Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa
Eps 12 [ Merasa tidak pantas ]


__ADS_3

Carlos langsung bangun dan duduk ditengah kasur sambil menyadarkan kepalanya, pikirannya masih hanyut dalam lamunannya.


Tiba-tiba suara pintu terbuka dan masuklah Nathan namun seperti kedatangannya tidak disadari oleh Carlos padahal suara pintunya tidak begitu kecil.


"Los?" Panggil Nathan.


"Eh Than" sahut Carlos.


Nathan langsung menghampiri Carlos namun tidak ditempat tidur melainkan ke kursi empuk yang berada disamping kasurnya.


"Gak mau makan lu?" ucap Nathan yang dijawab dengan gelengan oleh Carlos.


"Gw belum lapar sih, lu aja yang makan," ungkap Carlos.


"Sama sih gw juga," balas Nathan.


"Eh Than jadi gw mau cerita sesuatu ke lu," ujar Carlos membuat wajah Nathan menjadi serius.


"Cerita apa emang?" tanya Nathan.


"Tapi lu jangan heboh," ucap Carlos sambil menajamkan tatapannya.


"Iya iya tuh muka biasa aja dong," tutur Nathan.


"Bener kata lu ternyata gw emang suka sama Nayra," ucap Carlos sambil menundukkan kepalanya.


"WHAT!" seru Nathan nyaring.


"Kan gw bilang tadi apa?" ujar Carlos membuat Nathan langsung bersikap tenang.


"Saingan lu satu kampus Los," tutur Nathan sambil membesarkan bola matanya.


"Gw gak mau tau soal itu tapi ada yang lain lagi," ungkap Carlos sembari menghelakan nafas beratnya.


Nathan hanya diam mendengarkan ucapan Carlos yang nampaknya terlalu serius jadi Nathan tidak mau membuat candaan lagi dan membiarkan Carlos menyelesaikan ceritanya.


"Ayahnya, seperti gak suka sama gw," ucap Carlos dengan nada pelan. "Tapi itu baru dugaan gw aja," lanjut Carlos.


"Emang ada buktinya?" tanya Nathan pemasaran.


Carlos pun menceritakan semua kejadian saat dimall tadi dan tidak ada sedikitpun yang tidak Carlos ceritakan pada Nathan. Seketika Nathan terdiam sejenak sambil berpose layaknya sedang berfikir.


"Jadi lu merasa ayah Nayra gak suka sama lu karena dia tau lu bukan orang terpandang gitu?" tanya Nathan yang dijawab anggukan oleh Carlos.


"Dan lu langsung nyerah gitu aja?" kembali Nathan bertanya dengan suara yang mulai ditekankan. Dan lagi-lagi Carlos menjawab dengan anggukan.


"Cupu lu!" seru Nathan.


"Ayahnya Nayra memang begitu orangnya, tapi dia dikenal sangat berwibawa dan baik orangnya. Karena baru pertama kali aja nanti klo lu semakin lama kenal ayah Nayra pasti bakal baik-baik aja," ujar Nathan menjelaskan.

__ADS_1


"Gitu ya?" tanya Carlos singkat tanpa ekspresi dan Nathan hanya mengangguk iya.


Dengan penjelasan singkat dari Nathan mampu membuat Carlos yang tadinya putus asa mendadak langsung semangat mengejar cintanya itu, dan Carlos akan berusaha mendapatkan perhatian dari Ayah Nayra sekalian dengan ibunya.


............


« Mansion Nayra »


"Anak ibu sudah pulang," ucap Bu Eby sembari melangkahkan kakinya kearah Nayra.


Tanpa membalas ucapan sang ibu, Nayra hanya berjalan mendekat dan langsung memeluk ibunya sekilas. Wajahnya masih terlihat kesal atas sikap ayahnya tadi, ayahnya tidak tau jika Nayra itu sedang makan bersama orang yang dia suka.


"Ihh muka kamu kusut gitu," ungkap Bu Eby sambil menatap wajah putrinya.


"Tanya aja sama ayah, Nayra keatas dulu ya mau istirahat capek nih," ujar Nayra yang langsung melangkah ke tangga untuk memasukkan kamarnya.


Sesampainya dikamar Nayra langsung mengambil handuk dan bergegas untuk mandi. Dan selesai mandi Nayra langsung duduk diatas kasur sambil membuka laptopnya karena seperti biasa ia suka sekali menonton drama Korea lumayan bisa mengembalikan moodnya yang hilang.


3 jam berlalu dan Nayra masih stay menonton dramanya tiba-tiba samar didengar suara ayahnya yang sepertinya tengah mencari dirinya.


Tok


Tok


Tok


"Nay? Ini ayah," seru Pak David.


"Kamu sudah lama pulangkan?" tanya Pak David yang membuat Nayra mengangkat alisnya sebelah.


