Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Cinta-Sayang


__ADS_3

Zayn dan Cinta kini sudah berada didalam kamar mereka, tim MUA membantu keduanya untuk melepas pakaian pengantin serta aksesoris yang di pakai keduanya karena mereka akan sholat ashar.


Suara adzan ashar pun berkumandang.


"Tuan Zayn, mbak Cinta kami pamit keluar dulu, nanti kalau tuan dan mbak nya sudah selesai sholat dan siap didandani lagi panggil saja kami di depan ya mbak" ucap salah satu dari tim perias Zayn dan Cinta.


"Heee??. Eemmhh... iya mbak" jawab Cinta sedikit gugup karena akan ditinggal berdua saja dengan Zayn didalam kamar itu.


"Kalau begitu kami permisi keluar dulu ya mbak, tuan Zayn" ucap tim perias itu.


"Iya, terima kasih" ucap Zayn dan Cinta kompak bersamaan.


Seketika Cinta dan Zayn saling menatap lalu tersenyum.


Tim MUA itupun merasa gemas dengan tingkah malu-malu sepasang pengantin baru itu.


Tim MUA pun berlalu meninggalkan kamar pengantin. Kini tinggallah Zayn dan Cinta berdua didalam kamar itu.


Keduanya masih terdiam menikmati sayup-sayup suara adzan yang menggema memenuhi hati keduanya sembari mengulang kalimat adzan yang di kumandangkan oleh sang muadzin.


Lepas adzan keduanya masih duduk di kursi masing-masing dengan debaran yang begitu membuncah dihati keduanya.


Rasa canggung dan malu menyelimuti sepasang kekasih halal itu.


"Eemmhh... " Zayn berdehem.


Cinta dengan gugupnya masih menundukkan kepalanya.


"Assalamu'alaikum Cinta" sapa Zayn memecah kekakuan diantara mereka.


"Wa'alaikumussalam Kak" jawab Cinta tersenyum dalam tunduk nya.


"Kak???" tanya Zayn melihat kearah istrinya.


Cinta yang merasa Zayn menatapnya seolah kata yang baru saja Cinta ucapkan mengandung pertanyaan yang perlu dijawab oleh Cinta.


Netra keduanya pun bertemu, dan debaran itupun semakin bergejolak di hati masing-masing.


"Iya, Kak, kok Kak, Kakak kan maksud nya??" Zayn mencoba mengulang pertanyaannya karena Zayn melihat sepertinya Cinta bingung dengan ucapannya.


"Salah ya, nggak boleh panggil Kakak?" bukan nya menjawab Cinta malah balik bertanya.


"Emhh... bukan begitu, boleh kok, hanya saja aku sedikit bingung" Zayn tersenyum pada Cinta.


"Bingung?, bingung kenapa?" lagi tanya Cinta yang ikut penasaran dengan jawaban suaminya.

__ADS_1


"Iya, itu, bingung karena tadi siang kamu panggil Abang, kenapa sekarang jadi panggil Kakak" terang Zayn sambil tersenyum.


"Oowwhhh..." ucap Cinta sambil menutup mulutnya karena merasa malu.


"Hehe, nggak papa kok, panggil apa saja aku suka, mau panggil Abang atau Kakak, mana saja boleh senyamannya kamu" jawab Zayn mencairkan suasana.


"Maaf, karena aku juga masih bingung mau panggil apa, jadi mana spontannya saja yang keluar dari mulut, maaf" ucap Cinta salah tingkah.


"Nggak perlu minta maaf, nggak papa kok" Zayn memberikan senyum manisnya pada Cinta.


Melihat senyum manis suaminya membuat jantung Cinta semakin kencang debarannya.


Tampan, manis dan begitu teduh tatapan senyum sang suami hingga Cinta serasa ingin meleleh melihat ketampanan suaminya dengan jarak yang begitu dekat dibandingkan pertemuan mereka selama ini.


"MasyaAllah... ternyata suamiku benar-benar tampan dan manis, imut pula. Alhamdulillah" ucap Cinta dalam hati sambil tersenyum. menatap wajah Zayn.


"Jadi, kamu lebih suka di panggil Abang atau Kakak?" Cinta bertanya pada Zayn sang suami.


"Aku mana kamu nyamannya saja, Abang boleh Kakak juga boleh, mau panggil saaa-yaang juga boleh banget" ucap Zayn malu-malu dengan senyum yang begitu mempesona hingga membuat Cinta terpukau dengan senyum itu.


Deg deg deg deg...


