
''Waalaikumusalam!'' jawab umi Maryam,lalu menutup pintu.
Aisyah pun pergi meninggalkan rumah umi Maryam bersama de Fahri.Aisyah menuntun tangan de Fahri.
''Kak Aisyah sekarang kita mau ke mana?'' tanya de Fahri dengan muka dangah melihat ke muka Aisyah yang tidak menggunakan cadar,jadi sangat terlihat kecantikannya.
''Kita ke kobong aja yuk?'' ajak Aisyah yang juga menundukan kepalanya agar bisa melihat wajah de Fahri.
''Ayo kak!'' jawab Fahri.
__ADS_1
''Andai saja kak Aisyah nikah sama kak Ilham,pasti aku sangat senang dan aku bisa main setiap sari bersama kak Aisyah!'' ucap de Fahri.Ilham adalah kakak kedua Fahri.
Sedikit cerita tentang umi Maryam...
Umi Maryam adalah anak tunggal dari ulama besar di kotanya.Kimi ayahanda umi Maryam sudah meninggal,begitu juga dengan ibunya.𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 karena umi Maryam adalah anak satu satunya ulama besar itu,jadi tidak ada lagi penerus ulama itu selain umi Maryam.Awalnya pesantren itu di buka untuk umum,mau laki laki atau perempuan juga boleh.Namun,karena yang mimpin pesantren itu adalah perempuan,jadi umi Maryam hanya menerima perempuan untuk mondok di pesantren miliknya yaitu warisa dari ayahandanya.
Kemudian umi Maryam menikah dengan seorang santrj ayahandanya karena perjodohan namun menjadi saling cinta.
𝘗𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘈𝘥𝘪𝘣𝘢 𝘈𝘭-𝘈𝘭𝘢𝘸𝘪𝘺𝘢𝘩.𝘚𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘮𝘶𝘳 𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘶𝘩 𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩.
__ADS_1
𝘓𝘢𝘭𝘶 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘬𝘦 𝘥𝘶𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘦𝘯𝘪𝘴 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘮𝘪𝘯 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘐𝘭𝘩𝘢𝘮 𝘡𝘢𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘈𝘣𝘪𝘥𝘪𝘯.𝘒𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘮𝘶𝘳 𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘶𝘩 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘮𝘰𝘯𝘥𝘰𝘬 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘴𝘢𝘯𝘵𝘳𝘦𝘯 𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘥𝘰𝘥𝘰𝘭 𝘺𝘢𝘪𝘵𝘶 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘵.
𝘓𝘢𝘭𝘶 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘬𝘦 𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘦𝘯𝘪𝘴 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘮𝘪𝘵 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘙𝘦𝘴𝘢 𝘙𝘢𝘩𝘮𝘢 𝘚𝘢𝘭𝘴𝘢𝘣𝘪𝘭𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘮𝘶𝘳 𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘴 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘱𝘰𝘯𝘥𝘰𝘬 𝘱𝘦𝘴𝘢𝘯𝘵𝘳𝘦𝘯 𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘊𝘪 𝘈𝘮𝘪𝘴.
𝘓𝘢𝘭𝘶 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘬𝘦 𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘦𝘯𝘪𝘴 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘮𝘪𝘯 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘍𝘢𝘩𝘳𝘪 𝘚𝘪𝘥𝘪𝘲 𝘕𝘶𝘳𝘳𝘰𝘩𝘪𝘮.𝘋𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘮𝘶𝘳 𝘵𝘶𝘫𝘶𝘩 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯.
''Kamu jangan bicara seperti itu!'' kata Aisyah.
''Iya kak aku jujur,aku mau punya kakak seperti kak Aisyah,baik,cantik,pintar!'' ucap Fahri.
__ADS_1
''Ah kamu bisa aja,jangan berlebihan,nanti hidung kakak bisa terbang!'' kata Aisyah lalu tertawa.Begitu juga dengan Fahri.