
Nufail panik, karena saat ini usia kandungan Alsava baru 7 bulan.
Tiba di rumah sakit, Nufail menghampiri 3 wanita cantik. Yaitu Umi Aisyah, Mama Savara dan Oma Anne.
"Umi, Mah, Oma. Bagaimana keadaan Alsava?." Nufail Panik.
"Kebiasaan kamu datang-datang bukannya mengucapkan salam, udah mau jadi Daddy kelakuan kaya anak kecil." Umi Aisyah menjewer telinga Nufail.
"Auw... Sakit Mi... Iya-iya, Assalamualaikum 3 wanita cantik." Rintih Nufail, tapi masih aja menggoda Umi Aisyah, Mama Savara dan Oma Anne.
Kemudian, 4 pria beda generasi datang bersama 2 sahabat Alsava datang.
"Assalamualaikum." Serentak.
"Wa'alaikumsalam." Serentak.
"Gimana perkembangan Alsava." Kata Papa Alvendra.
"Dokter sedang menanganinya." Ucap Oma Anne.
"Semoga Alsava dan 4 anaknya selamat." Reina cemas.
"Iya, Ya Allah selamatkan Alsava dan 4 anak kembarnya." Icha berdoa.
Tak lama kemudian, Dokter keluar dari ruangan. Mereka menghampiri dokter.
"Begini tuan-tuan dan nyonya-nyonya, hamil kembar 4 itu sangat beresiko. Kalau melahirkan normal, karena saat ini kondisi HB nyonya Alsava sangat rendah dan air ketuban nyonya Alsava sudah pecah. Maka dari itu saya dan tim dokter lain menyarankan lakukan tindakan operasi." Kata Dokter Chelsea.
"Lakukan yang terbaik buat istri dan anak-anak saya, dok. Selamatkan mereka semua, dok." Kata Nufail menatap Dokter Chelsea berharap.
"Baik, tuan segera tandatangan disini. Saya dan tim dokter akan berusaha semampu kami."
"Lebih baik kita sholat berjamaah, sudah waktunya sholat Azhar sekalian kita berdoa untuk Alsava dan si kembar 4." Ucapan Umi Aisyah membuat semua keluarga mengiyakan.
Setelah Dokter Chelsea kembali kedalam ruangan, Keluarga Alsava, Keluarga Nufail, Papi Mario, Icha dan Reina berjalan menuju Mushola yang tidak jauh dari ruang operasi Alsava.
__ADS_1
"Kita lakukan operasi sekarang suami dari nyonya Alsava sudah setuju, kita harus berusaha menyelamatkan nyonya Alsava dan anak-anaknya semampu kita. Sebelum melakukan operasi kita berdoa dulu." Kata Dokter Chelsea.
"Baik, dok." Serentak.
"Ya Allah, berikan kekuatan istri hamba untuk melahirkan 4 anak kembar kami. Berikan mereka keselamatan dan kesehatan, aku mohon lindungilah mereka." Nufail berdoa dalam hati sambil meneteskan airmatanya.
Sisi lain, Abbas dan Khumaira baru saja tiba di rumah sakit.
"Kemana mereka?." Abbas bingung.
"Lebih baik kita tanyakan kebagian pendaftaran aja, mas." Saran Khumaira.
"Iya, kamu benar. Kamu tunggu di sana aja." Abbas menunjuk ke kursi.
"Iya, mas." Khumaira berjalan menuju ke kursi yang di tunjuk Abbas.
"Permisi, pasien atas nama Alsava Putri Alvendra yang mau melahirkan di ruangan mana ya?." Tanya Abbas ramah.
"Mohon tunggu sebentar." Kata Suster dan mencari nama Alsava.
"Baik." Kata Abbas.
"Operasi?memang dia kenapa?." Tiba-tiba muncul kecemasan dalam diri Abbas mendengar Alsava di operasi.
"Maaf, kami tidak tau detailnya. Lebih baik Tuan bisa tanyakan nanti ke dokternya saja disana."
"Baik, kalau begitu terimakasih infonya." Abbas pergi dan menghampiri Khumaira.
"Ya Allah, selamatkan dia dan anak-anaknya. Jangan berikan cobaan yang berat, dia sudah banyak kesusahan." Batin Abbas.
"Gimana, mas. Sudah tau ruangan Ukhti Alsava?." Khumaira berdiri.
"Sudah, dia sekarang ada di ruang operasi." Kata Abbas, ia tampak sedih.
"Ya, sudah kita kesana. Mas, tapi lebih baik kita Sholat dulu. Mumpung masih ada waktu."
__ADS_1
"Subhanallah, wanita ini Benar-benar menuntun ku ke jalan Mu. Ya Rob, semoga dia jodoh yang Engkau kirimkan untuk ku." Batin Abbas tersenyum.
"Ayo, terimakasih sudah mengingatkan aku." Bisik Abbas.
"Sama-sama, mas."
Mereka berdua berjalan menuju Mushola dan mereka bertemu dengan keluarga Alsava, Keluarga Nufail, Papi Mario dan sahabat-sahabatnya Alsava.
"Assalamualaikum." Salam ramah Abbas.
"Wa'alaikumsalam." Serentak.
"Nak, kamu kesini?." Kata Papi Mario.
"Iya, Pi. Tadi kebetulan aku dan Nufail masih ada meeting, tiba-tiba ada berita Alsava mau melahirkan." Kata Abbas, ia merasa canggung.
"Bro, akhirnya datang juga. Ya udah sana Sholat dulu." Nufail merangkul Abbas, ia tau Abbas masih canggung terhadap keluarganya apalagi keluarga dari Alsava.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa Like, Vote dan komentarnya ya...