
...Assalamu'alaikum,,, terima kasih untuk all readers atas semua dukungan dan semangatnya untuk author, semoga kita semua selalu bahagia dibawah naungan cinta Allah. 💖 U all 😍...
🌸
Dua Minggu berlalu setelah kejadian yang menimpa Zayn dan Cinta. Hari ini Cinta memohon doanya pada rekan-rekan kerja dan juga peserta belajar yang dimentori oleh Cinta pada training calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di Arab Saudi.
“Kak Cinta dengar kabar katanya Kak Cinta akan ke Jakarta ya untuk interview AIIBS?” tanya Mia yang tadi mendengar beberapa orang membicarakan soal Cinta dan AIIBS.
“InsyaAllah, mohon doanya dari teman-teman semua ya” jawab Cinta tersenyum ramah.
“Jadi, Kak Cinta akan ke Jakarta, berapa lama, terus AIIBS itu apa sih?” tanya Yuyun yang penasaran.
“InsyaAllah besok saya memang akan berangkat ke Jakarta, ke kantor MLA di Jakarta karena akan mengikuti proses interview dari pengurus Arabic Islamic International Boarding School. Interview nya hanya satu hari kok, setelah selesai saya akan kembali lagi ke Palembang.” Jawab Cinta.
“Sambil menunggu hasilnya, saya akan tetap bekarja di MLA untuk kalian semua sampai tuntas, jadi mohon doanya ya agar kita semua sama-sama berhasil” lanjut Cinta.
“Aamiin Yaa Allah, kami akan mendoakan yang terbaik untuk Kak Cinta” jawab semua peserta belajar didalam kelas itu.
“Kak Cinta mau tanya lagi, boleh?” ucap Mia.
“Iya Mia?” jawab Cinta.
“Apakah jika Kakak di terima di AIIBS, itu artinya Kakak tidak akan bekerja disini lagi?” tanya Mia.
“Emhh, kira-kira begitulah” jawab Cinta tersenyum pada Mia.
“Lalu bagaimana dengan kami?” kini Bobi yang bertanya.
“InsyaAllah jika tak ada kendala saya akan tetap membersamai kalian semua sampai selesai dan lagi kalian dua minggu kedepan juga sudah selesai masa training ini dan insyaAllah lepas Aidil Fitri kalian semua akan dikirim sesuai dengan penempatan kerja yang sudah kalian tetapkan, ” jawab Cinta.
“Rasanya 3 bulan cepet banget ya” ucap Bobi.
“Kak Cinta, apakah nanti akan akan tinggal di Arab juga?” kini Decha yang bertanya.
“InsyaAllah jika itu memang menjadi bagian rejeki Allah untuk saya, jika saya diterima bekerja disana, saat ini saya hanya akan berusaha semampunya dan mohon doa dari kalian semuanya ya” ucap Cinta sambil menangkupkan kedua tangannya depan dada.
Zayn yang mendengar setiap jawaban Cinta yang berharap bisa diterima bekerja di AIIBS membuat hati Zayn serasa tertusuk duri sembilu, pedih rasanya.
Namun, Zayn tak mampu mencegahnya karena pada dasarnya Zayn bukanlah siapa-siapa, Zayn hanya bisa mendoakan segala yang terbaik untuk Cinta meskipun itu artinya Cinta akan pergi jauh darinya. Zayn akan pasrah dan ikhlas pada ketetapan Allah.
“Kak Cinta, apakah Kakak benar-benar ingin bekerja di AIIBS?” tanya Mia kemudian melihat kearah Zayn yang masih memandang lurus kedepan tanpa ekspresi.
“Iya, itu adalah salah satu impian saya sejak lama, jadi saya akan berusaha dan berdoa semoga kesempatan ini menjadi rejeki dari Allah buat saya. Sekali lagi mohon doa dari teman-teman semua ya, dan kamu Mia jika saya berhasil mari kita sering bertemu di sana nantinya, insyaAllah” ucap Cinta bersemangat.
Mia ingin bertanya lagi tapi Bobi menahannya memberi isyarat untuk berhenti bertanya, Mia pun menganggukkan kepalanya.
“Kami doakan yang terbaik untuk Kak Cinta, semoga Allah memberikan yang terbaik untuk Kak Cinta” ucap Bobi.
“Aamiin Yaa Allah” ucap semua yang mendengar doa yang diucapakan Bobi, kecuali Mia.
