
Setelah berita tersebut beredar malah banyak tawaran acara datang ke Andrew. Andrew malah jadi semakin sibuk.Belum lagi member-member grupnya yang suka rusuh, itupun banyak mengasih hadiah pernikahan yang aneh-aneh pada Andrew. Hingga membuat Andrew dan Meysha geleng-geleng kepala. Mereka hanya mengundang kerabat, sahabat-sahabat dan staff untuk perayaan pernikahan Mereka. Acara Mereka privat.
Semakin hari, Andrew semakin sibuk semenjak berita tersebut. Tawaran silih berganti datang. Siang ini saja Andrew datang ke sebuah acara yang dipandu temannya sendiri yaitu Kenzo.Kenzo mulai memperkenalkan Andrew sebagai bintang tamu hri ini.
" Pria tertampan sekaligus visual Z grup. Walaupun aslinya Aku yang harusnya jadi visual. Sepertinya agensi salah pilih." Ujar Kenzo. Langsung mendapatkan respon " Huuuh," dari penonton.
" Anneyong Haseyo Andrew ssi."
" Anneyong Haseyo, " Jawab Andrew lalu memperkenalkan diri.
Setelah perkenalan kini giliran sesi yang ditunggu-tunggu, yaitu sesi pertanyaan.
" Kudengar-dengar Kalian sahabat dikampus dan hilang kontak. Kok bisa bertemu kembali dan akhirnya menikah?"
Andrew berpikir sejenak sebelum menjawabnya. Lalu pertanyaan demi pertanyaan Andrew jawab. Hingga akhirnya acara selesai.
Akhirnya Andrew dapat libur diakhir tahun.
Membuat Mereka sejenak melupakan kesibukan dalam pekerjaannya. Semua pekerjaan kantor Mereka, Mereka serahkan kepada orang kepercayaannya. Manajer Andrew pun sudah menyiapkan sebuah tiket liburan ke Bora bora Prancis, sekalian Honeymoon yang masih tertunda.
Bora Bora adalah sebuah pulau di gugus Leeward dari Kepulauan Masyarakat, Polinesia Prancis, sebuah jajahan seberang laut Prancis yang terletak di Samudera Pasifik. Pulau ini terletak sekitar barat laut dari Papeete. Pulau ini dikelilingi sebuah laguna dan deretan terumbu karang. Di tengah-tengah pulau terdapat bekas sebuah gunung berapi yang memiliki dua puncak, Gunung Pahia dan Gunung Otemanu.
Begitu sampai di Bora-Bora. Meysha dan Andrew terlihat takjub.
" Masya Allah." Ucap Mereka berdua kompak.
Hotel-hotel di Bora Bora menawarkan privasi kepada para tamunya. Dengan konsep bungalow -bungalow cantik, yang terapung diatas air dan jauh dari pemukiman penduduk. Andrew pun langsung mengajak Meysha ke salah satu bungalow yang Mereka sewa.
Ternyata tak hanya cantik, sebagian besar bungalow di Bora Bora juga menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan. Tak hanya itu, Mereka pun dapat menikmati pemandangan laut yang biru. Di tambah menikmati pemandangan untaian gunung yang hijau.
Andrew dan Meysha benar-benar tidak salah tempat. Sejenak Mereka tidak memikirkan hal lain, selain kebahagiaan Mereka berdua.
Bahkan hari berikutnya Mereka melompat ke laguna bersama langsung dari bungalow yang Mereka sewa. Lalu Mereka juga ke Matira.Sebuah pantai kecil berpasir putih, yang telah dinobatkan CNN sebagai salah satu pantai terindah di seluruh dunia pada tahun 2013. Mereka juga mengunjungi Lagoonarium , aquarium besar dan taman eden. Di bora -bora manusia dan alam seolah hidup dalam harmoni yang sempurna.Tanpa terasa seminggu sudah berlalu, Akhirnya Mereka kembali ke Korea.
Satu bulan kemudian,
Hari ini Meysha entah mengapa rasanya sangat rindu pada suaminya,setelah Dia selesai mengerjakan semuanya. Padahal belum lama Mereka berpisah. Baru satu jam yang lalu. Tiba-tiba Dia ingin menemui suaminya lagi. Tidak biasanya Dia sangat rindu begitu. Meysha pun menelepon Andrew. Andrew bilang sedang dikantor. Meysha pun berniat untuk mengunjungi Andrew di kantornya, tanpa sepengetahuannya.
Andrew sendiri sedang membeli minuman kopi diseberang kantornya.
" Empat Americano, Dua hazeler latte, Dua karamel macchiatos." Ucap Andrew.
__ADS_1
" Ok. Silahkan untuk pembayaran, masukkan kartu."
Andrew pun melakukan pembayaran dengan kartunya. Dan lalu mendapatkan pesanannya. Andrew keluar dari tempat tersebut. Dia berjalan menyeberang lagi. Dan kembali ke kantornya.
Sampai dikantor Dia menghampiri karyawannya dan memberikan minuman tersebut. Lalu Dia melihat wakilnya sedang tidak ada ditempatnya.
" Dimana perwakilan Ma?"
" Tadi Dia buru-buru ke belakang Sajangnim."
