Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Kebahagiaan


__ADS_3

Mereka menuju rumah sakit dan memeriksanya. Beberapa selang waktu kemudian. Melihat reaksi Dokter tersebut, Mereka sangat bahagia. Secara Dokter mengabarkan berita kehamilan Meysha.


Meysha masih belum mempercayai jika Dia benar-benar hamil. Dia takut ketika membuka mata, dirinya mendapati jika hasil tes tersebut salah. Meysha mencubit pipi kirinya sendiri. Dan terasa sakit. Andrew geleng-geleng kepala melihat tingkah Meysha.


Malamnya, Di dalam kamar, Meysha dan Andrew tengah berbincang-bincang. Andrew berucap jika Mereka sekarang akan memiliki keluarga kecil yang lengkap.


Meysha tersenyum. Dan lalu Mereka bercerita tentang pertemuan pertama Mereka, Dimana hal tersebut terjadi saat musim salju. Meysha merasakan getaran yang aneh di dalam dadanya, saat bertatapan langsung dengan Andrew. Begitu juga Andrew. Dan akhirnya Dia menemukan jawabannya sekarang.


Keesokan harinya,


Begitu mendengar kabar dari Andrew tentang kehamilan Meysha.


Ibu Andrew menyarankan kepada Andrew, agar Mereka tinggal dirumah orangtua dahulu. Walau bagaimanapun, Meysha posisi sedang hamil. Sedangkan Andrew jadwalnya masih sangat padat. Dengan begitu lebih baik jika Mereka tidak tinggal di apartement dan tinggal dirumah orang tuanya Andrew dahulu. Agar Meysha tidak sendirian dirumah.


Andrew pun menyetujuinya. Bagaimanapun juga, Andrew khawatir juga, jika harus meninggalkan Meysha seorang diri diapartement. Saat dirinya sibuk kerja. Secara Andrew masih terikat kontrak dengan agensi.


Akhirnya Meysha dan Andrew untuk sementara tinggal dirumah orangtua Andrew.


Setiap hari Meysha tidak lupa selalu membaca Al-Qur'an selama kehamilannya tersebut. Begitu juga Andrew selalu menyempatkan diri mengajak Meysha jalan-jalan, saat libur akhir pekan.


Seperti hari ini, Andrew dan Meysha melanjutkan kebersamaan Mereka dengan makan malam bersama. Setelah Mereka puas mengelilingi sebuah toko buku didalam mall. Namun Meysha hanya mengaduk-ngaduk makanannnya. Dia terlihat tidak nafsu makan


" Apa Kau ingin es krim?"


Meysha langsung menganggukan kepala. Secara selama hamil Meysha rasanya hanya ingin makan es krim dan es serut kacang merah.

__ADS_1


Ayah Andrew terlihat gelisah menunggu anak dan menantunya. Sampai sekarang Mereka belum juha pulang. Tuan Kim memutuskan menelepon putranya dan bertanya apa Mereka baik-baik saja? Apa sesuatu hal yang buruk terjadi? Andrew menjawab tidak dan Andrew menjelaskan Mereka hanya sedang makan malam diluar.


Beberapa bulan kemudian,


Ayah Meysha memilih menemui Tuan Kim, untuk membicarakan masalah Meysha. Awalnya pembicaraan Mereka berlangsung hangat. Secara Mereka berbesanan.


Pembicaraan Mereka mulai memanas, ketika masing-masing pihak mulai membicarakan mengenai dimana Meysha harus tinggal setelah melahirkan.


Pak Roni bersikeras jika Meysha, Andrew dan cucunya harus tinggal di rumahnya, karena Ayah Andrew sudah merasakan beberapa bulan tinggal bersama Mereka.


Tuan Kim tentu saja tak tinggal diam dan membalas jika Meysha sekarang sedang hamil dan mengingat statusnya yang sudah menjadi istri dan juga seorang menantu. Meysha tentu saja harus tinggal di rumah suami dan mertuanya.


Pak Roni tak ingin kalah dan kembali membalas, bukankah dulu Tuan Kim pernah tidak menyukai Meysha dan membencinya? Namun Tuan Kim mengelak, itu hanya msa lalu. Buktinya sekarang ketika Meysha mengingingkan apa saja saat nyidam, Tuan Kim dengan sigap membelikannya. Jika Pak Roni tidak percaya, silahkan tanyakan pada Meysha.Pak Roni memilih mengakhiri perdebatan yang cukup sengit dan tak ada akhirnya ini. Pak Roni berucap jika semua keputusan akan diserahkan pada Meysha dan Andrew.


Delapan bulan kemudian,


Meysha hanya bisa menghela nafas. Perut yang semakin besar dan tinggal menghitung hari, menjelang detik-detik mendebarkan itu datang. Meysha hanya bisa menahan keinginannya untuk tidak ikut berkuda, mengingat keadaannya yang saat ini sangat tidak memungkinkan. Tak jauh dari Mereka, seorang pemuda tengah sibuk mengabadikan moment-moment terpenting dalam hidupnya, yaitu melihat kekasihnya semakin mahir menunggang kuda.


