Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Rencana Kejutan


__ADS_3

Tak lama dibawa ke IGD, Kak Prinka pun sadar.


"Mami, Mami, Cinta, bawa aku ke Mami. Zayn, Zayn ternyata Kakak anak kandung Mami Aleta, Kakak anak Mami Aleta Zayn, Alhamdulillah yaa Allah...." ucap Kak Prinka tiba-tiba ketika bangun dari pingsannya.


"Zayn, ayo antar Kakak ke Mami Zayn, Mami bilang tadi Mami juga merindukan Kakak, ayo Zayn antar Kakak ke Mami" pinta Kak Prinka.


"Kak, tenang Kak, Kakak tenang dulu ya Kak" ucap Cinta menenangkan Kak Prinka.


"Kakak ternyata anak kandung Mami Cinta" Kak Prinka memeluk Cinta erat.


"Iya Kak, Alhamdulillah...." Cinta balas memeluk Kak Prinka.


Tak selang berapa lama, panggilan masuk ke ponsel Zayn dan ternyata Jhonson yang menelpon


Mami Aleta meminta bertemu Kak Prinka, dan hari itu menjadi hari paling bahagia bagi Kak Prinka dan Mami Aleta, dan seketika benteng tinggi yang membatasi kerinduan keduanya pun runtuh.


Di hari yang sama Cindy putri Berta pun menghembuskan nafas terakhirnya setelah lama mengalami koma akibat kanker yang di idapnya, sepertinya kata maaf dari nyonya Aleta yang menahannya untuk pergi meninggalkan dunia ini. Setelah Mami Aleta bersedia memaafkan Cindy, akhirnya Cindy pun pergi untuk selamanya.


Mami Aleta mengikhlaskan semuanya meskipun luka itu masih menganga, namun dengan kenyataan yang di dapatinya, Mami Aleta akan terus berusaha mengikhlaskan semua yang telah terjadi.


Setelah berkonsultasi dengan dokter akan kesehatan nya dan mendengar penjelasan dari Buya Mahfud tentang hukum mendonorkan ginjal dalam Islam, Berta pun memutuskan untuk menolong menyelamatkan nyonya Aleta, Berta memohon agar nyonya Aleta mau menerima satu ginjal miliknya yang ternyata cocok dengan nyonya Aleta.


Berta mengikhlaskan satu ginjalnya untuk nyonya Aleta dan dengan berbagai pertimbangan akhirnya nyonya Aleta pun menerimanya.


Operasi donor ginjal pun berhasil, dan tinggal masa pemulihan.


Satu bulan lebih telah berlalu dari pasca operasi Oma Aleta, kondisi kesehatan Oma Aleta pun semakin membaik.


Tak ingin menunda waktu lebih lama lagi, Oma Aleta pun ingin segera menunaikan niatnya untuk mengadakan resepsi besar-besaran untuk cucu semata wayangnya.


Dulu saat pernikahan Bryan putra nya yang merupakan Papa dari Zayyan, Oma Aleta bahkan tak datang dan tak memberikan restunya atas pernikahan putra nya itu.


Oma Aleta ingin menebus semua kesalahannya, meskipun tak sempat membuat pesta pernikahan untuk putra sulungnya, kini Oma Aleta ingin menggelar perayaan atas pernikahan Zayn dan Cinta.


"Prinka, bagaimana dengan konsep pernikahan ala-ala negeri dogeng, kita akan memakai gaun princes, Cinta pasti akan terlihat sangat cantik dan Zayn tentunya akan terlihat sangat tampan dan gagah seperti pangeran di negeri dogeng" usul Mami Aleta.


"Owhh... Mami seperti nya kita memang satu selera, dulu saat resepsi pernikahan Zayn dan Cinta, Prinka juga mengusulkan ide itu tapi ditolak Zayn mentah-mentah, terlalu kekanakan katanya, heemmhh" adu Kak Prinka.


"Oh ya.... kamu memang anak Mami, maafkan Mami selama ini menyia-nyiakan mu sayang, maafkan Mami terus menyakiti hatimu" ucap Mami Aleta lalu memeluk Kak Prinka.


