
Ketika adzan pertama mulai menggema, Buya Mahfud bersama Zayn menitipkan Oma Aleta pada Jhonson dan Soraya oleh karena Zayn dan Buya akan menunaikan sholat jum'at di Masjid.
Saat itu Oma masih dalam kondisi belum sadar, namun sudah di tangani oleh Dokter langsung.
Dalam doanya setelah sholat jumat, Zayn menyelipkan doa untuk kesembuhan Oma yang ia sayangi.
Lepas sholat jum'at Zayn dan Buya kembali ke ruang rawat Oma Aleta, ditemani Abah Furqon sedangkan Ustadz Ayubi menemani Om Erick ke IGD tempat dimana Kak Prinka masih berisitirahat di sana.
Zayn menemui Jhonson untuk menanyakan kabar Oma Aleta.
"Jhonson, bagaimana keadaan Oma" tanya Zayn pada Jhonson.
"Nyonya sedang istirahat didalam tuan ditemani Soraya" jawab Jhonson.
"Apa Oma sudah sadar" lagi tanya Zayn.
"Sudah tuan, namun sekarang nyonya sepertinya sedang tertidur" jawab Jhonson.
"Lalu apa kata Dokter tentang keadaan Oma ?"Zayn masih terus bertanya tentang kondisi Oma Aleta pada sang asisten.
Jhonson pun menyampaikan apa yang disampaikan oleh Dokter padanya tentang kondisi Oma Aleta yang semakin menurun.
"Saya akan menjadi pendonor ginjal untuk Oma, insyaAllah saya siap" ucap Zayn setelah mendengar penjelasan Jhonson.
"Zayn, apakah kamu yakin, apakah sebaiknya kamu pertimbangkan dulu keputusanmu, dan lagi kamu baru saja menikah, saran Buya tanyakan juga bagaimana pendapat istrimu" nasehat Buya Mahfud Hamka pada Zayn.
"Astaghfirullah, iya Buya terima kasih sudah mengingatkan. Jika memang dalam waktu dekat belum juga ada pendonor ginjalnya, saya akan coba diskusikan dengan Cinta Buya, semoga Cinta meridhoi keputusan saya" ucap Zayn tulus.
Tak dapat dipungkiri, meskipun Zayn baru mengenal Oma nya, setelah sekian tahun Omanya tak pernah memperdulikan Zayn dan kedua orang tuanya, namun rasa sayangnya terasa begitu besar pada Oma Aleta, apalagi setelah Oma dan kedua orang tuanya kembali bersama walau hanya sebentar.
Zayn begitu bahagia ternyata masih memiliki seorang nenek meskipun iman mereka berbeda.
"Oma, Zayn akan memberikan yang terbaik untuk Oma, seperti janji Zayn pada Mama dan Papa bahwa Zayn akan membahagiakan Oma" ucap Zayn dalam hati.
__ADS_1
Sedang asyik dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba lamunan Zayn buyar ketika mendengar suara ringtone dari ponsel Buya.
"Assalamu'alaikum Umma" salam Buya pada wanita diujung telpon yang merupakan Umma Salamah istri dari Buya Mahfud Hamka.
"Buya, bagaimana keadaan nyonya Aleta?" tanya Umma Salamah.
"Kondisinya semakin menurun Umma, beliau butuh donor ginjal segera" jawab Abah.
"Subhanallah, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk nyonya Aleta." ucap Umma Salamah.
"Aamiin Yaa Allah" Buya Mahfud mengaminkan doa sang istri.
"Oiya Buya jam berapa Buya dan semuanya kembali ke rumah Kasih Sayang, terutama Zayn karena sebentar lagi acara resepsi pernikahannya akan dimulai" ucap Umma Salamah mengingatkan.
"Oiya Umma, insyaAllah kami akan segera kembali" jawab Buya hamka.
"Baik, kalau begitu kami tunggu kedatanganya ya Buya" ucap Umma Salamah kemudian mengakhiri sambungan telponnya.
"Zayn" panggil Buya.
