
...💖Cintai sepenuhnya keluargamu, karena keluarga merupakan kesatuan jiwa yang penuh dengan rasa saling mencintai, saling percaya, dan saling pengertian💖...
🌸🌸🌸
40 menit perjalanan dari Rumah Kasih Sayang menuju rumah besar.
Gerbang tinggi itupun dibuka dan mobil hitam berkilau itupun masuk ke halaman rumah besar yang begitu luas dan tertata rapi.
"Alhamdulillah, akhirnya sampai" ucap Cinta.
"Alhamdulillah" sahut Zayn dan Diki.
"Selamat pagi tuan, nyonya" sapa si penjaga keamanan yang membuka kan pintu untuk si pemilik mobil yang sangat ia kenali.
"Selamat pagi Pak" jawab Cinta dan Zayn.
"MasyaAllah, tuan Zayn sudah sehat tuan" ucap satpam itu.
"Alhamdulillah Pak" Jawab Zayn sambil keluar dari mobil dan tersenyum.
"Saya kabari nyonya besar dulu ya tuan"ucap satpam yang lain.
"Tidak usah Pak, biar saya langsung masuk saja, Oma belum tahu kita kemari" jawab Zayn sambil meletakkan jari telunjuknya didepan bibirnya sendiri.
"Owhh... kejutan ya tuan" ucap satpam itu mengerti.
Zayn hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Baiklah, kalau begitu silahkan masuk tuan, nyonya, nyonya besar sepertinya sedang di taman belakang bersama nona Prinka" ucap satpam pertama tadi.
"Barang-barang tuan dan nyonya biar saya saja yang bawa kedalam" ucap satpam kedua.
__ADS_1
"Baik, terima kasih ya Pak" ucap Zayn dan Cinta.
"Dik, mobilnya biar langsung diurus pak Beno saja, kamu langsung ikut kita" titah Zayn.
"Oke" jawab Diki.
Cinta, Zayn dan Diki pun masuk menuju taman belakang.
Nampak Oma Aleta dan Kak Prinka sedang duduk berbincang didepan hamparan bunga nan cantik di taman belakang yang sudah seperti kebun bunga.
Terdengar suara gelak tawa bahagia dari Kak Prinka sambil bergelayut manja pada lengan Oma Aleta.
Sungguh pemandangan yang indah, tanpa terasa air mata Zayn menetes melihat pemandangan yang mengharu biru di depannya.
Zayn ikut merasakan kebahagian yang menyelimuti hatinya melihat pemandangan indah itu.
"Kakak menangis?" tanya Cinta menggenggam tangan suaminya.
Cinta menghapus jejak air mata Zayn.
"Semoga Oma, Kak Prinka dan kita semua bahagia selalu ya Kak" ucap Cinta tersenyum sambil menggenggam kedua tangan Zayn.
"Aamiin Ya Allah, terima kasih Cinta" ucap Zayn lalu mencium puncuk ubun-ubun kepala Cinta.
"Ehemm... mohon maaf disini masih ada jomblo" ucap Diki tanpa ekspresi menggoda Zayn dan Cinta.
Cinta mengatupkan bibirnya karena malu, dengan milyaran pesona suaminya bahkan Cinta lupa bahwa ada Diki bersama mereka.
"Makanya cepet nikah biar ada yang perhatian" goda Zayn yang sebenarnya ada rasa malu juga pada Diki.
"Romantis-romantisnya ditunda dulu ya, jiwa ku meronta-ronta melihatnya, doakan saja si jomblo ini cepet laku, karena mau nikah itu harus ada pasangannya dulu" curhat Diki tetap tanpa ekspresi.
__ADS_1
"Aamiin...." ucap Cinta dan Zayn tersenyum melihat sikap lucu Diki yang tanpa ekspresi.
Ketiga berjalan menuju Kak Prinka dan Oma Aleta.
"Selamat pagi Oma cantik..." sapa Zayn dengan senyum manisnya.
Oma Aleta dan Kak Prinka pun berbalik badan melihat ke sumber suara yang sangat mereka kenali
"Zayyan...." ucap Oma Aleta dan Kak Prinka bersamaan.
Zayn menganggukkan kepalanya lalu berjalan memeluk Oma Aleta.
"Zayn, benar ini kamu sayang" ucap Oma Aleta memegang wajah tampan cucu semata wayangnya.
"Ya Oma, ini Zayn" ucap Zayn lalu mencium tangan Oma Aleta.
Oma Aleta pun pecah tangisnya memeluk Zayn.
Kak Prinka dan Cinta pun ikut memeluk Oma Aleta.
Diki memandang dengan haru, Diki turut bahagia, akhirnya keluarga besar ini bisa bersatu dalam rangkulan bahagia.
Suka cita pun riuh gembira memenuhi setiap sudut rumah itu, banyak hal yang mereka bahas, begitupun pengalaman Zayn selama menjadi pasien covid-19 yang harus terisolasi di satu ruang tersendiri.
Dan pada akhirnya pagi menjelang siang itu Zayn dan Cinta pun dikejutkan dengan kejutan yang disampaikan oleh Oma Aleta.
...💖Jangan pernah menyerah dalam hidupmu, terutama untuk keluarga. Selama kamu berusaha dan berdoa, selalu ada jalan menuju keluarga bahagia💖...
🌸🌸🌸
♥️to be continued♥️
__ADS_1
...Love U all readers, jangan lupa tinggalkan jejak like nya ya 🥰...