
Cinta yang masih berdebar-debar hatinya karena penasaran dengan berita bahagia apa yang ingin disampaikan oleh Ammar, kini Cinta jadi salah tingkah dengan masih memegang kado yang diberikan oleh Ammar.
“Oiya Bang, boleh kah aku buka kadonya” ucap cinta menutupi kegugupannya.
“Emhh, tentu boleh” jawab Ammar.
Sebenarnya Ammar ingin memberikan kado itu saat sampai di Indonesia, namun karena banyak kejadian yang membuatnya tak sempat bertemu Cinta, akhirnya baru saat inilah Ammar bisa memberikannya bertepatan pula di hari ulang tahun Cinta.
Cinta yang mendapatkan persetujuan dari Ammar pun mencoba membuka bingkisan kado yang diberikan Ammar.
Pelan Cinta membukanya dengan perasaan berbunga-bunga.
“MasyaAllah... Cantik banget Bang” ucap Cinta melihat isi dari kado yang diberikan Ammar untuknya.
“Kamu suka?” tanya Ammar.
“Tentu, aku suka banget Bang, terima kasih ya Bang” ucap Cinta dengan mata berkaca-kaca.
“Maaf baru bisa memberikannya sekarang” ucap Ammar.
“Sekali lagi terima kasih Bang, akhirnya aku mendapatkannya. Alhamdulillah” ucap Cinta yang terlihat begitu bahagia.
Anis dan Ilham penasaran ketika melihat kebahagiaan yang ditampakkan oleh Cinta. Mereka hanya bisa melihat dari jauh karena untuk mendekat dan melihat apa yang terjadi sebenarnya mereka tak enak hati.
Kado yang diberikan Ammar adalah miniatur kota makkah dalam sebuah bola kristal yang didalamnya menampilkan miniatur Masjidil Haram yang mengelilingi Ka’bah Baitullah yang terbuat dari kristal yang dilapisi emas.
Miniatur itu nampak begitu indah dengan warna warni cahaya yang begitu memukau, hingga rasanya kerinduan Cinta untuk segera berkunjung dan beribadah ke Baitullah semakin membuncah dihatinya.
“Boleh Abang pinjam sebentar?” tanya Ammar.
Cinta pun memberikan miniatur itu kepada Ammar.
“Dibawahnya ada tombol on off, jika kamu tekan on maka....” Ammar memperdengarkan suara yang muncul dari bola kristal yang bening dan memancarkan cahaya terang seolah lampu warna warni didalam miniatur itu hidup.
“LabbaikAllahuma labbaik, Labbaikalaa syarikka laka labbaik, Innal haamda wanni'mata laka wal mulk, Laa syariika laka" suara panggilan dan seruan untuk memenuhi panggilan Allah pun berbunyi menggetarkan hati Cinta.
Melihat dan mendengar kalimat talbiyah itu air mata Cinta deras mengaalir meluncur bebas dari kelopak matanya, bibir Cinta pun begetar mengikuti kalimah yang sama yang diperdengarkan dari miniatur itu.
Ammar yang melihat betapa rindunya keinginan Cinta untuk datang ke kota suci Mekkah menunaikan rukun islam yang kelima, Ammar pun ikut meneteskan air mata.
__ADS_1
“Cinta, apa kamu mau ke Makkah atau tinggal di Makkah ?” tanya Ammar membuyarkan lamunan Cinta.
“Maksud Abang?” tanya Cinta balik.
“Kabar bahgaia kedua yang yang ingin Abang sampaikan padamu adalah, kamu mempunyai kesempatan untuk berkunjung ke kota Makkah dan menunaikan rukun islam yang kelima” ucap Ammar.
“Apa maksud Abang, aku nggak ngerti?” lagi tanya Cinta penasaran dengan maksud Ammar.
“MLA mempunyai hubungan baik dengan kedutaan besar Arab dan beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan MLA. Jadi, Bulan lalu dari pihak kedubes Arab Saudi dan Perusahaan Language Academy bekerjasama dengan MLA di Arab untuk merekrut guru terbaik MLA sebagai pegawai potensial dari Indonesia untuk bekerja di Islamic International Boarding School Saudi Arabia" jelas Ammar.
"Dan kamu tahu jika kamu lulus sampai tahap akhir dan terpilih menjadi duta MLA, maka pihak MLA akan memberi reward Haji Plus dan tentunya semua sudah diatur oleh pihak MLA, tanpa menunggu lama kamu bisa langsung beribadah ke Baitullah, selain itu kamu juga akan di sekolahkan lagi untuk menunjang karir pendidikanmu dan semua biayanya gratis” lanjut Ammar bersemangat mengabarkan berita itu.
“MasyaAllah... benarkah itu Bang?” tanya Cinta.
Ammar menganggukkan kepalanya.
“Apakah aku mampu Bang?” tanya Cinta.
“Abang yakin kamu mampu, kamu adalah guru dan mentor terbaik di MLA cabang Sumatera Selatan dan tentunya terbaik di Indonesia, bukankah semua MLA yang ada di seluruh cabang se-Indonesia ini berlomba-lomba ingin merekrutmu karena kinerjamu yang bagus dan profesional, selain itu kamu juga seorang hafidzah Qur’an jadi itu adalah modal paling utama yang mereka cari." Ammar menjedah kalimatnya.
"Yang Abang tahu kamu adalah kandidat utama yang menjadi prioritas utama mewakili MLA untuk mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu Abang segera pulang ingin menyampaikan langsung berita bahagia ini padamu, Abang yakin kamulah yang mereka pilih ” ucap Ammar bersemangat.
