Bidadari Bercadar

Bidadari Bercadar
Rahasia


__ADS_3

Selesai makan,Yudistira,Aisyah beserta Rizal memutuskan untuk pulang karena waktu sudah semakin siang.


''Kak Tira,apa sebelumnya kau pernah meminum minuman seperti itu?'' tanya Aisyah.


''Ya,aku pernah meminumnya satu kali karena di tipu.Papi dan mami juga tidak tahu akan hal ini!'' jawab Yudistira.


''Maksudnya di tipu?'' tanya Aisyah.


''Jadi waktu itu,ada meeting di luar negeri.Di negeri itu sangat bebas akan meminum alkohol atau apapun itu,bahkan berzina pun tidak di larang!'' kata Yudistira.


''Terus?!'' kata Aisyah.


''Aku meeting di sebuah restoran terbesar di negeri itu,sebenarnya papi juga ikut serta dalam meeting itu,namun papi pulang sebelum waktunya karena mami sakit.Aku di tawarkan segelas jus oleh seorang rekan bisnis wanita! aku tidak curiga dan langsung menghabiskan segelas jus itu.Namun lama kelamaan diriku menjadi panas dan ingin terus meminum jus itu,kepalaku terasa sakit dan pusing.Aku memutuskan untuk menyewa hotel dan tidur!'' jawab Yudistira.


''Lalu,dari mana kamu tahu kalau jus itu minuman keras seperti itu?'' tanya Aisyah.


''Pagi pagi aku bangun,namun kepalaku masih terasa sakit.Aku mencoba mengingat apa yang terjadi,hingga akhirnya aku menghubungi si Fauzi untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya!''


''Lalu?'' tanya Aisyah.


''Lalu,Fauzi datang dan melaporkan semuanya!'' jawab Yudistira.

__ADS_1


''Semuanya apa?'' tanya Aisyah.


''Fauzi kata,bahwa minuman itu memang jus,namun di campuri dengan sari pati perasan anggur.Dan itu semua di rencanakan wanita itu agar aku mabuk dan mau bercinta dengannya,tapi aku masih bisa menahan diriku!'' jawab Yudistira.


''Kamu apakan wanita itu?'' tanya Aisyah.


''Aku membuat perusahaannya dan perusahaan ayahnya serta perusahaan orang orang yang membantunya hancur!'' jawab Yudistira dengan muka kesal karena mengingat hal yang paling dia benci.


''Bagaimana nasib mereka setelah kau hancurkan perusahaannya?'' tanya Aisyah.


''Entahlah,mungkin sekarang mereka sudah menjadi gelandangan!'' jawab Yudistira.


''Apa kau tidak pernah meminum itu dengan sengaja?'' tanya Aisyah.


''Syukurlah!'' kata Aisyah.


''Aku mohon jangan bilang tentang ini kepada siapapun,termasuk pada mama dan papa,juga mami papi!'' kata Yudistira.


''InsyaAllah,selagi Allah masih menutup aibmu,aku juga akan menutupinya!'' jawab Aisyah.


''Kau memang yang terbaik!'' kata Yudistira.

__ADS_1


Suasana menjadi hening,Yudistira fokus menyetir dan Aisyah fokus melihat ke jalanan.Sedangkan Rizal sudah tidur membuat mereka bebas mengobrol.


''Sayang,apa kau memakai gelang yang aku berikan?'' tanya Yudistira.


''Aku memakainya.Sesuai katamu,aku tidak pernah melepasnya sejak aku memakainya!'' jawab Aisyah.


''Apa kau takut dengan ancaman ku?'' tanya Yudistira.


''Tidak,karena tidak mungkin kau akan menyakiti orang yang kau cinta!'' jawab Aisyah.


''Emh,jadi kau sudah sadar bahwa aku benar benar mencintaimu?'' tanya Yudistira.


''Aku sudah sadar sejak lama,aku melihat perhatianmu tulus padaku,dan sepertinya yang kau lakukan hanya untuk membuatku cinta padamu!'' jawab Aisyah.


''Kau benar,aku memang tulus ,sangat tulus mencintaimu! walaupun aku belum pernah melihat wajahmu,tapi aku sangat mencintaimu!'' ucap Yudistira.


Ya Allah,jika memang dia jodohku,tanamkanlah rasa cinta di hatiku untuk dia ya Allah,kau yang maha cinta,dan maha dalam segalanya! kata Aisyah dalam hatinya.


''Kenapa bengong?'' tanya Yudistira mengagetkan Aisyah.


''Ah apa?'' Aisyah kaget.

__ADS_1


''Tidak!'' jawab Yudistira.


__ADS_2