
...💖Ambillah teladan dari Khadijah nilai kesetiaannya, dari Aisyah nilai kejujurannya, dari Asiah nilai kesabarannya, dari Maryam nilai ketabahannya, dan dari Fathimah nilai keteguhannya💖...
🌸🌸🌸
Cinta dan Zayn masih mematung dengan pikiran dan perasaan berdebar dihati masing-masing.
Umma yang paham bahwa kedua anaknya itu seolah dilanda perasaan malu tapi mau, akhirnya kembali berucap
"Ya sudah duluan lah nak, ajak suamimu istirahat, kami tak apa, jangan karena tak enak dengan kami disini kalian jadi canggung" ucap Umma.
"Iya Dek, ajaklah suamimu istirshat, meski kata dokter sudah sembuh tapi kamu harus tetap istirhata yang cukup Zayn" ucap Bang Abdillah suami Umma Hilma
"Iya Umma, Bang, terima kasih atas perhatiannya. Kalau begitu kami pamit duluan ya Umma, Buya, Kak Hilma, Kak Tuti, Bang Abdillah, Bang Salim, Ustadz Ilham dan juga Diki. Assalamualaikum" pamit Zayn.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh" jawab salam dari semuanya.
Cinta pun mengikuti langkah suaminya, berjalan sejajar dengan jantung yang semakin kencang debarannya.
"Assalamualaikum" ucap keduanya ketika melangkah memasuki pintu kamar.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabtokatuh" keduanya juga saling menjawab salam.
Tiba didalam kamar, baik Cinta maupun Zayn tiba-tiba jadi merasa nervous.
Kedua nya jadi salah tingkah dan bingung harus bagaimana.
__ADS_1
Zayn dan Cinta berjalan perlahan kedepan dengan langkah yang tiba-tiba kaku.
Cinta bingung, mengapa ia jadi kaku, padahal saat Zayn baru tiba pulang dari rumah sakit, Cinta langsung berhambur memeluk pria tampan yang ada disampingnya saat ini.
"Kak/Cinta" Ucap Cinta dan Zayn bersamaan.
"Heemmhh" sekali lagi mereka memberikan respon yang sama dan saling menoleh melihat wajah pasangannya.
Seketika mereka diam dan saling pandang.
"Hehehee" keduapun tertawa.
"Assalamualaikum Cinta...." salam Zayn sambil memiringkan kepalanya dengan senyum yang begitu mempesona hingga membuat cinta deg-deg kan serasa ingin meleleh.
"Kakak merindukanmu Cinta, sangat merindukanmu" ucap Zayn menatap dalam pada bola mata indah Cinta.
"Adek juga merindukan Kakak" ucap Cinta membalas tatapan penuh kerinduan Zayn.
"Sini" ucap Zayn membentangkan kedua tangannya terbuka agar Cinta masuk kedalam pelukannya.
Cinta pun dengan perasaan bahagia dan penuh kerinduan langsung mendekat dan masuk kedalam dekapan hangat Zayn.
Keduanya saling berpelukan melepas kerinduan yang terpendam.
Sejenak diam tanpa kata, hanya kedua tangan mereka yang saling mengerat seolah tak ingin lagi berpisah.
__ADS_1
Keduanya saling menghirup aroma lembut yang menyeruak kedalam penciuman, menandakan bahwa pertemuan dan kebersamaan mereka benarlah nyata bukan mimpi.
Aroma ini adalah wangi yang sudah hapal oleh penciuman mereka, aroma tubuh yang selalu mereka rindukan satu sama lain.
"Aku kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan bahwa aku sangat bahagia bisa bertemu dan bersama denganmu lagi Cinta" ucap Zayn lembut.
Cinta hanya mengangguk dalam pelukan Zayn, betapa Cinta pun sama dengan apa yang dirasakan Zayn, karena bahagianya bahkan bibir Cinta pun tak mampu berucap banyak, tapi seluruh tubuhnya merespon bagai magnet yang saling tarik menarik untuk terus bersama.
"Aku merindukanmu layaknya seperti hujan yang datang tiba-tiba dan bertahan lama, bahkan setelah hujan reda, rinduku masih tetap terasa" ucap Zayn mengungkapkan isi hatinya.
"Saat aku merindukanmu, aku hanya bisa menyelipkan namamu dalam doaku. Ku titipkan rinduku pada doa yang ku panjatkan di setiap waktu, supaya Kakak senantiasa juga merindukanku" Cinta mengeratkan pelukannya.
"Tidak ada kata romansa yang bisa Kakak rangkai untuk mengungkapkan betapa Kakak merindukanmu. Kebahagiaan Kakak ada dimana ketika kamu berada disisi Kakak. Kakak merindukanmu Cinta" ucap Zayn balas memeluk tubuh mungil sang istri.
"Ibarat sebuah pepatah, semahal apapun harga sebuah bantal, tak akan mampu menggantikan nyaman dan tenangnya bahu seorang suami untuk bersandar" ucap Cinta.
"Seperti itu pula ibarat sepasang sepatu, berdua namun tetap satu, semahal apapun harga sepatu itu jika hanya ada satu saja, maka ia tidak akan berguna. Dan begitulah kita, berdua denganmu pasti lebih baik, lebih indah, lebih bahagia, InsyaAllah, Biidznillah" ucap Zayn lalu mengecup kening Cinta.
"Aku mencintaimu Cinta" ucap Zayn.
"Aku pun mencintaimu Zayyan Wilson Arganta" balas Cinta.
💞tbc💞
...Haaaiii readers kesayangan, jangan lupa tinggalkan jejak like 💙 nya ya di part kali ini ya. Love U all readers. 🤗🥰...
__ADS_1