Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
QS An-Nur 30-31


__ADS_3

...🌹Haiii readers kesayangan, terima kasih ya atas dukungan dari all readers, terima kasih atas like, vote, komen, dan favoritnya. Salam sayang selalu untk all readers terkasih.🌹...


...💖💖💖Jodoh itu seperti 'Alif Lam Mim' ayat pertama surat Al-Baqarah, yang artinya hanya Allah yang tahu💖💖💖...


🌸


Sore itu Cinta sudah diperbolehkan pulang, sebelum pulang Cinta sekeluarga berpamitan dengan Zayn.


“Zayn terima kasih atas semua bantuanmu, maaf juga karena aku, kamu jadi ikut terluka” ucap Cinta berpamitan pada Zayn.


“Aku terluka bukan karena salahmu jadi tidak perlu minta maaf, aku berharap kamu sehat selalu dan bahagia selalu” ucap Zayn tanpa memandang Cinta, begitupun sebaliknya.


“Kamu pun begitu, semoga kamu cepat sembuh dan sehat seperti sedia kala” ucap Cinta.


“Untuk pertanyaanku tadi pagi, aku berharap kamu akan memberiku jawaban nantinya jika kamu sudah memiliki jawaban untukku, aku punya waktu kurang dari satu bulan untuk menunggu jawabanmu, semoga saat aku bertanya untuk yang terakhir kalinya nanti, kamu akan memberikan jawaban ikhlas dari istiqarahmu dan semoga akupun diberikan keihlasan dengan apapun jawabamu” ucap Zayn nyaris jatuh air matanya.


Cinta hanya terus menunduk dihadapan Zayn, entah mengapa kini setiap melihat Zayn meskipun dari jauh hatinya selalu berdebar-debar. Cinta tak mengerti apa yang sebenarnya yang ia rasakan.


“Kalau begitu aku pamit ya, Assalamu’alaikum” ucap Cinta.


“Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab Zayn menatap sekilas pada Cinta kemudian kembali menundukkan padangannya.


Cinta sekeluarga pun akhirnya pamit.


Kini tinggallah Zayn yang ditemani Kak Prinka, sedangkan Diki harus keperusahaan karena ada pekerjaan darurat yang harus segera ditangani.


Zayn terlihat sedang membaca Al-Qur’an nya, meskipun sedang terbaring dirumah sakit, Zayn terus melanjutkan tilawahnya serta tetap melanjutkan hapalannya. Kelak jika dia sudah keluar dari rumah sakit, Zayn bisa langsung setorkan hapalan Al-Qur’annya pada Ustadz Ayubi.


“Sadaqallahuladziim....” ucap Zayn kemudian mencium Al-Qur’annya.


“Alhamdulillah” ucap Zayn dengan lelehan air mata di wajahnya.


Kak Prinka yang melihat itu kemudian mendekati Zayn.


“Zayn, kau menangis, kenapa ?” tanya Kak Prinka dengan perasaan cemas.


“Owhh... ini, aku tidak apa-apa Kak, hanya terharu dengan kalimat Allah yang tertuang dalam ayat dan surat ini, meskipun sudah berulang-ulang kali kubaca” ucap Zayn tersenyum.


“Ayat dan Surat apa, kalimat apa sehingga kau terharu begitu?” tanya Kak Prinka serius.


“ Surat An-Nur ayat 30 dan 31” jawab Zayn.

__ADS_1


“Apa bunyinya?” lagi tanya Kak Prinka penasaran.


“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara ***********, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat, Qur’an surat An-Nur ayat 30” Zayn berhenti sejenak untuk mengambil nafas kemudian melanjutkan terjemahan berikutnya.


“Katakanlah kepada para perempuan beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara *********** dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali yang biasa terlihat dan hendaklah mereka menutup kain kerudungnya sampai kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau petura-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan atau syahwat pada mereka atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” Zayn membacakan arti dari QS An-Nur ayat 31.


“Apa maksudnya ?” lagi tanya Kak Prinka penasaran.


“Dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman baik itu laki-laki maupun perempuan untuk memelihara pandangannya dari hal-hal yang diharamkan. Apabila padangan tersebut terjadi secara tidak sengaja, maka umat muslim harus segera mengalihkan pandangannya dan ini merupakan bentuk ibadah kepada Allah, dan satu lagi dalam surat tersebut memerintahkan kepada para wanita muslim untuk menutup auratnya seperti yang disebutkan bahwa wajib hukumnya menutup kerudungnya sampai kedadanya, artinya wanita muslim wajib berhijab atau berjilbab menutupi auratny dari ujung rambut sampai ujung kakinya, janganlah menampakkan aurat yang tak pantas dilihat.” Jawab Zayn lugas.


