
...๐Sambut aku dengan senyummu bila aku pulang, karena senyummu mampu menghilangkan letih ditubuhku. Peluk aku dengan cintamu karena cintamu mampu meringankan beban di pundakku๐...
๐๐๐
Sekitar sekitar pukul 8 malam, akhirnya Zayn sampai di rumah kasih sayang. Zayn datang ditemani oleh Diki.
kedatangan Zayn disambut bahagia oleh keluarga rumah kasih sayang terutama oleh Cinta sang istri yang sangat Zayn rindukan.
Tetes air mata cinta ketika melihat kedatangan sang suami yang berjalan mengarah kepadanya.
Tanpa sadar Cinta langsung berlari menghambur ke dalam pelukan Zayn.
Cinta ingat bagaimana kondisi terakhir suaminya sebelum dibawa kerumah sakit, hingga akhirnya Cinta dan keluarga pun juga isolasi mandiri meskipun secara tes mereka dinyatakan negatif.
"Alhamdulillah akhirnya Kakak sembuh dan pulang " ucap Cinta menangis dalam pelukan Zayn.
Zayn terkejut mendapatkan pelukan tiba-tiba dari sang istri. Zayn balas memeluk Cinta dengan perasaan membuncah dihatinya.
"Adek benar-benar takut dan cemas selama Kakak dirumah sakit" ucap Cinta mengungkapkan isi hatinya.
__ADS_1
Meskipun selama ini sebelum Cinta menikah dengan Zayn, Cinta nampak acuh pada Zayn, tak peka dengan perasaanya sendiri pada Zayn, bahkan masa bodoh dengan perasaan Zayn, namun seketika setelah ijab dan qabul telah menggema sampai ke langit ke tujuh yang disaksikan oleh para malaikat Allah, detik itu pula Cinta menyerahkan hati dan cintanya pada Zayn sang suami, Zayn kekasih halalnya, Zayn imam dalam hidupnya.
"Cinta, maaf Kakak membuatmu cemas, Kakak sudah pulang sayang, semua berkat doa tulus istri sholeha Kakak" ucap Zayn menghapus jejak air mata Cinta.
Zayn sungguh tak menyangka bahwa istri yang dicintainya, gadis yang dulu acuh, tak pernah memandangnya, tak pernah membalas perasaanya bahkan mengabaikan dan menolak cintanya berkali-kali, kini gadis sholeha itu berlari menghambur kedalam pelukannya ketika melihatnya datang, bahkan sampai bercucur air mata mengkhawatirkannya.
"Alhamdulillah kakak datang Cinta, sekali lagi maaf karena Kakak membuatmu khawatir bahkan menangis seperti ini "ucap Zayn ikut meneteskan air mata.
"Alhamdulillah Yaa Allah, terima kasih atas nikmat-Mu ini, terima kasih atas cinta kasih-Mu kepada hamba, terima kasih telah menjadikan Cinta menjadi istriku, terima kasih karena dibalik ujian sakit ini ada kebahagiaan tak terhingga dari-Mu yang membuat hubungan kami semakin dekat, saling mengasihi, saling menyayangi, bahkan saling merindukan dibawah naungan cinta hahal-Mu" ucap Zayn dalam hati lalu mencium kening Cinta.
"Kakak sudah benar-benar sehat kan, kakak baik-baik saja kan, Kakak tidak sesak nafas lagi kan?" cerocos Cinta pada Zayn.
"Alhamdulillah kakak sehat dek, lihatlah Kakak makin tampan kan "goda Zayn pada cinta dambil tertawa dan mengusap kepala Cinta yang masih terbungkus khimar panjangnya
"Eehheemm, eheemm, eeheemm... maaf disini masih ada yang jomblo, tolong dijaga mata dan hati si jomblo ini" goda Diki menggoda Zayn dan Cinta.
"MasyaAllah, ya Allah Maaf Kak, maaf Kak Diki, maaf semuanya "ucap cinta dengan rona malu di wajahnya karena baru sadar dengan semua yang telah ia lakukan.
"Cieeee Umma Cinta dan Abah Zayn, kangen banget kayaknya ya sampe dunia serasa milik berdua, hahahaha" goda Anisa keponakannya.
__ADS_1
"Isshh Anis, jangan digodain gitu ahh" cubit lembut Umma Tuti pada bibir putri sulungnya yang kadang nggak bisa di rem.
"Hahahahaha" semua yang ada di teras rumah pun tertawa mendengar guyonan Anis.
"Kak Anis, jadi panggilan kita sekarang Abah Zayn ya, tapi kok agak kurang cocok ya karena muka Kak Zayn bule-bule gitu, hehehehe" ucap Luthfan putra bungsu Umma Hilma yang baru berusia 5 tahun.
"Heemmhh bocah cilik ini ikut-ikutan guyon toh le" ucap Umma Hilma menoel lembut pipi cubby putra bungsunya.
"Maaf semuanya, saking bahagianya dengan kesembuhan dan kepulangan Kak Zayn kerumah ini, membuat Umma jadi...." ucap Cinta menunduk malu.
"Udah nggak papa Dek, kita semua mengerti kok bagaimana cemas dan khawatirnya Umma Cinta selama ini sejak Zayn dirawat dirumah sakit." ucap Umma Hilma.
"Iya tidak apa nak Zayn, Cinta, Alhamdulillah akhirnya nak Zayn kembali lagi kerumah ini, kami semua berkumpul disini menunggu kepulangan nak Zayn, ayo masuk nak Zayn" ajak Buya.
"Iya Buya" ucap Zayn lalu berjalan mendekat dan mencium punggung tangan Buya dan juga Umma Salamah.
Mereka semua pun masuk kedalam rumah. Zayn duduk di ruang keluarga bersama dengan beberapa keluarga inti rumah kasih sayang.
...๐Semahal apa pun harga sebuah bantal, tak akan mampu menggantikan nyaman dan tenangnya bahu seorang suami untuk bersandar.๐...
__ADS_1
๐tbc๐
...Haaiii all readers kesayangan, setelah baca tinggalkan jejak like n vote nya disini ya. Love U all readers. ๐ค๐ฅฐ...