
"Dari mana kau tahu semua itu?" tanya Reska.
"Kau kira aku ini siapa? apa kau kira aku ini tuan Atan yang merencanakan pembunuhan namun gagal? tidak Reska,apapun bisa ku lakukan!" kata Yudistira.
"Dari mana ku tahu nama ayah tiri ku?" tanya Reska.
"Hahahah,aku Yudistira Reska,keturunan Al-Bart yang sangat di benci oleh keluargamu!" jawab Yudistira.
"Dari mata kau tahu aku sudah punya anak?" tanya Reska.
"Hahahahah,sekarang kau mengakui itu.Sekali lagi aku perkenalkan diriku,namaku Yudistira Al-Bart.Aku keturunan Al-Bart yang bisa melakukan apapun yang aku mau!" kata Yudistira.
"Di mana anakku Tira,aku menyesal telah membuangnya!" Reska menangis menyesali perbuatannya.Namun,entah benar atau hanya air mata palsu.
"Anakmu sudah bahagia bersamaku!" kata Yudistira.
"Apa? jadi maksud mu,anak yang kau adopsi itu anakku? astaga,aku mohon kembalikan anakku itu Tira,aku mohon!" kata Reska.
Seketika wajah Yudistira semakin memerah karena marah.Anak yang dia sayangi walaupun bukan anak kandungnya di minta kembali setelah di buang.
"Apa kau tidak malu? kau membuangnya dan kau memungutnya kembali.Sama saja kau meludah dan kau menjilat nya lagi!" kata Yudistira.
__ADS_1
"Tapi Tira,aku menyesal!" kata Reska.
"Rifal,bawa dia!" kata Yudistira.
"Baik tuan!" Rifal langsung membangunkan Reska yang sedang duduk di lantai.
Yudistira langsung pergi dengan amarah masih bergemuruh di dalam dadanya.Dia tahu ke mana Reska akan di bawa oleh Rifal karena dia yang sudah menyiapkan tempatnya.
"Aku akan menggugat anak itu Tira!" teriak Reska.
Deg,seketika jantung Yudistira seperti berhenti berdetak mendengar ucapan Reska.Dia takut anak yang dia sayang di ambil oleh Reska yang mungkin dia tidak benar benar menyayangi anak itu.
"Apa kau bocah tengik brengsek!" teriak Reska.
"Sudah,jangan teriak teriak,biasanya juga menikmati!" kata Rifal.
"Pergi kau,dasar anak kecil ingusan!" masih berteriak.
"Sudah sudah,nanti anak kita kenapa napa kalau kamu mamanya marah marah sama papanya,ayo,kita siram lagi benih yang sudah tumbuh agar cepat besar!" kata Rifal.
"Jangan bicara sembarangan bangsat!" tanpa bicara lagi Rifal langsung menarik tangan Reska hingga menjerit kesakitan.
__ADS_1
"Sakit an**ng!"
"Kalau gak mau sakit,jalan sendiri!" bentak Rifal.
"Aku gau mau pergi,aku mau nikah sama Fauzi!" kata Reska kekeh.
"Tuan Fauzi tidak akan mau menikah dengan j****y sepertimu!" kata Rifal.
"Aku tidak peduli,pokoknya aku tetap ingin menikah dengan si Fauzi!"
"Notorogan siateh!" kata Rifal memakai bahasa sunda yang membuat Reska bingung.
Sementara itu,di gedung sebelahnya,sudah siap untuk melaksanakan ijab kobul.
"Ananda Fauzi Malik Abdurohim bin Akbar Abdurohim Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Annisa Djayadinata Handayani dengan maskawinnya berupa emas sepuluh gram serta alat sholat Tunai!" kata papa Dimas.
"Saya terima nikah dan kawinnya Annisa Djayadinata Handayani binti Surya tamim Handayani dengan maskawin tersebut tunai!" jawab Fauzi.
"Syah!" kata semua orang yang secara otomatis menjadi saksi acara suci dan sakral itu.
Penghulu pun memimpin doa yang di awali dengan basmalah dan sholawat,dan di tutup dengan hamdalah dan sholwat.
__ADS_1