
Alsava dan Nufail pulang ke Mansion, sepanjang jalan Alsava cemberut dan diam. Nufail sudah minta maaf beberapa kali tapi tetap Alsava tetap bungkam, tidak mau bicara. Alsava merasa kesal sama Nufail.
Tiba di Mansion Alsava langsung mengunci kamar.
"Ya, Allah. Yank, kamu kok tega mengunci aku. Kasihan My childs, perlu di peluk dan belai Daddy nya..." Nufail menggedor pintu kamar
"Itu mah kamu, aku kesal sama kamu." Teriak Alsava.
"Aku kan udah minta maaf, masa kamu ngga maafkan suami... dosa loh... Bukain pintunya ya... Please Alsava istriku cantik, cintaku, jiwaku, my baby. Love you Alsava."
"Hahaha... Rasakan... Biarkan aja untuk sementara seperti itu... lebih baik aku tidur.... gara-gara dia badan ku remuk... Kapan puasnya itu sih onta, malah naganya besar banget dan kuat lagi... Aarrgghhh... kenapa aku jadi ikut mesum sih." Alsava mengacak-acak rambutnya.
Alsava naik ranjang dan merebahkan diri di ranjang.
"Uh! nikmatnya."
Nufail terus menggedor-gedor pintu dan juga terus ngoceh ngga jelas.
Alsava tak memperdulikan Nufail, ia memejamkan mata dan tertidur. Karena ia tidak mau Nufail mengganggunya.
Tak terasa hari sudah waktu menujukkan pukul jam 5 subuh, Alsava bangun dan melaksanakan sholat subuh. Sedangkan Nufail sholat subuh di Masjid dekat rumah.
Setelah menyelesaikan sholat subuh, Alsava turun dan menuju dapur.
"Pagi Semua." Alsava menegur ART yang bertugas di dapur.
"Pagi Nyonya." Serentak.
"Aku lagi pengen jengkol balado, di antara kalian ada yang bisa membuatnya tidak?." Tanya Alsava dan melihat satu persatu ART.
"Mmm.. Saya, Nya." Bi Ningsih menunjuk tangan.
"Oke, Bi Ningsih. Tolong buatkan ya." Alsava tersenyum.
"Baik, Nya." Bi Ningsih menganggukkan kepala.
"Kalau begitu, saya kedepan dulu. Oia jangan ada menu lain selain jengkol, kalau bisa masak semua menu itu di ganti jengkol balado, semur, rendang dan seterusnya. Oke."
__ADS_1
"Baik, Nya."
Alsava baru melangkah kaki menuju sofa, datanglah Nufail.
"Assalamualaikum Mom..." Nufail menyondorkan tangannya, agar Alsava mencium punggung tangannya. Alsava menarik tangan Nufail dan mencium punggung tangan Nufail.
"Maaf, ya. Kamu jangan marah lagi, dosa loh kalau marah sama suami berlarut-larut." Nufail menarik pingggang Alsava.
"Iya, aku sudah memaafkan mu. Aku semalam udah tidur jadi lupa membuka pintu." Alsava menjatuhkan kepalanya di bahu Nufail.
"Ya ngga apa-apa, Yank." Nufail mengelus kepala Alsava.
"Oia, aku sudah minta sama ART dapur untuk memasak. Pasti nanti kamu suka, sambil menunggu masakan jadi kamu mandi dulu."
"Kamu ngga mandi, Yank."
"Entar aja, aku mau bantu siapin makanan."
"Tapi ingat, ya kamu. Jangan terlalu cape."
"Iya, Babay ku."
Setelah memastikan Nufail masuk kedalam kamar, Alsava mandi di kamar tamu.
Tak lama kemudian, Alsava sudah di meja makan sambil menata makanan.
"Sayang, ini jenis makanan apa?." Tanya Nufail, ia merasa aneh. Karena belum pernah makan.
"Ini daging naga, Babay. Mmm... Enak kok rasanya." Alsava menjilati bibirnya.
"Daging naga?aku baru tau... Bukannya naga udah punah ya?." Tanya Nufail sambil duduk di kursi.
"Udah jangan banyak tanya, di jamin enak kok rasanya." Alsava menyodorkan piring yang sudah ada nasi dan berbagai jenis masakan jengkol.
"Bismillahirohmanirohim." Nufail memasukan sesuap nasi dan jengkol ke mulutnya, lalu Nufail mengunyah pelan-pelan dan merasakan.
"Benar kata kamu, Yank. Apalagi yang balado dan rendang, enak banget." Nufail memberi dua jempol dan melahapnya lagi.
__ADS_1
"Iya, aku pun juga suka. Babay, ini makanan terenak dan terfavorit aku Babay."
"Iya, sekarang juga makanan terfavorit ku juga."
Tanpa sadar Nufail abis makan dua piring dan hampir semua jengkol abis dia lahap.
"Alhamdulillah, terimakasih ya. Yank, baru kali ini aku bisa makan dengan lahap."
"Iya, Babay."
"Tapi kok mulut ku terasa bau ya, Yank."
"Ya iya lah, daging naga akan meninggalkan bau di mulut kita. Tapi kamu ngga usah khawatir itu akan hilang sendiri dan kamu lebih baik makan permen aja, biar wangi. Yank."
"Ooo... Oke dech..."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hahahaha... Nufail... Nufail... Itu kan jengkol...
Oia kalau NUCIAL itu singkatan Nufail cinta Alsava 😁😁😁😁...
__ADS_1
Tetap dukungannya ya... Like, Vote dan komentarnya see you... 😘😘😘😘