Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Ku Titip Cinta Hanya Pada-MU


__ADS_3

Cinta menerawang jauh, sibuk dengan pikirannya sendiri.


“Cinta… Cinta…” panggil Ammar.


“Iya” jawab Cinta kaget.


“Kamu melamun” tanya Ammar.


“Tidak, aku hanya sedang memikirkan sesuatu” jawab Cinta gugup.


“Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang, mungkin kamu masih kaget mendapati semua ini, Abang akan tunggu jawabanmu, Abang harap sebelum hari nan fitri nanti kamu sudah memberikan jawabanmu pada Abang, karena Abang akan mempersiapkan semuanya” ucap Ammar.


Cinta kembali terdiam tak mampu berkata-kata, mulutnya seakan terkunci. Jika dulu lamaran Ammar sangatlah Cinta harapkan tanpa ragu akan langsung menerimanya, tapi kali ini ada sesuatu yang mengganjal dihatinya.


“Oiya, ada satu hal lagi yang ingin Abang sampaikan padamu untuk kamu ketahui, sebenarnya Abang….” Ucapan Ammar terhenti.


Tiba-tiba ponsel Cinta berdering membuat Ammar berhenti melanjutkan ucapannya.


“Maaf Bang, aku angkat telpon dulu” ucap Cinta.


Ammar pun menganggukan kepalanya.


Cinta pun mengangkat panggilan telpon itu, ternyata Azizah yang menelpon mengabarkan bahwa Umma Salamah tiba-tiba pingsan dan kini sedang dibawa ke Tamara Hospital. Raut wajah panik cinta pun ditangkap oleh Ammar.


“Ada apa?” tanya Ammar.


“Bang, maaf sepertinya aku harus pergi sekarang” jawab Cinta.


“Kenapa, ada apa?” tanya Ammar ikut panik.


“Umma, Umma pingsan dan dibawa kerumah sakit, aku mau kerumah sakit Bang” ucap Cinta.


“Kalau begitu biar Abang antar” tawar Ammar lalu berdiri dari duduknya.


“Tidak usah Bang, Bang Ilham dan Azizah udah menunggu didepan. Aku pergi dulu ya Bang, tolong sampaikan pada rekan-rekan yang lain aku pulang duluan ya Bang. Assalamu’alaikum” pamit Cinta.


“wa’alaikumussalam warohamtullahi wabarokatuh” jawab Ammar.


Cinta pun bergegas meninggalkan Ammar sendiri.


***


Tiga hari setelah kejadian lamaran Ammar pada Cinta, itu artinya tepat satu minggu pula lamaran dari Zayn maupun Ilham.


Baik Cinta, Zayn, Ilham dan Ammar, masing-masing mereka melakukan sholat istikharah untuk memantapkan hati mereka.


Seyogyanya istikharah bukan hanya untuk menentukan pilihan diantara dua atau lebih pilihan, tapi pada dasarnya istikharah dilakukan untuk memantapkan hati atas pilihan yang yang telah ditetapkan hati.


Kemarin sore harusnya Buya memberikan jawaban Cinta pada Ilham dan Zayn, namun karena kondisi Umma Salamah yang baru keluar dari rumah sakit, hingga rencana mereka pun tertunda dan Buya pun menetapkan tepat dihari Raya Idul Fitri, mereka bertiga akan dipertemukan kembali.


Malam ini adalah malam takbiran, dimana esok hari semua umat muslim sedunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H. Meskipun ada kesedihan karena akan berpisah dengan bulan suci Ramadhan, namun semua tetap bergembira dan bersuka cita menyambut hari nan fitri, dan terselip doa semoga tahun depan mereka kembali dipertemukan dengan bulan Ramadhan.


Buya Mahfud sudah membuat janji di hari nan fitri esok hari, lepas sholat eid, Buya akan kembali mendudukkan Zayn, Ilham dan Cinta. Buya harap Cinta sudah mantap menetukan pilihannya.


Malam itu, semua pun bergembira mengumandangkan takbir dan kalimat-kalimat toyyibah. Pawai takbir pun menghiasi malam kota Palembang.


Zayn dan Ilham ikut mendampingi adik-adiknya pawai takbiran malam itu, keduanya begitu kompak, tak ada perasaan sedikitpun diantara keduanya merasa bersaing. Keduanya yakin apapun dan siapapun pilihan Cinta itu artinya memang jodoh yang Allah ridhoi untuk Cinta.


Malam itu Ammar mengirimkan pesan pada Cinta.


“Cinta, Abang lihat kamu juga sedang di Masjid Agung, apa Abang salah lihat?” tanya Ammar.


“Iya Bang, aku lagi mendampingi anak-anak rumah aksih sayang disini” jawab Cinta.


