Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa
Strategi


__ADS_3

"Sory, Bass. Kita balik aja, besok banyak pasien." Pamit Dokter Erik, lalu menarik tangan Dokter Chelsea.


"Ya udah. Nanti kita bahas lagi." Kata Abbas.


"Yank, kalian mau bahas apa sih?kayanya serius banget." Ucap Eliana, setelah Dokter Erik dan Chelsea tidak terlihat lagi.


"Bukan apa-apa, lebih baik kamu urus Satria sana. Sepertinya dia butuh Asi mu." Kata Abbas mendorong pelan Eliana.


"Ih, pria mandul kenapa gue mesti nyusui itu bocah. Gue ngga mau, nanti badan gue jadi jelek lagi." Batin Eliana.


"Kenapa kok diam?Ayo, kamu ke kamar Satria." Kata Abbas menatap curiga.


"Aku lapar, Yank. Kita makan dulu, kalau aku ngga makan nanti Asi nya kosong. Ngga keluar dan akunya bakal lemas, Yank." Eliana bergelayutan manja di tangan Abbas, ia membuat Abbas tidak mencurigai dirinya yang tidak menyusui.


"Oke, kamu mau makan apa?." Abbas mengelus rambut Eliana dan tersenyum.


"Kita keluar, yuk. Sambil cari-cari restaurant enak." Ucap Eliana mendongak kan kepalanya menatap Abbas.


"Jangan keluar, kita pesan aja gimana?aku ngga mau Satria di tinggal." Abbas membujuk Eliana.


"Okelah, terserah kamu aja." Eliana melepas tangannya dari tangan Abbas, lalu duduk di sofa dan melipatkan kedua tangannya di dadanya.


"Jangan marah ya, ini juga demi kamu dan anak kita. Besok kamu aku izinkan belanja sesuka hatimu, nanti aku mendampingi mu. Oke, Yank." Rayu Abbas, lalu mencium bibir Eliana.


"Yang benar, Yank? Kamu ngga bohongkan?." Eliana memastikan.


"Iya, istriku cantik." Abbas membelai rambut Eliana.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Keesokan hari, Abbas menepati janjinya kepada Eliana. Mereka berbelanja di sebuah mall milik Abbas, Eliana tidak tau kalau mall yang dia kunjungi milik Abbas.


Eliana dengan semangat belanja barang-barang Branded, malah lebih mahal di bandingkan punya Alsava di Mansion Abbas kemarin.


"Aji mumpung beli yang paling mahal, lebih dari punya Alsava yang hilang entah kemana." Ucap Eliana dalam hati.

__ADS_1


Di sisi Lain


Dokter Erik dan Dokter Chelsea sedang membuat strategi untuk mengungkapkan kebusukan Eliana.


Dokter Erik membisikkan rencananya kepada Dokter Chelsea.


"Kita tunggu Abbas dulu, apa dia setuju apa ngga." Kata Dokter Erik.


"Aku itu udah geram melihat Eliana yang sudah berkuasa." Dokter Chelsea menggenggam erat tangan Dokter Erik.


"Aauuww... Geram sih geram. Tapi jangan tangan aku jadi korban, yank." Dokter Erik mengelus tangan yang sakit.


"Maaf, aku ngga sengaja. Yank." Dokter Chelsea meniup tangan Dokter Erik.


Dokter Erik tersenyum melihat Dokter Chelsea begitu peduli terhadapnya, lalu ia mendekati wajah Dokter Chelsea.


Cup


Dokter Erik mencium bibir Dokter Chelsea dengan lembut.


Dokter Chelsea matanya terbelalak mendapatkan serangan mendadak dari Dokter Erik.


"Kok diam aja, balas dong." Kata Dokter Erik Memegang dagu Dokter Chelsea.


"Kamu kalau mau cium bilang dulu, biar aku ada ancang-ancang gitu." Dokter Chelsea menggaruk kepala yang tidak gatel.


"Hahahaha... Kamu lucu, ancang-ancang emang kamu mau bertarung." Dokter Erik tertawa.


"Ya kan, bertarung bibir. Hehehe... " Dokter Chelsea cengengesan.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Di Mansion Nufail dan Alsava.


"Yank, jangan bangun dulu. Biarkan seperti ini." Kata Nufail memeluk erat Alsava, ketika Alsava hendak bangun.

__ADS_1


"Yank, ini Udah jam 11. Aku lapar emang kamu ngg kasihan sama anak-anak mu yang sudah kelaparan dari tadi." Alsava mengelus tangan Nufail.


"Ups! Sory, aku lupa kalau kamu sekarang sedang hamil." Nufail beranjak bangun.


"Ngeselin banget, masa Daddynya lupa dengan kami di perut Mommy." Alsava meniru suara anak kecil.


"Maaf ya, sayang. Daddy bukannya lupa, abis enak sih Goa Mommy mu." Nufail mencolek dagu Alsava. Perkataan Nufail membuat pipi Alsava merah merona.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Terima kasih atas doanya ya... Author sekarang sudah mendingan walau tangan masih sakit tapi tetap aku paksain demi readers setia ku. Author benaran sakit bukan lebay atau alay... kalau kalian ngga percaya itu terserah kalian. Tapi demi Allah tangan Author sakit...


Aku Update sedikit dulu ya...


Tunggu kelanjutannya ya...


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2