Assalamu'Alaikum Cinta

Assalamu'Alaikum Cinta
Penghinaan


__ADS_3

Cinta kaget melihat mbak Lia berdiri didepan pintu ruang kelasnya.


“Mbak Lia, bikin kaget aja” ucap Cinta mengelus dadanya.


Mbak Lia hanya tersenyum, namun senyumannya itu sedikit kaku.


“Ada apa mbak?” tanya Cinta.


“Ada tamu untuk mbak Cinta” jawab Mbak Lia.


“Tamu???, siapa mbak ???” tanya Cinta penasaran.


Mbak Lia sebenarnya bingung harus berekspresi seperti apa menyambut kedatangan tamu yang mencari Cinta.


Mbak Lia bingung, apakah kedatangan tamu ini membawa kabar bahagia atau malah sebaliknya, karena aura dari para tetamu ini sungguh menegangkan.


“Mbak Lia” panggil Cinta menyadarakan Lia dari lamunannya.


Silih berganti peserta belajar dari dalam kelas Cinta keluar satu persatu.


“Iya mbak, itu tamunya nyonya Aleta dan rombongannya” ucap mbak Lia.


“Nyonya Aleta???” tanya Cinta.


Mbak Lia menganggukkan kepalanya.


“Kak Cinta sakit?” tanya Mia karena saat ia akan keluar tubuh Cinta gontai dan mundur satu langkah.


“Mia, maaf - maaf” ucap Cinta.


“Kakak kenapa?” lagi tanya Mia.


“Nggak papa” jawab Cinta.


“Dimana beliau?” tanya Cinta.


“Di ruang tunggu depan, baru saja datang dan mencari mbak Cinta” ucap mbak Lia.


“Aku akan kesana” ucap Cinta dengan suara bergetar sambil melangkahkan kakinya.


“Mbak Cinta” panggil Lia.


“Iya” jawab Cinta.


“Semangat” ucap mbak Lia menyemangati Cinta sambil tersenyum.


“Semangat” jawab Cinta.

__ADS_1


Cinta berjalan dengan perasaan sedikit cemas dihatinya, Cinta melangkahkan kakinya menuju ruang tunggu lantai dua itu.


Suasana saat itu cukup ramai karena para calon TKI baru saja keluar kelas dan ada juga yang baru datang untuk masuk sesi berikutnya, demikian pun dengan beberapa pegawai yang hilir mudik masuk dan keluar dari lift yang berada tepat diruang tunggu lantai dua itu.


Mia dan Bobi yang penasaran pun membuntuti Cinta dari belakang, begitupun dengan mbak Lia, mereka bertiga penasaran ada apa gerangan.


Bobi dan Mia penasaran karena melihat ekspresi Kak Cinta yang syok ketika mbak Lia mengatakan seseorang bernama nyonya Aleta ingin menemuinya.


Sedangkan mbak Lia penasaran ada apa sebenarnya yang terjadi karena sedari pagi Zayn yang menunggu Cinta, kini setelah Zayn pulang nyonya Aleta pula yang ingin menemui Cinta.


“Yaa Allah, semoga ini kelanjutan berita bahagia untuk hubungan mbak Cinta dan tuan Zayn. Tapi kalau memang berita baik mengapa raut wajah nyonya Aleta sangat menyeramkan. Bahkan dipersilahkan menunggu diruang VIP saja beliau tidak mau dan meminta Cinta segera dihadapkan padanya.” Ucap mbak Lia dalam hati.


“Yaa Allah... ada apa ini, aku kok deg deg kan ya” mbak Lia merasa benar-benar khawatir pada Cinta.


Pasalnya bukan kali ini saja nyonya Aleta datang, kemarin siang beliau juga datang dan langsung ingin masuk keruang kelas Cinta, tapi hanya sebentar kemudian langsung pulang.


Mbak Lia sempat deg-deg kan takut terjadi sesuatu yang buruk ketika nyonya Aleta dan rombongannya mendatangi kelas Cinta.


Namun, dari cerita Cinta tadi pagi yang mengatakan bahwa hubungannya dengan Zayn ternyata berkembang baik, mbak Lia pun berpikir mungkin kemarin nyonya Aleta telah memberikan restunya untuk Zayn dan Cinta.


Kini Cinta sudah berada di ruang tunggu, menemui nyonya Aleta.


Jantung Cinta berdegub kencang saat melihat sosok nyonya Aleta yang duduk di sofa tamu, seperti biasa ada Soraya dan Jhonson berdiri dibelakang nyonya Aleta dan dibelakangnya lagi berdiri para bodyguard dan pengawal nyonya Aleta yang membentuk barisan seperti segitiga bermuda kalau kata Umma Tuti.


“Selamat siang nyonya” sapa Cinta.


“Kamu” tunjuk Oma nyonya Aleta.


“Iya nyonya” jawab Cinta.


“Kamu wanita sombong yang sudah menolak lamaran saya dan cucu saya pada saat itu” ucap nyonya Aleta.


Jleeeebbb.....


