
Ada seorang ibu dulunya berdandan cantik dan ramah terhadap siapa aja, sekarang ibu itu berpenampilan sangat kacau. Aku mendekati lah, ia malah menangis katanya tak kuasa menghadapi cobaan.
__ADS_1
Aku bilang "Ibu ada masalah coba ceritakan, mungkin beban di hati Ibu bisa berkurang sedikit."
__ADS_1
"Ibu mempunyai 5 orang anak laki-laki, anak pertama sudah menikah mempunyai anak 2 sifat bininya membuat ibu sangat kecewa. Karena meminjam duit di Bank keliling, atas nama ibu dan Bininya tidak mau bayar. Anak kedua ini sangat membuat ibu sakit hati, ketika si anak menikah keluarga pihak cewek tidak menghargai ibu dan si anak pun juga. Ibu tau kalau anak ibu itu sibuk dengan pernikahannya, tapi ibu tidak di anggap oleh anak ibu. Ibu sedih sangat, apalagi pihak keluarga perempuan tidak menghargai keberadaan ibu, Ibu sadar kalau ibu ini dari orang ngga punya. Ibu sangat kecewa dan menyesal telah mengawini anak ibu dengan perempuan itu, awalnya sangat manis dan sopan di hari pernikahan. Dia baru menampakkan sifatnya, dan paling Ibu tidak nyangka anak Ibu meminjam uang Bank sebesar 200 juta untuk biaya pernikahan atas nama Ibu. Ibu stress, ibu pusing. Rasanya Ibu mau mati aja." Katanya menangis sesegukkan.
__ADS_1
Gaes aku minta saran atau pendapat kalian, aku harus bagaimana? saat ini aku cuma bisa mengajaknya lebih banyak mendekat kepada Allah dan setiap aku mau belanja kepasar aku ajak ibu itu. Aku tidak kuat melihatnya seperti orang gila, anaknya malah memusuhi dia. Suami pun juga.
__ADS_1
Aku tidak bisa cuek, seperti tetangga lain. Hati ku terasa teriris melihat ibu itu, seperti orang gila yang teriak-teriak tidak jelas.
__ADS_1