“Aku pernah mendengar kajian itu saat Cinta membahasnya, bahwa wanita muslim wajib menutup auratnya, dan aurat wanita itu adalah semua anggota tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki , semuanya adalah perhiasan berharga bagi wanita yang tak boleh dinampakkan, kecuali telapak tangan dan wajah, bahkan ada yang menutup sampai wajahnya meskipun itu bukanlah kewajiban namun itu bentuk bahwa wanita itu begitu berharga untuk dijaga kehormatannya, Allah begitu memuliakan wanita muslimah” ucap Kak Prinka.


“Oleh karena itulah aku sedikit-sedikit berusaha untuk berhijrah, aku takut seluruh tubuhku dilahap api neraka dengan mengumbar dan mengobral auratku, cukup sudah selama ini kuumbar, dan aku tak mau karena dosaku ini bisa menambah beban dosa Mami dan Papi di hari akhir nanti” ucap Kak Prinka menetes air matanya.


“Alhamdulillah, aku senang mendengar hijrahnya Kakak dengan mulai mau berbusana sesuai anjuran Al-Qur’an” jawab Zayn tersenyum.


“Semoga hijrah kita diridhoi Allah ya Zayn, makanya aku ingin terus dibimbing oleh Cinta dan Umma Salamah serta yang lainnya juga agar aku bisa istiqomah” ucap Kak Prinka yang kini sudah mulai memakai jilbab panjang dan baju-baju gamis meskipun masih mengikuti mode dan tren masa kini.


“Aamiin Yaa Allah, semoga hijrah kita diiringi dengan niat Lillahita’ala” jawab Zayn.


“Aamiin Yaa Allah. Oiya Zayn balik ke persoalan pandang memandang tadi, apakah berdosa jika kita tidak mengalihkan padangan kita tersebut, maksudku padangan seperti memandang lawan jenis kita?” tanya Kak Prinka malu-malu


Deg deg deg....


Jantung Kak Prinka berdebar-debar mendengar nama ustadz Ayubi disebut-sebut.


"Astaghfirullahaladzim..." ucap Kak Prinka dalam hati.


“Lalu pandangan seperti apa kira-kira maksudnya?” lagi tanya Kak Prinka.


“Semalam saat berbincang dengan ustadz Ayubi, aku menanyakan makna dari ayat tersebut, dan perumpamaan yang disebutkan ustadz Ayubi kurang lebih seperti ini, bahwa sesungguhnya seorang Muslim yang melihat kecantikan seorang perempuan, kemudian dia menundukkan dan memejamkan matanya maka Allah menggantinya dengan suatu ibadah, kata ustadz Ayubi itu sebuah riwayat yakni Riwayat Ahmad dari Abu Umamah” jawab Zayn.


Mendengar nama ustadz Ayubi disebut lagi, berdesir aliran darah Kak Prinka dengan letupan jantung yang membuatnya tak nyaman.


“Astaghfirullahaladzim....” lagi secepatnya Kak Prinka beristighfar.


“Artinya, laki-laki muslim yang sholeh tidak boleh memandang seorang perempuan dan begitupun sebaliknya?” tanya Kak Prinka semakin tertarik dengan pembahasan yang mereka bicarakan.


“Iya, seperti itulah, pandangan seorang laki-laki kepada seorang perempuan yang bukan mahramnya tanpa adanya keperluan yang membolehkan untuk memandangnya maka itu haram hukumnya dan bernilai dosa baginya, begitupun sebaliknya.” jawab Zayn.


“Astaghfirullahaladzim....” ucap Kak Prinka mengelus dadanya.

__ADS_1


“Benarkah begitu Zayn?” tanya Kak Prinka.


“Iya, terkadang perzinahan itu diawali oleh pandangan yang diharamkan, pendangan tersebut akan menimbulkan khayalan dan keinginan terlarang dalam ipikiran dan hati” jawab Zayn tanpa sadar air matanya menetes.


“Kau menangis lagi, kenapa ?” tanya Kak Prinka.


“Wajar saja Cinta tak pernah mau memandang ke arahku, ternyata ini alasannya. Dan benar saja ketika padangan itu terjadi ada deru yang menggebu dalam diri, karena rasa penasaran akhirnya ingin terus mengejarnya hingga membuatnya tak nyaman dan lebih baik menghindar” ucap Zayn terhenti sejenak untuk menghela nafas.


