Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Mohon Restu


__ADS_3

Soraya yang melihat nyonya besarnya masih terguling dengan inpus yang terpasang ditangnnya, segera duduk di tepi ranjang nyonya Aleta.


"Nyonya, apa nyonya mau keluar atau biar tuan Zayn yang ke kamar nyonya?" tanya Soraya.


"Soraya, tolong dandani aku" ucap nyonya Aleta.


"Maksud nyonya?" tanya Soraya.


"Biar aku yang keluar, tolong kau dandani saja aku, jika menungu maid yang biasanya meriasku lebih lama nantinya" ucap Oma Aleta.


"Tapi saya kurang pandai nyonya, maaf" ucap Soraya.


"Aku percaya padamu, lakukan semampumu, natural saja agar terlihat fresh" titah Oma Aleta.


"Baik nyonya" jawab Soraya.


Sedikit saja Soraya memberikan sentuhan di wajah nyonya Aleta agar nampak lebih fresh, sengaja Soraya memoleskan lipstik warna merah agar terlihat segar.


Sebenarnya sejak terakhir bertemu Zayn yang marah besar karena menyebabkan Kak Prinkanya sakit, lalu mengabarkan bahwa Zayn telah membatalkan rencana pertunangannya dengan Lala serta ultimatum Zayn yang mengatakan tidak akan lagi menemui Omanya, selang beberapa hari setelah itu Oma Aleta pun jatuh sakit.


Sakitnya menjadi semakin parah, hingga akhirnya Oma Aleta harus dirawat intensif dirumah sakit. Baru beberapa hari beliau pulang karena benar-benar merasa bosan dirumah sakit.


Jhonson dan Soraya pernah menghubungi Zayn dan Diki, tapi sepertinya Zayn benar-bemar menutus kontak dengan Omanya, sehingga Oma Aleta akhirnya mencoba untuk tak memberi tahu Zayn tentang sakitnya yang sudah dideritanya selama ini. Nyonya Aleta tidak ingin dikasihani.


"Apakah aku sudah terlihat lebih segar?" tanya Oma Aleta.


"Iya nyonya" jawab Soraya.


"Ternyata kau juga pintar merias" ucap Oma Aleta yang sudah menganggap Soraya seperti putrinya sendiri karena kesetiaan Soraya padanya.


"Jangan katakan aku sedang sakit, tetaplah seperti biasanya" titah Oma Aleta.


"Baik nyonya" jawab Soraya.


"Nona perawat anda tunggu didalam kamar saja, jangan sampai Zayn tahu kalau aku sedang sakit, aku tidak ingin terlihat lemah dihadapnnya" ucap Oma Aleta.


"Baik nyonya" ucap dua perawat khusus yang disewa Oma Aleta untuk merawatnya dirumah.


"Kalau begitu cepat lepas infus ini" titah nyonya Aleta.


"Baik" ucap si perawat.


Setelah dirasa cukup, Oma Aleta pun beranjak dari tempat tidurnya untuk keluar dari kamarnya menuju ruang keluarga dilantai satu.


"Nyonya, apa anda kuat?" tanya Soraya yang sangat telaten merawat nyonya Aleta meskipun sudah ada perawat pribadi.


"Aku bisa, ayo kita keluar" jawab Oma Aleta.


Nyonya Aleta didampingi Soraya dan Jhonson berjalan menuju ruang keluarga.


Nyuuuuttt....

__ADS_1


Ada sengatan hangat di hati Oma Aleta ketika melihat cucu kesayangannya itu yang persis seperti putranya yang telah berpulang mendahuluinya.


Ingin rasa ia menangis dan berhambur memeluk Zayn karena kerinduaan yang terpendam pada cucu sekaligus sosok putranya yang telah tiada.


Namun, rasa itu ia tahan, Oma Aleta tetap bersikap seperti biasanya.


"Oma" ucap Zayn ketika melihat Oma Aleta datang.


Entah mengapa ada perasaan lain dihati Zayn ketika melihat Oma Aleta datang.


Zayn pun segera mendekat kemudian menyalami tangan Oma Aleta.


"Apa kabar Oma?" tanya Zayn yang merasa tangan Oma nya dingin.


"Oma Baik, silahkan duduk" jawab Oma Aleta.


Deg....


Jantung Oma Aleta berdegub ketika melihat Kak Prinka berdiri yang tadinya tak terlihat karena sedang duduk.


Ada rasa marah namun ada juga rasa rindu yang sebenarnya selama ini juga ia rasakan meskipun Oma Aleta terus menepisnya dan lebih memilih menggunungkan rasa bencinya pada Kak Prinka.


Entah mengapa, setelah mengungkapkan kenyataan pahit bahwa Kak Prinka bukanlah putri kandungnya, bukan rasa lega yang Oma Aleta rasakan, tapi ada rasa nyeri dan sakit dihatinya. Oma Aleta pun tak mengerti.


"Mami" sapa Kak Prinka berusaha menahan air matanya.


Nyonya Aleta diam tak bergeming. Biasanya ketika melihat Kak Prinka, emosi marahnya akan segera meledak, namun kali ini nyonya Aleta hanya diam.


"Nyonya, semoga anda sehat selalu" ucap Diki menundukkan kepalanya sebagai penghormatan pada nyonya Aleta.


