Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa
Terkejut


__ADS_3

Para tamu memberikan ucapan selamat kepada Alsava dan Nufail, tapi tidak dengan Abbas. Dia diam di tempat menatap Alsava.


"Senyuman itu belum pernah kulihat, ketika kamu bersama ku. Kamu begitu lepas tanpa beban, apa selama kamu bersama ku kamu begitu menderita. Maafkan aku... Maaf aku begitu bodoh." Batin Abbas perlahan-lahan airmatanya menetes.


Di Sisi Lain


Mami Siska sudah mulai sembuh, tapi belum sepenuhnya. Ia melihat suster sedang asyik menonton TV, lalu ia ikut nimbrung menonton Tv.


"Pengusaha Sukses dari Inggris dan Arab menikah 3 minggu lalu, hari ini mereka menggelarkan resepsi pernikahan di Indonesia." Kata penyiar Tv.


"Sus, emang siap sih pengusaha itu. Kayanya mereka tajir banget." Kata Mami Siska.


"Oh! Itu Tuan Nufail dengan Nona Alsava, sudah hampir sebulan ini mereka muncul di TV." Kata Suster Indah.


"APA???Alsava Putri Alvendra???Kok dia jadi pengusaha sukses dari Inggris." Mami Siska Kaget.


"Iya, Bu. Emang ibu kenal?." Kata Suster Rika Judes.


"Ah! Ngga, cuma kaget aja." Kata Mami Siska menetralkan emosinya.


"Kali ini kabar mengejutkan, bahwa Nona Alsava tengah mengandung baby kembar dua..." Kata Penyiar TV.


"APA??? Hamil, kok bisa. Dia kan Mandul, ngga mungkin mereka pasti salah." Mami Siska kembali terkejut.


"Ish! Bu Siska dari tadi teriak-teriak terus, berisik tau." Kesal Suster Rika.


"Ah! Maaf." Mami Siska langsung pergi.


"Aku harus cepat keluar dari rumah sakit ini, kemana lagi bocah satu itu. Maminya lagi sakit bukannya menjenguk malah berduaan sama menantu sialan itu." Kesel Mami Siska. Ia sudah mengetahui kalau Eliana memimpin perusahaan.

__ADS_1


"Aku sangat bingung kenapa Alsava bisa hamil, bukannya dia di vonis mandul. Kenapa juga Alsava bisa jadi pengusaha terkenal di Inggris dalam waktu sekejap. Jangan-jangan dia menganut ilmu hitam." Pikir Mami Siska, ia mondar-mandir.


"Aarrgghhh... Kepala ku jadi sakit mikirin ini." Mami Siska memegang kepalanya.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Di Mansion Abbas, Dokter Erik dan Dokter Chelsea berusaha menenangkan Abbas.


"Aarrgghhh... Kenapa Alsava menikah lagi... Kenapa Alsava bisa hamil..." Abbas menarik-narik rambutnya.


"Bass, tenangkan diri loe." Dokter Erik Memegang bahu Abbas.


"Gue ngga bisa tenang, loe kan Dokter pasti tau kenapa Alsava bisa hamil dengan oranglain. Tapi sama gue malah mandul, ayo. Jawab Rik, Chel." Abbas dengan nada tinggi berbicara.


"Gue akan cerita tapi loe harus tenang. Jangan berbuat macam-macam, disini loe ngga salah hanya saja loe sudah di pengaruhi dua wanita." Kata Dokter Erik.


"Hufh... iya, gue udah tenang. Maksud loe tadi apa?." Abbas sudah mulai tenang dan ia duduk di sofa.


Bbrraakkk


Tiba-tiba pintu ke buka dengan kasar.


"Sayang..." Eliana berlari memeluk Abbas.


Dokter Erik dan Dokter Chelsea menatap Eliana tidak suka.


"Mau ngapain wanita ular berkepala dua disini... Gue jadi ngga bisa ngasih tau kebenaran kepada Abbas." Batin Dokter Erik.


"Loe sekarang masih bahagia, lihat aja loe akan kena akibatnya atas perbuatan loe selama ini. Gue ngga akan tinggal diam." Batin Chelsea.

__ADS_1


"Untung Mereka belum ngasih tau ke Abbas, gue akan buat perhitungan kalau sampai Abbas menceraikan gue dan mengusir gue dari kehidupan mewah ini." Batin Eliana, ia tersenyum sinis.


Abbas yang di Eliana hanya diam aja.


"Sayang, kapan kamu pulang dari rumah sakit?." Tanya Eliana memegang pipi Abbas.


"Kenapa aku pulang, kamu ngga suka aku sembuh dan pulang di rumah sakit." Abbas ketus.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Wah! cover ku udah di buatkan Oleh Mangatoon, terimakasih tim Mangatoon...

__ADS_1


Dan juga para readers terimakasih udah mendukung novel ini...


__ADS_2