"Udahlah," ungkap Nayra datar.


"Bagus, ayah pikir kamu masih jalan dengan pria tadi," tutur Pak David lagi-lagi membuat Nayra kesal.


"Memangnya kenapa sih yah, dia itu teman Nayra apalagi orangnya baik," ucap Nayra sambil menatap kesal pada ayahnya.


"Keluarga kita begitu terpandang dan banyak dikenal oleh orang-orang besar, jadi jangan berjalan bersama tukang catering itu!" balas Pak David dengan suara lantangnya.


"Lah kenapa ayah jadi membatasi pertemanan Nayra sih, segitu pentingnya status ekonomi seseorang?" ujar Nayra.


"Sudah dengarkan saja perintah ayah!" tegas Pak David.


"Ayah itu sombong hanya mementingkan uang!" seru Nayra kemudian menjatuhkan diri dikasur dan menutup tubuhnya dengan selimut.


"NAYRA!" geram Pak David.


Tidak ada lagi jawaban dari Nayra yang tengah membungkus didalam selimut, ayahnya yang melihat itu hanya menghelakan nafas beratnya dan langsung menutup pintu kamar putrinya. Terdengar pelan suara langkah ayahnya yang sudah pergi meninggalkan kamar Nayra.


Dengan perlahan Nayra membuka sedikit selimutnya untuk memastikan bahwa ayahnya benar-benar sudah pergi, saat sudah aman Nayra langsung keluar dari selimut dan duduk bersandar dikasur.

__ADS_1


"Kenapa sih ayah begitu, padahal baru aja bertemu dengan Carlos bukannya bersikap baik malah begitu," gumam Nayra sambil memanyunkan bibirnya.


"Oh iya gw lupa chat Carlos padahal tadi sempat bilang mau ngechat dia kalau sudah dirumah," ucap Nayra sambil tersenyum sembari mengambil ponselnya.


...........


Sementara dikediaman Nathan kini kedua pria itu tengah berada diruang makan, pada akhirnya mereka pergi makan juga karena mendadak merasa lapar terutama Carlos yang memang belum makan mengingat ayah Nayra yang datang jadinya Carlos tidak bisa makan bersama Nayra.


Ting...


Baru saja Carlos hendak meneguk minumannya tiba-tiba terhenti karena mendengar notif di ponselnya itu dan dalam hatinya berharap itu adalah Nayra.


Seketika senyuman kecil terukir di bibir Carlos saat melihat ternyata itu benar memang dari Nayra pujaan hatinya itu.


"Kenapa lu senyum-senyum?" tanya Nathan penasaran.


"Biasalah," jawab Carlos santai.


Nathan yang paham hanya tersenyum dan langsung melanjutkan makannya. Memang ya kalau seseorang sudah jatuh cinta pasti akan lupa dengan yang lain, seperti halnya Carlos yang tidak makan sedari tadi karena sibuk dengan ponselnya sedangkan Nathan sudah selesai dari tadi.


Chattan


"Yasuda sekali lagi gw minta maaf atas ayah gw tadi siang itu," Nayra.


"Iyaa gak apa-apa," balas Carlos.


"Btw gw dipanggil ibu gw jadi udah dulu yaa," Nayra.


"Okay," jawab Carlos singkat setelah itu meletakkan kembali ponselnya.


Syukurlah Carlos sudah tidak seperti dulu yang pendiam dan selalu murung bahkan sangat cuek, Nathan yang sejak dulu berusaha mengembalikan sifat ceria Carlos, agar tidak larut dalam kesediaan karena ditinggal oleh kedua orang tuanya saja sangat susah. Namun, ini hanya dengan bertemu Nayra sifatnya langsung berubah drastis. Apa ini yang disebut dengan The Power of Cinta?


"Cepat habisin tuh makanan lu, gw mau ke ruang tamu," ucap Nathan kemudian berjalan meninggalkan Carlos.


"Iyaa," jawab Carlos.


Dengan perlahan Carlos langsung menyelesaikan makannya dan bergegas menyusul Nathan yang sudah menunggunya.


Saat sampai diruang tamu ternyata Nathan tengah berbaring di sofa dan jika diperhatikan sepertinya sedang tidur, apa selama itu Carlos makan sampai membuat Nathan tertidur karena menunggunya.


"Than? Nathan?" panggil Carlos.


Tidak ada jawaban dari Nathan jadi dibiarkannya temannya itu tidur sementara Carlos akan duduk diam disofa yang lain dan tentu disaat itu pikirannya kembali teringat oleh Nayra.


"Gw bakal usaha buat dapatin lu Nay," batin Carlos.


Bersambung...


Hallo jangan lupa meninggalkan jejak like, komen, dan tambahkan ke favorit kalian^^

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2