
Dengan perasaan bahagia Oma Aleta pun menyambut kehadiran Cinta dalam kehidupannya.
Oma Aleta berharap disisa usia nya, ia bisa merasakan bahagia yang sesungguhnya bersama keluarga yang dicintainya dan juga menyayanginya.
"Sini peluk Oma juga" ucap Oma Aleta.
Cinta pun akhirnya memeluk Oma Aleta.
"Cinta, maafkan semua kalimat menyakitkan yang pernah Oma ucapkan padamu, maafkan semua kesalahan yang pernah Oma lakukan padamu, terima kasih karena kamu akhirnya mau menerima cintanya Zayn cucuku dan mau menjadi istrinya, semoga kalian bahagia selalu" ucap Oma Aleta berderai air mata.
"Maafkan kesalahan saya juga nyonya, terima kasih karena nyonya sudah berbesar hati mau menerima saya sebagai istri Zayn, nyonya juga harus bahagia, segeralah sembuh dan sehat kembali" ucap Cinta menangis dalam pelukan Oma Aleta.
__ADS_1
"Heeii gadis cantik, panggil aku Oma, jangan panggil nyonya" ucap Oma Aleta sambil mengelus punggung Cinta.
Jujur ada rasa hangat di hati Oma Aleta mendapat pelukan hangat dan penuh cinta dari Cinta.
Sungguh saat ini jauh di relung hati Mami Aleta menyimpan rindu besar pada Prinka putri yang selalu ia sakiti hatinya sejak kecil, hingga tingkat terparah terjadi pada siang tadi, Mami Aleta dengan tega menyakiti hati putrinya dengan mengungkapkan kenyataan pahit bahwa Prinka bukanlah putri kandungnya.
Sungguh kerinduan ini sungguh menyiksa hati dan batin Mami Aleta.
Namun, Mami Aleta malu dan sungguh merasa tak ada keberanian untuk meminta maaf pada putrinya itu, akankah putri yang dirindukannya itu mau memaafkannya, mau berbaikan dengannya, mau melupakan semua kenangan buruk diantara keduanya yang menjadi benteng besar pengahalang hubungan mereka.
Mami Aleta berharap, jika masih ada kesempatan, Mami Aleta ingin mengubur semua kenangan pahit itu dan memulai kembali hubungannya dengan Prinka putri semata wayangnya, Mami Aleta ingin membuang kenangan pahit itu dan menganggap Prinka benar-benar putri kandungnya.
__ADS_1
Melontarkan kenyataan pahit yang dipendamnya puluhan tahun kepada Kak Prinka, bukan membuatnya lega justru membuat hati Mami Aleta semakin sakit dan tersiksa.
Zayn pun ikut memeluk Cinta dan Oma Aleta, sungguh saat ini hati Zayn benar-benar bahagia, dua kebahagiaan langsung datang menghampirinya, Zayn merasa Allah begitu dekat dan sangat menyayanginya, karena Allah senantiasa mengabulkan semua doa-doanya.
Zayn berharap setelah ini hubungan Oma dan tante nya yani Kak Prinka bisa segera mencair dan membaik, Zayn berharap di hari yang amaih dalam suasna nan fitri ini, banyak keajaiban dan kebahagiaan yang mendatangi mereka.
Soraya yang melihat kehsrmonisan anatara ketiganya turut bahagia, Soraya tahu nyonya besarnya pada dasarnya memanglah wanita yang baik, lembut dan penyayang. Namun, karena masa lalu menyakitkan yang masih menghantuinya hingga membuat nyonya Aleta terkadang menjadi meledak amarahnya tanpa bisa ia kendalikan, guncangan psikologis yang pernah di alaminya terkadang kembali muncul kepermukaan jika ada pencetusnya.
"Nyonya, segeralah sembuh, sudah cukup lama nyonya menderita dengan perasaan bersalah, kecewa, dan terluka, saatnya kini nyonya harua benar-benar bahagia bersama orang-orang yang sangat mencintai dan menyayangi nyonya" doa Soraya dalam hati sambil tersenyum melihat tiga insan yang di landa bahagia saling berpelukan seperti teletubbies kartun anak yangbpernah di tonton Soraya pada masanya.
💕tbc....
__ADS_1
...Haaii readers... semoga all readers sehat dan bahagia selalu ya dan jangan lupa tinggalkan jejak like all readers di part kali ini ya. ❤ U all readers. ...