Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Arti Sebuah Nama


__ADS_3

...๐Ÿ˜Semoga sehat dan bahagia selalu untuk all readers. Terima kasih atas dukungan dari all readers yang senantiasa menjadi penyemangat bagi author. Selamat menjalankan ibadah bulan ramdhan, semoga ibadah kita semua berjalan dengan lancar hingga hari nan Fitri.๐Ÿ˜...


...๐Ÿ–‹Lakukanlan kebaikan dan jangan kau meremehkannya, sesungguhnya hal kecilnya adalah sesuatu yang besar dan sedikitnya adalah sesuatu yang banyak.โ€ ...


...Ali bin Abi Thalib ra.๐Ÿ–‹...


๐ŸŒธ


Kini Zayn, Cinta dan Diki sudah berada didalam pesawat, kurang dari lima menit lagi pesawatnya akan take off menuju Palembang.


"Zayn, tuan Diki terima kasih untuk semuanya ya" ucap Cinta sambil menangkupkan kedua tangannya didepan dada.


"Iya sama-sama, aku juga senang jika bisa bisa membantumu" ucap Zayn.


"Iya sama-sama nona, tapi nona Cinta, aku masih penasaran dan ada rasa aneh saja ketika nona memanggil ataupun menyebut nama kami" ucap Diki yang sebenarnya sudah dari lama ingin membahas ini tapi selalu saja belum ada kesempatan.


"Ada apa ya tuan, apa ada yang salah?" tanya Cinta penasaran dan ada perasaan tak enak hati.


"Begini nona, saya hanya merasa sedikit canggung mendengarnya" ucap Diki.


"Apa itu?" tanya Cinta.


Bukan hanya Cinta yang penasaran tapi Zayn pun ikut penasaran dan menunggu penjelasan Diki.


"Begini nona Cinta, anda menyebut tuan Zayn hanya dengan nama saja, sedangkan saya anda panggil dengan embel-embel tuan, saya jadi merasa gimana gitu rasanya, agak canggung saja, heehehee" ucap Diki tertawa kecil.


"Subhanallah... mau jawab apa ya, saya jadi bingung juga mau ngmong apa" ucap Cinta tersenyum sambil menutup mulutnya takut kelepasan tertawa karena mendengar penuturan Diki, Cinta jadi ikut bingung.


"Kupikir apa, kau Diki buat aku penasaran saja". ucap Zayn menghela nafas lega.


"Ya benarkan tuan, nanti orang malah salah menebak akulah yang jadi tuan mudanya, haahhaaha" Diki menggoda Zayn.


"Begitu juga boleh, mohon kondisikan suara tuan muda Diki karena saat ini kita sedang dalam pesawat bersama penumpang lainnya, suara tuan sedikit menganggu" ucap Zayn menangkupkan kedua tangannya didepan dada seperti yang dilakukan Cinta tadi.


"Uppss, aku khilaf, hahaha" ucap Diki kembali tertawa, tapi kali ini langsung menutup mulutnya.

__ADS_1


Cinta melihat interaksi Zayn dan Diki yang menujukkan bahwa keduanya sangat dekat dan akrab, bukan hanya sekedar tuan dan asistennya, melainkan lebih terasa seperti teman atau bahkan saudara.


"Lihatlah karena ulahmu Cinta jadi bingungkan. Maaf ya Cinta, Diki memang agak sedikit rada-rada aneh" ucap Zayn.


"Anehku karena ketularan dari mu Zayn, hahaaha" ucap Diki yang kini bertingkah selayaknya Diki bukan sebagai asisten Zayn melainkan sebagai saudara laki-laki Zayn.


"Nona Cinta maafkan saya ya jika membuat nona Cinta jadi tak enak hati atas pertanyaan saya" ucap Diki tersenyum.


"Tidak apa, aku juga minta maaf" ucap Cinta.


"Nona tidak perlu minta maaf karena nona tidak salah, hanya saja jika Zayn dipanggil nama bisakah aku pun begitu agar orang tak salah mengira akulah big boss nya" ucap Diki sambil menaik turunkan dua alis matanya pada Zayn.


Cinta hanya mengerutkan dahinya karena cukup terkejut dengan keakraban Zayn dan Diki.


Selama ini Cinta sempat mengira jika Zayn seorang big boss yang sama seperti sebagian boss-boss besar atau majikan-majikan lainnya yang gila hormat dan sedikit angkuh.


Cinta pernah mendapati boss yang seperti itu bahkan ketika sepatunya kena debu sedikit saja langsung menyuruh asistennya untuk membersihkan dengan sombongnya atau bahkan ada juga boss yang membentak asistennya ketika melakukan sedikit kesalahan kecil.


Mendapati satu lagi sisi lain dari Zayn yang memang benar-benar baik dan bersahaja, membuat Cinta semakin kagum dengan sosok pribadi Zayn.


Diam-dian Cinta melihat wajah Zayn, lalu tersenyum.


"Cinta maafkan kelakuan Diki ya, Diki memang suka begitu, pada dasarnya dia orang yang sangat humoris. Mungkin dia ingin akrab juga denganmu, tapi jangan terlalu akrab nanti kamu ketularan anehnya" ucap Zayn sambil mendelik matanya pada Diki.


