
"Selamat malam nyonya" salam Jhonson ketika menghampiri nyonya Aleta.
"Jhonson, kau kah itu, lama sekali kau datangnya" protes nyonya Aleta.
"Maaf, tadi saya mencari udara segar diluar" jawab Jhonson lalu tersenyum pada Aleta.
Jhonson sedikit heran melihat semburat wajah bahagia di wajah adik ipar nya itu, dan lebih kagetnya lagi karena saat ini tangan nyonya Aleta sedang menggenggam tangan Cinta.
"Jhonson, aku harus sembuh agar bisa berdandan ala princess untuk pesta pernikahan Zayn dan Cinta" ucap nyonya Aleta bersemangat meskipun wajahnya masih terlihat pucat pasih.
"Iya, nyonya harus sembuh" ucap Jhonson tersenyum.
"Jhonson, sampai kapan kau akan berhenti memanggilku nyonya" protes nyonya Aleta tiba-tiba.
Jhonson hanya tersenyum.
"Oia Jhonson, siapa itu dibelakangmu?" tanya nyonya Aleta.
"Oia nyonya ada yang ingin bertemu dengan anda" ucap Jhonson dengan wajah serius.
"Jhonson tolong berhentilah memanggilku dengan sebutan nyonya, apakah sampai aku mati kau akan terus memanggilku seperti itu" nyonya Aleta benar-bensr merasa kesal.
__ADS_1
"Aleta, jangan berkata seperti itu!!!" ucap Jhonson sedikit meninggikan suaranya.
Cinta yang melihat interaksi keduanya sedikit bingung.
"Kalau begitu berhentilah memanggilku nyonya-nyonya, karena aku ini adikmu" pinta Aleta dengan sorot mata tajam penuh kasih sayang dan sikap manja.
Cinta yang belum tahu tentang seluk beluk keluarga Zayn dan Oma Aleta pun dibuat terkejut dengan kenyataan yang ada di hadapannya.
"Baiklah Aleta adik ku yang manis" ucap Jhonson tersenyum dengan jantung berdebar-debar.
Alasan Jhonson lebih nyaman memanggil Aleta dengan sebutan nyonya agar ia tahu batasan dirinya, entah sejak kapan, sejak Aleta hidup sendiri tanpa suami dan kedua anaknya dan dengan sikap ketergantungan Aleta pada Jhonson membuat Jhonson kadang tak bisa menahan perasaannya, Jhonson sendiri tak mengertinperasaan apa yang terjadi pada dirinya.
Namun, ada kalanya Jhonson menyadari sepertinya perasaan itu semakin bertumbuh dan semakin ingin Jhonson melindungi Aleta, memang Aleta bukan Aleya. Oleh karena itu, Jhonson lebih memilih memanggil Aleta dengan panggilan nyonya sama seperti dulu saat Jhonson ditugasnya menjadi bodyguard Aleya dan Aleta.
"Jhonson, Jhonson...." panggil Aleta.
"Iya" Jhonson kaget
"Kau melamun???" tanya Aleta
"Oia maaf, emhh...ada yang ingin bertemu denganmu Aleta" ucap Jhonson mengalihkan lamunannya.
__ADS_1
Entah mengapa ketika menyebut nama Aleta jantung Jhonson berdegub kencang.
"Siapa, mari silahkan kesini" ucap Aleta ramah seperti sosok Aleta yang sebenarnya, jauh sebelum hatinya terluka dan tersakiti.
"Aleta, aku harap kamu tidak terkejut dan bisa mengendalikan dirimu, bisakah kau berjanji padaku?" tanya Jhonson sekaligus mengingatkan.
"Apa maksudmu Jhonson?" tanya Aleta balik.
"Berjanjilah terlebih dahulu" ucap Jhonson dengan tatapan memohon.
Zayn dan Cinta yang melihat tatapan mohon dari Jhonson jadi ikut berdebar-debar, siapakah gerangan wanita yang ingin menemui Oma Aleta.
"Baiklah" ucap Oma Aleta tersenyum meskipun jantung nya berdebar-debar dipenuhi rasa penasaran dengan tatapan serius dan tegang dari Jhonson.
"Baiklah, terima kasih" ucap Jhonson lalu menggeser tubuhnya hingga nampaklah wanita berhijab panjang yang tadi berada dibelakang Jhonson.
Wanita itu pun maju selangkah mensejajarkan dirinya dengan Jhonson.
🌞tbc....
...Selamat siang all readers, salam jumpa, maaf sudah lama author tak update, terima kasih untuk all readers yang masih setia mengunjungi karya ini, terima kasih juga atas like, support dan semangatnya untuk author. Alhamdulillah hari ini author akhirnya bisa kembali update kisah ini. Sekali lagi terima kasih untuk jejak like, vote, komentar dan hadiahnya 🥰🤗🙏...
__ADS_1