Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa
Eps 03 [Keberuntungan]


__ADS_3

Segera Carlos memasukan pensil itu ke saku celananya kemudian ia melanjutkan perjalanan untuk mencari pekerjaan.


Sudah sekitar delapan toko dan dua perusahaan yang Carlos kunjungin untuk melamar pekerjaan namun semua itu tidak ada yang membutuhkan pekerjaan, sudah tengah hari dan dirinya juga sudah kelaparan. Namun bukan begitu menjadikan alasan Carlos untuk menyerah, dia sudah berjanji pada ibu dan ayahnya untuk mendapatkan pekerjaan apapun itu selama itu positif.


Karena Carlos mengingat bahwa ia masih memiliki beberapa lembar uang dan langsung saja ia merogoh kantong celananya dan didapati selembar uang sepuluh ribu satu-satunya sisa uang pemberian pamannya.


Berhubung Carlos sudah merasa lapar jadi ia memutuskan untuk membeli satu roti dan minuman gelas, setelah membelinya ia menikmati rotinya sambil duduk dipinggir jalan.


"Aku harus mencari dimana lagi...hufftt" - Keluh Carlos


Usai makan Carlos kembali bangkit dan melanjutkan perjalanan mencari pekerjaan, dan disaat itu ia melihat ada selembar kertas tertempel ditiang listrik yang bertuliskan lowongan kerja sebagai kurir makanan. Tidak peduli gajinya yang penting dapat, tanpa berfikir panjang Carlos langsung melajukan langkahnya menuju alamat tersebut.


"ah perusahaan Catering ternyata" - Ucap Carlos memperhatikan perusahaan itu yang cukup besar.


Dengan perlahan Carlos memasuki perusahaan itu kemudian ia bertemu dengan salah satu pekerja disana, dan Carlos tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ia langsung bertanya kepada pekerja itu mengenai dirinya yang ingin melamar.


Setelah mendapat jawaban dan arahan Carlos pun diminta untuk duduk diruang tunggu sementara pekerja itu pergi menghampiri bos mereka untuk menyampaikan maksud dari kedatangan Carlos ini.


"Permisi anda diminta untuk pergi ke ruangan atasan kami, ada dilantai dua pintu sebelah kanan" - Ucap pekerja itu


"Baik pak, terimakasih banyak" - Sesuai arahan Carlos langsung berjalan memasuki lift dan menuju ruangan atasan mereka.


Tok...tok...


"Permisi..." - Carlos


"Silahkan masuk" - Bos


"Hallo pak, saya Carlos" - Carlos


"Iya Carlos silahkan duduk" - Bos


"Jadi mau melamar sebagai kurir makanan? apa kamu bisa mengendarai motor atau mobil?" - Tanya Bos


"Iya pak, saya bisa kok mengendarai motor atau mobil sekalipun" - Jelas Carlos


Kira-kira selama dua jam lebih Carlos dengan Bos itu melakukan kegiatan tanya jawab dan akhirnya Carlos diterima dan sudah bisa mulai bekerja besok.

__ADS_1


"Terimakasih banyak pak, saya akan bekerja sebaik mungkin" - Carlos berdiri sambil sesekali menundukkan badannya sekilas.


"Buktikan ya besok, yang penting kamu sudah tau tugas mu" - Bos


"Siap pak, saya permisi" - Pamit Carlos


Rasanya seperti mau terbang setinggi mungkin, tidak sia-sia Carlos berjalan kaki berjam-jam sampai kepanasan dan menahan lapar.


Carlos berdoa dalam hati bersyukur atas apa yang ia dapat saat ini, meskipun gajinya tidak seberapa setidaknya ia memiliki pendapatan dari kerja kerasnya nanti.


Selama perjalanan pulang Carlos terus saja tersenyum seakan hari ini seperti ia mendapatkan hadiah besar, dan Carlos merasa pasti orang tuanya bangga pada dirinya.


Saat itu tidak sengaja Carlos melihat sebuah rumah yang sangat mewah dan diantara rumah lain, rumah itulah yang paling besar bahkan melebihi rumah Nathan sahabatnya yang kaya itu.


