
...💖Ada saatnya kamu memperjuangkan dan diperjuangkan oleh seseorang. Bersabarlah dan fokuslah untuk memantaskan dirimu. Yakinlah Allah akan hadirkan dan tunjukkan penyempurna agamamu di saat yang tepat💖...
🌸
Setelah makan malam bersama, seperti yang disampaikan oleh Zayn pada Diki bahwa Zayn sendiri yang akan menelpon tuan Ercik soal undangan tuan Erick.
Betapa terkejut dan ada rasa kecewa di hati tuan Erick ketika Zayn lebih memilih memenuhi undangan dari orang lain dibandingkan undangan dari calon mertuanya.
Tuan Erick paham bahwa keluarga dirumah kasih sayang memang memiliki tempat berarti bagi Zayn karena disanalah Zayn dan kedua orang tuanya menemukan hidayah hijrahnya menjadi seorang muslim.
Namun, lepas dari itu semua, rencana yang dibuat tuan Erick dan nyonya Aleta juga penting karena akan membahas soal pertunagan Zayn dengan Lala putri sulungnya. Walaupun berat dan kecewa tuan Erickson tidak bisa memaksa Zayn.
Mendapat kabar dari suaminya bahwa Zayn tidak bisa haadir diundangan keluarga mereka besok, akhirnya tante Ela pun menguhubungi Kak Prinka.
“Prinka, jadi benar Zayn tidak bisa datang besok, padahal kami sudah menyipakan acaranya loh, malah dari beberapa hari yang lalu” ucap tante Ela.
“Maaf ya La, aku juga tidak tahu kalau dia sudah ada acara lain diluar dan sudah janji akan hadir” ucap Kak Prinka tak enak hati.
“Apa dia tidak bisa batalkan saja janjinya datang kesana, kami sudah menyiapkan semuanya loh untuk besok dan lagi ini juga pertemuan penting untuk membahas petunagannya dengan Lala." ucap tante Ela.
"Maaf ya La" hanya kalimat itu yang bisa Kak Prinka ucapkan.
"Kamu tahu, Eyang Kakung, Eyang Putri, Grandma dan Grandpa nya Lala juga ada besok untuk turut membahas pertunangan mereka, bagaimana perasaan mereka nantinya, mereka dari jauh datang ternyata acaranya gagal, coba kamu bayangkan, aku harus bilang apa” ucap tante Ela.
“Aku bingung La mau ngomong apa” ucap Kak Prinka serba salah.
“Lalu apa Mami Aleta sudah tahu kalau Zayn tidak akan datang?” tanya tante Ela.
“Apa Mami juga akan datang?” tanya Kak Prinka.
“Ya tentu karena kita kan akan membahas hal penting ini, bagaimana bisa Zayn malah lebih memilih datang ke acara itu” protes tante Ela karena kesal.
“Mungkin karena Zayn sudah berjanji pada Buya Mahfud dan lainnya untuk hadir, Kamu tahu sendiri kan kalau Zayn itu jika sudah berjanji dia pasti akan menepatinya” ucap Kak Prinka memberi alasan.
“Tapi nggak masuk akal juga rasanya jika dia sampai memilih datang kesana dengan membatalkan pertemuan ini. Ya memang buka bersama ini bukan hanya ada besok tapi pada dasarnya pertemuan ini dibuat bukan hanya mau buka bersama saja tapi memang disiapkan untuk pertemuan dua keluarga hanya saja di paskan momennya di momen buka puasa pertama” jelas tante Ela dengan perasaan kesal.
__ADS_1
“Aku mau bilang apa pada Mommy, Daddy, Mami dan Papi juga” tante Ela melampiaskan kekesalannya pada Kak Prinka.
“Sekali maaf ya La, aku tidak bisa berbuat apa-apa, tapi akan ku coba bicara dengan Zayn” ucap Kak Prinka.
“Ya, aku tunggu kabarmu ya Ka, bisa malu aku pada kedua orang tua kami, dan tentunya Mami Aleta juga pasti tak enak hati nantinya” ucap tante Ela.
“Iya, aku kekamar Zayn dulu ya, nanti kukabari lagi. Assalamu'alaikum” salam Kak Prinka.
“Iya ku tunggu kabar darimu, wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab tante Ela kemudian menutup telponnya.
“Aduuuhh,,, bener kata si Diki, liyeeeeeerr eta teh…..” ucap Kak Prinka kemudain melangkahkan kakinya untuk menemui Zayn.
Didalam kamar Zayn, Kak Prinka pun banyak bertanya pada Zayn.
“Zayn, jadi benar kamu lebih memilih ke rumah kasih sayang besok?” tanya Kak Prinka.
“Iya Kak” jawab Zayn santai sambil membaca bukunya.
“Zayn, tapi acara besok itu buakn hanya sekedar buka bersama saja loh, tapi itu acara pertemuan dua keluarga untuk membahas pertunanganmu dengan Lala, eyang nya Lala juga datang loh, grandma dan grandpa nya juga terbang dari singapur untuk acara besok ” ucap Kak Prinka.
“Iya aku tahu” jawab Zayn.
“Iya tebakan Kakak benar” lagi-lagi Zayn menjawab dengan santainya.
