
Jhonson berdiri lalu memeluk Aleta yang sudah sangat histeris.
"Aleta, kumohon tenanglah, tolong percayalah padaku, dengarkan dulu Berta, tolong jangan begini, ku mohon, kumohon Aleta, jangan buat aku merasakan sedih dan sakit berkepanjangan melihatmu begini, aku mencintaimu Aleta dan aku tidak ingin kau terus terluka dan menderita seperti ini, kumohon tenanglah, kumohon" ucap Jhonson menangis sambil memeluk dan menenangkan Aleta.
Cinta, Zayn, Soraya, Berta bahkan Kak Prinka yang baru saja masuk dan berdiri diambang pintu ikut terkejut dengan pengakuan Jhonson.
"Jhonson apa yang kau katakan??!!" tanya Aleta yang masih dalam pelukan Jhonson.
"Aleta, tolong percaya padaku, dengarkan dulu pejelasan Berta, please...." ucap Jhonson menatap mohon pada Aleta.
Aleta hanya terdiam, entah mengapa ada perasaan nyaman ketika Jhonson berada disisinya, mungkin karena selama dalam kesendiriannya, hanya Jhonson lah yang selalu setia disampingnya.
"Tapi, tapi Jhonson aku sungguh tak sanggup melihat atau pun mendengar tentang mereka lagi, huhuhuhuhu" Aleta pun menangis.
"Dengarkan baik-baik Aleta, semua ini tentang Arga dan juga Prinka" ucap Jhonson menggenggam tangan Aleta meyakinkan.
"Cukup Jhonson, cukup, hatiku amat sakit mengingat semua itu, aku sudah berniat ingin mengubur semuanya Jhonson, aku ingin benar-benar memaafkan Arga atas pengkhianatan nya dan aku sudah berniat ingin menerima Prinka sebagai putriku Jhonson, aku sudah sangat menyakiti hati putri kecilku itu jhonson, sejujurnya aku mencintainya dan merindukannya tapi mengingat perbuatan ibunya membuatku ingin membalas rasa sakit hati ini." jujur Aleta.
"Aku ingin membuang jauh kenangan buruk itu Jhonson, tapi dengan hadirnya wanita itu hatiku kembali sakit dan semua kenangan buruk itu kembali mengahantuiku seketika, aaahhhhhh" Aleta mengacak rambutnya dengan satu tangannya karena satu tangannya lagi masih tertusuk jarum infus.
__ADS_1
"Arga tak pernah menghianatimu Aleta dan Prinka adalah putri kandungmu" ucap Jhonson tegas.
"Apaaa....???!!!" ucap Kak Prinka dan Mami Aleta bersamaan.
"Kak Prinka" ucap Zayn dan Cinta kaget melihat Kak Prinka berdiri didepan pintu kamar rawat.
"Prinka" ucap Jhonson menatap wanita cantik berhijab warna salem yang memang terlihat mirip Aleta.
"Apa maksudmu Jhonson???" tanya Oma Aleta menggenggam erat jas Jhonson.
"Jika kau ingin tahu jawabannya, maka berikan kesempatan pada Berta untuk menjelaskannya" ucap Jhonson meyakinkan.
Dalam pelukan Cinta, Oma Aleta menangis tergugu, mengingat semua kebenciannya pada Arga suami nya dan Prinka putri kandungnya.
"Tega kau Berta, kau sudah ku anggap saudarku tapi mengapa kau menyakitiku seperti ini, kau dan putrimu sungguh kejam!!!" ucap Mami Aleta.
"Maafkan saya dan putri saya nyonya, maaf atas kebohongan yang sudah kami lakukan, aku hanya terlalu mencintai putriku hingga aku gelap mata, mengikuti inginnya dan menukar cucuku dengan putri kandung nyonya" jelas Berta.
"Dan benar adanya nyonya, bahwa cucuku bukanlah putri dari tuan Arga, malam itu tidak pernah terjadi hubungan terlarang itu, Cindy sudah mengatur semuanya, membuat tuan Arga pingsan dan seolah tidur dengannya, sebenarnya tidak pernah terjadi hubungan biologis diantara keduanya, maafkan kami nyonya, maaf" Berta tergugu duduk dilantai dengan dahi yang masih mengeluarkan darah.
__ADS_1
"Mas Arga, mas Arga, mas Arga, maafkan aku mas, maaf aku tak pernah mempercayaimu, maafkan aku mencintaimu tapi tetap membencimu sampai kau meninggalkanku selamanya bahkan sepanjang hidupku ku habiskan dengan tetap memendam kebencian padamu, huhuhuhuhu" semakin kencang tangis nyonya Aleta.
Kak Prinka yang duduk di kursi tamu ditemani Yusi hanya menangis tanpa suara mendengar kenyataan yang ada dihadapannya dan tiba-tiba Kak Prinka tak sadarkan diri.
"Nona Prinka, nona, nona bangun nona" panggil Yusi dan Meri.
"Tuan Zayn, nona Prinka tak sadarkan diri" ucap Yusi.
"Kakak, Kak Prinka" ucap Zayn dan Cinta.
Zayn pun dengan segera melangkah mendekati Kak Prinka.
"Prinka, Prinka putriku, Prinka, ada apa dengan Prinka, Prinka, Prinka, ini Mami Prinka, maafkan Mami, maafkan Mami, maaaaf....." tiba-tiba Mami Aleta pun tak sadarkan diri.
Kak Prinka pun di bawa ke IGD sedangkan Mami Aleta kembali di priksa Dokter.
😍tbc....
...Terima kasih atas dukungan all readers dan jangan lupa tinggalakan jejak like nya di part kali ini juga ya 🥰🤗🙏...
__ADS_1