Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Wajah Putih Kemerah-Merahan


__ADS_3

Pukul 5 sore pada akhirnya acara resepsi pernikahan Zayn dan Cinta pun di rampungkan.


Sepasang pengantin baru itu pun kini telah kembali ke kamar mereka untuk melepas semua aksesoris dan set pakaian pengantin yang melekat di tubuh mereka.


Rasa lelah begitu terasa karena sejak di atas pelaminan mereka tak henti-hentinya berdiri bersalaman dengan para tamu undangan dan juga foto bersama dengan sanak keluarga, juga rekan kerja mereka yang ingin mengabadikan momen bahagia bersama keduanya.


"Alhamdulillah, Terima kasih ya mbak" ucap Cinta kepada tim MUA setelah melepas pernak-pernik aksesoris pengantin yang di pakai Cinta termasuk baju pengantin yang terasa begitu berat bagi.


"Alhamdulillah, Sama-sama mbak, kalau begitu kami bantu bersihkan wajah mbak Cinta dulu ya" ucap tim MUA itu.


Cinta pun menganggukkan kepalanya.


Begitupun dengan Zayn, tuxedo nya sudah dilepas dan menyisakan kemeja panjang dan celana panjang nya saja yang masih dipakai.


Karena merasa benar-benar gerah dan lagi waktu juga tak lama lagi akan masuk waktu maghrib, Zayn pun ijin untuk membersihkan dirinya pada Cinta.


"Cinta, aku ijin mandi duluan ya, pinjam kamar mandinya soalnya udah gerah banget" ucap Zayn dengan wajah tomatnya.


"Owhh... iya iya, handuknya ada didalam lemari itu" jawab Cinta dengan hati berdebar-debar dan semburat malu diwajah nya.


"Owhh... iya, Oke" jawab Zayn sedikit salah tingkah dan segera menuju kamar mandi yang sudah di set berada di dalam kamar itu juga.


"Mbak Cinta sama tuan Zayn itu gemesin banget deh" ucap tim MUA yang sedang membersihkan bekas make up di wajah Cinta.


"Heemm...???" Cinta berdehem karena merasa nervous mendengar ucapan si perias.

__ADS_1


"Tuuh kan, gemesin banget sih, malu-malu dan salah tingkah nya ini yang bikin gemes" ucap si perias.


"Gimana malam pertamanya nanti ya, jangan kamu ya mbak, heheheh" goda perias lainnya.


Wajah tomat masak pun kini menghinggapi Cinta.


Jantung Cinta berdegub kencang mendengar guyonan mbak-mbak perias itu.


"Hayooo, kenapa muka nya memerah gitu, deg deg kan ya, hahahahaha" ucap perias lainnya yang juga ikut menggoda Cinta karena gemas melihat gelagat salah tingkah Cinta.


"Mbak-mbak apaan sih, udah aahh, saya jadi malu sendiri" ucap Cinta sambil tersenyum.


"Hayoo mbak Cinta siapin obat penenang jantung buat ntar malam, hehehehhe" tim perias itu benar-benar suka melihat semburat merah diwajah Cinta.


"MasyaAllah mbak-mbak ini ada-ada aja. Ehh ini di gimanain lagi ya mbak??" tanya Cinta mengalihkan obrolan random mereka.


"Oke ini udah selesai mbak, karena tugas kami sudah selesai, kami ijin pamit ya mbak Cinta, senang bisa bekerjasama dengan mbak Cinta, kami doakan semoga mbak Cinta dan tuan Zayn bahagia selalu dan banyak anak, heheheh" ucap wanita yang paling senior di tim MUA itu.


"Uhhhuukkk-uuhhuuukk-uuuhhuuukkk" Tiba-tiba saja Cinta terbatuk mendengar ucapan mbak nya.


"Kamu kenapa Cinta???" tanya Zayn yang baru saja keluar dari kamar mandi sudah memakai pakaian lengkap.


"Uhhhuukkk-uuhhuuukk-uuuhhuuukkk" sekali lagi Cinta terbatuk ketika melihat Zayn dengan sejuta pesonanya yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Wajah Cinta memerah, jantungnya berdegub kencang, aliran darahnya mengalir deras bak larva yang mencuat keluar dari dalam perut gunung mengalir deras tanpa jeda.

__ADS_1


Ketiga tim MUA yang menyaksikan pemandangan menegaskan itu pun hanya tersenyum simpul, rasanya mereka ikut bahagia melihat cinta natural yang di jalani oleh sepasang pengantin baru itu.


"Kamu kenapa Cinta, ini minum dulu" Zayn mendekat dan memberikan segelas air mineral kepada Cinta.


Sembari Cinta meminum air dalam gelasnya, Zayn mencoba mengelus lembut punggung Cinta yang masih terbungkus baju dan juga kerudungnya agar reda batuk-batuk yang dialami Cinta.


"Pelan-pelan minumnya nanti tersedak" ucap Zayn penuh perhatian.


Tubuh Cinta serasa gemetar mendapat perlakuan manis dari Zayn, wajahnya semakin merah padam, yang membuat Cinta semakin salah tingkah karena punggungnya yang di elus lembut oleh Zayn.


"Eheemmh... tuan nona, karena pekerjaan kami sudah selesai kami mohon ijin undur diri ya, Assalamu'alaikum" ucap perias senior.


Sejujurnya mereka masih penasaran dengan tontonan manis yang ada di hadapan mereka tapi, kurang sopan juga terasa jika mereka berlama-lama di dalam kamar itu, dan akhirnya mereka pun memberi ruang privasi untuk sepasang kekasih halal itu.


"Wa'alaikumussalam warohmatulohi wabarakatuh" jawab Zayn dan Cinta.


Sepeninggalan tim perias, seketika ruang kamar itu jadi penuh kecanggungan, Zayn dan Cinta masih di selimuti perasaan gugup di hati masing-masing, walau sebelumnya mereka juga sempat di tinggal berdua sebelum sholat ashar tadi, tapi kali kegugupan diantara keduanya masih terasa.


"Assalamu'alaikum Cinta" salam sapa Zayn pada istrinya kemudian duduk dihadapan Cinta.


"Wa'alaikumussalam Sayang" balas salam Cinta pada suaminya.


Cinta mendongakkan kepalanya melihat kearah sang suami.


"MasyaAllah... sungguh indah ciptaan-Mu Ya Allah" ucap Cinta dalam hati melihat pahatan indah wajah tampan milik suaminya dengan wajah putih kemerah-merahan karena nervous dan juga rambut hitsm yang masih basah menambah ketampanan maksimal Zayn suaminya.

__ADS_1


#tbc....


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya disini ya. Love U all readers. ...


__ADS_2