“Bisakah kita bertemu sebentar?” tanya Ammar.


“Maaf Bang sepertinya tidak bisa karena kami sudah jalan pulang" jawab Cinta.


“Baiklah, tidak apa, tapi di malam nan Fitri ini dan di rumah Allah ini, bolehkah Abang mendengar jawabnmu?” tanya Ammar.


Deg deg deg deg….


Jantung Cinta berdebar-debar.

__ADS_1


Cinta yang sudah memikirkan jawabannya pun langsung menjawab pertanyaan Ammar melalui pesan singkatnya.


Seminggu ini Cinta banyak mempertimbangkan laki-laki mana yang akan Cinta pilih untuk menjadi pendampingnya.


Ketika Cinta di ambang kebimbangan antara memilih Zayn atau Ilham, tiba-tiba Ammar datang dengan niat yang sama.


Cinta yang sebenarnya sudah mantap dengan pilihannya tiba-tiba mendapat ancaman dari nyonya Aleta yang membuatnya berpikir sekali lagi untuk memilih Zayn.


Sedangkan Ilham, jauh dilubuk hati Cinta begitu nyaman pada Ilham, mungkin Ilham memang telah dikirim Allah untuk menjadi jodohnya.


Namun tanpa sengaja saat Cinta bertemu dengan mbak Lia ketika mereka berbuka bersama dengan mbak Lia, Bobi, Rian, Mia dan Dira, Cinta mendapati fakta bahwa mbak mbak Lia sudah sejak lama menyukai Ilham, malam itu tanpa sengaja Cinta mendengar percakapan antara Lia dan seoarang wanita yang ternyata adalah asisten dari Mami nya Lia.


Cinta tak menyangka ternyata mbak Lia bukanlah wanita dari kalangan biasa, mbak Lia sengaja bekerja menjadi bagian informasi di MLA karena ingin mengenal sosok Ilham, berharap Ilham akan jatuh hati padanya, karena sama seperti mbak Cinta, jika saat jaman kuliah Cinta mengagumi Ammar, mbak Lia yang satu angkatan dengan Ilham justru mencintai Ilham dalam diamnya.


Cinta tak mungkin memilih Zayn karena tak ingin menghancurkan hubungan Zayn dengan keluarganya. Cinta juga tak mampu memilih Ilham karena akan menyakiti hati mbak Lia.


Malam itupun, dengan berbagai pertimbangan akhirnya Cinta memilih Ammar untuk menjadi pilihan tambatan hatinya dan mungkin ini adalah jalan Cinta untuk meraih impiannya.


AIIBS, Cinta tak menyangka ada kesempatan kedua baginya, menurut Cinta mungkin inilah kesempatannya dan kesempatan ini harus disyukurinya.


“InsyaAllah, aku bersedia Bang” jawab Cinta tersenyum meskipun dilubuk hatinya masih sedikit meragu.


Ammar pun berbinar bahagia matanya, Ammar yakin cinta pasti akan menerima lamarannya.


“Terima kasih, insyaAllah secepatnya aku akan datang melamarmu pada keluargamu. Terima kasih Cinta” jawab Ammar.


Cinta hanya tersenyum tipis melihat pesan itu.


“Ya, mungkin inilah baiknya, Bismillah” ucap Cinta dengan mata berkaca-kaca.


“Kak, Kak, lihat deh kita ada di youtube, Bang Ilham dan Kak Ammar keren bikinnya videonya ya Kak” ucap Anis yang selalu lincah.


“Iya, bagus” jawab Cinta.


Cinta tak menyangka Zayn dan Ilham begitu kompak, padahal mereka bia di bilang rival untuk mendapatkan hati Cinta.


“MasyaAllah… kalian laki-laki hebat, sholeh dan baik, semoga Allah memberikan jodoh terbaik untuk kalian berdua” gumam hati Cinta tanpa hingga air matanya jatuh.


Secepatnya Cinta menghapusnya agar tak terlihat oleh adik-adiknya.


Saat ini mereka sudah didalam Bus untuk kembali pulang menuju Rumah Kasih Sayang.


“Kakak jarang buka-buka IG sih, tapi coba Kakak lihat” Cinta pun membuka aplikasi IG nya.


Cinta melihat banyak foto-foto dan Video hasil editan Ilham dan Zayn yang di posting di akun #RumahkuSyurgaku, akun milik Rumah Kasih Sayang.


Entah ada angin apa timbul rasa penasaran dihati Cinta. Cinta mencoba mengetik nama Ammar di pencarian, muncullah akun Bernama #AmmarAbdillah.


Cinta mengklik akun tersebut dan terpamang banyak seklai foto-foto dan video yang pernah di upload Ammar.