Tiba-tiba, Meysha merasakan sakit dan nyeri yang sangat hebat pada perutnya. Sepertinya kontraksi dan sudah saatnya janin yang berada dalam perutnya, lahir ke dunia. Meskipun perkiraan dokter hari kelahiran masih kurang dua minggu lagi. Manajer Park pun langsung memanggil Andrew. Dan akhirnya Mereka langsung membawa Meysha ke rumah sakit.


Ibunya Andrew sontak terkejut, ketika menerima kabar jika Meysha sudah mengalami kontraksi. Dengan tergesa-gesa Ibunya Andrew berlarian ke kamar. Dan mengabarkan hal tersebut kepada suaminya. Lalu Beliau kembali keluar kamar dan bergegas menuju kamar Andrew dan Meysha, untuk membantu mempersiapkan segala keperluan Meysha dan juga bayinya. Sedangkan Ayah Andrew dan Ayah Meysha, hal yang Mereka lakukan adalah mempersiapkan dirinya agar terlihat serapi mungkin.


Ayah Andrew terlihat senang dan telah berpakaian lengkap, layaknya akan berangkat ke kantor.


Akhirnya Mereka sampai di rumah sakit. Langkah kaki Mereka terasa ringan, senyuman terus terkembang di wajahnya dan juga dua buah tas berada dalam genggamannya. Disaat yang bersamaan, ke dua orang tua Meysha juga baru saja tiba. Ayahnya dan juga Ibunya. Ibunya bela-belain terbang mendadak ke Korea.

__ADS_1


Meysha terlihat berusaha menahan sakit yang sedari tadi terus menderanya. Disampingnya, Ibu kandung dan mertuanya dengan setia menemaninya. Mereka berusaha menguatkannya untuk tetap rileks. Sedangkan Andrew memutuskan menemui Ayahnya dan Ayah mertuanya. Mereka menunggu diluar ruangan. Andrew meminta Mereka untuk beristirahat di kamar,karena proses persalinan akan memakan waktu tujuh-delapan jam. Namun Mereka berdua tak ingin beranjak sedetikpun dan akan tetap menunggu sampai Meysha melahirkan.


Andrew pun tidak bisa memaksa Mereka. Lalu Dia kembali masuk ke dalam ruangan.Andrew merasa kasihan melihat Meysha. Begitu juga Ibu dan Ibu mertuanya, juga merasakan hal yang sama dan menatap mata Meysha seolah memberitahunya, jika semuanya akan baik-baik saja.


Andrew kembali menemui Ayah dan Ayah mertuanya diluar ruangan. Andrew meminta Mereka untuk makan malam dahulu. Namun lagi-lagi, Mereka berdua menolaknya.


" Aku berharap cucuku laki-laki. Sehingga Dia bisa menggantikan Andrew. Dan bisa Kuajak bermain." Doa Ayah Andrew.


"Tidak peduli apakah itu lelaki atau perempuan, Aku berharap anak itu lahir dengan selamat dan lengkap tanpa kurang satupun juga. Semoga Meysha mudah untuk melahirkannya." Doa Pak Roni.


Andrew hanya tersenyum melihat kelakuan Ayah dan Ayah mertuanya. Mereka seperti anak kecil yang siap-siap merebutkan cucu pertama Mereka.


Meysha terlihat dipindahkan ke ruang persalinan. Para dokter dan perawat tengah berjuang membantu Meysha, agar bayi yang dikandungnya segera lahir. Keringat bercucuran di sekujur tubuh Meysha, rasa sakit yang dirasakannya semakin terasa sakit seiring waktu yang terus berputar.


Andrew terus disisi Meysha, memegang erat tangannya. Berdoa semoga bayi Mereka cepat lahir.


Meysha terus berusaha, mengikuti arahan dokter. Hingga akhirnya sebuah tangisan bayi laki-laki mungil terdengar memenuhi seisi ruangan. Andrew pun langsung menghadap kiblat dan mengumandangkan adzan dengan suara rendah, di telinga kanan bayinya,lalu iqamah di telinga kiri bayi Mereka.


Di luar ruang persalinan yang mendengarnya langsung bersyukur dan lega. Mereka melompat kegirangan, bahkan akan saling bertepuk tangan, jika saja tak mengingat kalau Mereka sedang terlibat sedikit perselisihan.


Ketika bayi Meysha dibawa keluar, Mereka bergegas menghampirinya dan meminta Andrew untuk memotret moment membahagiakan itu.


Andrew kembali menemani Meysha. Dia mencium kening Meysha. Andrew melihat bagaimana hari ini, istrinya sudah berjuang begitu keras demi melahirkan anak Mereka.


Sedangkan orang tua Mereka memutuskan pergi bersama untuk makan malam, meskipun rasa kesal dan saling ejek masih terlihat dengan jelas. Gara-gara persoalan dimana Meysha dan Andrew akan tinggal setelah cucu Mereka lahir. Siapa yang menyangka Mereka menjadi besan dan terlibat dalam perselisihan, bahkan terkesan menjadi kekanak-kanakan di umur Mereka yang tak muda lagi dan telah berubah status menjadi Kakek.

__ADS_1


Andrew menelepon Manajernya, Kenzo, Dimas dan member lainnya, untuk mengabarkan jika Meysha telah melahirkan dan Mereka berdua sekarang telah menjadi orang tua.


To be continued


__ADS_2