"Mami tidak pernah menyakiti hati Prinka, Prinka tahu Mami juga menyayangi Prinka, Prinka sayang Mami" peluk manja Kak Prinka.


"Terima kasih sayang karena kamu sudah memaafkan Mami, terima kasih karena kamu tidak membenci Mami" ucap Mami Aleta menitikkan air mata.

__ADS_1


Kedua nya pun dibalut dengan perasaan bahagia tak terhingga.


"Oiya sayang, jadi bagaimana menurutmu, apakah pesta pernikahan Zayn dan Cinta akan kita buat dengan konsep ala-ala negeri dogeng?"tanya Mami Aleta.


"Prinka setuju Mi, tapi bagaimana dengan Zayn dan Cinta, kalau Cinta si pasti nurut aja, nah si Zayyan pasti nggak mau Mi" jawab Kak Prinka.


"Udah nggak usah minta pendapat Zayn, dia tahu beres saja,hehehe" ucap Mami Aleta dengan alis terangkat satu keatas naik turun.


"Oke" ucap Kak Prinka tertawa puas lalu tos dengan Mami nya.


"Emhh... sedang apa kalian?" tanya Jhonson tiba-tiba sambil membawakan obat untuk Mami Aleta.


"Kami sedang merencanakan konsep pesta pernikahan Zayn dan Cinta" jawab Mami Aleta.


"Apa yang bisa ku bantu?" tanya Jhonson.


"Oiya Aleta, ini obatnya diminum dulu" ucap Jhonson lalu memberikan obat itu pada Mami Aleta.


"Terima kasih Jhonson" ucap Mami Aleta sambil tersenyum.


Kak Prinka pun menatap intens kepada Mami dan juga laki-laki yang berstatus sebagai Om nya. Kak Prinka pun tersenyum.


"Mami, tuan Jhonson maaf jika Prinka lancang" ucap Kak Prinka.


Mami Alets dan Jhonson pun melihat kearah Kak Prinka.


Mendengar ucapan Kak Prinka membuat wajah Mami Aleta dan tuan Jhonson memerah.


"Iya, aku setuju, agar Mami Aleta benar-benar menjadi Mami Juna" sahut Juna putra semata wayang Jhonson dan Aleya.


"Kak Juna" ucap Kak Prinka kaget melihat kehadiran Juna yang merupakan sepupunya.


"Prinka, sudah lama kita tidak bertemu" sapa Juna.


"Mana istri dan anak-anakmu Juna?" tanya Mami Aleta dan tuan Jhinsin bersamaan.


"Lihatlah, kalian begitu kompak, aku sependapat dengan Prinka, bagaimana jika Mami dan Daddy menikah saja" ucap Juna tersenyum lalu memeluk Daddy nya.


Jhonson hanya bisa terdiam tanpa mengeluarkan satu kata pun.


"Dad, aku tahu Daddy sangat mencintai Mommy, tapi aku bisa melihat ada cinta juga di mata Daddy untuk Mami Aleta, ku rasa itu tumbuh karena kalian terbiasa bersama, aku yakin cinta itu untuk Mami Aleta dan Mommy akan tetap ada dihati kita" ucap Juna sambil menepuk lembut punggung Daddy Jhonson.


"Kau belum menjawab pertanyaan Daddy, mana istri dan ke tiga cucuku?" tanya Daddy Jhonson.

__ADS_1


"Jangan mengalihkan topik pembicaraan kita, Daddy tidak perlu khawatir, mereka sedang ke atas bertanggung jawab membereskan koper mereka masing-masing ditemani Mommy nya" jawab Juna yang selama ini tinggal di luar negeri.


Juna dan keluarga nya sengaja pulang lebih cepat selain ingin bertemu Mami Aleta dan Jhonson, mereka juga ingin berpartisipasi dalam penyelenggaraan pesta pernikahan Zayn dan Cinta.


"Owhh... Kalau begitu Mami mau naik keatas dulu menemui cucu-cucu lucu Mami, Mami sangat merindukan mereka"ucap Mami Aleta mengalihkan perhatian.


"Mi, mereka semua besar, bukan bayi lucu lagi, Mami jangan kabur deh" ucap Juna.