Betapa syoknya Cinta ketika melihat foto Ammar dengan seorang wanita yang wajahnya nampak seperti wanita keturunan Arab.


Jantung Cinta berdegub tak karuan melihat banyaknya foto Ammar dengan wanita itu, terlebih foto itu terlihat sangat intim, mereka bergandengan tangan bahkan berpelukan dengan tawa dan senyum bahagia.


Cinta melihat sebuah foto dimana Ammar dan wanita itu memakai setelan bernuansa putih sambil menunjukkan cincin yang melingkar dijari keduanya.


Ada tulisan dan kometar yang menyatakan sebuah kebenaran dibawah foto itu.


“Ammar 💖 Ruqayyah, Makkah, 20 02 2020”


“Barokallahulakuma Wabaroka’alaikuma Wajama’abainakuma Fii Khoiir Ammar 💖Ruqayyah” salah satu komentar pada foto tersebut.


Jatuh air mata Cinta melihat kenyataan yang ada dihadapannya.


“Astaghfirullahaladziim…..” Cinta menutup mulutnya agar tangisnya tak pecah.


Cinta menahan diri agar Anis adiknya yang duduk disebelahnya tidak curiga, Cinta berpura-pura tidur dengan memejamkan matanya.


Setelah sampai di rumah kasih sayang, Cinta dengan segera menuju tempat favoritnya jika ia sedang merasa sedih, disebuah taman Bunga dekat Masjid Al-Furqon.


Semua laki-laki dewasa dan anak-anak remaja yang tinggal di rumah kasih sayang beri’tikaf didalam masjid, sedangkan anak-anak masiha da yang sibuk bermain kembang api sambil melantunkan takbir.


Cinta duduk sendiri ditaman bunga itu sendirian, tangisnya pecah diantara riuhnya suara anak-anak dan kumandang takbir didalam masjid.

__ADS_1


“Yaa Allah, aku harus bagaimana lagi, mengapa semuanya terasa begitu berat. Mengapa ketika aku sudah menetapkan pilihanku selalu saja kau nampakkan fakta baru, aku harus bagaimana, astaghfirullahaladziim….” Ucap cinta lirih dengan tangisnya.


“Wudhu, lalu sholat” terdengar suara yang dikenal Cinta.


Cinta melihat ke sumber suara yang memberinya saran barusan.


“Zayn…” Cinta kaget melihat kehadiran Zayn.


“Jangan menangis lagi, ini malam bahagia menyambut hari nan Fitri. Hapus air matamu, cuci muka, wudhu lalu sholatlah agar hatimu tenang” saran Zayn sambil memberikan sapu tangannya pada Cinta.


Cinta mengambil sapu tangan itu.


“Aku jadi ingat ucapan Mama waktu itu, katanya saat pertama kali ia datang ke rumah kasih sayang. Mama bertemu dengan gadis cantik sedang menangis di kursi taman bunga sambil membaca Al-Qur’an. Setelah di tanya Mama ternayat gadis itu sedang mengadu pada Allah agar kelak dipertemukan dengan orang tua kandungnya, apakah gadis itu kamu?” tanya Zayn.


Cinta menganggukkan kepalanya pelan.


“Alhamdulillah, ternyata benar kamu gadis yang selalu diceritakan Mama. Kamu tahu ketika aku mendegar cerita Mama aku sangat penasaran dengan sosok gadis itu, dan ketika aku melihatmu pertama kali di rumah saat acara pengajian memperingati meninggalnya Mama dan Papa, kamu tahu Cinta saat itu aku langsung jatuh hati padamu” ucap Zayn.


“Aku tak bisa mengekpresikan bagiamna perasaanku, dan bagaimana cara yang baik untuk mengungkapkannya dengan benar. Aku pun mencarinya di dunia maya, dan sedikit banyaknya bertanya pada Diki, tapi mungkin karrena aku yang kaku, tetap saja caraku itu monoton dan konyol" ucap Zayn tertawa kecil.


"Kamu tahu, sesungguhnya aku sangat malu setelah melakukannya, tapi entah mengapa lagi-lagi aku mengukangi kekonyolan itu sampai akhirnya kau sadar caraku salah dan pantas untuk wanita Muslimah sepertimu” terang Zayn.


“Aku pun akhirnya cerita pada Bang Syaamil dan Ustadz Ayubi, mereka banyak memebriku nasehat dan cara memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik pula, saran yang mereka berikan ternyata ampuh, tapi sayang kekacauan datang lagi untuk menguji” jelas Zayn.