Mia merasa ini tak adil bagi Zayn, jika Cinta diterima di AIIBS lalu bagaimana dengan Kak Zayn nya.
“Kak Zayn mengapa kau diam saja, setelah beberapa hari tak masuk dan hari ini ketika Kak Zayn masuk malah mendenger berita ini, mengapa jadinya seperti ini." ucap Mia dalam hati karena kesal.
__ADS_1
"Kak Cinta tak bisakah kau membuka sedikit saja hatimu untuk melihat perasaan Kak Zayn, bahkan setelah dia menyelamatkan nyawa Kakak, Kakak tetap saja tak bergeming untuk menerima perasaan Kak Zayn” lirih hati Mia sambil menatap Zayn yang masih tetap diam tanpa ekspresinya.
“Baiklah kalau begitu, saya ucapkan terima kasih atas semangat belajarnya dan saya juga mohon maaf jika ada seuatu yang pernah menyakiti perasaan kalian semua baik dari ucapan maupun perbuatan” ucap Cinta.
“Kami juga Kak Cinta” ucap semua peserta belajar diruangan itu.
“Oiya, karena beberapa hari lagi kita akan menyambut bulan Ramdhan, saya ucapkan minal aidin wal fa idzin, mohon maaf lahir dan bathin untuk semuanya ya,” ucap Cinta.
“Mohon maaf lahir bathin juga Kak Cinta” jawab semuanya.
“Kalau begitu, kita akhiri pertemuan kita hari ini, Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh” ucap salam dari Cinta.
“Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab dari semua yang ada didalam ruangan itu.
Satu persatu yang ada didalam ruangan itu kelauar dari kelas Cinta, kini menyisahkan Mia, Bobi, Rian, Zayn, Cinta dan beberapa orang lagi.
Mia, Bobi dan Rian menatap kearah Zayn sebelum beranjak dari tempat duduknya. Sedangkan Zayn masih diam ditempat duduknya.
“Bob, Iyan, apakah kalain merasakan aura kesedihan yang terpancar dari wajah Kak Zayn?” tanya Mia pada Bobi dan Rian.
“Sepertinya begitu. Entahlah, yang jelas saat ini mungkin Kak Zayn terkejut dengan berita ini. Kita saja kaget apa lagi Kak Zayn” jawab Bobi.
“Entah kenapa kok aku jadinya pengen nangis” ucap Mia yang matanya sudah berkaca-kaca.
“Sejak awal Kak Zayn hanya cinta sendiri, bahkan setelah banyak pengorbanan yang ia lakukan hati Kak Cinta tetap tidak mengarah padanya, mungkn mereka memang tidak berjodoh” ucap Rian.
“Ayo kita ke Kak Zayn” ajak Bobi.
“Kak Zayyan, kelas sudah selesai, ayo pulang” ajak Bobi pada Zayn sambil menyentuh bahu Zayn.
“Owhh,, astaghfirullahaladzim....” ucap Zayn kaget.
“Kakak melamun?” tanya Mia.
“Emhh, maaf ada apa ya?” tanya Zayn.
“Kelas sudah selesai Kak, ayo pulang” jawab Rian.
“Owhh... sudah selesai ya, subhanallah” jawab Zayn sambil mengusap wajahnya.
“Bob” ucap Mia pelan pada Bobi.
Bobi hanya melemparkan senyum pada Mia. Rian pun mengangukkan kepalanya.
“Kita keluar bareng yuk Kak, hari ini Bobi mau mentraktir kita makan, Kak Zayn ikut ya” tawar Mia.
“Owhh ya, dalam rangka apa?” tanya Zayn sambil memberikan senyumnya yang mulai terbiasa ia tersenyum pada orang lain.
“Tiga hari lagi kita kan puasa ni Kak, jadi Bobi ngajakin kita makan bersama sebelum puasa, besokkan kita juga libur dulu belajarnya sampai beberapa hari kedepan, jadi hari ini kami mau keluar bersama. Kak Zayn ikut ya?” ajak Mia.
“Begitu ya, insyaAllah... tapi kalian duluan saja, aku masih ada yang ingin dibicarakan dengan Kak Cinta kalian tapi tolong kalian jangan tinggalkan kami hanya berdua” ucap Zayn pelan.
“Begitu ya, baiklah kalau begitu kami tunggu Kakak diluar saja ya, didepan pintu itu saja” ucap Bobi.
__ADS_1
Zayn menganggukkan kepalanya.