"Nggak kebalik tuan, bukannya kamu Zayn yang jadi aneh dan berubah 180 derajat lebih dikit lah sejak jatuh cinta pada nona Cinta, hahaah." goda Diki kelepasan karena senang melihat wakah Zayn yang sejak tadi terus memerah menahan malu.


Mendengar kalimat yang diucapkan Diki membuat jantung Zayn dan Cinta jadi berdebar-debar diikuti dengan semu merah merona di wajah putih masing-masing insan itu.


"Uppss... Aku kabur ke toilet dulu lah sebelum tanduknya keluar. Aku permisi ya nona Cinta" pamit Diki segera bangkit dari duduknya.


Cinta hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum salah tingkah pada Diki.


"Dasar Dakocan...!!!" ucap Zayn.


"Dakocan???" tanya Cinta.

__ADS_1


"Ehh???" Zayn melihat ke arah Cinta.


"Dakocan?" Cinta tersenyum.


"Namanya Diki Candra, kadang kalau dia lagi ngeselin begitu, lidahku kepleset menyebutnya dengan Dakocan, hehhe" jujur Zayn sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Seperti itu ya, tapi bukan sengaja memanggilnya begitu kan, karena ada hadist nya loh bahwa kita disarankan untuk memanggil seseorang itu dengan panggilan yang baik dan jangan memanggilnya dengan panggilan buruk apa lagi panggilan yang tidak dia sukai" ucap Cinta untuk mentralkan keguhupannya yang di sebabkan oleh kalimat candaan Diki tadi.


"Owh ya, ada hadistnya ya, apa bunyinya ?" tanya Zayn antusias.


"Rasulullah SAW bersabda bahwa Sesungguhnya kalian dipanggil di hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka perindahlah nama-nama kalian. itu bunyi hadist riwayat Abu Dawud" ucap Cinta.


"Ada lagi hadist riwayat Bukhori Muslim yang menyebitkan bahwa Barangsiapa yang berkata pada saudaranya โ€˜hai kafirโ€™ kata-kata itu akan kembali pada salah satu di antara keduanya. Jika tidak, artinya yang dituduh tidak demikian, maka kata itu kembali pada yang mengucapkan atau yang menuduh". Lanjut Cinta.


"Subhanallah, begitu ya, astaghfirullahaladziim...." ucap Zayn merasa bersalah.


"Bahkan soal nama dan panggilan itu Allah berfirman tentang hal itu dalam Qur'an surat Al-Hujurat ayat 11 yang artinya Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." Cinta menegaskan dengan Firman Allah yang tertuang dalam kitab Al-Qur'an.


"MasyaAllah... bahkan sekedar nama dan panggilan pun Allah tetapkan dalam Al-Qur'an" ucap Zayn.


"Begitulah Allah memuliakan hamba-Nya. Nama adalah doa, begitu juga panggilan. Islam mengajarkan untuk memberi nama dan gelar yang baik untuk seorang anak. Dengan memanggil seseorang dengan nama yang baik maka kita turut mendokan yang baik pula." jelas Cinta pada Zayn yang ternyata Diki pun turut mendengarkan penjelasan Cinta karena telah kembali dari toilet.


"Terima kasih penjelasannya Cinta, artinya meskipun sekedar main-main, sebaiknya tetap memanggilnya dengan panggilan yang baik ya, begitu kan?" tanya Zayn.


"Itu lebih baik" jawab Cinta sambil tersenyum.


Mendapati cara Cinta mengingatkannya, membuat Zayn semakin kagum pada sosok Cinta.


"*Cinta, wajar saja banyak yang menyukaimu, selain sholeha, baik, pintar, cantik dan tentunya kamu juga cerdas dalam menyampaikan tausiyah secara tak langsung, padahal hanya obrolan ringan tentang keisengan yang dianggap sepeleh soal panggilan nama, tapi ternyata mempunyai makna yang dalam, kamu bisa mengemas nasehat dengan lugas agar kami yang mendengarkan bisa dengan mudah memahaminya." ucap Zayn dalam hati.


"Cinta... maafkan aku dan ternyata sekali lagi aku jatuh cinta padamu Cinta*" gumam hati Zayn menikmati perasaannya sendiri sambil mamandang jauh kedepan.


Sungguh Zayn tak mampu melihat wajah Cinta karena sedikit saja melihat senyum yang dihiasi oleh lesung pipi di wajah putih Cinta bisa membuat jantungnya terus bergetar dan deg-deg-an tak beraturan.


Dan begitulah perjalanan ketiganya diisi dengan pertanyaan-pertanyaan serta obrolan-obrolan ringan dengan tujuan wa tawasau bil-haqqi wa tawasau bis-sabr, yakni saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran.

__ADS_1


#tbc....


... All readers kesayangan, jangan lupa seperti biasa setelah baca bantu tinggalkan jejak all readers disini ya dengan like, komen, favorit, boleh juga bantu bagi hadiah bunga bermekarannya dan juga rate bintang limanya. Love U all readers. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜...


__ADS_2