“Cinta, besok adalah hari dimana kamu akan memberikan jawabanmu kepadaku dan Ilham. Aku harap kamu bisa menemukan jawaban yang tepat dan tidak membebani hatimu. Aku akan mencoba ikhlas dengan pilihanmu, tapi jika ada kesempatan untukku, tolong jangan ragu untuk berjuang bersamaku.” Ucap Zayn.


“Sekarang masuklah kedalam dan istirahatlah” ucap Zayn.


“Mengapa kamu ada disini?” tanya Cinta.


“Sejujurnya aku menunggumu, berharap kamu akan datang ketaman ini, karena yang aku tahu kalau kamu lagi galau ataupun sedih biasanya kamu akan kesini, jadi aku mencoba menunggumu dan ternyata benar, turun dari Bus kamu langsung kesini sambil menangis pula” ucap Zayn.


“Saat aku kesini tak ada seoarangpun disini” ucap Cinta.


“Ya itu karena aku sembunyi disitu saat kamu menuju kesini, kalau kamu melihatku disini tadi pasti kamu akan langsung malu karena terlihat olehku saat menangis, hhhehe” goda Zayn.


“Kamu kan memang sudah melihatku dan berhasil membuatku malu” gerutu Cinta.


“Kalau begitu maafkan aku” ucap Zayn.


“Sekarang kau mau kemana?” tanya Cinta.


“I'tikaf didalam masjid, ini adalah momen 1 Syawal pertamaku sebagai mualaf, jadi aku ingin menghabiskan waktuku bersama orang-orang sholeh disini untuk lebih mengenal Allah lebih dekat lagi dan semoaga Allah meridhoi setiap langkahku” ucap Zayn.


Hati Cinta benar-benar merasa tenang ketika ngobrol dengan Zayn, entah mengapa Zayn selalu saja berhasil membuat Cinta tenang dengan kalimat-kalimatnya.


“Cinta, bahagialah selalu” ucap Zayn.


“Kamu juga. Kalau begitu aku pamit kembali kerumah, terima kasih atas nasehat dan sudah mengingatkanku. Assalamu’alaikum” Salam Cinta.


“Wa’alaikumussalam warohamtullahi wabarokatuh” jawab Zayn.


Sejenak sebebelum berpisah, Cinta menatap dalam pada manik mata Zayn, seketika netra keduanya bertemu.


"Zayn, sekuat apapun aku menghindar hatiku tetap mengarah padamu, sekeras apapun aku menolak dan menjauh darimu, justru kau yang selalu hadir saat aku terjatuh dan menghiburku, maafkan semua salahku, maafkan raguku, kudoakan semoga bahagia selalu menyertaimu" doa Cinta dalam hati untuk Zayn.


"Astaghfirullahaladziim...." ucap keduanya ketika sadar bahwa mereka saling menatap dengan rasa yang belum halal ini.


"Maaf" bersamaan mereka mengucapkannya sambil menundukkan oandangan masing-masing dengan perasaan berdebar.


"Aku duluan" ucap Cinta kemudian melangkah meninggalkan Zayn.


Cinta pun dengan hati yang tenang kembali membersamai adik-adiknya yang sudah mulai berbondong-bondong masuk untuk istirahat.


Zayn memandangi Cinta dari belakang hingga bayangan Cinta pun menghilang.


“Cinta, aku ikhlas melepasmu jika memang aku bukan pilihan hatimu, semoga kamu kembali bersemangat mengejar mimpimu untuk bergabung di AIIBS. Aku hanya ingin kamu bahagia, semampuku akan membantumu, maaf karena aku kamu harus kehilangan kesempatanmu ke AIIBS karean ulah Oma Aleta, tapi kali ini aku jamin Oma tak kan bisa lagi menggagalkan mimpimu” gumam Zayn dalam hati.


***


Dalam doa sepertiga malam menuju fajar nan Fitri, ada doa-doa tulus yang disampaikan oleh hamba-hamba Allah yang bergetar hatinya menantikan indahnya cinta menuju status hubungan halalan toyyibah.


..."Yaa Allah... Ku titipkan cinta ini hanya pada-Mu, jagalah hatiku dan hatinya dari rasa kecewa, hingga waktu itu tiba. Jika dia memanglah jodoh yang Engkau tetap kan untuk ku, maka persatukanlah kami dalam restu dan Ridho-Mu" ...

__ADS_1


#tbc….


...Haii readers kesayangan, terima kasih sampai saat ini masih setia menemani dan mensupport karya author. Dihari nan Fitri ini meskipun kita hanya saling sapa melalui karya ini, semoga tidak mengurangi silaturahim kita. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, mohon maaf lahir dan bathin. Jangan lupa tinggalkan jejak all readers disini ya. 🤗😍💖...


__ADS_2