"Terima kasih" Nyonya Aleta menganggukkan kepalannya.


"Mami" sapa Kak Prinka melihat Mami Aleta sejenak, kemudian kembali menundukkan kepalanya karena takut.


"Soraya, perintahkan pelayan untuk buatkan minuman" titah Oma Aleta mengalihkan kekauan.


"Baik nyonya" jawab Soraya yang paham dengan sikap nyonya besarnya.


"Nona, tuan-tuan, silahakn duduk dulu, mari nyonya" ucap Jhonson berjaga-jaga takut nyonya besarnya jatuh.


Menetes air mata Kak Prinka, bukan karena sedih, tapi Kak Prinka bahagia, meskipun Mami nya tak meresponnya tapi setidaknya Maminya tidak bersikap kasar dan melontarkan kalimat pedas seperti biasanya ketika mereka bertemu.


"Kak Prinka ayo" ajak Zayn dan Diki.


Kak Prinka mengangguk sambil memghapus jejak air matanya.


Mereka pun duduk bersama. Zayn sedikit lega semua diluar dugaannya, Oma Aleta tidak sarkas seperti biasanya ketika melihat Kak Prinka.


"Oma, maaf aku baru bisa menjenguk Oma sekarang" ucap Zayn.


"Iya tidak apa, terima kasih sudah datang kesini, oiya selamat idul Fitri untuk kalian" ucap Oma Aleta.

__ADS_1


"Terima kasih Oma" ucap Zayn.


"Oma, kedatanganku kesini sebenarnya ingin menyampaikan sesuatu pada Oma" ucap Zayn.


"Apa?" tanya Oma Aleta.


"Jika tidak ada halangan, besok aku akan melamar Cinta pada keluarganya secara resmi di rumah kasih sayang, aku harap Oma merestui hubungan kami dan besok bisa mendampingiku" ucap Zayn.


"Apa???, jadi kau tetap memilih gadis itu???, bukankah dia sudah menolakmu?" tanya Oma Aleta dengan suara agak meninggi.


"Aku sudah menjelaskan semua kesalah pahaman yang terjadi, baik dia dan juga keluarganya memahami hal itu" jawab Zayn.


"Mengapa kau memilih gadis itu padahal putri Erick jauh lebih segalanya dari dia?" tanya Oma Aleta.


"Dia gadis yang sholeha, mungkin Lala secara duniawi lebih dari Cinta, tapi hidup bukan hanya soal duniawi, ujung dari hidup ini adalah akhirat, dan Cinta punya bekal lebih dari Lala untuk urusan akhirat yang bisa membimbingku untuk lebih dekat dengan Allah, Tuhan yang kami Imani" jawab Zayn.


"Oma masih tidak suka padanya, dia wanita yang sombong" ucap Oma Aleta.


"Dia tidak sombong, dia hanya punya prinsip" lagi jawab Zayn yang membuat Oma Aleta terdiam.


"Jika Oma tidak merestui, lalu bagaimana?" tanya Oma Aleta.


"Dengan dan tanpa restu dari Oma, aku akan tetap menikahi Cinta" jawab Zayn tegas.


"Lalu mengapa kau datang untuk meminta restu padahal sudah jelas Oma tidak akan merestui kalian" ucap Oma Aleta.


"Karena aku menghormati Oma sebagai Ibu dari Papa, yang artinya Oma adalah keluargaku, orang yang aku hormati dan harapkan restunya" jawab Zayn.


"Oma tidak akan merestui hubungan kalian" ucap Oma Aleta.


"Oma punya alasan untuk tidak menyetujui kami menikah. Namun, aku akan terus berusaha meyakinkan Oma sehingga Oma tidak punya alasan untuk menolak dan tak merestui kami." jawab Zayn.


Oma Aleta terdiam mendengar ucapan Zayn.


"Oma, sebagai cucu Oma, aku membutuhkan Oma yang mencintai dan mendukungku tanpa syarat yang membuatku dilema" ucap Zayn yang kini duduk bersimpuh didepan lutut Oma nya.


Zayn berlutut didepan Oma Aleta yang sedang duduk di sofa, Zayn menggenggam erat tangan Oma Aleta.


"Oma... Semoga Oma selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Hari ini, aku mohon restu dari Oma untuk melamar dan nantinya akan menikahi orang yang aku cintai. Aku harap Oma pun mau mendampingiku" ucap Zayn kemudian mencium tangan Oma Aleta.


Oma Aleta terkejut melihat apa yang dilakukan Zayn dihadapannya.


Kak Prinka dan Diki lebih memilih diam memberi ruang percakapan antara nenek dam cucunya.


Terutama Kak Prinka, walaupun rasanya Kak Prinka ingin sekali ikut membujuk Maminya, namun Kak Prinka menahan diri, takut Mami Aleta malah jadi murka, apa lagi dengan status Kak Prinka yang bukanlah putri kandung Mami Aleta, Kak Prinka takut malah mengacaukan rencana Zayn.


"Oma, percayalah padaku" ucap Zayn mayakinkan sambil menatap lembut pada manik mata coklat milik Oma Aleta.


💖tbc....


...Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, komen, favorit dan bantu beri hadiahnya ya. Love U all readers....

__ADS_1


__ADS_2