Abbas duduk di lantai.


"Maafkan Papi tidak bisa membantu mu, Papi ingin kamu mempertanggungjawabkan atas semua kesalahan kamu. Papi hanya bisa mendoakan kamu, bisa menghadapi ini semua dengan Ikhlas dan tawakal." Batin Papi Mario.


Pelayan datang.


"Tuan, anda kenapa?." Pelayan membantu Abbas berdiri.


"Aku manusia paling bodoh sedunia, aku bukan manusia yang baik." Abbas menangis.


"Maaf, Tuan. Saya tidak tau apa yang sedang tuan alami, saya hanya bisa kasih saran. Jika anda memiliki masalah lebih baik harus mendekati kepada Allah."

__ADS_1


"Saya sudah melaksanakan sholat lima waktu, tapi masalah terus berdatangan. Saya sudah putus asa dan menyerah."


"Maaf tuan. Allah memberikan cobaan kepada Hamba Nya agar kita lebih banyak ibadah dan suatu saat nanti kehidupan kita kedepannya akan lebih baik dari sekarang, Tuan jangan putus asa dan menyerah. Allah akan selalu ada di samping kita, ini tuan lebih baik di minum. dulu." Pelayan memberikan Abbas segelas air mineral.


"Terimakasih..." Abbas meminum abis air didalam gelas.


"Kalau begitu saya permisi dulu." Pelayan itu pergi dan membawa piring kotor.


"Hufh... Gue harus bangkit, gue harus bisa menyelesaikan ini semua. Eliana lihat gue akan membalas loe dan Mami, aku sudah tidak mau ketemu. Walau engkau sudah melahirkan aku kedunia, tapi sifat mu ini sudah membuat kehidupan ku hancur." Abbas bangkit dari duduk dan berjalan menuju pintu luar.


.


.


.


.


.


.


.


Tetap semangat di masa pandemi ini... Jangan lupa like, Vote dan komentarnya ya... see you... 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2