Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Berjuanglah dan Yakinlah


__ADS_3

...💞Mencintai dalam diam, tanpa perlu takut kehilangan. Karena Allah telah menyiapkan yang terbaik bagi hamba-Nya yang sabar dalam mencintai💞...


🌸


1 jam lebih Zayn, Kak Prinka dan Diki ngobrol bersama nyonya Ela, tuan Erick dan Lala, akhirnya mereka pun pamit pulang.


“Baiklah Om, tante, kami pamit pulang ya, saya sangat berharap Om, tante, Lala dan Lula bisa hadir dan memberikan doa restunya untuk saya dan ustadzah Cinta” ucap Zayn.


“InsyaAllah, doa restu kami untukmu Zayn” ucap Om Erick.


“Terima kasih Om” ucap Zayn.


“Sama-sama” jawab Om Erick.


Akahirnya Zayn, Diki dan Kak Prinka pun beranjak dari tempst duduknya.


Karena ada tamu yang datang akhirnya Om Erick dan tante Ela tak mengantar sampai teras, hanya Lala yang mengantar ketiganya.


“La, maafkan aku jika menyakiti hatimu, maaf” ucap Zayn.


“It’s okay Zayn, aku baik-baik saja. Aku yang minta maaf karena niat perjodohan yang dilakukan Papi dan Oma sempat menghambat lamaranmu pads ustadzah Cinta. Oiya selamat untukmu ya Zayn” ucap Lala menguatkan hatinya.


“Terima kasih doanya, datang ya La” ucap Zayn.


“InsyaAllah” jawab Lala berusaha tetap tersenyum.


“La, Allah itu punya rencana indah bagi setiap hambanya. Kau harus tahu bahwa ada seseorang yang mencintaimu sejak lama, mencintaimu dalam diam dan doanya” ucap Zayn sambil melirik ke arah Diki.


“Ha????” Lala terkejut mendengar ucapan Zayn sambil ikut melihat ke arah mata Zayn menatap.


Lala melihat Diki yang terlihat sudah merah padam wajahnya akibat ulah Zayn.


“Iya, ada seorang laki-laki tampan yang mecintaimu sejak lama tapi dia tidak berani menyampaikannya. Kau tahu aku sangat merasa bersalah padanya saat Oma menjodohkan kita, padahal laki-laki tampan itu senantiasa berdoa dalam diamnya menyebut namamu dalam setiap doanya” goda Zayn.


“He????” Lala masih bingung namun Lala cukup paham maksud dari Zayn.


“Lebih parahnya, meskipun dia sangat mencintaimu dan kita akan dijodohkan, dia malah mendukung, katanya asal kau bahagia dia pasti bahagia" lanjut Zayn.


"Benarka?" tanya Lala jadi penasaran.


"Ya, kau tahu bahkan dia sangat marah dan mengancamku jika aku menolak atau menyakitimu” lagi ucap Zayn karena jika menunggu Diki untuk mengungkapkan perasaannya pada Lala mungkin sampai kucing bertanduk pun Diki tak kan mengungkapkannya.


"Owhhh...." Lala semakin penasaran.


“Dia bilang…..” ucap Zayn terhenti ketika Diki akhirnya bersuara.


“Zayn, jika sudah selesai ayo berangkat, masih banyak undangan yang akan kita antar dan kita juga akan mengantar Kak Prinka ke RKS (Rumah Kasih Sayang)” ucap Diki memotong ucapan Zayn karena Diki sudah benar-benar malu pada Lala.

__ADS_1


“Rasanya tidak ada lagi undagan yang akan kita antar. Diki jika kau hanya diam sampai kapanpun Lala tidak akan tahu bagaimana perasaanmu padanya yang sudah ada sejak jaman SMP dulu” ucap Zayn tanpa rasa bersalah.


“Apa???, sejak SMP???” tanya Lala kaget.


“Zayn, mulutmu benar-benar ya!!!” ucap Diki kesal karena mulut Zayn tak bisa di rem.


Diki benar-benar salah tingkah dibuat Zayn.


Zayn sendiri malah tersenyum melihat wajah Diki yang merah padam seperti kepiting bakar karena salah tingkah.


“Tadi Lula, sekarang Zayn yang ngomong asal jeplak, bikin malu saja, dasar laki-laki konyol, mulai kumat lagi konyol dan isengnya” gumam Diki dalam hati.


“Maaf, aku duluan mau panaskan mobil. Assalamu’alaikum” ucap Diki buru-buru.


“Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab Zayn, Lala, dan Kak Prinka.


“Hahaha… aku tidak menyangka ternyata Diki bisa malu juga, bisa salah tingkah juga dia, hahahaha” tawa puas Zayn.


“Zayn, kau keterlaluan” pukul Kak Zayn pada lengan Zayn.


“Hahhaa, kalau tidak begitu Lala tidak akan pernah tahu perasaan Diki padanya Kak” ucap Zayn.


“Jadi Diki????” ucap Lala.


“Iya, hanya kamu dihatinya dan tak pernah terganti sampai detik ini, bahkan dia sudah mulai jatuh hati padamu sejak kita masih kecil saat masih sering main bersama" ucap Zayn.


“Haaa…..” Lala semakin kaget mendengar penuturan Zayn, Lala berusaha mengingat semua yang dikatakan Zayn.


"Sudah mikirnya nanti saja, yang jelas kuberi tahu padamu La bahwa Diki menyuka, jika kau tidak percaya tanyalah pada Kak Prinka" ucap Zayn meyakinkan sambil merangkul Kak Prinka.


