Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Di Prank


__ADS_3

Allahuakbar Allahuakbar


Suara adzan dzuhur berkumandang di mesjid mesjid mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan kewajibannya.


''Alhamdulillah!'' kata mama Lena,Aisyah,juga Yudistira.


Mereka kembali masuk ke dalam rumah.Tamu undangan masih berdatangan.Kak Liana dan Syamsuri masih sibuk menyambut tamu tamu undangan itu.


''Kita ke kamar aku aja ya ma!'' ajak Aisyah.


''Iya ayo sayang!'' jawab mama Lena.


''Kak Tira,aku ke kamar dulu mau sholat! kak Tira jangan lupa sholat!'' kata Aisyah.Yudistira mengangguk dan tersenyum.


Jam menunjukan pukul satu siang dan tamu masih berdatangan. Majlis sholawat dari jawa tengah pekalongan sudah siap untuk melantunkan sholawat sholawat di atas panggung.


Sedangkan tadi pagi,semua orang di hibur dengan kesenian sunda,seperti jaipongan,dan lain lain.


Waktu berjalan dengan sangat cepat.Saking bahagianya hari itu,sampai sampai tak terasa bahwa hari sudah mulai sore.


Tamu tamu undangan sudah mulai pada pulang.Kak Liana sudah kelelahan dari tadi berdiri di pelaminan menyambut para tamu undangan,hingga sholat dzuhur dan ashar pun dia lewati.Tapi tidak untuk Syamsuri.Walaupun tamu terus berdatangan dia tetap menyempatkan waktu untuk melaksanakan kewajibannya.


Seketika rumah menjadi sepi.Hanya beberapa orang yang masih tinggal di sana,yaitu keluarga Al-Bart dan keluarga Nugraha.


Para pelayan sudah mulai membereskan rumah habis pesta itu.

__ADS_1


''Aisyah,bisa antar kakak ke kamar? kakak mau ganti baju!'' kata kak Liana.


''Kenapa gak di antar sama kak Syam aja kak?'' tanya Aisyah.


''Jangan! antar sama kamu saja! bahaya kalau di antar sama kak Syam,ini masih siang!'' ucap Yudistira yang membuat semua orang tertawa sedangkan kak Liana dan kak Syam tertunduk malu dengan wajah seperti kepiting rebus.


''Ya sudah,ayo kak! aku antar!'' kata Aisyah.


Kak Liana menganggukkan kepala dan tangannya di gandeng Aisyah menaiki tangga menuju kamarnya.


Aisyah membantu melepaskan semua aksesoris yang ada di kepala kak Liana dan badan kak Liana yang terasa sangat berat dan membuat kepala sakit.


''Kak,sudah selesai! aku mau ke bawah lagi! kakak bisa kan turun sendiri?'' tanya Aisyah.


''Iya bisa kok!'' jawab kak Liana.


''Kamu nginep lagi aja ya?!'' kata mami Reva.


''Ah tidak mi,kayaknya aku mau pulang saja!'' balas Aisyah.


''Gak,pokoknya kamu harus nginep! hanya satu malam lagi kok! mama sama papa kamu juga mau nginep kok!'' kata mami Reva.


''Benar itu ma?'' tanya Aisyah.


''Awalnya tidak benar,tapi mami mu itu memaksa!'' jawab mama Lena dengan wajah malas sehingga membuat tertawa.

__ADS_1


''Jadi bagaimana? kamu mau nginep?'' tanya mami Reva.


''Iya mi,Aisyah mau!'' jawab Aisyah.


''Kak Syam,kenapa gak di susul kak Liana nya?'' goda Yudistira.


''Aish,kamu ini?!'' Kak Syamsuri menunduk malu dengan wajah kembali memerah.


''Gak usah malu malu kak,kan sudah syah!'' kata Yudistira.


''Sudah lah!'' kak Syam semakin malu.


''Ayo kak,aku antar ke kamarmu!'' kata Yudistira.


''Ayo!'' jawab kak Syam semangat.


''Tapi aku di suruh kak Liana mengantarmu ke ruang tamu!'' kata Yudistira.


''Apa? ya sudah ayo!'' Kak Syam pasrah.


''Hahahahah,wajahnya kembali lesu!'' Yudistira tertawa lepas.


''Kak Tira,kan sudah aku ingatkan! jangan berlebihan!'' Aisyah menghentikan Yudistira.


''Hahah iya iya maaf! ayo ikuti aku!'' kata Yudistira.

__ADS_1


Kak Syam pun mengikuti Yudistira menuju kamar kak Liana.


__ADS_2