"Haah...semoga kelak gw bisa bangun rumah kayak gini" - Gumam Carlos sambil memperhatikan rumah itu.


Dari kejauhan Carlos melihat seorang wanita berumur seperti berjalan masuk kearah rumah itu, kemungkinan itu adalah pemilik rumah mewah ini karena dari penampilannya seperti bukan orang biasa.


Dan tidak disengaja Carlos melihat ada sesuatu yang jatuh dari tas wanita itu karena tas itu memang terbuka dan pastinya wanita itu tidak menyadarinya.


"Gimana gw balikinnya yaa, gw teriak aja pasti ibu itu ga denger. Kegedean sih rumahnya" - Gerutu Carlos


Karena Carlos ingin mengembalikan dompet itu jadi ia akan mencoba memanggil-manggil meskipun ia tau suaranya tidak akan terdengar.


"Permisi!! Permisi!!" - Teriak Carlos


"Permisi!"


"Ibu? Pakk? Permisi!"


Seketika Carlos mendengar suara seseorang yang sedang membukakan pagarnya dan setelah dilihat ternyata yang membukakan pagar itu adalah petugas disitu.


"Ada apa ya teriak-teriak" - Tanya petugas


"Maaf pak, saya mencari ibu yang tadi baru aja masuk" - Carlos


"Kalo yang baru masuk tadi itu nyonya besar kami, ada perlu apa ya?" - Petugas

__ADS_1


"Saya mau..." - Jawab Carlos terhenti


"Ada apa ini?" - Ucap seorang wanita bersuara lembut menghampiri mereka.


"Ini nyonya ada yang mencari nyonya" - Petugas


"Hallo Bu, perkenalkan saya Carlos" - Melihat itu Carlos langsung menundukkan kepalanya sekilas sambil memperkenalkan dirinya.


"Iya Carlos ada urusan apa mencari saya?" - Tanya wanita itu kemudian memberikan kode kepada petugas untuk dipersilahkan pergi.


"Saya cuma mau mengembalikan dompet ibu tadi jatuh, tapi saya ga sempat karena ibu sudah terlanjur masuk kedalam" - Jelas Carlos sambil memberikan dompet itu.


"Wah bener ini dompet saya banyak kartu penting didalam, terimakasih ya kamu baik banget" - Wanita itu langsung mengambil dompetnya kemudian memeriksa isi dompetnya.


Karena melihat niat baik dari Carlos, wanita itu mengambil beberapa lembar uang merah dengan jumlah yang sangat banyak kemudian wanita itu memberikannya kepada Carlos.


"Jangan Bu, saya iklas membantu jadi saya langsung pamit aja ya Bu" - Tolak Carlos meskipun dalam hatinya ingin sekali mengambil uang itu.


"Sudah ambil saja, saya marah jika kamu menolaknya" - Tegas wanita itu


Setelah mendengar itu Carlos langsung mengulurkan tangannya dan menerima uang tersebut. Rasanya hari ini Carlos benar-benar sedang beruntung.


"Terimakasih banyak Bu" - Ucap Carlos sambil tersenyum kearah wanita itu.


Wanita itu membalas senyumannya kemudian pergi meninggalkan Carlos.


Melihat itu Carlos langsung kembali melanjutkan perjalanan sambil menghitung uang yang diberikan wanita itu, ternyata jumlahnya cukup untuk biaya hidupnya selama setengah tahun. Ini benar-benar uang yang banyak entah sekaya apa wanita itu sampai semudah ini memberikan uang kepada orang lain, ini pertama kalinya Carlos memegang uang sebanyak ini.


"Sebagian ini akan ku berikan kepada paman" - Gumam Carlos.


Sesampainya dirumah Carlos langsung membersihkan tubuhnya dan sebelum sampai dirumah ia sudah mampir di minimarket untuk membeli beberapa keperluannya, sekarang ia tinggal merapikan kedalam lemari penyimpanannya.


Bersambung...


Hallo^^ Author masih pemula mohon saran dan kritiknya. Semoga kalian suka sama ceritanya.


Jangan plagiat yaa mencari ide itu susah lhoo

__ADS_1


__ADS_2