"Iya, tapi...." Mami Aleta kikuk.


"Mami maukan menikah dengan Daddy?" tanya Juna.


"Juna, jangan lancang!" ucap Jhonson mengingatkan putra nya.


"Mami, tuan Jhonson sudah menyatakan perasaannya pada Mami, lalu bagaimana tanggapan Mami?" tanya Kak Prinka.


Tuan Jhonson tak dapat menyangkal bahwa di hatinya memang terselip nama Aleta yang ingin selalu ia jaga dan lindungi, namun Jhinson tak berharap banyak karena cinta nya tak harus berbalas.


"Mami... Mami masih belum bisa melupakan Papi Arga, setelah tahu kebenaran yang sebenarnya, justru rasa bersalah ini meradang di hati Mami, Mami hidup dengan mencintai tapi tetap membenci Papi Arga mu" ucap Mami Aleta berlinang air mata.


"Mami akui, sejak kehilangan Papi Arga, Jhonson lah tempat ternyaman hati Mami, Mami pun terkadang tak rela jika suatu hari Jhonson berniat pergi meninggalkan Mami ketika ia menemukan tambatan hatinya" jujur Mami Aleta.


"Tapi untuk saat ini Mami ingin membebaskan hati ini dari rasa bersalah, berdosa dan beban batin yang menyesakkan ini sebelum membuka lembaran baru. Mami sangat berdosa pada Papi mu, Mami.....hiks hiks hiks" Mami Alets tak dapat membendung tangis kesedihan dan kepiluan hatinya.


"Mami, maafkan Prinka Mi" peluk Kak Prinka pada Mami Aleta.


"Leta, bersedih, bersalah dan berdosa boleh, tapi jangan kau siksa lagi perasaanmu, cukup sudah selama ini kau menderita menanggung beban perasaanmu, sekarang kau harus bangkit dan bahagia, jangan hiraukan ucapan konyol dua bocah ini, jangan menangis dan segeralah minum obatmu, karena tanganku rasanya sudah keram memegang ibat ini sedari tadi" ucap Jhonson memecah kekauan dan kesedihan saat itu.


Mami Aleta, Juna dan Kak Prinka pun kaget mendengar ucapan Jhonson barusan. Keempatnya pun akhirnya tertawa.


"Daddy, kami berdua bukan bocah lagi, tapi aku sudah punya bocah, bocah gede malah, dan Prinka sepertinyabjuga sudah siap untuk membuatkan Mami bocah juga, hahahaha" goda Juna.


Mereka semua pun tertawa bersama.


"Prinka sayang, maafkan Mami, dulu saat pernikahanmu Mami tak begitu menunjukkan rasa bahagia Mami, bahkan saat kamu dalam masalah sulit akibat ulah mantan suamimu yang gila itu pun Mami tak memihakmu, maafkan Mami sayang" ucap Mami Aleta bersalah.


"Yang lalu sudah berlalu Mi, Prinka sekarang sudah bahagia kok, apa lagi sekarang sudah ada Mami bersama Prinka" cium Kak Prinka pada pipi Mami Aleta.


Sore itu, mereka semua bersama keluarga kecil Juna merasakan kebahagiaan yang terasa sempurna, mereka tertawa bersama sambil merancang pesta pernikahan Zayn dan Cinta yang akan digelar minggu depan.


Mereka sengaja tak memberi tahu Zayn dan Cinta kapan pelaksanaan hari H nya, Zayn dan Cinta hanya tahu pesta pernikahan mereka akan digelar bulan ini tapi belum tahu kapan pastinya karena ingin memulihkan kesehatan Oma Aleta dulu.


Namun, berbeda dengan keluarga besar Rumah Kasih Sayang, semua anggota keluarga Buya Mahfud di Rumah Kasih Sayang sudah tahu dan mereka ikut merahasiakan rencana Mami Aleta, mereka ingin memberikan kejutan untuk pasangan ajaib itu.

__ADS_1


🥰tbc....


...Haaii readers kesanyangan jangan lupa tinggalkan jejak like dan vote nya di part kali ini ya. Love U all readers 🤗😍...


__ADS_2