Jantung Cinta serasa ditusuk pedang mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.


Plllloookkk pllooookk plllookkk


Nyonya Aleta bertepuk tangan sambil mendekat pada Cinta.


“Sekarang setelah dia melupakanmu dan akan bertunangan dengan gadis lain kau malah akan merusak rencana kami, datang lagi untuk mengusik hatinya dan menghancurkan hati gadis lain!!!” ucap tajam nyonya Aleta.


Deg deg deg deg...


Jantung Cinta berdegub kencang tak beraturan mendengar ucapan nyonya Aleta.


Jujur saja Cinta bingung apa yang dikatakan oleh nyonya Aleta, namun Cinta sedikit mengerti bahwa memang Cinta sempat mendengar desas desus tentang pertunangan Zayn dan Lala, tapi sampai saat ini kabar itu tidak benar adanya.

__ADS_1


Justru sebaliknya Zayn hanya menunjukkan sikap biasa saja bahkan Zayn dengan tegasnya berniat ingin langsung menikahi Cinta malam ini jika Cinta bersedia.


“Maaf nyonya, maaf untuk sikap dan tindakan saya tempo hari yang sudah tidak sopan dan membuat nyonya tersinggung” ucap Cinta menundukkan kepalanya.


Saat ini banyak mata yang melihat kearah Cinta dan nyonya Aleta, seolah mereka menjadi tontonan hal layak ramai.


“Kamu memang perempuan yang tidak punya sopan santun, tidak tahu diri, tidak bisa bersyukur dan sombong” ucap tegas nyonya Aleta membuat semua mata memandang iba pada Cinta, pasalnya mereka semua tahu bahwa Cinta tidaklah seperti yang diucapkan nyonya Aleta.


“Maaf nyonya, anda siapa, Kak Cinta tidak seperti apa yang anda katakan!” Mia datang mendekati Cinta membela Cinta.


“Siapa kamu, berani-berani nya menyela ucapan saya!!!” nyonya Aleta terlihat marah.


“Saya memang bukan siapa-siapa, saya hanyalah calon pekerja yang belajar dengan Kak Cinta, tapi saya mengatakan hal yang benar bahwa apa yang nyoya katakan itu tidak benar” jawab Mia.


Nyonya Aleta mengernyitkan dahinya.


“Soraya” panggil nyonya Aleta.


“Siap nyonya” jawab Soraya.


Soraya pun berjalan mendekati Mia.


“Mau apa?” tantang Mia tak takut.


“Nona, sebaiknya nona tidak usah ikut campur jika tidak tahu duduk persoalannya, atau jika anda tetap memaksa, bukan hanya nona yang akan kesulitan tapi juga keluarga nona” ucap Soraya dengan tatapan tajam membuat nyali Mia ciut.


“Heii nyonya, jangan berani-beraninya anda mengancam apa lagi sampai meyentuh dan menyakiti Mia!!!” ucap Bobi mendekati Mia.


“Mia,Bobi, sebaiknya kalian langsung pulang saja, Kakak baik-baik saja” ucap Cinta tetap tersenyum.


“Tentu saja kamu baik-baik saja karena Zayn akan membela mu, dasar tidak tahu malu, sudah menolaknya mentah-mentah kini saat kau gagal ke AIIBS kau malah menerima lamaran Zayn. Apa karena sekarang kau mulai paham dengan posisi Zayn sebagai pemilik Diamond Corps dan satu-satunya pewaris Arganta Group” sindir nyonya Aleta.


“Nyonya saya tidak seperti yang nyonya tuduhkan” kali ini Cinta mengangkat kepalanya dan menjawab praduga nyonya Aleta terhadap Cinta.


“Kalau bukan karena itu mengapa tidak sejak dulu saja kau terima lamarannya, sok jual mahal saat saya dengan rendah hati datang untuk melamarmu pada keluargamu!!!” tegas nyonya Aleta.


“Mengapa saat Zayn sudah memutuskan untuk bertunagan dengan Lala kau malah mengusik hubungan mereka. Perempuan macam apa kau, pura-pura lugu tapi terus saja menyakiti perasaan cucuku.” Tajam kalimat nyonya Aleta.


“Kau dengar baik-baik, aku tak sudi cucu semata wayangku menikahi perempuan sepertimu!!!” ucap nyonya Aleta lantang.


Cinta tak mampu menjawab karena saat ini hatinya benar-benar merasa sakit, air matanya sudah meluruh deras, jatuh membasahi pipinya, hingga bibirnya pun gemetar tak sangup berucap dan kakinya gontai nyaris jatuh.


Cinta benar-benar syok karena baru kali ini mendapatkan perlakuan kasar secara verbal didepan umum, nyaris mentalnya down.


#tbc....


...Haiii readers terkasih terima kasih atas dukungan dari readers semua, jangan lupa setelah baca tinggalkan jejak all readers pada karya ini ya. Author tunggu Like, Vote, Komen, Favorit dan bunga bermekarannya. 😍😍😍...

__ADS_1


__ADS_2