“Hanya satu orang se-Indonesia. Cinta ini adalah kesempatan bagus untukmu, kejar impian dan mimpimu” ucap Ammar menyemangati cinta
Cinta yang merasa ini juga kesempatan emas baginya, dengan semangat Cinta ingin meraihnya, meraih mimpinya dan juga impiannya.
Binar bahagia nampak dari sorot mata Cinta sambil melihat miniatur Masjidil Haram dan Ka’bah yang ada ditangannya, Cinta merasa Allah begitu menyayanginya. Dengan kejadian semalam yang membuat Cinta nyaris meregang nyawa, namun berkat sabar dan ikhlas sore ini Allah membayar kontan kepiluannya semalam dengan kabar bahagia yang disampaikan oleh Ammar.
Impian Cinta untuk bekerja di AIIBS yang di impikannya di Kota Makkah itu, akhirnya akan segera terwujud. Hati cinta kini dipenuhi dengan perasaan suka cita.
“Tabarokallah, terima kasih Yaa Allah atas segala nikmat-Mu, terima kasih Yaa Allah karena Engkau telah mengabulkan doaku, secepat ini Engkau basuh lukaku dengan kabar bahagia ini” doa Cinta dalam hati sampai membuat Cinta menagis karena bahagia.
Air mata Cinta mengalir semakin deras, mengingat usaha dan doanya selama ini akan segera terwujud.
Melihat kebahagiaan yang diarsakan Cinta, Ammar pun ikut merasa bahagia, Ammar ingat betul obrolan mereka berdua saat sebelum Ammar pindah dan menetap di Arab.
Flasback On
“Apa benar Abang akan pindah ke Arab dan menetap disana?” tanya Cinta.
__ADS_1
“InsyaAllah, seperti kamu yang punya mimpi Abang pun sama, dan kini mimpi itu sudah ada didepan mata, jadi Abang rasa Abang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu, karena kesempatan baik itu sangat jarang datang untuk kedua kalinya.” Jawab Ammar.
“Aku juga akan berjuang untuk mengejar mimpiku agar diterima di Islamic International Boarding School Saudi Arabia ” ucap Cinta menahan perasaannya.
“Abang akan tunggu, kamu harus terus semangat dan pastikan beberapa tahun kedepan Abang akan menjemputmu untuk berangkat bersama kesana” ucap Ammar menyemangati Cinta.
“Abang tunggu saja, akau pasti akan berhasil dan tentunya Abang harus menjemputku” ucap Cinta bersemangat.
"Abang akan menjemputmu" jawab Ammar tersenyum.
Flasback off
Cinta tak menyangka hari ini setelah 3 tahun berlalu percakpan random mereka akan segera terwujud.
“Bang, terima kasih karena Abang telah menyemangatiku untuk bisa pada titik ini, karena motivasi dari Abang di masa lalu aku bisa berada ditahap ini, terima kasih” ucap cinta bicara sambil menunduk.
“Semua ini adalah giat usahamu serta doa tulus ikhlasmu, hingga akhirnya kamu bisa mewujudkan impianmu” ucap Ammar.
Air mata Cinta masih terus mengalir membasahi kerudungnya.
“Kamu harus segera sembuh, karena dua minggu lagi sekitar minggu-minggu awal bulan ramadhan pihak AIIBS akan melakukan wawancara pada kandidat yang diusulkan di Jakarta, jadwalnya akan Abang kirimkan padamu” ucap Ammar.
“Dua minggu lagi ya, MasyaAllah... apakah aku siap Bang?” tanya Cinta.
“Kamu pasti siap, Abang yakin itu. Jika kamu berhasil maka reward pertama yang akan kamu dapatkan adalah umroh gratis menjelang 10 hari terakhir ramadhan dan menikmati idul fitri di kota Makkah dan Madinah” ucap Ammar.
“MasyaAllah... doakan aku ya Bang” ucap Cinta penuh semangat.
“Abang pasti mendoakanmu” jawab Ammar.
Ilham yang mendengar obrolan Cinta dan Ammar merasa turut bahagia karena apa yang menjadi harapan dan impian cinta akan segera terwujud.
Ilham bahagia jika memang Cinta diterima bekerja di AIIBS Arab Saudi karena sebenarnya Ilham juga sedang mengajukan permohonan mutasi ke MLA Arab Saudi dengan tujuan awal untuk mewujudkan mimpi Cinta, jadi setelah Cinta sembuh Ilham ingin segera menikahi Cinta dan memboyong Cinta ke Arab Saudi lebih tepatnya tinggal di seputaran Makkah seperti impian Cinta.
Namun ternyata Allah punya rencana yang lebih baik untuk Cinta, Allah wujudkan mimpinya dengan berkesempatan untuk ikut program rekrutment pegawai tetap AIIBS di Arab Saudi.
Ilham merasa mungkin ini akan menjadi kesempatan bagus untuk hubungan mereka, Ilham akan terus melindungi dan menjaga Cinta seperti janjinya sewaktu kecil pada Cinta.
#tbc....
__ADS_1
...Haiii readers terkasih, mohon bantuan like, vote, komen, favorit, bunga mawar bermekarannya dan juga rate bintang limanya ya agar karya ini semakin banyak yang baca. Terima kasih untuk all reders atas dukungan like, komen, hadiah dan favoritnya. Love U all readers. 😍😍😍...