"Sebentar lagi acara resepsi pernikahanmu dengan Cinta akan segera di laksanakan, apa sebaiknya kita pulang dulu, insyaAllah jika sudah selesai acaranya, kamu bisa kembali lagi ke sini" saran Buya Mahfud pada Zayn.
"Iya Buya, kita pulang ke rumah kasih sayang dulu, kasihan semua yang ada disana pasti mereka semua ikut cemas terutama Cinta, istriku" ucap Zayn patuh sambil membayangkan kecemasan yang menghampiri istrinya saat ini.
"Jhonson, aku titip Oma padamu, jika terjadi sesuatu sekecil apapun itu, tolong... tolong segera hubungi saya. Setelah acara resepsi pernikahan saya selesai, saya akan kembali kesini" ucap Zayn tegas.
"Baik tuan, oiya saya ucapkan selamat atas pernikahan tuan Zayn dan istri, semoga tuan dan istri bahagia selalu, maaf saat ini saya hanya bisa memberi doa untuk tuan dan istri tuan Zayn" jawab Jhonson.
"Terima kasih Jhonson" ucap Zayn.
Setelah berpamitan dengan Oma Aleta yang masih terpejam matanya, Zayn pun menghampiri Kak Prinka di ruang IGD.
Kak Prinka sudah cukup baik keadaannya, namun karena masih mencemaskan kondisi kesehatan Maminya, Kak Prinka lebih memilih untuk tetap di rumah sakit menemani Mami Aleta, meskipun Kak Prinka tahu Mami Aleta pasti menolak kehadirannya.
__ADS_1
Bagi Kak Prinka tak mengapa ditolak Mami Aleta asal Kak Prinka masih berkesempatan menjaga Maminya meskipun hanya menunggu diluar. Kak Prinka ingin terus membersamai Mami Aleta yang sangat ia cintai dan rindukan selama ini.
Kenyataan pahit yang Kak Cinta dengar tidak merubah perasaan cintanya pada Mami Aleta yang ia sayangi.
"Kak, kalau begitu kami berangkat dulu ya, insyaAllah secepatnya Zayn akan kembali kerumah sakit lagi bersama Cinta untuk menemani Kakak" ucap Zayn berpamitan dengan tantenya.
"Salam untuk Cinta ya Zayn, maaf Kakak tak bisa membersamai kalian berdua saat ini" ucap Kak Prinka yang masih bercucur air mata dipipi putihnya.
Zayn pun menganggukan kepalanya kemudian mencium punggung tangan tante cantiknya.
"Rick, La, tolong dampingi Zayn ya" pinta Kak Prinka pada Om Erick dan Tante Ela.
"Ka, aku nemenin kamu disini aja ya, kasihan kamu sendirian disini" ucap Tante Ela.
"Tidak usah La, kamu temani Erick saja, aku nggak papa kok, dan lagi disini sudah ada Mira asistenku yang menemani, aku baik-baik saja insyaAllah La" ucap Kak Prinka tersenyum dalam tangisnya.
"Baiklah kalau begitu, kalau ada apa-apa segera hubungi aku ya Ka" ucap Tante Ela.
Kak Prinka pun menganggukkan kepalanya.
Akhirnya mereka semua pun berpamitan, termasuk ustadz Ayubi.
"Nona Prinka, saya juga pamit pulang ya, semoga nona senantiasa diberikan kesehatan dan kesabaran, semoga ibu nona segera mendapatkan pendonor yang cocok dan segera pulih" ucap ustadz Ayubi.
Deg deg deg deg...
Lagi jantung keduanya berdebar-debar ketika netra keduanya tanpa sengaja bertemu pandang.
"Astaghfirullahaladziim..." ucap ustadz Ayubi dalam hati.
Begitupun dengan Kak Prinka, Kak Prinka semakin tak kuasa mengartikan perasaan yang terjadi menyelimuti hatinya.
Keduanya hanya mampu berdoa semoga Allah senantiasa menjaga hati mereka dari perbuatan yang bisa merusak hati dan perbuatan dosa zina.
__ADS_1
#tbc...
...Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, komen dan gift nya ya. Love U all readers....