“Rian, Mia ayo kita tunggu diluar” ajak Bobi.
Mia yang serasa tak puas hatinya tiba-tiba menghampiri Cinta yang sedang mematikan komputernya serta membereskan peralatan dan perlengkapan mengajarnya yang ada diatas meja.
“Kak Cinta, Kakak ikut kita ya ya, besokkan Kakak mau berangkat, ketemu lagi kita udah puasa aja nanti, kalau Kakak keterima di AIIBS bisa jadi Kakak sibuk dan nggak sempet kasih materi lagi ke kita semua, jadi please... ikut kita makan bareng ya Kak, anggap saja ini tasyakuran kami untuk mendoakan segala yang terbaik untuk mentor kami yang baik hati ini ” bujuk Mia pada Cinta.
“Begitu ya, oke insyaAllah Kakak ikut, memangnya siapa saja ikut?” tanya Cinta.
“Ada aku, Bobi, Rian, mbak Salwa, Mbak Decha, Yuyun, Ana dan Kak Zayn juga” jawab Mia.
Mendengar nama Zayn disebut hati Cinta jadi berdebar, sejenak Cinta melihat kearah Zayn namun yang dilihat tak menyadarinya.
“Baiklah, Kakak beresin ini dulu ya” ucap Cinta.
“Yeessss, Alhamdulillah” ucap Mia bersemangat.
“Semangat bener kamu Mia” ucap Cinta.
“Heehhehe” Mia hanya tertawa.
Mia, Bobi dan teman-teman lainnya pun keluar dari ruangan itu menuju lantai bawah, kecuali Mia, Rian dan Bobi yang menunggu didepan pintu luar ruangan itu seperti pesan Zayn jangan meninggalkan mereka hanya berdua saja.
“Assalamu’alaikum Cinta” salam Zayn.
“Wa’alaikumusaalam warohmatullahi wabarokatuh” jawab Cinta yang mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang menyapanya barusan.
“Zayn....” ucap Cinta terkejut.
Secepatnya Cinta menundukkan pandangannya karena Cinta takut jantungnya akan semakin berdegub kencang.
“Selamat ya, akhirya besok kamu berangkat juga untuk interview nya, semoga berhasil” ucap Zayn tanpa melihat wajah Cinta karena Zayn juga takut akan menjadi fitnah zina.
“Terima kasih” jawab Cinta tetap menunduk.
“Kalau begitu aku permisi duluan, Assalamu’alikum warohmatullahi wabarokatuh” salam Zayn kemudian melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.
Berat rasa hati Zayn untuk berlama-lama disana, Ada hal lain sebenarnya yang ingin Zayn sampaikan tapi nuraninya menolak untuk berlama-lama berdua saja.
Zayn tak ingin mata, hati dan pikirannya terjerumus zina mata, zina hati yang akhirnya akan membuat pikirannya membawa pada perbuatan dosa.
Cinta yang mendapati sikap tak biasa dari seorang Zayn yang ia kenal selama ini menjadi bingung dan bertanya-tanya, ada apa dengan Zayn?.
Cinta melihat kepergian Zayn yang meninggalkannya, entah mengapa ada perasaan yang tak bisa Cinta artikan ketika mendapati sikap Zayn yang berbanding terbalik dengan tingkah Zayn yang selama ini suka menguntitnya tanpa jeda.
“Zayn, apa benar yang barusan itu adalah kamu, apa kamu marah padaku, apa yang terjadi padamu. Sejak masuk kelas tadi kau hanya diam saja seolah fokus belajar saja, kau pun tak menyapaku seperti biasanya. Terlihat seperti kau juga menjaga dan menundukkan pandanganmu ketika bertemu denganku. Yaa Allah mengapa hatiku merasakan ada sesuatu yang sakit.... astaghfirullahaladzim....” ucap Cinta dalam hati yang merasakan kehilangan sosok Zayn yang sebenarnya lucu meskipun sangat menyebalkan.
“Semoga perubahan itu adalah perubahan yang menuju kearah lebih baik. Sejujurnya aku senang karena kau terlihat lebih pandai menjaga pandanganmu sejak terakhir bertemu denganmu di rumah kasih sayang, semoga kau menjadi lelaki sholeh yang kelak bisa menjadi imam bagi makmummu. Aamiin” lagi ucap Cinta dalam hati.
#tbc....
...Readers yang baik hati, jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, komen, favorit dan bunga bermekaranya juga ya. Love U all readers....
__ADS_1