Andrew hanya manggut-manggut. Dan lalu kembali ke ruang kerjanya. Dan kembali fokus menatap layar komputer. Selang beberapa menit, Perwakilan Ma datang mengetuk pintu ruangan. Dan menginformasikan kepada Andrew untuk rapat.
Andrew pun keluar dan menuju ruang rapat. Begitu masuk ruang rapat. Semua karyawannya sudah berada diruang rapat. Andrew pun duduk dan menyapa Mereka semua. Lalu memulai topik yang akan Mereka bahas dirapat kali ini.
" Seperti yang Saya ingin katakan, alasan rapat kali ini karena Kita sedang dalam pengembangan." Jelas Andrew.
" Jadi apa saja kriteria yang baik, untuk diterapkan di dalam pengembangan Kita?" Tanya Andrew.
"Komunikasi."
" Pencapaian."
" Positif."
"Kegigihan."
" Saya pikir, Itu ide yang sangat bagus untuk diterapkan di dalam pengembangan saat ini."
Tiba-tiba pintu terbuka. Mereka langsung menoleh kearah pintu.Andrew terlihat terkejut, Tidak biasanya Meysha datang ke kantornya tanpa konfirmasi dahulu.
" Maaf. Sepertinya Saya salah ruangan." Suara Meysha spontan dan merasa malu. Meysha langsung sadar telah salah masuk ruangan. Para karyawannya pun menyapa Meysha dengan senyum dan anggukan kepala. Mereka juga maklum karena baru dua kali Meysha datang ke kantor suaminya tersebut. Yang pertama saat Andrew merayakan pernikahan Mereka dengan para staff kantor, sekaligus memperkenalkan Meysha sebagai istri Andrew. Dan kedua Meysha tanpa sepengetahuan Andrew datang tiba-tiba seperti saat ini.
Andrew hanya memberi kode dengan mata untuk menunggu diruanh kerjanya.Meysha pun dengan sopan menutup pintu ruangan rapat tersebut. Lalu melangkahkan kakinya menuju ke ruang kerja Andrew.
Begitu Dia masuk, Meysha mengintip dahulu dari balik pintu. Takut salah ruangan kembali. Dan jelas, didalam ruangan tersebut ada sebuah papan nama. Dan jelas itu ruang kerja Andrew. Meysha masuk dan duduk disebuah sofa.
Begitu selesai rapat. Andrew pun langsung menuju ke ruangan kerjanya. Dia tidak sabar melihat Meysha. Begitu masuk ruangan, Andrew pun langsung menghambur memeluk Meysha.
" Apa yang membawamu kemari?"
" Rindu." Sahut Meysha polos.
__ADS_1
Andrew langsung melongo. Serindu- rindunya Meysha, tidak biasanya sampai menghampiri Andrew ke tempat kerja.
" Tidak biasanya."
Mencium aroma parfum Andrew, Meysha tiba-tiba merasa mual. Dia pun langsung melepaskan pelukan Andrew dan berlari ke toilet.Andrew terlihat khawatir. Namun Dia juga terlihat berpikir. Mungkinkah Meysha sedang hamil? Tebak Andrew.
Andrew lalu tersenyum.
" Ayo Kita checkup ke rumah sakit."
Ajak Andrew begitu Meysha keluar dari toilet.
Sebenarnya hal itu belum pasti. Bahkan Meysha sendiri belum tahu dan belum melakukan tes dengan tespeck. Namun feeling Andrew mengarah ke sana.
" Buat apa? Aku tidak sakit." Elak Meysha.
" Dan parfummu Yeobo. Buat Aku mual." Keluh Meysha langsung menutup hidungnya.
Andrew langsung melepas jasnya. Dan menaruhnya jauh dari Meysha. Secara Dia hanya memakai parfum di jasnya.
" Pokoknya Kita ke rumah sakit dulu." Ajak Andrew setengah memaksa.
" Tapi Aku tidak sakit yeobo."
" Iya Aku tahu. Tapi siapa tahu Kau hamil sayang. Kaja!" Ajak Andrew membuat Meysha bingung, Namun Dia menuruti ajakan suaminya tersebut. Seraya berpikir ulang dengan ucapan Andrew. Hamil? Mungkinkah? Meysha pun baru tersadar dan menghitung-hitung dengan tangannya. Mereka melangkah menyelusuri lorong para karyawan. Para karyawan pun menyapa Mereka penuh hormat. Andrew membalas dengan senyuman dan anggukan. Begitu juga Meysha langsung tersadar.
“Apa ada yang ingin Kau makan?” Tanya Andrew disela-sela menghidupkan mesin mobilnya.
“Aku hanya ingin makan es krim” Jawab Meysha.
“Itulah kenapa disaat makan kemarin, Kau hanya ingin makan es krim." Ucap Andrew.
Meysha hanya tersenyum. Antara percaya dan tidak.
“Apa Aku perlu mengambil libur beberapa hari?” Tanya Andrew.
"Tidak perlu yeobo. Ini saja belum pasti." Sahut Meysha takut kecewa.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit. Andrew menelepon salah satu Direktur rumah sakit yang Dia kenal. Direktur tersebut pun langsung merekomendasikan seorang Dokter kandungan terbaik untuk Meysha.
To be continued
__ADS_1