Lala melihat kearah Kak Prinka dengan tatapan penuh tanda tanya.


Kak Prinka hanya tersenyum karena Kak Prinka sendiri bingung harus bilang apa jika Lala bertanya meskipun Kak Prinka tahu bensr bahwa Diki memang mencintai Lala sejak lama.


Menurut Kak Prinka waktunya kurang pas saja karena saat ini Lala baru saja gagal bertunagangan dengan Zayn.


“Baiklah, kami pulang dulu ya La karrna masih ada kerjaan lagi. Assalamu’alaikum” ucap Zayn yang diikuti Kak Prinka.


“Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab Lala masih dengan debaran dihatinya mendengar penuturan yang Zayn sampaikan secara mendadak itu.


“La, tante pulang ya jangan terlalu dipikirkan, tapi kalau tante boleh berpendapat, ucapan Zayn tadi memang benar, Diki pada mu” ucap Kak Prinka yang turut menggoda Lala sambil membuat tanda love menggunakan jari jempol dan telunjukknya.


Deg deg deg deg….


Jantung Lala berdegub kencang mendengar ucapan Kak Prinka.


“Benarkah Diki….????” Ucap Lala menatap kepergian mobil yang dikendarai oleh Diki, Zayn dan Kak Prinka.

__ADS_1


Didalam mobil Zayn tertawa puas melihat wajah Diki yang terlihat begitu sebal pada Zayn.


"Hahahahaha... cie cie yang berdebar-debar, hahahaha" tawa Zayn.


"Dasar asem lu Zayn, kurang kerjaan banget sih" ucap Diki kesal.


"DikiCan DikiCan... harusnya kau berterima kasih padaku akhirnya Lala tahu bagaimana perasaanmu padanya, hahahaah" lagi Zayn tertawa puas.


"Ya tapi tidak seperti ini juga Zayyan Wilson..." ucap Diki kesal.


"Makanya lu gercep dong Dik, entar di sabet orang nyesel loh" ucap Kak Prinka.


"Nah bener tu apa yang Kak Prinka bilang, dengerin tu DikiCan" tambah Zayn.


Diki pun memikirkan apa yang diucapkan Kak Prinka.


"Bagaimana jika setelah ini Lala malah ilfill padaku Kak?" ucap Diki menatap lurus kedepan sambil fokus menyetir.


"Lala itu gadis yang cerdas dan bijak, Kakak yakin dia tidak akan seperti yang kau pikirkan" jawab Kak Prinka.


"Dik, saran Kakak ni ya, sebaiknya kau katakan perasaanmu padanya, soal diterima atau tidak berjodoh atau tidak, biarlah itu jadi ketentuan Allah" saran Kak Prinka.


"Iya Dik, aku rasa jika dia tahu anak yang menolongnya dan yang menjaganya saat kecil dulu adalah kau, pastilah dia akan memilihmu, bukankah dia pernah bilang dia jatuh cinta pada anak laki-laki tampan yang baik hati yang. sudah menolongnya saat tenggelam. Itu kau bukan aku" ucap Zayn.


"Diki, terlepas dari itu semua ingatlah bahwa jodoh terbaik akan diberikan oleh Allah selama kita selalu memantaskan diri menjadi orang yang baik dan pantas dipilih.” ucap Kak Prinka.


Diki mencerna nasehat Kak Prinka dan Zayn dalam diamnya.


"Berjuanglah DikiCan, bukannya dalam diammu selama ini kau memperjuangkan cintamu padanya dalam doamu, sekarang ungkapkan dengan niat menghalalkannya" ucap Zayn.


"Iya berjuanglah Dik, lihatlah saudaramu meskipun sudah ditolak berkali-kali, bahkan ditolak mentah-mentah oleh Cinta, kita aja yang malunya sampai ke ubun-ubun dia cuek aja tuh, bahkan sempat ditentang oleh Mami juga tapi dia tetap keukeh berjuang dan akhirnya dua hari lagi dia akan resmi menjadi suami sah dari wanita yang dicintainya. Yakinlah hasil itu tak akan mengecewakan prosesnya" ucap Kak Prinka.


"Hahahahaha" sontak Diki tertawa.


"Benar kata Kakak, urat malunya hilang ketika mengejar ustadzah Cinta diawal-awal dulu, sudah seperti bayangan ustadzah Cinta saja kemana-mana ngikutin sampai-sampai ke toilet juga, hahahahaa" ucap Diki sambil tertawa.


"Asem lu Dik, tadi diem-diem giliran sekarang puas banget kayaknya ya inget kejadian itu" ucap Zayn sambil ikut tertawa.


"Jadi, siapakan peluru cintamu ya Dik untuk nembak Lala menjadi pasangan halalmu, dor dor dor, I Love U bang DikiCan...." goda Zayn.


"Hahahahahaaah" ketiganya pun tertawa riang memenuhi ruang kedam didalam mobil itu.


Tak terasa mobil mereka pun sudah memasuki komplek rumah kasih sayang, Kak Prinka pun turun untuk mengecek semuanya, sedangkan Zayn dan Diki setelah bertemu Buya, ustadz Ayubi dan juga Ilham, mereka pun berpamitan.


❤tbc....


...Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, favorit dan gift nya juga ya readers. Terima kasih atas dukungannya all readers. Love U all readers❤❤❤...

__ADS_1


__ADS_2