“Bayangkan sudah berapa lama aku senantiasa mengganggunya dengan tatapan yang mengandung dosa zina mata dan hati ini, sudah sering kali ia mengingatkkan tapi aku masih juga belum paham. Aku berdosa bukan untukku saja tapi juga sudah membuat dia ikut terganggu” ucap Zayn dengan kristal bening yang kembali keluar dari sudut ekor matanya.


“Zayn....” ucap Kak Prinka ikut terharu.


Zayn menatap Kak Prinka.


“Apakah kau masih sangat mencintai Cinta?” tanya Kak Prinka.


“Aku berharap ini benar-bnera Cinta dari Allah, aku takut ini hanya syahwat yang mengandung dosa dan fitnah yang keji” jawab Zayn menghela nafas.


“Aku dengar dari Ela, Mami akan menjodohkanmu dengan Lala, apakah itu benar?” tanya Kak Prinka.


Zayn mengangggukan kepalanya dengan air mata yag kembali membasahi pipinya.


“Maaf Kak, aku jadi seperti laki-laki cengeng, aku hanya merasa diri ini penuh dosa karena mencintai Cinta tanpa melibatkan Allah sepenuhnya, seakan memaksanya, mungkin dia menolakku karena cara mencintaiku yang salah dan tak sesuai syari’ah” ucap Zayn.


“Kau tidak cengeng, kalau kata Cinta pernah bilang, seseorang yang yang menyesali perbuatan salah dan khilafnya kemudian dengan memohon ampun dan bertaubat bahkan dengan rintihan air matanya memohon ampun kepada Allah, maka sesungguhnya dia benar-benar mau bertaubat dan semoga Allah menerima taubatnya serta megampuni salah dan khilafnya” ucap Kak Prinka menggenggam tangan Zayn, keponakan yang sangat ia sayangi.


“Jika aku berubah dan mau mencintainya sesuai syari’ah, apakah dia akan memberiku kesempatan ya Kak?” Zayn melirik kewajah tantenya.


“InsyaAllah, hanya Allah Yang Maha Tahu lagi Maha membolak balikkan hati hamba-Nya” jawab Kak Prinka menepuk-nepuk punggung tangan Zayn untuk menguatkan.


“Aku ingin menemukan makna mencintai karena Allah, bukan hanya sekedar ucapan tapi benar dalam perbuatan” ucap Zayn.


“Semoga Cinta adalah jodoh yang Allah siapkan untukmu, namun jika dia bukan jodohmu maka pahamilah bahwa Allah sudah menyiapkan wanita muslimah lain yang lebih baik untukmu yang bisa membuatmu lebih mendekatkan diri kepada Allah bukan lari dan meninggalkan Allah, pantaskan saja diri agar kita pantas mendaatkan jodoh yang terbaik pilihan Allah” ucap Kak Prinka mengulang kalimat Cinta yang pernah diucapkan Cinta saat mengisi kajian remaja bersama Kak Prinka dan putri-putri dari teman-teman pengajian Kak Prinka.


Zayn merenungi kalimat terakhir Kak Prinka, jika Cinta memang bukanlah jodohnya, Zayn harus ikhlas melepasnya karena seperti yang diucapkan Kak Prinka, Allah akan mengganti yang lepas dan hilang itu dengan sesuatu yang lebih baik dan membawa keberkahan pada hamba-Nya.


“Cinta, jika kita memang ditakdirkan untuk slaing mencinta dengan cinta yang halal dibawah naungan cinta Allah, maka aku akan bersabar menunggu tiba waktunya kita dipersatukan Allah, namun jika tidak, maka aku mohon kepada-Mu Yaa Allah, semoga Engkau meluaskan hatiku untuk menerima ketentuan-Mu dan lebih mencinta-Mu lagi agar Engkau Yaa Allah memberikan cinta yang sebenarnya untukku yang membawaku lebih dan lebih mencintai-Mu lagi” Zayn memejamkan matanya dengan bulir-bulir bening masih mengalir bak anak sungai di lekukan wajahnya yang dianugrahi Allah dengan pahatan wajah yang begitu mempesona.


#tbc....


...Jangan lupa like, vote, favorit, komen dan bantu bagi bunga mawar bermekarannya juga ya. Love U all readers. 💖🤗😍...

__ADS_1


__ADS_2