Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Asti


__ADS_3

Flash Back


Yudistira sedang bermain di taman samping rumahnya.Dia tidak temani siapapun karena tidak ada yang mau berteman dengannya karena dia egois dan galak.


''Tira kamu sedang apa?'' tanya mami Reva.


"Seperti yang mami lihat,aku sedang main!" jawab Yudistira dingin.


"Kita masuk dulu yu? papi mau bertemu sama kamu!" kata mami Reva.


"Aku masih mau main mi!" jawab Yudistira dengan nada datar.


"Sebentar saja,nanti kamu main lagi!" bujuk mami Reva.


"Kalau ada perlu,kenapa gak papi aja yang nyamperin aku mi?" tanya Yudistira masih nada datar juga muka tanpa ekspresi.


"Ya sudah,mami panggil papi dulu!" mami Lena membuang kasar dan meninggalkan anaknya sendiri lagi.


Tidak lama kemudian mami Lena datang bersama papi Kevin yang masih memakai pakaian kantornya.


"Tiri,duduk dulu yu?!" ajak papi Kevin dengan lembut karena tahu sifat anaknya yang tidak suka di ganggu oleh siapapun.


Yudistira pun duduk di samping papi Kevin di atas kursi panjang yang ada di taman itu.


"Tira,papi sama mami mau pergi keluar negeri selama dua hari,tapi maaf papi dan mami tidak bisa membawamu bersama kami!" kata papi Kevin.


"Kenapa?" tanya Yudistira.

__ADS_1


"Karena papi takut di sana kamu gak ada teman,papi dan mami akan sibuk dengan pekerjaan!" jawab papi Kevin.


"Tapi di sini aku juga gak ada teman pi!" kata Yudistira.


"Iya papi tahu,tapi kalau disini,walaupun tidak ada teman masih ada para pelayan yang bisa menjagamu!" kata papi Kevin.


"Ya sudah pergilah,dan cepat pulang!" kata Yudistira datar tidak seperti anak kecil yang suka merengek ingin ikut.


"Papi juga sudah menyewa pengasuh untuk menjaga dan menemanimu!" kata papi Kevin.


"Itu tidak usah pi!" jawab Yudistira.


"Tapi papi sudah terlanjur melakukannya!" kata papi Kevin.


"Kapan dia akan datang? dan kapan papi akan pergi?" tanya Yudistira masih dingin.


"Ya sudah,aku pergi dulu,aku belum mandi!" Yudistira pergi dengan muka dingin.


"Sebenarnya dia turunan siapa si? kok dingin banget!" tanya mami Reva.


"Turunan dari buyutnya kali,karena dulu kakekku juga dingin sepertinya!" jawab papi Kevin.


"Oooh ternyata ada keturunan!" kata mami Reva.


"Sudah,ayo siap siap!" papi Kevin berlalu pergi dan diikuti oleh mami Reva.


Tidak lama kemudian satang seorang wanita muda yang berpakain seperti seorang suster.

__ADS_1


''Maaf tuan,ada tamu di luar!'' kata bi Nung.


"Siapa?" tanya papi Kevin.


"Saya tidak mengenalnya tuan,tapi katanya,namanya adalah Asti tuan!" jawab bi Nung.


"Suruh dia masuk.Dia yang akan menjaga tuan muda dan mengasuhnya!" kata papi Kevin.


"Baik tuan!" bi Nung pergi dengan sopan.


"Selamat malam tuan,nyonya!" kata Asti yang baru masuk ke dalam rumah.


"Malam!" jawab mami Reva ramah.


"Bi Nung,tolong panggilkan tuan muda!" kata papi Kevin.


"Baik tuan!" bi Nung langsung pergi untuk memanggil Yudistira.


"Ada apa pi?" tanya Yudistira yang baru datang.


"Kenalkan,ini Kak Asti,dia yang akan menemani dan melayani mu!" kata papi Kevin.


Yudistira menatap Asti dengan tatapan menyelidiki.


"Aku ke kamar dulu!" Yudistira langsung pergi.


"Susul dia,kamu harus mengerti sikapnya,kami pergi dulu!" kata papi Kevin.

__ADS_1


__ADS_2