“Zayn, apa kau keberatan dengan pertunangan itu, Lala kan anak yang baik, cantik, cerdas dan pastinya juga se-Iman denganmu” ucap Kak Prinka.
“Tapi hatiku tak mengarah padanya Kak. Oma yang memaksakan perjodohan ini. Aku sudah menolak tapi Oma tetap bersih keras” ucap Zayn.
“Apa karena Cinta?” Kak Prinka bertanya hati-hati.
“Iya, karena aku masih berusaha untuk meyakinkan Cinta agar menerima khitbahku” jawab Zayn tegas.
“Tapi bukankah dia sudah menolakmu?” tanya Kak Prinka.
“Dia meminta waktu untuk mempertimbangkannya, dia masih butuh waktu untuk istiqarah, untuk memantapkan hatinya, tapi Oma Aleta mendesaknya dengan datang secara tiba-tiba ke rumah kasih sayang” jawab Zayn.
__ADS_1
Kak Prinka hanya diam, baru kali ini dia melihat seolah ada kemarahan di mata Zayn.
“Lagi pula Oma sudah sepakat memberiku waktu satu bulan untuk memperjelas arah hubunganku dengan Cinta, jika memang setelah satu bulan Cinta tetap menolak, aku bersedia menerima perjodohan ini.” Lagi Zayn bicara dengan tatapan nanar meskipun matanya terlihat sedang membaca buku yang ada ditangannya.
“Ini belum genap satu bulan tapi mengapa Oma mengingkari janjinya. Tadi siang setelah Kakak menelponku, Oma Aleta juga menelponku mengabari tentang hal ini, aku sudah bilang aku takkan datang, aku tak ingin terjebak dengan perjodohan ini, Oma harus konsisten dengan janjinya padaku” ucap Zayn tegas menatap Kak Prinka sambil meletakkan buku yang tadi dibacanya.
Kak Prinka melihat sorot tajam mata Zayn hingga membuatnya tak mampu membantah kalimat Zayn.
“Aku akan pegang janjiku, akan kutepati janjiku pada Oma jika memang dalam waktu satu bulan ini Cinta tetap menolak lamaranku, tapi Oma juga harus menepati janjinya dengan tidak mempercepat rencana pertunangan ini. Sudah cukup aku merasa terjebak saat pertemuan malam itu, tak kan ada kesemapatan kedua bagiku untuk mengalami dilema” ucap Zayn.
“Jadi Oma sudah tahu bahwa kau tak datang, dan alasan ke rumah kasih sayang itu hanya kebetulan saja waktunya bersamaan?” tanya Kak Prinka.
“Mungkin itu salah satu cara Allah untuk menyelamatkanku dari pertemuan itu” jawab Zayn lalu menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursinya.
“Apa karena itu juga ponselmu kau non aktif kan sejak siang tadi” tebak Kak Prinka.
“Iya, karena aku tak mau diganggu dan tanpa sepengetahuan Diki, aku pun memblokir nomor Oma agar tak bisa menghubungi Diki juga." jawab Zayn.
Kak Prinka tak menyangka sampai sebegitunya Zayn merasa teeganggu dengan perjodohan ini.
"Ini hidupku, boleh siapa saja memberi nasehat, mengingatkan dan menberi saran yang tepat guna, tapi bukan berarti punya hak untuk mengaturku atau bahkan memaksakan kehendak pribadi untuk jalan hidupku.” Ucap Zayn tegas.
“Aku punya pilihan dalam hidupku untuk menentukan siapa pendamping hidupku, Allah saja memberi kita pilihan untuk menjalani hidup, memilih dijalan yang benar atau sesat." terang Zayn.
"Begitu pula soal pasangan hidup, Cinta adalah gadis sholeha yang terjaga auratnya, jika masih bisa kuperjuangkan, aku akan terus bermunajat kepada Allah untuk berjuang mendapatkan hatinya” ungkapan jujur hati Zayn.
“Kakak akan selalu mendukung semua keputusanmu” ucap Kak Prinka menyemangati Zayn.
Kak Prinka senang Zayn memiliki pribadi yang kuat dan tegas dalam menjaga privasi dirinya, Kak Prinka berharap pada waktunya Cinta akan menerima lamaran Zayn sebelum waktu yang disepakati Zayn dan Mami Aleta tiba.
“Yaa Allah, bimbinglah kami agar terus berjalan di jalan-MU yang lurus, hanya kepada-MU lah tempat kami meminta dan memohon pertolongan, jadi ku mohon Yaa Allah, lunakkanlah hati Cinta agar menerima lamaran Zayn, mudahkanlah bagi Zayn untuk meyakinkan hati Cinta. Aamiin” doa Kak Prinka dalam hati.
Kak Prinka tertegun melihat Zayn yang kini berdiri di dekat jendela kamarnya sambil menatap keluar. Jatuh air mata Kak Prinka yang sudah memenuhi kelopak matanya, karena Kak Prinka melihat seolah laki-laki yang berdiri menghadap keluar jendela itu adalah Kak Brian nya yang ia rindukan.
Kak Prinka melihat sosok Kak Brian pada diri Zayn yang memiliki sifat dan sikap tegas yang sama.
__ADS_1
#tbc....
...Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, komen, favoritkan dan boleh juga bantu beri hadiah bunga bermekarannya. Love U all readers kesayangan. 😍😍😍...