Jantung keduanya pun berjoget ria di dalam sana.


"Ehhhmm... eehhmmm... " Cinta berdehem karena gugup mendengar kalimat yang diucapkan Zayn.


"Kalau begitu... Wa'alaikumussalam Sayang" ucap Cinta menunduk dengan wajah bersemu merah.


"Heee.... " Zayn betul-betul kaget mendengar kalimat yang baru saja di ucapkan oleh Cinta.


"Sayang???" tanya Zayn tak percaya.


Cinta menganggukkan kepalanya masih dengan sikap malu-malu dalam tunduk nya.


"Sayang???" sekali lagi Zayn memastikan pendengarannya.


"Apa kamu suka?" tanya Cinta melihat Zayn dengan tatapan serius.


"Suka bangeeeet, tentu aku suka. Sayang, Sayang, aku suka panggilan itu, heheheh" Zayn tertawa kecil mengulang kalimat sayang dengan perasaan berbunga-bunga.


"Alhamdulillah, syukurlah kalau begitu" Cinta ikut tersenyum melihat tingkah Zayn yang imut lagi menggemaskan.


"Kalau begitu, Assalamu'alaikum Cinta... " Zayn menatap lekat pada wajah Cinta dengan senyum mengembang.


"Wa'alaikumussalam Sayang... " jawab Cinta sambil tersenyum manis dengan membalas tatapan Zayn.

__ADS_1


Lagi netra keduanya bertemu seolah menyampaikan perasaan cinta halalan toyyibah yang kini mereka rasakan.


Cinta sedang belajar untuk menyenangkan hati suaminya, dimulai dari hal kecil yakni panggilan yang disukai suaminya dan bisa membuat kekasih halalnya itu bahagia.


"Assalamu'alaikum Cinta" ulang Zayn agar bisa mendengar panggilan sayang dari bibir ranum milik istrinya.


"Wa'alaikumussalam Sayang" jawab Cinta sambil tertawa kecil menatap wajah Zayn.


"Assalamu'alaikum Cinta... " Zayn mulai bertingkah konyol dan menggemaskan menurut Cinta.


"Wa'alaikumussalam Sayang" Cinta membalas salam suaminya dengan penuh suka cita.


Mengikuti alur sang suami.


"Aku suka mendengarnya" Zayn tak henti-hentinya tersenyum dan tertawa bahagia.


"Alhamdulillah" Cinta benar-benar senang bisa membuat Zayn tertawa bahagia seperti yang ditampakkan nyata di wajah tampan suaminya itu.


"I Love U Cinta" ucap Zayn dengan tatapan senyum sendu.


"Too... " jawab Cinta singkat karena masih merasa gugup dengan kalimat ungkapan cinta dari sang suami.


"I Love U Cinta" lagi Zayn mengulangi kalimat yang sama.


"I Love U too Sayang" jawab Cinta tersenyum menatap Zayn.


Cinta paham Zayn mengulang kalimat ungkapan cinta itu pastinya agar sang istri mengucapkan hal yang sama secara lengkap.


Meskipun malu Cinta memberanikan diri membalas ungkapan cinta sang suami, sekali lagi karena Cinta ingin menyenangkan dan membahagiakan suaminya dan tentunya agar Zayn tahu bahwa saat ini Cinta pun sudah benar-benar membangun cintanya pada Zayn.


"I Love U Cinta, ana uhibbuki fillah Cinta, aku mencintaimu Cinta istriku" ucap Zayn meraih tangan Cinta.


Dengan perasaan gugup dan tangan yang sedikit gemetar karena digenggam oleh Zayn, Cinta pun membalas ungkapan cinta sang suami dengan hati yang ikhlas dan bahagia.


"I Love U too Sayang, ana uhibbuka fillah Sayang, aku mencintaimu suamiku Sayang" Cinta mencoba membalas genggaman tangan Zayn.


"Hehehehe" keduanya pun tertawa bersama.


"Oia, sudah iqomah, ayo kita sholat ashar jama'ah. Aku ambil wudhu duluan ya istriku" ucap Zayn.


"Iya suamiku" Cinta pun menganggukkan kepalanya.


Sore itu sepasang pengantin baru itupun menunaikan kewajiban sholat ashar nya secara berjama'ah sebelum mereka melanjutkan acara resepsi sampai menjelang waktu maghrib nantinya.


#tbc....

__ADS_1


...Haaii readers kesayangan jangan lupa setelah baca tinggalkan jejak like nya di part kali ini juga ya. Love U all readers. ...


__ADS_2