
Alsava merasa bosan, Nufail tak kunjung datang.
"Ish! Udah jam 9, apa sih yang mereka rapatkan. Lama-kelamaan bosan aku." Gerutu Alsava.
"Ah! Lebih baik aku pergi ke Mall aja, mumpung Nufail masih rapat." Tersenyum licik dan ia bergegas pergi, tak lupa ia membawa tasnya dan kunci mobil milik Nufail.
Alsava menyetir sendiri menuju Mall.
"Sebelum kita ke Mall, kita isi tengki dulu ya, my quadruplet." Alsava mengelus perutnya. Lalu ia membelokkan kerestaurant.
Alsava memakirkan mobilnya, lalu keluar.
"Itu bukannya Alsava Putri Alvendra, istri dari Nufail Zhafran Al Ghazali. Pengusaha terkenal di dunia. Aslinya cantik." Batin Pelayan.
"Selamat datang nyonya di restaurant kami, bisa saya bantu." Kata Pelayan ramah.
"Hmm, apa masih ada tempat vip yang terlihat pemandangan luar." Alsava tak kalah ramah.
"Ada nyonya, silakan ikuti saya."
"Baik, Terimakasih."
Mereka berjalan, sih pelayan berada di depan Alsava.
"Silakan nyonya."
"Terimakasih."
"Ini buku menunya, nyonya." Pelayan tersebut menyondorkan buku menunya.
"Terimakasih ya, menu paling enak di sini apa? Oia sebelumnya siapa nama kamu, biar lebih enak aku memanggilnya. Kalau bisa jangan makanan berbau bakar ya. Kalau boleh sejenis sup gitu." Alsava menoleh ke pelayan.
"Perkenalan nama saya Siti, menu handalan dan terenak yang kami miliki sejenis sup itu Naengmyeon makanan berasal dari korea. Nyonya.
"Kalau itu saya tau campurannya apa aja?."
__ADS_1
"Mie gandum, daging sapi di iris tipis, jamur enoki, casim dan wortel. Nyonya."
"Baiklah aku pesan itu minumannya Frappuccino Green Tea Creme dan air mineral ya." Alsava menutup buku menu dan memberikan kepada Siti.
"Baik, Nyonya. Pesanan anda akan kami siapkan, mohon tunggu sebentar." Siti keluar dari ruang VIP.
Alsava menyenderkan badannya dan memainkan ponselnya.
Tak lama kemudian pesanan Alsava datang, Siti menaruh makanan dan minuman di meja.
"Silakan nyonya, di nikmati." Siti mempersilahkan dan keluar kembali.
"Mmm... Wanginya menggoda, Bismillahirohmanirohim." Alsava menyantap mie asal Korea.
"Enak banget ini, minumannya juga enak."
"Alhamdulillah..." Alsava mengelap mulutnya dengan tisue.
"Siti, ini aku titip bayar ke kamu ya." Alsava memberikan 20 lembar uang warna merah.
"Nyonya, ini terlalu banyak." Siti menerima dan kaget melihat Alsava memberikan uang kelebihannya.
"Buat kamu, ya udah ya aku buru-buru. Bye." Alsava buru-buru keluar.
Pas di pakiran Alsava melihat Eliana sedang berdiri di depan mobilnya. Dia sedang menyombongkan diri kepada teman-temannya kalau mobil sport hitam itu miliknya.
Dari kejauhan Alsava melihat sambil melipatkan kedua tangannya.
"Gila Loe, El. Loe bisa membeli mobil ini, loe tau kan ini mobil cuma hanya ada 1 di dunia." Teman 1 Terpesona.
"Iya, benar. Abbas begitu sayangnya sama loe, rela membeli loe mobil mahal." Kata teman 2.
"Iya, dong. Suami gue itu terlalu cinta sama gue, apa aja yang gue mau selalu gue turutin. Sampai dia menceraikan sih istri pertamanya demi gue." Eliana Pede.
__ADS_1
"Hhmmm... Hhmmm..." Alsava berdehem.
Eliana dan teman-temannya menoleh ke arah Alsava.
"Eh! Ada mantannya suami gue, ngapain loe kesini." Eliana melihat Alsava sinis.
"Huh! Loe itu bodoh atau be9o, ini kan tempat umum jadi bebas orang kesini, minggir gue mau lewat." Alsava menghela napas dan mendorong pelan Eliana.
"Slow dong... Eh! tunggu loe mau ngapain kemobil gue." Eliana menarik tangan Alsava.
"Ish! Apaan sih loe." Alsava menepis tangan Eliana.
"Eh! Ja**ng, mobil ini punya Eliana. Ngaku-ngaku aja jadi orang." Kata Teman 2 sewot.
"Betul itu, penampilan sih branded semua tapi hasil ja**ng." Teman 1 melihat Alsava dari atas hingga bawah.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Apa yang akan Alsava lakukan?Penasaran???? Tunggu kelanjutannya ya...
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar dan Votenya ya... 😘😘😘😘😘